Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kajian Kawasan Permukiman Pantai Samas, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Setyaningrum, Agustina; Masduqi, Edy; Prasetiyowati, Sri Haryanti; Widyaputra, Primanda Kiky; Setyorini, Heny Budi
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v21i2.59164

Abstract

Permukiman Pantai Samas berpotensi dipengaruhi oleh berbagai aktivitas masyarakat antara lain aktivitas pariwisata, pertanian dan perikanan. Kondisi permukiman menjadi sangat dinamis. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk melakukan penilaian kondisi kawasan permukiman pesisir di wilayah Pantai Samas dan 2) untuk menyusun rekomendasi penanganan kawasan permukiman Pantai Samas. Data primer dikumpulkan melalui diskusi kelompok terarah, wawancara mendalam dengan informan kunci, dan survey lapangan dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari studi literatur dan kajian serupa sebelumnya yang sudah dilakukan. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua wilayah RT masuk kedalam kategori kumuh. Terdapat tiga RT yang masuk dalam kategori kumuh rendah, dengan nilai yang cukup rendah. Permasalahan utama penyebab kekumuhan adalah kondisi jalan lingkungan yang rusak, tidak adanya saluran drainase dan belum adanya sistem hidran umum sebagai mitigasi kebakaran. Rekomendasi penangan rendah untuk melakukan perbaikan jalan lingkungan dan pembangunan saluran drainase dan sistem hidran umum.
Analisis Spasial Pola Seismisitas dan Implikasinya Terhadap Kerentanan Lingkungan di Pulau Jawa dan Sekitarnya Widyaputra, Primanda Kiky; Ridlo, Dimas Taufiq
Environmental Insight Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i1.440

Abstract

Pulau Jawa merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik yang tinggi akibat posisinya yang berdekatan dengan zona subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia. Aktivitas seismik tersebut tidak hanya berdampak pada aspek kebencanaan dan infrastruktur, tetapi juga memiliki implikasi signifikan terhadap kerentanan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan pola spasial seismisitas di Pulau Jawa dan sekitarnya serta mengkaji implikasinya terhadap kerentanan lingkungan sebagai dasar perencanaan wilayah berbasis risiko. Data gempa bumi diperoleh dari United States Geological Survey (USGS) Earthquake Catalog dengan periode waktu 18 Januari 2021 hingga 25 Januari 2026 dan magnitudo minimum ≥ 2,5. Metode penelitian meliputi pengolahan data seismik, klasifikasi magnitudo dan kedalaman gempa, serta analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas gempa bumi di wilayah studi didominasi oleh gempa bermagnitudo menengah (M 4,0–5,9) dan berkedalaman dangkal hingga menengah, dengan konsentrasi episentrum yang tinggi di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa. Pola sebaran tersebut berkaitan dengan zona subduksi aktif dan beberapa struktur sesar regional. Implikasi lingkungan dari kondisi ini meliputi peningkatan risiko longsor di daerah berlereng, gangguan stabilitas lahan pesisir, serta tekanan terhadap ekosistem dan kawasan lindung.
Analisis Kualitas Air Telaga Dengan Pendekatan Indeks Kualitas Air Di Telaga Nangsri Kabupaten Gunung Kidul Agus Suyanto; Primanda Kiky Widyaputra
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 25 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v25i2.450

Abstract

Pada umumnya kondisi telaga di Kabupaten Gunungkidul sangat memprihatinkan dalam hal kualitas airnya. Evaluasi kualitas air telaga sangat dibutuhkan untuk memberi gambaran kualitas airnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas, mengklasifikasikan, dan menetapkan peruntukan air telaga di Desa Candirejo, Kabupaten Gunung Kidul. Metode penelitian secara kuantitatif dengan pengambilan data dengan survei lapangan. Teknik pengambilan contoh air mengikuti SNI 8995:2021. Pengumpulan data dan survey awal meliputi survei data karakteristik telaga. Penentuan titik pengambilan berdasarkan stratifikasi telaga dimana titik-titik pengukuran suhu dalam satu kolom air. Penentuan jumlah titik sampel adalah dua titik karena kedalamannya kurang dari 10 m, yaitu permukaan dan dasar. Sampel air diambil dari telaga di Desa Candirejo kemudian diukur Suhu, pH, Ca, Kekeruhan, TDS, DO, BOD, PO4, NO3, Fe, Mn, DHL, Salinitas, Fecal coliform dan Parasit Giardia sp. Adapun Suhu dan pH diuji di lapangan. Kemudian dilakukan analisis perbandingan antara kualitas air telaga di Desa Candirejo dengan Indeks Kualitas Air (IKA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks kualitas air termasuk di Telaga Nangsri yaitu 43,64 poin dalam kategori kategori buruk (poor) yang belum memenuhi standar baku sumber air bersih. Lahan sekitar yang terdapat di setiap telaga digunakan oleh masyarakat lokal untuk peternakan dan perkebunan. Ada dua jenis tanaman yang dibudidayakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar telaga yaitu tanaman konsumsi dan tanaman kayu/pohon. Jenis strategi konservasi yang disusulkan tepat untuk Telaga Nangsri adalah konservasi vegetatif yaitu dengan menanam pohon dan rumput di sekitar telaga untuk mengurangi daya air yang mengalir di permukaan tanah sehingga dapat mengurangi erosi, penanaman pohon juga berfungsi untuk mengurangi suhu di sekitar telaga. Selain itu, perbaikan drainase dan pengerukan lumpur dengan standar tertentu yang menyebabkan pendangkalan di dasar telaga perlu dilakukan.