Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemberdayaan Wirausaha Untuk Meningkatkan Kemandirian Remaja Dan Ibu-Ibu PKK Di Kecamatan Sukolilo Surabaya Sri Deviyanti, I Gusti Ayu; Rahayu, Sri; Yuliana, Pram Eliyah; Kelvin, Kelvin; Tjandra, Suhatati; Ardhi, Setya; Sriwahyuni, Endang
Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi (DIMASTEK) Vol 3 No 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Teknik-Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/dimastek.v3i02.97

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Klampis, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, dengan tujuan menumbuhkan jiwa wirausaha pada remaja dan ibu-ibu PKK untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kewirausahaan, yang dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam perencanaan bisnis, strategi pemasaran, dan manajemen keuangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta tentang kewirausahaan, kemampuan menyusun rencana bisnis, dan kepercayaan diri untuk memulai usaha. Produk-produk kewirausahaan yang dihasilkan selama pelatihan juga mendapat respons positif dari masyarakat sekitar, dan beberapa peserta berkomitmen untuk mengembangkan usaha mereka lebih lanjut. Keberhasilan kegiatan ini menegaskan pentingnya sosialisasi yang mendalam dan pendampingan berkelanjutan dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui kewirausahaan.
Pendampingan dan Pelatihan Desain Label Kemasan Produk Makanan Beku Zaalea I Gusti Ayu Sri Deviyanti; Pram Eliyah Yuliana; Sri Rahayu; Kelvin; Setya Ardhi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 4 No. 02 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v4i02.487

Abstract

Usaha Zaalea Food yang berdiri sekitar tahun 2018 merupakan usaha yang memproduksi makanan beku. Produk yang dihasilkan adalah bakso, sempol, tahu bakso, siomay ayam, kubis ayam, bandeng sapit. Saat ini terdapat produk baru yaitu tahu fantasi. Adapun proses pembuatan masih tradisional dan penjualannya masih dengan getok tular. Kemasan dari produk yang dibuat juga masih sederhana dan belum tampak ada label pada kemasan. Untuk saat ini pelaku Usaha Zaalea Food belum paham bagaimana proses mendesain label kemasan yang menarik. Melalui pengabdian masyarakat dengan melakukan pendampingan & perlatihan cara mendesain label kemasan menggunakan aplikasi canva ini bertujuan untuk membuat visual branding Zaalea Food dengan tampilan yang lebih menarik, lebih kreatif dengan kekhasan yang unik sehingga mampu membedakan dengan produk kompetitor lainnya. Keunikan logo sebagai penanda keberadaan produk makanan beku sehingga mudah dikenal oleh masyarakat.
Optimalisasi Persediaan Bahan Baku pada Perusahaan MSG dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Kelvin; Yuliana, Pram Eliyah; Rahayu, Sri; Tjandra, Suhatati; Ardhi, Setya
Journal of Information System,Graphics, Hospitality and Technology Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Information System, Graphics, Hospitality and Technology
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37823/insight.v7i1.417

Abstract

Sebuah perusahaan produsen MSG menghadapi tantangan dalam pemenuhan pesanan yang tidak menentu, kendati memiliki kapasitas produksi yang memadai. Kendala ini bersumber dari penentuan kuantitas bahan baku yang kurang efisien untuk melayani permintaan pasar domestik dan global, sehingga menimbulkan beban biaya penyimpanan yang besar dan ketidakmampuan untuk berproduksi sesuai permintaan. Penelitian ini mengkaji permasalahan manajemen persediaan yang dihadapi oleh sebuah perusahaan multinasional produsen Monosodium Glutamate (MSG) di Indonesia. Perusahaan mengalami tantangan signifikan akibat permintaan produk yang sangat fluktuatif, terutama dari pasar ekspor, yang seringkali menyebabkan ketidakmampuan memenuhi pesanan secara konsisten. Kondisi ini menimbulkan dilema operasional: kekurangan stok bahan baku menghambat proses produksi dan menyebabkan kelangkaan produk di pasar domestik, sementara persediaan yang berlebih mengakibatkan pembengkakan biaya penyimpanan yang signifikan. Masalah ini diperparah oleh karakteristik pasokan tiga jenis bahan baku utama (A, B, dan C) yang bersifat musiman dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan tingkat persediaan bahan baku guna meminimalkan total biaya persediaan melalui penerapan metode peramalan (forecasting) yang akurat dan model Economic Order Quantity (EOQ). Hasil analisis menunjukkan bahwa metode peramalan yang paling sesuai adalah Moving Average dengan periode 8 bulan (MA=8) untuk permintaan domestik dan periode 6 bulan (MA=6) untuk permintaan ekspor. Implementasi model EOQ menunjukkan bahwa total biaya persediaan dapat ditekan secara drastis dari kondisi aktual perusahaan sebesar Rp 1.818.914.075 menjadi Rp 1.337.397.305. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode EOQ berpotensi memberikan efisiensi biaya yang sangat signifikan, dengan total penghematan mencapai Rp 481.516.770. Implementasi model ini dapat membantu perusahaan menyeimbangkan ketersediaan stok untuk pasar ekspor dan domestik, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas secara keseluruhan.
IMPLEMENTATED HAY METHOD FOR JOB EVALUATION IN COMPANY AT SIDOARJO Kelvin, Kelvin; Yuliana, Pram Eliyah; Rahayu, Sri
Research In Management and Accounting (RIMA) Vol. 5 No. 1 (2022): June
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/rima.v5i1.3729

Abstract

Job evaluation is very important for the employee being assessed and the company. Job evaluation is a method to determine whether the employee has been in the appropriate position and salary. The Hay method is one method that can be used to evaluate current positions. Hay's method has been standardized and tested in various parts of the world. The Hay method requires information about the job structure, job description, and job specifications, which is then given a point to evaluate the position. The Hay method is applied to a company in the Sidoarjo-East Java, Indonesia, to determine what wages are appropriate for workers with the workload they receive while working in this company. The research was conducted at four levels: manager, head of the department, supervisor, and operator (37 positions). Based on data processing using the Hay method, the position that obtained the highest points was the plant manager position of 752 points with a salary range of Rp. 39,000,000 - Rp. 41,000,000, and the lowest points were cleaning raw material warehouses, machines, and silos with salary ranges. Rp. 3,000,000 – Rp. 5,000,000. The greater the responsibility and workload, the greater the points and salary earned.
Analisis Antrian dengan Model Single Channel Single Phase: Studi Kasus Supermarket Ngagel Dhae, Lusialapin Dolfna; Aquilan, Delvina Jesslyn; Deviyanti, I Gusti Ayu Sri; Yuliana, Pram Eliyah
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 1 (2026): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i1.55305

Abstract

Food stands at the Ngagel Supermarket shopping center, Surabaya, often experience long queues, especially during peak hours, which can reduce customer comfort. This research aims to analyze the queuing system using a single channel single phase model in order to evaluate service performance and provide recommendations for improvement. The method used is a descriptive quantitative approach with direct observation to collect data on arrival and customer service. The analysis results show that the level of service intensity (ρ) is 0.7, the average number of customers in the system (L) is 2.33 customers, and the average number of customers waiting in line (Lq) is 1.63 customers. Meanwhile, the average customer time in the system (W) is 3.33 minutes and the average time waiting in line (Wq) is 2.34 minutes. These findings suggest that even if the system is running fairly efficiently, increasing customer volumes can cause queues to build up. Therefore, it is recommended that there be additional service points or better queue management to maintain service efficiency and comfort.
PENERAPAN TEKNOLOGI DIGITAL MARKETING UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN UMKM DI SURABAYA I Gusti Ayu Sri Deviyanti; Diofa Revalino; Sri Rahayu; Pram Eliyah Yuliana; Kelvin Kelvin; Suhatati Tjandra; Setya Ardhi; Endang Sriwahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 6 No. 1 (2025): Nopember - April
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v6i1.9063

Abstract

This community service activity aims to improve the understanding and skills of MSME actors in Kelurahan Klampis, Surabaya, in implementing digital marketing as a marketing strategy to expand market reach and increase sales. The training includes an introduction to digital marketing, social media-based marketing strategies, and practical use of digital tools for creating promotional content. Additionally, intensive mentoring is conducted to ensure the successful implementation of digital marketing strategies. The evaluation results show that 90% of participants found the training useful, and 80% of participants successfully applied the strategies taught. Some participants reported a sales increase of up to 30% within two weeks after the training. Although there were some challenges, such as limited access to technology and technical skills, this training and mentoring successfully had a positive impact on the participants' business growth. Moving forward, continuous mentoring is needed to optimize the implementation of digital marketing in MSMEs.
PERANCANGAN FASILITAS KERJA YANG ERGONOMIS PADA DIVISI FILLETING DENGAN MENGGUNAKAN NBM DAN SOFTWARE JACK Kelvin; Armando Edo Anggriawan; Pram Eliyah Yuliana; Mattew Lawrenta; Sri Rahayu
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v7i2.8-15

Abstract

ABSTRAKPada sebuah perusahan frozen food di Surabaya, terdapat divisi Filleting, dimana operator bekerja selama 8 jam sehari untuk proses fillet ikan beku. Banyak keluhan terkait kesehatan yang dirasakan oleh para operator tersebut. Keluhan-keluhan tersebut kemudian dibuatkan tabel NBM dan diketahui beberapa frekuensi yang tinggi adalah pada leher atas, leher bawah, bahu, punggung, dan betis. Hal ini dikarenakan fasilitas kerja yang berupa konveyor yang digunakan pada proses fillet ikan beku tidak ergonomis. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dibuatlah rancangan perbaikan konveyor dengan menggunakan data Anthropometri operator divisi filleting. Dimensi tubuh yang digunakan adalah tinggi bahu untuk tinggi rak konveyor dengan memakai persentil 50%, dimensi tinggi siku operator untuk menentukan tinggi meja konveyor dengan memakai persentil 5% sampai 95%, dimensi panjang lengan bawah operator untuk menentukan lebar meja konveyor dengan memakai persentil 5%, dimensi panjang rentangan tangan ke samping operator untuk menentukan panjang meja konveyor dengan memakai persentil 95%, dan dimensi panjang tinggi genggaman tangan keatas berdiri operator untuk menentukan tinggi rangka konveyor dengan memakai persentil 95%. Dan rancangan perbaikan konveyor yang dibuat dengan AutoCad kemudian disimulasikan dengan menggunakan software JACK untuk mengetahui efektifitasnya. Dan terbukti ketika simulasi dijalankan, indikator yang ada berwarna kuning yang artinya adalah kegiatan ini memiliki dampak yang cukup signifikan pada tubuh pekerja, terutama terkait dengan postur tubuh yang dianggap kurang nyaman. ABSTRACTAt a frozen food company in Surabaya, there is a Filleting division, where operators work 8 hours a day to process frozen fish fillets. There are many health complaints made by these operators. These complaints were then made into an NBM table and it was discovered that some of the high frequencies were in the upper neck, lower neck, shoulders, back and calves. This is because conveyor as the work facilities that used in the frozen fish fillet process are not ergonomic. To solved this problem, a conveyor repair plan was created using anthropometric data from filleting division operators. The body dimensions used are shoulder height for the height of the conveyor rack using the 50% percentile, the operator's elbow height dimension to determine the height of the conveyor table using the 5% to 95% percentile, the operator's forearm length dimension to determine the width of the conveyor table using the 5% percentile. , the long dimension of the operator's arm stretch to the side to determine the length of the conveyor table using the 95% percentile, and the long dimension of the height of the hand grip to the operator's stand to determine the height of the frame conveyor using the 95% percentile. And the conveyor repair design made in AutoCad is then simulated by using JACK software to determine its effectiveness. And it was proven that when the simulation was run, the indicator was yellow, which means that this activity has a quite significant impact on the worker's body, especially related to body postures that are considered uncomfortable.