Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar PAI Berbasis Nilai-Nilai Toleransi Dalam Pemahaman Islam Wasathiyah di SMK Kreatif Hasbulloh Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Halimah, Nur; Ani Zulfah, Machnunah; Fodhil, Muhammad; Khoirur Raziqin, Muhamad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i1.23007

Abstract

Pengembangan bahan ajar PAI berupa scrapbook berbasis nilai-nilai toleransi dalam pemahaman Islam Wasathiyah diharapkan meningkatkan pengetahuan agama Islam peserta didik, sehingga semakin mudah dalam menangkal adanya radikalisme serta intoleran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar PAI berbasis nilai-nilai toleransi dalam pemahaman Islam wasathiyah serta untuk mengetahui efektifitas dari pengembangan bahan ajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Metode yang digunakan adalah pengembangan atau disebut Research and Development (R&D) dengan model pengembangan kemp yang memiliki delapan tahapan, yaitu, menentukan tujuan dan daftar topik, analisis karakteristik peserta didik, menetapkan tujuan, menentukan materi, penilaian awal, pemilihan media/sumber pembelajaran, pelayanan pendukung, dan revisi. Penelitian dilakukan di SMK Kreatif Hasbulloh Bahrul Ulum Tambakberas Jombang dengan sampel 19 peserta didik. Hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakana scrapbook mengalami peningkatan dengan rata-rata pre test 65,53 sedangkan post test 87,89. Perolehan hasil uji t dengan taraf kesalahan 0,05 menunjukkan bahwa bahwa thitung > ttabel yang berarti thitung lebih besar dibandingkan ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga terdapat perbedaan nilai peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan scrapbook. Jadi, dapat disimpulkan bahwa scrapbook dapat dinyatakan efektif dan layak menjadi bahan ajar yang digunakan sebagai penunjang pada mata pelajaran PAI di SMK Kreatif Hasbulloh Tambakberas Jombang.
Pembentukan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Siswa di MTsN 16 Jombang Noviana, Risma Yoga; Kholid, Abd; Fodhil, Muhammad
JoEMS (Journal of Education and Management Studies) Vol. 5 No. 2 (2022): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/joems.v5i2.693

Abstract

MTsN 16 Jombang is a madrasah located on the outskirts of Jombang district. Several years ago it had limitations. With limitations, the madrasah wanted to make madrasahs with environmental characteristics. One of them is being able to implement a madrasah that has the character of caring for the environment, until now this madrasah has occupied the national level Adiwiyata madrasah. Character education is an effort to shape the human personality for the better based on existing values. environmental care, namely attitudes and actions that always try to prevent damage to the natural environment around them. This research uses a qualitative approach. While data collection uses: interviews and observation and documentation. The results of the study were students' concern for the environment, namely that most of the students there really cared about their environment. The strategy for the formation of character education is socialization every day, the formation of working groups, awareness raising, mutual commitment, and discipline. The obstacles are environmental problems, the character of each child is not the same, few students still throw garbage outside the trash can. To support it, always remind both teachers, students, facilities and facilities, the environment that supports, for example, from the surrounding community.
Analisis Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Mawa’idz ‘Usfuriyyah Karya Syekh Muhammad Bin Abu Bakar Dan Relevansinya Pada Konteks Pendidikan Islam Modern Fodhil, Muhammad; Widyawati, Nurul
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1425

Abstract

Perilaku serta budi pekerti dari pelajar saat ini sangatlah memprihatinkan, contohnya mereka cenderung bertutur kata yang kurang baik, bertingkah laku kurang sopan, dan tidak patuh terhadap orang tua ataupun gurunya. Nilai pendidikan akhlak serta relevansi nilai pendidikan akhlak yang tersirat pada Kitab Mawa’idz ‘Usfuriyyah dalam konteks pendidikan islam modern. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai pendidikan akhlak serta relevansinya dalam pendidikan islam modern. Nilai pendidikan akhlak merupakan suatu usaha yang dilakukan manusia sebagai pedoman hidupnya agar mencapai tingkah laku yang baik serta kebiasaan. Kitab al-Mawa’idz al-‘Usfuriyah memiliki arti burung pipit. Isi kitabnya, hadis berjumlah empat puluh, disusun tanpa bab dan disertai syarah. Relevansi pendidikan akhlak pada pendidikan islam modern saat ini bahwa pendidikan akhlak saling keterkaitan satu dengan yang lain. Jenis penelitian yang digunakan penelitain kepustakaan dengan menggunakan obyek kitab klasik. Metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dari berbagai literature. Hasil dari penelitian ini yaitu nilai pendidikan akhlak dalam Kitab Mawa’idz ‘Usfuriyah akhlak kepada Allah, diri sendiri, dan sesama makhluk. Relevansi nilai pendidikan akhlak yang tersirat dalam Kitab Mawa’idz ‘Usfuriyyah dalam konteks pendidikan islam modern. Hubungan manusia dengan Tuhan pengajarannya iman, Islam dan ikhsan. Antar sesama manusia pengajarannya pengaturan hak dan kewajiban antar manusia, serta kebudayaan. Manusia dengan diri sendiri. Ketiga aspek tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Dengan demikian pendidikan akhlak dalam kitab Mawa’idz ‘Usfuriyyah relevan diterapkan pada pendidikan Islam modern.
Pengembangan Modul Ajar PAI Berbasis Kearifan Lokal Tradisi Kenduren Wonosalam Hadzik, Ishomuddin; Hadzik, Ishomudin; Ani Zulfah, Machnunah; Fodhil, Muhammad; Khoirur Roziqin, Muhamad
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i1.3698

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam dunia pendidikan, yakni memudarnya nilai budaya lokal dan meningkatnya paham radikalisme di lingkungan sekolah, khususnya pada tingkat SMA. Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar PAI yang terintegrasi dengan nilai kearifan lokal, khususnya melalui tradisi Kenduren Wonosalam sebagai muatan budaya yang sarat dengan nilai keagamaan dan sosial. Selain itu, penelitian ini bertujuan menilai efektivitas modul yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan menerapkan model 4D dari Thiagarajan, yang terdiri dari empat tahap: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil dari proses validasi menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan telah memenuhi standar kelayakan, dengan skor dari ahli praktisi pembelajaran sebesar 80%, ahli materi 89%, dan telaah modul mencapai 90%. Untuk mengetahui efektivitas modul, dilakukan pengujian melalui pre-test dan post-test. Pada skala kecil, nilai rata-rata siswa mencapai 66,8% dan meningkat menjadi 71,9% pada skala besar, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 5,1%. Hasil angket respon siswa memperlihatkan bahwa modul sangat menarik dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa, dengan nilai 90,8% pada uji skala kecil dan 94,42% pada skala besar. Pengembangan modul ajar PAI berbasis tradisi Kenduren Wonosalam terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai agama sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal.
Workshop Kajian Fikih Munakahat Guna Meningkatkan Pemahaman Cara Meraih Keluarga Sakinah Nasrulloh, Muhammad Farid; Fodhil, Muhammad; Mustafida, Livia; Nashoikh, Afif Kholisun; Wafa, Muhammad Aliyul; Sirojuddin, Didin
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v6i1.5297

Abstract

Munakahat fiqh is a branch of jurisprudence that regulates various aspects related to marriage and husband and wife relationships in Islam. This concept is very important, considering that marriage is not just a social bond, but also a sacred agreement between two individuals which aims to build a family that is sakinah, mawaddah and rahmah. Society today is faced with various challenges that can disrupt household harmony. Economic factors, changes in social values, and the influence of technology are some of the main causes. Economic pressure often causes stress which can trigger conflict between husband and wife. Some of the problems that exist in Randuwatang Village regarding Munakahat Fiqh are that it is important to first understand the concept of the Sakinah family. The Sakinah family is a family that is in a state of harmony and peace, in accordance with Islamic teachings. The approach or method used is Service Learning (SL). The service learning method is an approach to teaching that combines academic objectives in an effort to raise awareness in solving problems directly. Based on the results and discussion of the Seminar "Study of Munakahat Jurisprudence in the Context of Achieving a Sakinah Family" which was held in Randuwatang Village, Kudu District, Jombang Regency, it can be concluded that the seminar held was successful in providing new knowledge about marriage law in Islam and the importance of building a sakinah family.
Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Berbasis Karakter Bangsa Nilai Komunikatif Zuhriyyah, Fajrul Laili; Zulfah, Machnunah Ani; Fodhil, Muhammad; Chotimah, Chusnul
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LP3M STIT Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i2.2395

Abstract

This research focuses on the development and testing of a character-based Islamic Religious Education (PAI) teaching module, particularly on communicative values ??through social media etiquette. The background is the importance of instilling religious values ??and character in the digital era, where social media is massively used by students. The goal is to equip students with digital communication ethics, prevent the spread of negative content, and foster polite and responsible attitudes, in line with strengthening the nation's religious and cultural character. The method used is Research and Development (R&D) with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The subjects of this study were PAI teachers and 11th-grade students of SMAN 1 Jombang. The results showed that this teaching module was very suitable for use based on the assessment of expert validators. This is evidenced by the N-Gain value of 0.77, which is included in the high category. In addition, the effectiveness of the pre-test also showed a figure of 77.2%, which indicates that this module is effective. In conclusion, this teaching module is an innovative solution to shape strong and responsible student characters amidst the rapid development of information technology.
Workshop Kajian Fiqih Kewanitaan Guna meningkatkan Pemahaman tentang Haid Dan Istihadhah Menurut Syariat Islam Nasrulloh, Muhammad Farid; Fodhil, Muhammad; Taufiq, Muhammad Irvan; Shobirin, Mochammad Syafiuddin; Wafa, Muhammad Aliyul
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i3.4027

Abstract

Women are like pearls that are protected and jewels that are kept, because Islam guarantees the Shari'a, and Islamic deeds are in accordance with the character and characteristics of women, as long as they do not violate the texts of the Al-Qur'an or the Sunnah of the Prophet and the guidance of the Shari'a. Partners in this community service activity are Karang Taruna and IPPNU Betek Village. Based on the results of the situation analysis above, problems arise that need to be resolved regarding the planned community service activities in this Community Partnership Program scheme for partners, namely (1) There is still a lack of understanding among young women regarding women's jurisprudence which discusses menstruation and istihadhah. (2) There is still a lack of understanding about calculating menstrual time and istihadhah. Community service activities through seminars on women's jurisprudence which discuss menstruation and istihadhah among young women at Karang Taruna and IPPNU Betek Village have the objectives, namely (1) To improve and develop religious learning about women's jurisprudence. (2) To increase understanding of calculating menstrual time and istihadhah. This community service activity can be concluded that there is a lack of understanding in the community about menstruation and istihadzah correctly according to Islamic law, in this case KARTA and IPPNU lack understanding about menstruation and istihadzah, which then became the basis for holding seminar training on menstruation and istihadzah in Betek Village, Then, after conducting this study, we received positive responses and results. This can be proven by the average response to the questionnaire which reached 71.43%.
Sosialisasi Keagamaan sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat Desa Tejo Kecamatan Mojoagung tentang Perawatan Jenazah Roziqin, Muhamad Khoirur; Fodhil, Muhammad; Nasrullah, Muhammad; Nisa, Umul Khoirun; Chofifah, Syarifatul; Chumaidah, Nur Elyatul
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v5i2.4043

Abstract

Most Tejo village residents are Muslim but do not participate in many Islamic activities in their daily lives. In this case, a problem arises regarding caring for corpses because some residents still have little knowledge of corpse care, which is very important for society. One small example of caring for a corpse is praying, washing, shrouding, and burying, and this problem must be resolved through community service activities. The objectives of this service include: a) Increase the understanding of youth members of the Darul Jalal Mosque and religious organizations in Tejo village regarding the care of corpses. b) Growing a generation of teenagers who understand the care of corpses. This service activity was carried out at the Darul Jalal Mosque, Tejo Village, Mojoagung District on September 9, 2023. 23 participants attended this activity. This service activity used discussion and training methods. Data collection via questionnaire after socialization regarding participant enthusiasm. The results of community service activities showed that the level of enthusiasm among teenagers at the Darul Jalal Mosque increased by around 95.6% because after this socialization was held, many of the participants understood the material presented by the resource person and many of the participants were also active in discussion forums during the socialization
Penguatan Pemahaman Fikih Wanita Seputar Haid, Nifas, Istihadhoh, dan Thoharoh Bagi Remaja Jami'iyah Diba'iyah Desa Ngogri Jombang Fodhil, Muhammad; Nashoih, Afif Kholisun; Mathoriyah, Lailatul; Rohmah, Faizatul; Halimah, Nur
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v5i1.4431

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kontribusi pada peningkatan pemahaman fikih wanita bagi remaja Jam'iyyah Diba'iyyah di Desa Ngogri, Jombang. Sosialisasi dilakukan melalui seminar kajian mater fikih yang mencakup aspek-aspek khusus seperti haid, nifas, istihadhoh, dan thoharoh. Metode pelaksanaan melibatkan pendekatan partisipatif, di mana para remaja aktif terlibat dalam berbagai kegiatan diskusi, lokakarya, dan simulasi. Dalam upaya meningkatkan keterlibatan dan pemahaman, digunakan pula media digital dan presentasi interaktif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman remaja terkait konsep-konsep fikih wanita yang sebelumnya mungkin kurang tersosialisasi. Selain itu, teramati peningkatan partisipasi dan kesadaran remaja terhadap pentingnya praktik fikih wanita dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan masyarakat Desa Ngogri dapat memanfaatkan pemahaman fikih wanita sebagai pondasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup remaja perempuan. Artikulasi temuan dan pengalaman dalam artikel ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat desa lainnya untuk melaksanakan kegiatan serupa guna meningkatkan pemahaman fikih dan nilai-nilai agama dalam komunitas mereka.
Workshop Kajian Fikih Munakahat Guna Meningkatkan Pemahaman Cara Meraih Keluarga Sakinah Nasrulloh, Muhammad Farid; Fodhil, Muhammad; Mustafida, Livia; Nashoikh, Afif Kholisun; Wafa, Muhammad Aliyul; Sirojuddin, Didin
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v6i1.5297

Abstract

Munakahat fiqh is a branch of jurisprudence that regulates various aspects related to marriage and husband and wife relationships in Islam. This concept is very important, considering that marriage is not just a social bond, but also a sacred agreement between two individuals which aims to build a family that is sakinah, mawaddah and rahmah. Society today is faced with various challenges that can disrupt household harmony. Economic factors, changes in social values, and the influence of technology are some of the main causes. Economic pressure often causes stress which can trigger conflict between husband and wife. Some of the problems that exist in Randuwatang Village regarding Munakahat Fiqh are that it is important to first understand the concept of the Sakinah family. The Sakinah family is a family that is in a state of harmony and peace, in accordance with Islamic teachings. The approach or method used is Service Learning (SL). The service learning method is an approach to teaching that combines academic objectives in an effort to raise awareness in solving problems directly. Based on the results and discussion of the Seminar "Study of Munakahat Jurisprudence in the Context of Achieving a Sakinah Family" which was held in Randuwatang Village, Kudu District, Jombang Regency, it can be concluded that the seminar held was successful in providing new knowledge about marriage law in Islam and the importance of building a sakinah family.