Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Budidaya Ikan Dalam Ember Bagi Anggota Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Banyumas Rijal, Muhammad Azharul; Pratama, Ikhsan; Susanto, Susanto; Utami, Puji
JURNAL KASTARA Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian_Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Regional Leadership of Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Banyumas is an organization belonging to the Muhammadiyah organization which focuses on young women and young women. The age limit for PDNA administrators is 40 years. In Banyumas there are 27 Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Branch Leaders. This effort to transfer fish farming technology in buckets seeks to increase food security and household scale food independence efforts for Banyumas Regency PDNA administrators. Cultivation in buckets is an easy and environmentally friendly cultivation activity so it is very easy for housewives to do. This activity is carried out using direct outreach and training methods. As a result of this training, PDNA members carried out the training well and ended with a training evaluation. Harvesting of kale and catfish was carried out in the third month after training. We would like to thank LPPM UMP for providing financial assistance so that this activity successfuly.
BIOLOGY REPRODUCTION OF SNAKEHEAD FISH (Channa sp.) AT PELUS RIVER BANYUMAS REGENCY Rijal, Muhammad Azharul; Susylowati, Dewi; Pratama, Ikhsan
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 6 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i6.1939

Abstract

Sungai Pelus merupakan satu dari beberapa Sungai yang terdapat pada Kabupaten Banyumas. Panjang Sungai Pelus Adalah 20 km dan bermuara pada Sungai Klawing pada daerah Sokaraja. Ikan Gabus adalah salah satu ikan endemic dari Asia, yang termasuk pada golongan ikan famili Channidae yang memiliki ekonomis yang tinggi. Studi biologi ikan dapat menjadi salah satu acuan dasar saat prosos domestikasi ikan. Metode penelitian ini adalah survei dengan teknik pengambilan sampling purposive random sampling. Terdapat tiga stasiun penelitian yaitu hulu, tengah, hilir. Pada stasiun penelitian ada tiga titik sampling. Hasil dari penelitian ini pada nisbah kelamin terdapat 1:1,9 yang mengindikasikan terjadi perbandingan tidak normal pada Sungai Pelus. Pada aspek biologi reproduksi ikan Nilai HSI Ikan Gabus (Channa sp.) berkisar pada nilai 0,76 – 1,04 %, nilai HSI ini masih tergolong rendah karena masih dibawah 2%. Nilai GSI Ikan Gabus (Channa sp.) berkisar pada 0,23 % hingga 0,38%. Nilai GSI ini masih dibawah standar kematangan gonad yaitu 4% bagi ikan yang siap untuk memijah. Nilai VSI Ikan Gabus (Channa sp.) berkisar 3,45% - 3,57% berarti nilai VSI ini masih dalam kondisi menuju tingkat kematangan gonad untuk pemijahan. Nilai HSI, GSI dan VSI memiliki dibawah normal ikan, hal ini dikarena kan pada saat pengambilan sampel ikan Gabus sudah selesai pada puncak pemijahan ikan. Puncak pemijahan ikan Gabus terjadi pada Bulan Desember hingga April. Kualitas air Sungai Pelus masih dalam kondisi yang baik untuk kehidupan ikan dan menuju pemijahan ikan Ikan Gabus (Channa sp.).
Pelatihan Pengolahan Pascapanen Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) untuk Meningkatkan Nilai Tambah, Penjualan, dan Strategi Pemasaran Produk Hasil Budidaya Perikanan Rusman, Ade; Purbomartono, Cahyono; Rijal, Muhammad Azharul; Pribadi, Teguh; Nabil, Imam Chaerul; Maulana, Aditya
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.24813

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Banyumas selain ikan gurami dan lele. Nila mudah dibudidayakan, kemampuan hidup tinggi, pertumbuhan cepat dengan ukuran badan besar. Nila memiliki nilai ekonomis tinggi, digemari masyarakat, rasanya khas, dagingnya padat, tidak banyak duri, mudah diolah. Nila mengandung protein 17,5%, lemak 4,7%, dan air 74,8%. Minasari merupakan salah satu kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) yang ada di Desa Purwosari, Baturaden, Banyumas yang membudidayakan ikan nila secara intensif, yaitu dengan penggunaan kincir dan pelet pabrikan sehingga kapasitas produksi perkolam meningkat 3-4 kali lipat atau mencapai 800-1000 kg. Jumlah produksi ini ternyata belum bisa langsung diserap oleh pasar masih sering terjadi keterlambatan panen yang menyebabkan banyak kerugian: waktu pemeliharaan jadi lebih lama, biaya pakan bertambah dan kematian ikan meningkat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota pokdakan Minasari dalam pengolahan pascapanen produk budidaya perikanan yaitu pembuatan bakso dan nugget yang sehat, enak dan bergizi tinggi. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra ini diharapkan menjadi salah satu solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan berupa pemaparan materi, diskusi dan praktik serta dilengkapi dengan pretest, post-test dan evaluasi kepuasan peserta. Berdasarkan nilai hasil pretest (78,039 ± 5,659), post-test (94,510 ± 5,393), t (18) -8,77 dan P value sebesar 1,506 x 10-10 ( 0,05) dan kepuasan peserta sebesar 88% sangat puas. Dengan demikian kegiatan pelatihan pengolahan pascapanen hasil budidaya perikanan pembuatan nugget dan bakso telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan dan peserta merasa sangat puas.