Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pelatihan Implementasi Assessment Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Sidrap Melalui Program Sekolah Penggerak Firdiani, Dian; Nugrah, Andi Fadhilah; Assidiq, Ilham; Khaliq, Muh Idham; Rusdin, Rista Astari; Elihami, Elihami
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 5 No 2 (2023): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/pengabdian.v5i2.6641

Abstract

Kegiatan pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan penilaian peserta didik sehingga mereka dapat menerapkan penilaian otentik sesuai dengan persyaratan dalam Kurikulum Merdeka. Penilaian tradisional seringkali hanya digunakan untuk mengukur hasil belajar peserta didik dan sering dianggap sebagai suatu hal yang terpisah dari proses pembelajaran. Namun, pentingnya penilaian bukan hanya untuk menilai pencapaian hasil belajar, melainkan juga untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran itu sendiri. Oleh karena itu, penilaian seharusnya mencakup tiga pendekatan, yaitu penilaian akhir pembelajaran, penilaian untuk pembelajaran, dan penilaian sebagai pembelajaran. Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan guru akan meningkatkan kompetensinya dalam bidang penilaian. Kegiatan pengabdian ini akan melibatkan workshop dan pendampingan yang mencakup penjelasan tentang cara menggunakan Assessment of Learning, Assessment for Learning, dan Assessment as Learning di Sekolah Dasar. Selain itu, kegiatan ini juga akan mencakup validasi dan uji coba penilaian di dalam kelas pembelajaran serta penerapan penilaian ini dalam seluruh proses pembelajaran di Sekolah Dasar. Evaluasi kegiatan akan mencakup penilaian terhadap proses pelatihan, seperti workshop dan pendampingan, serta hasil yang dihasilkan, seperti kemampuan guru dalam menerapkan penilaian di dalam kelas pembelajaran. Selama tahap implementasi di lapangan, akan ada kerjasama kolaboratif dengan Guru PKP Sekolah Dasar yang tergabung dalam Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Sidrap. Kata kunci : Asessment, Kurikulum Merdeka, Program Sekolah Penggerak
Improving Students’ Speaking Ability by Using Describing Pictures at the First Year of SMK Negeri 3 Enrekang Hasan, Hasan; Aminullah, Aminullah; Ismail, Ismail; Firdiani, Dian
Maspul Journal of English Studies Vol 4 No 1 (2022): English Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/majesty.v4i1.3285

Abstract

This research studies about improving students’ speaking ability by using describing pictures at the first year of SMK Negeri 3 Enrekang. The problem statement of this research was “does the use of describing pictures improve the students speaking ability at the first year of SMK Negeri 3 Enrekang. The objective of this research was intended to know whether or not using describing pictures can improve the students’ speaking ability at the first year of SMK Negeri 3 Enrekang. This research applied quasi experimental method with one class of experimental group and one class in control group. The researcher used pre-test and post-test in collecting data. The research sample was the students of the first year they were Administrasi Perkantoran 1 and administrasi perkantoran 2. Class consists of 20 students, so the researcher took probability sample that was cluster sampling technique. The data analyzed by finding the mean score. For collecting data, the researcher used instrument namely oral test to measure the students’ speaking ability. The result of this research showed that the student’ speaking ability was low classification in pre-test with the mean score 56.34 for experimental class and the mean score of control class was 52.74 and it was poor categorized. However after doing the treatment by using describing pictures they got good classification for experimental group (73.28) and still poor for control group (55.78) in post-test. The data was analyzed by using T-test and the result showed that the T-test value (7.023) was higher than T-table (2.042). It means that there was a significance different of students’ speaking ability before and after the treatment through the application of describing pictures. It concluded that describing pictures can be used in improving speaking ability of the students.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Talking Stick pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas IV SDN 212 Pinrang Hasna, Hasna; Firdiani, Dian; Nadar, Nadar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4647

Abstract

Penelitian ini penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, khususnya di kelas IV SDN 212 Pinrang, dengan menerapkan model pembelajaran Talking Stick yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi tantangan dalam pembelajaran IPA, serta menjadi referensi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif di sekolah-sekolah lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN 212 Pinrang melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 212 Pinrang dengan Jumlah siswa 32. Hasil Penelitian menunjukkanpPada siklus I, dari 32 siswa, hanya 10 siswa (31,25%) yang mencapai ketuntasan dengan nilai minimal 75, sedangkan 22 siswa (68,75%) belum tuntas. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 85, sementara nilai terendah adalah 55, dengan ketuntasan klasikal hanya mencapai 31,25%. Pada siklus II, setelah dilakukan perbaikan, termasuk pemberian bimbingan lebih intensif dan peningkatan interaksi siswa, hasil belajar siswa meningkat signifikan. Dari 32 siswa, 28 siswa (87,5%) berhasil mencapai ketuntasan, sementara 4 siswa (12,5%) belum tuntas. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa meningkat menjadi 90, dan nilai terendah menjadi 65. Ketuntasan klasikal pada siklus II mencapai 87,5%, yang menunjukkan bahwa perbaikan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA dan memperbaiki keterlibatan mereka dalam pembelajaran.
Education and Local Food Integration Model Elihami, Elihami; Ardat, Muh. Achyar; Firdiani, Dian; Rusdin, Rista Astari
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 5 No 2 (2024): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrating education with local food systems is essential for fostering sustainable development, ensuring food security, and preserving cultural heritage. This model incorporates local food knowledge into school curricula to enhance students' understanding of nutrition, agriculture, and environmental sustainability. By actively involving schools, communities, and policymakers, the approach bridges the gap between theoretical learning and practical application through hands-on experiences such as school gardens, farm visits, and community-based projects. Additionally, this integration supports economic resilience by empowering local farmers and food producers. Beyond improving students' cognitive and practical skills, it instills a sense of responsibility toward sustainable food consumption and production. This model provides a framework for policymakers and educators to design curricula that reflect local food traditions while addressing global challenges like climate change and food sovereignty.
Pengembangan Modul Pembelajaran IPAS berlandaskan Ayat Alqur’an pada Sub Materi Kompone Ekosistem Kelas V SD Negeri 157 Cakke Jaya, Aryanti Indah; Firdiani, Dian; Wajdi, Muhammad
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 5 No 2 (2024): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevaliditasan dan kepraktisan dari pengembangan modul pembelajaran IPAS berlandaskan ayat Al-Qur’an pada Sub Materi Komponen Ekosistem kelas V di SD 157 Cakke . Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunkan model 4-D yang dibatasi sampai pada tahap pengembangan (Development). Tahapan penelitian terdiri dari pendefenisian (Define), perancangan (Design) serta tahap pengembangan (Develop). Prosedur penelitian terdiri dari studi pendahuluan, perencanaan penelitian, pengembangan produk, validasi dan uji coba terbatas. Subjek penilai berjumlah 4 orang yang terdiri dari 2 orang ahli materi dan 2 orang ahli agama untuk mengetahui kualitas modul IPAS. Instrumen penelitian berupa angket validasi dan angket respon dengan menggunakan skala Likert yang dibuat dalam bentuk check list. Instrumen untuk siswa berupa angket respon peserta didik untuk 17 orang siswa Kelas V SD 157 Cakke. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitaif untuk mengetahui tingkat kevaliditasan dan kepraktisan modul IPAS sesuai dengan kriteria kategori penilai. Hasil penelitian ini adalah tersusunnya modul IPAS berlandaskan ayat Al-Qur’an pada sub materi komponen ekosistem untuk siswa kelas V SD 157 Cakke yang dikembangkan dengan model 4-D. Berdasarkan hasil penilaian dari tim validator materi dan agama dengan nilai D yaitu valid, dan hasil respon angket dari guru dan peserta didik dengan kategori sangat baik. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran IPAS berlandaskan ayat Al-Qur’an pada sub materi komponen ekosistem yang dikembangkan dianggap valid oleh para ahli matetri dan agama, serta dianggap praktis oleh guru dan peserta didik di kelas 5 SD 157 Cakke
Workshop Perancangan Modul Ajar dan Asesmen Pembelajaran Menggunakan Artificial Intelligence Firdiani, Dian; Pratiwi, Andi Citra; Khalidatunnisa, Besse; Daud, Firdaus; Mar'ah, Zakiyah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 03 Nomor 01 (April 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i1.8395

Abstract

This community service activity aims to enhance teachers' capacity in designing instructional modules and learning assessments based on the Merdeka Curriculum by utilizing artificial intelligence (AI) technology. The background of this activity stems from the need for teachers to develop adaptive and meaningful learning experiences that align with students’ characteristics, especially in response to the challenges of digital transformation in education. The activity was conducted in the form of a participatory workshop involving elementary school teachers from the Manuju District, Gowa Regency, as participants. The implementation methods included a preliminary study, needs identification, hands-on practice in developing AI-based teaching modules and assessments, as well as reflective discussions. The results of the activity indicate that participants experienced improved understanding of the principles of the Merdeka Curriculum and enhanced technical skills in using various AI platforms to design more effective and efficient lesson plans. The workshop also contributed positively to raising teachers’ awareness of the importance of utilizing technology to support the development of the Pancasila Student Profile. Overall, this community service activity demonstrates that the integration of technology into instructional planning holds significant potential for improving the quality of both the educational process and outcomes.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Talking Stick pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas IV SDN 212 Pinrang Hasna, Hasna; Firdiani, Dian; Nadar, Nadar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4647

Abstract

Penelitian ini penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, khususnya di kelas IV SDN 212 Pinrang, dengan menerapkan model pembelajaran Talking Stick yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi tantangan dalam pembelajaran IPA, serta menjadi referensi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif di sekolah-sekolah lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN 212 Pinrang melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 212 Pinrang dengan Jumlah siswa 32. Hasil Penelitian menunjukkanpPada siklus I, dari 32 siswa, hanya 10 siswa (31,25%) yang mencapai ketuntasan dengan nilai minimal 75, sedangkan 22 siswa (68,75%) belum tuntas. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 85, sementara nilai terendah adalah 55, dengan ketuntasan klasikal hanya mencapai 31,25%. Pada siklus II, setelah dilakukan perbaikan, termasuk pemberian bimbingan lebih intensif dan peningkatan interaksi siswa, hasil belajar siswa meningkat signifikan. Dari 32 siswa, 28 siswa (87,5%) berhasil mencapai ketuntasan, sementara 4 siswa (12,5%) belum tuntas. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa meningkat menjadi 90, dan nilai terendah menjadi 65. Ketuntasan klasikal pada siklus II mencapai 87,5%, yang menunjukkan bahwa perbaikan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA dan memperbaiki keterlibatan mereka dalam pembelajaran.
Improving Students’ Speaking Ability by Using Describing Pictures at the First Year of SMK Negeri 3 Enrekang Hasan, Hasan; Aminullah, Aminullah; Ismail, Ismail; Firdiani, Dian
Maspul Journal of English Studies Vol 4 No 1 (2022): English Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/majesty.v4i1.3285

Abstract

This research studies about improving students’ speaking ability by using describing pictures at the first year of SMK Negeri 3 Enrekang. The problem statement of this research was “does the use of describing pictures improve the students speaking ability at the first year of SMK Negeri 3 Enrekang. The objective of this research was intended to know whether or not using describing pictures can improve the students’ speaking ability at the first year of SMK Negeri 3 Enrekang. This research applied quasi experimental method with one class of experimental group and one class in control group. The researcher used pre-test and post-test in collecting data. The research sample was the students of the first year they were Administrasi Perkantoran 1 and administrasi perkantoran 2. Class consists of 20 students, so the researcher took probability sample that was cluster sampling technique. The data analyzed by finding the mean score. For collecting data, the researcher used instrument namely oral test to measure the students’ speaking ability. The result of this research showed that the student’ speaking ability was low classification in pre-test with the mean score 56.34 for experimental class and the mean score of control class was 52.74 and it was poor categorized. However after doing the treatment by using describing pictures they got good classification for experimental group (73.28) and still poor for control group (55.78) in post-test. The data was analyzed by using T-test and the result showed that the T-test value (7.023) was higher than T-table (2.042). It means that there was a significance different of students’ speaking ability before and after the treatment through the application of describing pictures. It concluded that describing pictures can be used in improving speaking ability of the students.
Tantangan dan Strategi Guru dalam Pembelajaran Seni Rupa pada Sekolah Dasar di Daerah Pedesaan Jamal, Rezy Amelia; Firdiani, Dian; Suherman, Suherman; Haliq, Muh. Idham; Setiawan, Dedi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7321

Abstract

Pendidikan seni rupa di sekolah dasar memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan karakter dan kreativitas siswa. Efektivitas pembelajarannya sering kali terhambat oleh berbagai tantangan, terutama di sekolah-sekolah yang berada di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru mengenai tantangan yang mereka hadapi serta strategi yang digunakan dalam melaksanakan pembelajaran seni rupa di sekolah dasar pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, dengan partisipan 12 guru sekolah dasar di Kabupaten Enrekang yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan wawancara mendalam semi-terstruktur untuk menggali pengalaman guru terkait bentuk-bentuk tantangan dalam pembelajaran serta strategi adaptif yang mereka terapkan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi tantangan berupa keterbatasan alat dan bahan, rendahnya kompetensi guru dalam bidang seni rupa, minimnya pelatihan, rendahnya minat siswa pada aspek teori, kondisi ekonomi keluarga, serta ketidaksesuaian kurikulum dengan konteks pedesaan. Adapun strategi yang diterapkan guru meliputi pemanfaatan bahan alam sekitar, penggunaan metode dan pendekatan kontekstual, serta pembelajaran berbasis praktik yang disesuaikan dengan kondisi sekolah. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya dukungan fasilitas, pelatihan guru, serta pengembangan pembelajaran seni rupa yang kontekstual dan berkelanjutan.