Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PROJECT PLANNING PROYEK PEMBANGUNAN JALAN KAWASAN INDUSTRI TERPADU (KIT) KABUPATEN BATANG Rafi, Muhammad Nur; Susapto; Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Kawasan Industri Kabupaten Batang sepanjang 19,17 km dibangun untuk pengembangan kawasan ekonomi baru di wilayah Batang. Tujuan skripsi ini adalah untuk membuat project planning mengenai struktur organisasi, site layout dan traffic management, pengendalian mutu, kesehatan dan keselamatan kerja metode pelaksanaan dan penjadwalan serta biaya pelaksanaan proyek. Data yang dibutuhkan yaitu peta lokasi, spesifikasi teknis, gambar kerja, harga satuan dasar pusat (2021). Perhitungan biaya menggunakan Microsoft Excel 2013 dan untuk penjadwalan menggunakan Microsoft Project 2013. Hasil dari project planning ini yaitu struktur organisasi pada proyek, site layout dan traffic management yang diterapkan meliputi tata letak fasilitas proyek dan rambu, pintu keluar masuk proyek yang berada pada Jalan Tol Batang-Semarang, metode pelaksanaan, rencana pemeriksaan dan pengujian pada rencana mutu, dan HIRADC (Hazard Idenfication, Risk Assesment and Determining Control) dibuat untuk pengendalian K3, serta dibutuhkan rencana biaya pelaksanaan proyek sebesar Rp. 356.821.730.000 dengan waktu pelaksanaan 156 hari kalender.
ANALISIS RISIKO PROYEK BENDUNGAN BAGONG PAKET II KABUPATEN TRENGGALEK DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) Amalia, Saila Nur; Susapto; Moch. Khamim
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi bendungan pada pelaksanaannya memiliki karakteristik pekerjaan yang rumit dan kompleks, sehingga rentan dengan terjadinya risiko pada waktu pelaksanaan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh risiko item pekerjaan pada ketepatan waktu pelaksanaan proyek menggunakan program SPSS 22dan mengidentifikasi dan menganalisis risiko dominan (major risk) terhadap ketepatan waktu pada proyek Bendungan Bagong Paket II Kabupaten Trenggalek menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta merencanakan tindakan pengendalian risiko. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan studi literatur serta studi lapangan berupa wawancara dan penyebaran kuesioner kepada pihak yang terkait dalam pelaksaanaan proyek ini. Berdasarkan uji instrumen risiko yang terjadi pada pekerjaan (X) secara simultan berpengaruh sebesar 72% terhadap ketepatan waktu pelaksanaan proyek (Y). Terdapat tiga risiko tertinggi hasil RPN metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), yaitu X2-1 (Cuaca tidak menentu/Hujan), X1-1 (Kendala negosiasi pembebasan lahan dengan masyarakat sekitar proyek), X1-3 (Adanya perubahan desain/spesifikasi). Selanjutnya dilakukan penanganan risiko agar dapat meminimalisir konsekuensi yang ditimbulkan. Pada indikator X2-1 dipengaruhi oleh faktor Risiko Force Majeur dan faktor teknis respon risiko yang dilakukan yaitu acceptance, mitigase dan avoid, untuk indikator X1-1 dipengaruhi faktor risiko internal, risiko eksternal dan teknis respon risiko yang dilakukan yaitu mitigase, sedangkan indikator X1-3 dipengaruhi faktor internal yaitu risiko teknis respon risiko yang dilakukan yaitu acceptance dan mitigase.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN MALL LAGOON AVENUE SURABAYA Ikhbal, Moh; Susapto; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Mall Lagoon Avenue Mall memiliki luas 60.170,8 m² dengan perencanaan 3 basement dan 6 lantai. The Lagoon Avenue Sungkono Mall terletak di Jl. KH Adbul Wahab Siamin Surabaya Jawa Timur yang dilaksanakan oleh PT. PP PROPERTI Tbk (1) struktur organisasi (2) tata letak lokasi dan lalu lintas negosiasi (3) metode pelaksanaan (4) Jangka waktu perencanaan (5) program K3 (6) kualitas proyek (7) perkiraan biaya. Data yang dibutuhkan untuk membuat perencanaan proyek meliputi gambar teknik, rencana dan kondisi kerja, harga satuan tenaga kerja, bahan dan alat untuk Kota Surabaya 2018 yang digunakan untuk menentukan perkiraan biaya. Microsoft Project 2013 digunakan untuk penjadwalan melalui kurva-s, dan Microsoft Excel 2010 digunakan untuk menghitung perkiraan biaya. Perencanaan Proyek menghasilkan (1) struktur organisasi resmi, secara fungsional sesuai dengan daftar pekerjaan (2) tata letak dan pengendalian lalu lintas yang efektif dalam proyek (3) metode pembagian zona (4) 203 asli dari proyek 250 dari hasil perhitungan penelitian tesis (5) menggunakan alat pelindung diri (APD) (6) mutu memenuhi spesifikasi teknis dan SOP (Standard Operation Procedure) (7) RAP proyek sebesar Rp. 106.570.808.557,68 hasil perhitungan tugas akhir ini sebesar Rp. 138.074.684.119,68.
STUDI KELAYAKAN PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN T DI KABUPATEN MALANG M, Affi Sekar; Sitti Safiatus Riskijah; Susapto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era modern ini rumah juga dijadikan salah satu objek investasi jangka panjang karena harga rumah meningkat setiap tahun, terlebih lagi rumah yang berada dalam lingkungan Perumahan T yang dibangun pada lahan 28.206 m2 di Kecamatan Karangploso. Kecamatan Karangploso adalah penghubung Kota Malang dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu, dan berada di kawasan strategis sehingga Perumahan T menjadi salah satu pilihan hunian yang tepat. Proyek pembangunan perumahan T merupakan proyek yang cukup besar, oleh karena itu perlu dilakukan studi kelayakan pasar dan kelayakan teknis. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui tipe rumah yang paling diminati masyarakat pada Perumahan T dan menentukan kelayakan teknis untuk mengetahui apakah Perumahan T sudah memenuhi kelayakan teknis sesuai peraturan yang berlaku. Data yang dibutuhkan adalah gambar rencana, RKS, siteplan dan minat masyarakat terhadap masing2 type rumah. Hasil analisis kelayakan pasar didapatkan rumah tipe 30/66 yang paling diminati masyarakat dan hasil kelayakan aspek teknis berdasarkan Perda Kabupaten Malang No.1 Tahun 2018, PERMENPERA No.11/PERMEN/M/2008, PERMEN Agraria dan Tata Ruang No.17 Tahun 2017, PERMENPERA No 13/PRT/M/2018 Tahun 2018, Perda Kab Malang No 3 Tahun 2010 dari parameter yang ditinjau dinyatakan sudah memenuhi syarat yaitu dengan hasil rata-rata nilai KDB dan KLB berdasarkan tipe rumah sebesar 45% dan 0,57, KDB dan KLB berdasarkan luas kawasan sebesar 27% dan 0.27, KDH 36%, GSB 4.67, dan RTH 29%.
PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN MAINDAM BENDUNGAN BAGONG TRENGGALEK Baskhara, Hezkia Novantius; Susapto; Sitti Safiatus Riskijah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia konstruksi berkembang sangat pesat seiring dengan banyak inovasi bahan, inovasi dalam metode pelaksanaan, perkembangan teknologi, dan ilmu pengetahuan yang terus terbarui, sehingga dalam proyek pembangunan maindam pada Bendungan Bagong terdapat berbagai macam alternatif yang dapat dikembangkan untuk mendapatkan sebuah konstruksi yang berkualitas dengan biaya efisien, salah satunya yaitu dengan menerapkan Value Engineering (VE). Analisis VE ini bertujuan untuk (1) menentukan jenis pekerjaan dengan biaya tertinggi, (2) menghitung biaya siklus hidup, (3) menghitung prosentase penghematan dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Data yang digunakan yaitu (1) HPS, (2) gambar kerja, (3) spesifikasi teknis (4) harga satuan dasar. Metode pengambilan keputusan yang digunakan adalah metode zero-one. VE diterapkan untuk alternatif metode pelaksanaan pekerjaan pada 3 item pekerjaan, yaitu (1) pekerjaan timbunan filter halus, (2) pekerjaan timbunan batu rip-rap, dan (3) pekerjaan timbunan filter kasar. Desain alternatif berupa penghematan biaya konstruksi sebesar Rp 16.917.906.020 atau 5% dari biaya total dan penghematan biaya siklus hidup (Life Cycle Cost) sebesar Rp 40.629.150.262 atau sebesar 48%.
ANALISA PERBANDINGAN PENGGUNAAN BEKISTING SEMI SISTEM DAN BEKISTING SISTEM PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG HOTEL EXINDO 57 NGANJUK Danianto, Muhammad Daffa; Susapto; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Exindo 57 Nganjuk merupakan gedung 8 lantai dengan basement, kolam renang dan helipad di lantai atapnya. Pelaksanaan pekerjaan bekisting merupakan salah satu komponen pekerjaan struktur yang membutuhkan biaya yang besar. Untuk meminimalisir hal ini dapat digunakan bekisting system dengan material phenolic yang lebih kuat, mudah, dan dapat digunakan hingga delapan kali pemakaian. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah menganalisa perkuatan perancah dan bekisting, menganalisa beda waktu dan biaya penggunaan bekisting semi system dengan bekisting system. Data yang digunakan adalah data perencanaan, data gambar kerja pekerjaan balok dan plat, dan standar satuan harga Kabupaten Nganjuk tahun 2020. Material yang digunakan dalam bekisting semi system adalah multiplek biasa, sedangkan material yang digunakan dalam bekisting system adalah multiplek phenolic. Penggunaan bahan yang lebih ekonomis dari kedua bahan yang berebda dilihat dari metode pelaksanaan, biaya bekisting mengacu pada standar satuan harga Kabupaten Nganjuk tahun 2020 dan waktu. Dari hasil perhitungan biaya yang lebih ekonomis menggunakan bekisting system dengan bahan multiplek phenolic sebesar Rp. 30.562.781.834,73 ,- dibandingkan dengan metode bekisting semi system dengan bahan dasar multiplek biasa sebesar 34.495.730.665,75 ,- dan dari segi waktu metode bekisting system 10 hari lebih cepat dan pemasangan lebih praktis dibandingkan metode bekisting system.
PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG TERINTEGRASI RUMAH SAKIT JIWA MENUR SURABAYA Octavia, Dianita; Susapto; Lydianingtias, Diah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya tidak perlu (unnecessary cost) bisa terjadi pada sebuah proyek pembangunan dikarenakan proses yang komplek sehingga menjadikannya sulit untuk mencapai keseimbangan antara biaya dan kinerja. Objek penelitian ini adalah Proyek Pembangunan Gedung Terintegrasi Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai penghematan biaya atau saving cost pada proyek pembangunan. Data yang digunakan adalah Rencana Anggaran Biaya (RAB), Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) dan jadwal pelaksanaan. Metode yang digunakan yaitu analisis Pareto sebagai penentuan item pekerjaan, analisis keuntungan dan kerugian, metode zero-one serta analisis life cycle cost sebagai pemilihan alternatif. Hasil penerapan value engineering pada proyek pembanguan gedung terintegrasi rumah sakit jiwa Menur Surabaya yaitu adalah pada pekerjaan kusen, pintu dan jendela gedung lanjutan dilakukan analisis. Penghematan yang didapat adalah sebesar Rp. 72,608,065.56- atau sekitar 9,7% .