Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Incidence of Chronic Kidney Failure and Alcohol Consumption: Meta Analysis Atmojo, Joko Tri; Yuliyanto, Dwi Joko; Hasanah, Yesi Ihdina Fityatal; Widiyanto, Aris; Anasulfalah, Hakim; Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal for Quality in Public Health Vol. 7 No. 2 (2024): May
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v7i2.496

Abstract

One of the main risk factors for chronic kidney disease (CKD) is excessive alcohol consumption. Alcohol consumption can damage the kidneys and disrupt their function because the kidneys filter toxins and waste products from the blood. This study aims to estimate the magnitude of the relationship between alcohol consumption and the incidence of chronic kidney failure. This research is a systematic review and meta analysis with PICO as follows, population: Adults. Intervention: alcohol consumption, Comparison: no alcohol consumption. Outcome: chronic failure events. The articles used in this research were obtained from three databases, namely Google Scholar, Pubmed, and Science Direct. Keywords to search for articles are "Alcohol" AND "Chronic Kidney Disease" OR CKD AND Multivariate. Articles used from 2018 – 2023. Article selection was carried out using the PRISMA flow diagram. Articles were analyzed using the Review Manager 5.3 application. A total of 6 cohort studies, namely Asia and Europe, were selected for systematic review and meta analysis. Cohort studies show that alcohol consumption influences the incidence of CKD. Patients who consume alcohol have a risk of experiencing CKD that is 1.05 times compared to those who do not consume alcohol, but the resulting increase in risk is not statistically significant (aHR= 1.04 95% CI= 0.85 to 1.27; p= 0.710). Forest Plot also shows heterogeneity of effect estimates between primary studies I2= 84%; p= 0.040, which means that the estimated effect between primary studies in this meta-analysis varies. Thus, the calculation of the average effect estimate was carried out using a random effect model approach.
Meta-Analisis: Pengaruh Terapi Murotal terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Rejo, Rejo; Yuniarti, Tri; Daryanto, Daryanto; Nurhayati, Isnani; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri; Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3344

Abstract

Hipertensi adalah penyakit seumur hidup, dan pasien hipertensi harus terus memantau tekanan darahnya. Terapi murotal terhadap pembacaan Al-quran diwujudkan dengan perubahan arus listrik pada otot, perubahan sirkulasi darah, perubahan detak jantung, dan perubahan konsentrasi darah di kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasi dan menganalisis seberapa efektif terapi murotal terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian sys¬te¬ma¬tic review dan meta-analysis denagn menggunakan diagram PRISMA. Pencarian artikel dilakukan berdasarkan kriteria kela¬yakan Model PICO. P= Penderita hipertensi; I= Terapi murotal; C= Tidak terapi murotal; O= Tekanan darah. Artikel yang digunakan berasal dari database, yaitu: Google Scholar. Dengan kata kunci antara lain "Tekanan darah" AND " Hipertensi" AND “Terapi murotal” AND “randomized controlled trial”. Menggunakan artikel dari tahun 2015-2022. Artikel dianalisis menggunakan digram PRISMA dan aplikasi Review Manager 5.3. Proses pencarian awal, yang menghasilkan 101 artikel. Setelah proses penghapusan artikel, 41 artikel terpublikasi, dengan 20 di antaranya memenuhi syarat untuk revisi full text sebanyak 5 artikel dengan de¬sain studi randomized controlled trial yang akan digu¬nakan sebagai sumber meta-analisis pengaruh terapi murotal terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. menunjukkan bahwa terapi murotal menurunkan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi. Terapi murotal menurunkan tekanan darah sistolik sebesar -13.35 kali dibandingkan dengan penderita hipertensi yang tidak terapi murotal (SMD= -13.35; CI 95%= -20.96 hingga -5.74; p=0.006), dan hasilnya signifikan secara statistik. Selain itu, plot hutan menunjukkan peningkatan heterogenitas estimasi efek antar studi (I2 = 88%; p = 0.006). Funnel plot menunjukkan bahwa bias publikasi sering melebihkan efek yang sebenarnya.
Efektivitas Teknik Pursed Lip Breathing dan Posisi Semi Fowler pada Penderita Tuberculosis Paru: Literature Review Mulyati, Danik Sri; Atmojo, Joko Tri; Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3520

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis. Ini adalah penyakit pada saluran pernafasan bagian bawah, dimana sebagian besar bakteri menyerang jaringan paru-paru melalui infeksi melalui udara, suatu proses yang disebut kanker primer. Tujuan penelitian: Untuk memberikan teknik pursed lip breathing dan posisi semi fowler pada penderita tuberkulosis paru. Metode: metode penelitian yang digunakan adalah studi literature review dengan pendekatan data menggunakan database pubmed dan google scholar menggunakan kata kunci seperti posisi semi fowler, pursed lip breathing and tuberkulosis paru. Hasil: Dari 194 jurnal yang direview,6 memenuhi kriteria inklusi. Tinjuan tersebut menemukan bahwa teknik pursed lip breathing dan posisi semi fowler efektif dalam menurunkan gejala tuberculosis paru. Simpulan: Secara keseluruhan, literature riview ini menyimpulkan bahwa ke 6 jurnal di atas berhasil mengurangi gejala pasien tuberkulosis paru. Pursed lip breathing dan posisi semi fowler dapat menjadi alternatif terapi non obat yang aman ,alami, dan ekonomis untuk pengobatan tuberculosis Paru.
Efektifitas Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) pada Penderita Gagal Ginjal: Litelatur Review Cahya, Lisa; Atmojo, Joko Tri; Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3521

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan kondisi dimana adanya perubahan pada fungsi ginjal sehingga membuat ginjal tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya sehingga tubuh tidak bisa mempertahankan keseimbangan cairan serta berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi yang mengancam nyawa. Karena penderita gagal ginjal kronik terus mengalami peningkatan maka dibutuhkan terapi pengganti ginjal yang efektif dan tersedia secara luas, oleh sebab itu penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis(CAPD) yang saat ini sedang berkembang di Indonesia dan menjadi pilihan yang dipertimbangkan untuk pengobatan gagal ginjal kronik selain hemodialisa dan transplantasi ginjal, memiliki dampak positif terhadap kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik serta karena metode CAPD memiliki kelebihan yang tidak dimiliki pada pengobatan dengan metode lain yaitu bisa dilakukan di rumah. Metode: pembuatan artikel ini menggunakan system litelatur review yang dicari melalui database Google Scholar dan Pubmed, menggunakan kata kunci “CAPD”, “Pasien Gagal Ginjal Kronik”, “Hemodialisa”, AND “Keberhasilan CAPD”. kemudian didapatkan 6 artikel inti yang memenuhi semua kriteria inklusi. Hasil: berdasarkan 348 jurnal yang ditemukan dari Google Scholar serta Pubmed yang kemudian disaring sesuai dengan kriteria inklusi yang dibutuhkan, sehingga 342 artikel dikeluarkan dan menyisakan 6 artikel inti yang memenuhi semua kriteria inklusi dan menjadi pokok pembahasan serta acuan dalam penulisan litelatur review ini. Simpulan: Terapi CAPD terbukti memiliki pengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup pada penderita gagal ginjal kronik
Efektivitas Pemberian Posisi Semi Fowler terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) yang Mengalami Sesak Nafas: Literatur Review Afanin, Fadila Jihan; Mubarok, Ahmad Syauqi; Atmojo, Joko Tri
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3522

Abstract

Gagal Jantung Kongestif (CHF) keadaan di mana jantung tidak memompa darah menimbulkan penumpukan cairan di paru-paru maupun sesak napas. CHF merupakan kontributor utama kematian kardiovaskular di seluruh dunia. Sesak napas (dyspnea) merupakan gejala umum yang dialami pasien CHF. Tujuan Penelitian: Mengevaluasi efektifitas pemberian posisi semi fowler (45o) dalam menigkatkan saturasi oksigen dan mengurangi sesak nafas pada pasien CHF. Metode: Ini adalah tinjauan pustaka yang menelusuri database Google Scholar dengan menggunakan kata kunci terkait CHF, sesak napas, posisi semi Fowler, dan saturasi oksigen dan Pubmed dengan kata kunci CHF and sesak nafas. 6 artikel inti dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil: Dari 523 jurnal yang direview, 6 memenuhi kriteria inklusi. Tinjauan tersebut menemukan posisi semi-Fowler (45o) efektif dalam: Menambah oksigen, mengurangi sesak napas, memperbaiki pola pernapasan pasien CHF. Pasalnya, semi Fowler memudahkan ekspansi, mengurangi tekanan perut pada diafragma, dan menurunkan beban kerja jantung. Kesimpulan: Posisi semi Fowler (45o) dapat dipertimbangkan sebagai intervensi keperawatan non farmakologi pengurangan sesak nafas maupun menambah oksigenasi pasien CHF.
Efektivitas Pemberian Elevasi kepala 30 Derajat dalam Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Stroke: Literature Review Nugraheni, Lartia; Atmojo, Joko Tri; Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3523

Abstract

Stroke adalah penyakit otak di mana pembuluh darah ke otak tersumbat, menyebabkan hipoksia, oksigen adalah kebutuhan sangat penting untuk setiap makhluk hidup. Pemberian elevasi kepala 30 derajat yang berguna untuk memperlancar sirkulasi darah ke saraf otak, untuk meningkatkan pertukaran gas dalam tubuh dan meningkatkan tingkat kesadaran sehingga meningkatkan saturasi oksigen. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh pemberian elevasi kepala 30 derajat dalam peningkatan saturasi oksigen pasien stroke. Metode : Metode penelitian ini adalah literature review dengan pendekatan data menggunakan database google scholar, pubmed dan science direct dengan kata kunci yang digunakan seperti elevasi kepala, saturasi oksigen, and stroke. Hasil : Hasil dari literature review yang dilakukan didapatkan sebanyak 384 artikel dan 6 artikel literature yang memenuhi kriteria inklusi menyatakan bahwa pasien yang mengalami stroke memiliki saturasi oksigen lebih tinggi setelah diberikan elevasi kepala 30 derajat. Kesimpulan : Pemberian elevasi kepala 30 derajat dapat berpengaruh dan memiliki keefektifan dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien yang mengalami stroke.
Efektivitas Relaksasi Teknik Genggam Jari untuk Mengurangi Nyeri pada Pasien Post Operasi Appendiktomi: Literature Review Arofah, Febriana Isma; Mubarok, Ahmad Syauqi; Sunaryanti, Sri Sayekti Heni
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3528

Abstract

Apendisitis adalah penyebab utama dari inflamasi akut di kuadran kanan bawah abdomen, apendisitis juga merupakan salah satu penyebab dilakukannya pembedahan abdomen darurat. Pembedahan apendisitis dapat menyebabkan rasa nyeri pada area pembedahan. Dengan teknik realaksasi genggam jari dapat mengurangi rasa nyeri, ketegangan fisik dan emosi yang akan membuat tubuh rileks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan keefektivan teknik relaksasi genggam jari dalam menurunkan skala nyeri pada pasien post appendiktomi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Literatur Review. Database yang digunakan adalah Google Scholar & pubmed dengan menggunakan kata kunci seperti “Efektifitas teknik relaksasi genggam jari dan skala nyeri dan pasien post appendiktomi” . Pencarian artikel yaitu artikel dapat diakses full text yang dipublikasi dari tahun 2019 sampai dengan 2024. Hasil: Dari 169 artikel yang ditemukan selama pencarian, 7 artikel yang memenuhi kriteria diseleksi. Hasil dari tujuh jurnal yang telah direview menunjukkan bahwa rileksasi genggam jari dapat secara signifikan dan efektif mengurangi tingkat nyeri yang dialami pasien setelah operasi apendiktomi. Kesimpulan: Dari ke 7 jurnal tersebut memiliki hasil yang signifikan yaitu masing-masing jurnal memiliki hasil bahwa teknik rileksasi genggam jari efektif dalam membantu penurunan intesitas skala nyeri yang dialami oleh pasien setelah operasi appendiktomi.
Efektivitas Pelatihan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Ketrampilan Bantuan Hidup Dasar pada Masyarakat: Literatur Review Firdaus, Mutia Nawartika Juliva; Atmojo, Joko Tri; Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3533

Abstract

Bantuan hidup dasar (BHD) adalah usaha untuk mengidentifikasi tanda dan memberikan bantuan pertama kepada orang yang mengalami kondisi gawat darurat medis. Seperti henti jantung, serangan jantung, stroke, gangguan pernapasan atau sumbatan jalan napas akut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bantuan hidup dasar pada masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur review dengan pendekatan data melalui database Google Scholer & Pudmed. Dalam pencarian mengggunakan bahasa indonesia yaitu Pelatihan, Bantuan hidup dasar, Resusitasi jantung paru”, sedangkan untuk pencarian dalam bahasa inggris yaitu “Training, Basic life support, CPR”. Hasil dari literatur review yang di lakukan menunjukkan bahwa Pencarian artikel dengan Google Scholer dan Pudmed di dapat artikel dengan jumlah sebanyak 813 artikel. Artikel yang di eksklusi Sebanyak 400 artikel. Selanjutnya di lakukan penyaringan kembali dan di dapatkan 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi.Terdapat 4 artikel dengan metode pre-test dan post-test, memiliki keefektifan dalam pelatihan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan bantuan hidup dasar. 1 artikel lain efektif Ketika pelatihan bantuan hidup dasar dengan metode Edukasi, Pemutaran video, dan Demonstrasi. Sedangkan 1 artikel terakhir pelatihan bantuan hidup dasar efektif Ketika menggunakan metode cluster sampling. Pemberian pelatihan BHD merupakan salah satu strategi untuk mendidik dan melatih masyarakat atau orang awam untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama pada korban henti
Efektivitas Posisi Fowler terhadap Penurunan Sesak Nafas: Literature Review Hidayati, Nurul; Atmojo, Joko Tri; Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3535

Abstract

Sesak nafas adalah sebuah kondisi dimana paru-paru kurang mendapat pasokan oksiden, sehingga kebutuhan oksigen dalam tubuh tidak terpenuhi. Ada 9% berusia diatas 15 tahun memiliki tingkat sesak nafas kronis dan hasil presentasi meningkat menjadi 36% pada pasien lanjut usia. Pemberian posisi Fowler merupakan tindakan mandiri yang diberikan oleh perawat saat pasien mengalami sesak nafas. Penelitian tersebut bertujuan untuk melihat efektivitas posisi Fowler terhadap penurunan sesak nafas pada pasien penyakit pernafasan. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan melakukan eksplorasi data melalui Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Dalam pencarian literatur, menggunakan kata kunci yang relevan mencakup istilah, posisi fowler, peningkatan oksigenasi, dan sesak nafas yang disertai dengan kata kunci utama yaitu “Efektivitas Posisi Fowler Terhadap Penurunan Sesak Nafas” dengan pembatasan waktu minimal 4 tahun terakhir. Hasil literature review dapat ditemukan bahwa posisi fowler efektif dalam menurunkan intervensi sesak nafas dan meningkatkan saturasi oksigen dalam berbagai kondisi medis. Posisi fowler terbukti efektif terhadap penurunan sesak nafas dalam meningkatkan oksigenasi pasien penderitanya.
Meta-Analisis Efektivitas Madu dalam Penyembuhan Luka Iswahyuni, Sri; Mubarok, Ahmad Syauqi; Rejo, Rejo; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1833

Abstract

Luka merupakan serangan terhadap fungsi pelindung kulit; hilangnya kontinuitas epitel, dengan atau tanpa hilangnya jaringan ikat di bawahnya (misalnya otot, tulang, saraf). Madu dapat mempertahankan kelembapan, merangsang pertumbuhan jaringan, angiogenesis, granulasi, kontraksi luka, merangsang sintesis kolagen, memperlancar proses debridemen dan mempercepat epitelisasi luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas madu dalam penyembuhan luka. Penelitian ini merupakan penelitian sys­te­ma­tic review dan meta-analysis denagn menggunakan diagram PRISMA. Pencarian artikel dilakukan berdasarkan kriteria kela­yakan Model PICO. P= Penderita luka; I= Menggunakan madu; C= Tidak menggunakan madu; O= Penyembuhan luka.  Artikel yang digunakan berasal dari  PubMed dan Google Scho­lar. Dengan kata kun­ci antara lain “Wound” AND “honey” AND “randomized controlled trial”.  Tahun 2018 – 2021 Artikel dianalisis menggunakan digram PRISMA dan aplikasi Review Manager 5.3. 5 artikel dengan de­sain studi randomized controlled trial yang akan digu­nakan sebagai sumber meta-analisis efektivitas madu dalam penyembuhan luka. Menunjukan bahwa menggunakan madu meningkatkan kemungkinan penyembuhan luka. Penderita luka yang mengguankan madu meningkatkan penyembuhan luka sebesar 0.05 kali dibandingkan dengan penderita luka yang tidak menggunakan madu. (SMD= 0.05; CI 95%= -0.66 hingga 0.77; p=0.0001), dan signifikan secara statistik. Forest plot tersebut juga menunjukkan heterogenitas estimasi efek antar studi yang tinggi (I2 = 93%). Funnel plot menunjukkan terdapat bias publikasi yang cenderung melebih-lebihkan efek yang sesungguhnya (overestimate). Meta-analisis dari 5 studi randomized controlled trial menyimpulkan bahwa menggunakan madu meningkatkan kemungkinan penyembuhan luka.