Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Evaluasi Model CIPP Berbasis SPADA Pada Mata Kuliah Dasar Umum Di Universitas Wijaya Putra Priyambudi, Surya; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Maureen, Irena Yolanita
Jurnal Kependidikan Media Vol 14, No 1 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i1.17907

Abstract

Proses pembelajaran daring pada pendidikan tinggi tentu saja memiliki tantangan tersendiri, salah satu kendala yang dialami mahasiswa saat menjalani perkuliahan secara daring adalah jaringan internet yang tidak stabil terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pelosok. Dalam menggunakan model CIPP, yang mencakup context, input, process, and product, untuk menilai pembelajaran melalui sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum. Karena model CIPP lebih bersifat umum, maka penelitian ini bertujuan untuk menggunakannya. Komponen-komponen yang ada di dalam model CIPP ini semuanya bertahap-tahap dan saling memiliki keterkaitan secara dinamis serta tidak berdiri sendiri. Keterbaruan penelitian evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, and Product) dalam penelitian pendidikan terutama dalam pengembangan sumber daya manusia yaitu dosen dan mahasiswa dalam penggunaan sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum di Universitas Wijaya Putra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penilaian paling deskriptif. Desain penelitian dan evaluasi kualitatif ini bersifat deskriptif dan langkah pengumpulan dan analisis datanya dilakukan secara sistematis dan terpadu. Deskripsi dan prosedur dilakukan untuk menentukan nilai dan manfaat pekerjaan. Penelitian melibatkan menjawab pertanyaan dan menguji serta menguji hipotesis. Data penelitian diperoleh dari responden yaitu 670 mahasiswa dan 20 dosen mata kuliah dasar umum Universitas Wijaya Putra. Data diperoleh dari literatur berupa rencana belajar mingguan (RPS), nilai dan menggunakan sistem pembelajaran daring (SPADA). Berdasarkan hasil analisis, penerapan model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan kuat dan baik. Implementasi model CIPP ini sesuai dengan tujuan evaluasi pembelajaran, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian produk. Hasil dari implementasi model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil keseluruhan indikator evaluasi yang dilakukan, yaitu evaluasi context, evaluasi input, evaluasi process, dan evaluasi product. Dari keempat evaluasi, diperoleh nilai rerata 0,90 evaluasi context (tujuan), 0,83 evaluasi input (rencana), 0,84 evaluasi process (tindakan), dan 0,89 evaluasi product.
Pelatihan Model Seamless Learning Berbasis Sistem Among (SELSA) Sebagai Model Pembelajaran Inovatif Bagi Guru SMK Se-Kota Batu Kholidya, Citra Fitri; Susarno, Lamijan Hadi; Bachri, Bachtiar Sjaiful
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.518

Abstract

Perkembangan teknologi di abad ini menuntut dunia pendidikan beradaptasi dan inovasi supaya dapat menghasilkan individu yang kreatif, mandiri dan berpikir kritis. Dalam mewujudkan hal ini tentunya guru sebagai pioneer pendidikan harus mampu menerapkan strategi pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Pembelaran saat ini guru dituntut mampu menggunakan teknologi dan memanfaatkan pembelajaran online. Namun saat ini kebanyakan guru masih berkutat dengan sistem pengajaran klasikal dimana hanya bersifat satu arah dan terbatas oleh ruang dan waktu. Guru-guru masih banyak yang belum mampu menggunakan teknologi pembelajaran online learning secara maksimal. Sejalan dengan pendidikan abad 21 yaitu pendidikan sepanjang hayat konsep seamless learning berbasis sistem among hadir menjadi model pembelajaran yang memungkinkan sistem pembelajaran dilakukan secara berkelanjutan dan lintas konteks, baik formal maupun informal, serta tanpa batas dan waktu. Konsep ini bertujuan untuk menghubungkan pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas, formal dan informal, synchronus dan asynchronus. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memfasilitasi anak untuk belajar dengan menggunakan model seamless learning berbasis sistem among. Pelatihan ini dilakukan melalui tiga tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah diskusi dan unjuk kerja. Hasil dari pelatihan ini, peserta mampu mengembangkan rancangan model pembelajaran dengan model seamless learning berbasis among secara asinkronus.
Evaluation of the Character Home Visit Program Using the Context, Input, Process, Product (CIPP) Model at SMP Islam Al Madinah Jombang Aristanti, Suci; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Maureen, Irena Yolanita
Journal Of Education And Teaching Learning (JETL) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v6i2.1881

Abstract

Evaluation of the character program at SMP Islam Al Madinah Jombang is very important to determine the effectiveness of the program in developing moral and ethical values ??among students. This evaluation can also help identify deficiencies and errors in the character program, so that better improvements and development can be made. This research aims to find out how to evaluate the character home visit program. Research using the CIPP evaluation model includes Context, Input, Process, Product. Data collection techniques use interview, observation and documentation methods.The data analysis used is data collection, data reduction, data presentation, and verification or drawing conclusions. The results of the program evaluation include (1) in terms of context, the components are home visit background, character, social conditions of students, and school policies. (2) in terms of input, the components are available resources, teacher preparation, and parental involvement. (3) viewed from the process, its components are planning, implementation, evaluation and challenges. (4) in terms of product, the components are the impact of student behavior, parental satisfaction with program results, and recommendations for program improvement and development.
Evaluasi Model CIPP Berbasis SPADA Pada Mata Kuliah Dasar Umum Di Universitas Wijaya Putra Priyambudi, Surya; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Maureen, Irena Yolanita
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 1 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i1.17907

Abstract

Proses pembelajaran daring pada pendidikan tinggi tentu saja memiliki tantangan tersendiri, salah satu kendala yang dialami mahasiswa saat menjalani perkuliahan secara daring adalah jaringan internet yang tidak stabil terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pelosok. Dalam menggunakan model CIPP, yang mencakup context, input, process, and product, untuk menilai pembelajaran melalui sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum. Karena model CIPP lebih bersifat umum, maka penelitian ini bertujuan untuk menggunakannya. Komponen-komponen yang ada di dalam model CIPP ini semuanya bertahap-tahap dan saling memiliki keterkaitan secara dinamis serta tidak berdiri sendiri. Keterbaruan penelitian evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, and Product) dalam penelitian pendidikan terutama dalam pengembangan sumber daya manusia yaitu dosen dan mahasiswa dalam penggunaan sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum di Universitas Wijaya Putra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penilaian paling deskriptif. Desain penelitian dan evaluasi kualitatif ini bersifat deskriptif dan langkah pengumpulan dan analisis datanya dilakukan secara sistematis dan terpadu. Deskripsi dan prosedur dilakukan untuk menentukan nilai dan manfaat pekerjaan. Penelitian melibatkan menjawab pertanyaan dan menguji serta menguji hipotesis. Data penelitian diperoleh dari responden yaitu 670 mahasiswa dan 20 dosen mata kuliah dasar umum Universitas Wijaya Putra. Data diperoleh dari literatur berupa rencana belajar mingguan (RPS), nilai dan menggunakan sistem pembelajaran daring (SPADA). Berdasarkan hasil analisis, penerapan model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan kuat dan baik. Implementasi model CIPP ini sesuai dengan tujuan evaluasi pembelajaran, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian produk. Hasil dari implementasi model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil keseluruhan indikator evaluasi yang dilakukan, yaitu evaluasi context, evaluasi input, evaluasi process, dan evaluasi product. Dari keempat evaluasi, diperoleh nilai rerata 0,90 evaluasi context (tujuan), 0,83 evaluasi input (rencana), 0,84 evaluasi process (tindakan), dan 0,89 evaluasi product.
The Influence of Problem-Based Learning and Motivation On Learning Outcomes Herwidyatmono, Tri; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Kristanto, Andi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Mei - Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.2.2024.4134

Abstract

This study aims to examine the impact of the Problem-Based Learning (PBL) model and motivation on the learning outcomes of 11th-grade students at SMA Negeri 3 Bojonegoro in the subject of Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). The sample consisted of two classes: an experimental class using PBL and a control class using the discovery learning method. In general, students with higher motivation tended to have better learning outcomes. The Two-Way ANOVA analysis results showed that learning motivation (F(3, 65) = 33.481, p < 0.001) and teaching methods (F(1, 65) = 4.069, p = 0.048) significantly influenced learning outcomes. However, there was no significant interaction between motivation and teaching methods (F(2, 65) = 0.840, p = 0.436). The model explained about 69.3% of the variation in student learning outcomes (R² = 0.693), indicating that motivation and teaching methods together significantly contribute to student learning outcomes.
Pengaruh Project Based Learning dengan Pendekatan Science, Enviroment, Technology and Society (SETS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMK Hamdiyah, Heni; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Arianto, Fajar
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4784

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu strategi pembelajaran yang tidak mempertimbangkan karakteristik materi dan peserta didik menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan model pembelajaran project based learning yang diintegrasikan dengan pendekatan Science, Enviroment, Technology and Society (SETS) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa SMK pada tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini mengadopsi desain eksperimental semu (Quasi Experimental Design) dengan menggunakan The Matching-Only Posttest-Only Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SMK N 1 Sidayu Gresik, melibatkan dua kelas XI APHPi sebagai sampel. Kelas XI APHPi 2 berfungsi sebagai kelompok eksperimen yang menerapkan model project based learning dengan pendekatan SETS, sementara kelas XI APHPi 1 bertindak sebagai kelompok kontrol yang hanya menerapkan model project based learning. Setiap kelas terdiri dari 30 siswa. Analisis data meliputi uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) serta uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan model project based learning dengan pendekatan SETS memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam konteks materi olahan produk diversifikasi hasil perikanan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t yang menunjukkan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Kelompok eksperimen menunjukkan tingkat kemampuan berpikir kreatif yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan rata-rata skor 88,87 berbanding 80,18. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa model project based learning dengan pendekatan SETS merupakan alternatif yang efektif bagi pendidik untuk mengembangkan keterampilan berpikir kreatif pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan.
Analyzing Augmented Reality with Problem-Based Learning to Enhance Preschoolers’ Motivation at TK Masyitoh Bangkalan Nipan, Nipan; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Susarno, Lamijan Hadi
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 3 (2025): (On Progress) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v14i3.14620

Abstract

This study explores the integration of Augmented Reality (AR) and Problem-Based Learning (PBL) to enhance learning motivation among preschool-aged children. Using a Systematic Literature Review (SLR) guided by PRISMA standards, 9 empirical studies published between 2013 and 2023 were analyzed to examine the pedagogical impact of AR-PBL in early childhood education. The results reveal that AR increases sensory engagement and curiosity, while PBL encourages critical thinking, collaboration, and autonomy. Together, AR-PBL fosters deeper exploration, sustained attention, and task persistence in learners aged 4–7. Despite its benefits, implementation challenges persist, including lack of teacher training, limited infrastructure, and the need for culturally relevant content. The study highlights the potential of AR-PBL to transform traditional instruction, particularly in under-resourced rural settings like TK Masyitoh Bangkalan, where themes such as “recognizing nearby animals” can be enhanced through immersive, localized learning experiences. This review concludes that AR-PBL represents a promising educational innovation aligned with developmentally appropriate practices. Future research should focus on classroom-based trials and long-term impact studies. The findings provide practical recommendations for educators and developers to design engaging, accessible, and context-sensitive digital learning environments for early childhood learners.
Educational Revolution : Digital Project-Based Rotation Learning (DPBRL) Model to Improve Students' Critical Thinking Skills Kurniawan, Dydik; Masitoh, Siti; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Hidayat, Taufik; Wahyuningsih, Tri
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 3 (2024): September
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.12634

Abstract

The research aimed to develop and assess the effectiveness of the Digital Project-Based Rotation Learning (DPBRL) model in enhancing students' critical thinking skills. The study employed a research and development method, using a non-equivalent control group design during the pilot phase, a research method used to describe and measure the characteristics of populations or phenomena systematically using numerical data, involving 83 undergraduate students from Mulawarman University Guidance and Counseling Study Program, divided into two heterogeneous classes. Validation of the DPBRL model was conducted by experts in learning model design, materials, and media, with data collected through validation sheets, interviews, document analysis, questionnaires, observation, and documentation. The data was analyzed using descriptive technique and Independent Samples t-test. The results demonstrated that the DPBRL model effectively improved students' critical thinking skills and digital literacy, particularly through the use of digital modules with Flipbook Maker. The model’s rotation structure and presentation stage provided a structured learning approach, highlighting the importance of feedback. The study concluded that integrating technology and collaboration in project-based learning through the DPBRL model significantly benefited students’ critical thinking, digital literacy, and teamwork, offering a comprehensive and effective learning experience.
Analisis Literatur Efektivitas Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka terhadap Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar di Indonesia Elisa, Devi; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Susarno, Lamijan Hadi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka terhadap literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di Indonesia melalui pendekatan narrative literature review. Kajian dilakukan dengan menelaah artikel jurnal bereputasi, laporan resmi pemerintah, serta karya akademik mutakhir dalam rentang 2015–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 secara konseptual menekankan integrasi kompetensi, pembelajaran tematik, dan penilaian autentik, namun implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kapasitas guru, beban administrasi, dan kurangnya bahan ajar kontekstual. Sebaliknya, Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas struktur, pembelajaran berbasis proyek, serta penekanan pada literasi dan numerasi sebagai kompetensi inti, yang lebih adaptif terhadap kebutuhan siswa abad ke-21. Meskipun demikian, efektivitas Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, dan ekosistem sekolah yang mendukung inovasi pembelajaran. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan kurikulum tidak hanya ditentukan oleh desain dokumen, tetapi juga oleh praktik implementasi di kelas, sehingga diperlukan pelatihan guru berbasis coaching, penguatan komunitas belajar, serta penyediaan bahan ajar kontekstual untuk memastikan literasi dan numerasi menjadi fondasi utama pendidikan dasar di Indonesia.
The CIPP Model In Training Program Evaluation: How Effective Is It? Zahroh, Mihnatuz; Susarno, Lamijan Hadi; Bachri, Bachtiar Sjaiful
Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Vol 2 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Teknologi Pendidikan ID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70125/jetsar.v2i1y2025a58

Abstract

Evaluating training programs is crucial for ensuring their effectiveness and long-term impact. Traditional evaluation models, such as the Kirkpatrick and ROI models, have been widely used but face limitations in assessing the entire training process, particularly in tracking implementation challenges and long-term impact. A key gap in research is the inconsistent implementation and validation of the CIPP (Context, Input, Process, Product) model across different training settings. This study systematically reviews the effectiveness of the CIPP model in training program evaluation from 2015 to 2025, analyzing ten open-access journal articles. The findings reveal that while the CIPP model provides a structured and comprehensive framework for training evaluation, challenges persist, including inconsistent application, resource constraints, and the need for better feedback mechanisms. The results highlight the necessity of refining training assessments through standardized implementation, improved evaluator training, and digital integration. These insights are critical for policymakers, educators, and corporate trainers in optimizing training effectiveness and fostering continuous improvement.