Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengintegrasian Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Pengetahuan Teknik Menggiring Bola Bermedia LKPD Suharman
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v1i2.33

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan teknik menggiring bola dalam permainan sepak bola melaluio pembelajaran integratif Bahasa Indonesia. Maksudnya, pembelajaran PJOK diintegrasikan ke dalam pelajaran bahasa Indonesia aspek membaca pemahaman. Penelitian berlangsung di SD Negeri 016 Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kakupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Kegiatan penelitian berlangsung di awal semester tahun pelajaran 2021/2022. Subjek penelitian adalah 13 siswa yang belum tuntas pada KKM 75,00 dalam pembelajaran sebelum penelitian tindakan kelas ini dari 24 siswa kelas VI SD Negeri 016 Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Instrumen penelitian mencakup tes pilihan ganda pengetahuan teknik menggiring bola dalam permainan sepak bola. Instrumen lain adalah pedoman observasi untuk guru dan untuk para siswa. Semua instrumen memenuhi syarat validitas. Pembelajaran yang diintegrasi ke dalam teks rumpang bermakna semua pengetahuan menggiring bola dalam permainan sepa bola dituangkan dalam LKPD dalam bentuk teks rumpang berjumlah 24 item dengan siswa menjodohkan. Data pengetahuan teknik menggiring bola dalam permainan sepak bola dianalaisis menggunakan prosedur statistik deskriptif yakni rata-rata persen. Data kegiatan belajar menggajar yang diintegrasikan dalam teks rumpang Bahasa Indonesia dianalisis secara tematik. Di siklus I sebanyak 11 siswa (57,89) dari 19 siswa yang belum tuntas di masa orientasi. Di siklus II semua siswa yang belum tuntas di siklus I berhasil tuntas di siklus II.
Kearifan Lokal Kalimantan Timur Sebagai Fondasi Filsafat Pendidikan Islam: Integrasi Epistemologi, Ontologi, Aksiologi Untuk Pendidikan Humanis dan Berkelanjutan Suharman; Amir Masruhim, Muhammad
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka filsafat pendidikan Islam berbasis kearifan lokal Kalimantan Timur melalui integrasi epistemologi, ontologi, dan aksiologi (E, O, A). Kajian ini berangkat dari kecenderungan praktik pendidikan yang seragam, sehingga pengetahuan lokal kerap diposisikan sebagai pelengkap dan pembelajaran menjadi kurang kontekstual. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis konseptual terhadap literatur filsafat pendidikan, pendidikan Islam, pendidikan karakter, serta kajian kearifan lokal. Analisis dilakukan melalui inventarisasi gagasan kunci E, O, A, pemetaan kearifan lokal sebagai sumber pengetahuan, konteks manusia yang dibina, dan orientasi nilai, lalu sintesis menjadi kerangka integratif yang operasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara epistemologis kearifan lokal perlu diakui sebagai pengetahuan yang sah, berdampingan dengan teks keagamaan dan pengetahuan ilmiah, sehingga pembelajaran bergeser dari transfer menuju konstruksi pengetahuan melalui dialog dan refleksi. Secara ontologis peserta didik dipahami sebagai manusia multidimensional yang tumbuh dalam lanskap sosial budaya dan ekologis setempat; karenanya kurikulum dituntut menjadi “cermin kehidupan” melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Secara aksiologis, nilai kebersamaan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian ekologis diposisikan sebagai inti akhlak dan adab, serta diperluas dalam horizon humanisme dan keberlanjutan. Sintesis menghasilkan model “E, O, A Kalimantan Timur” yang mengoperasionalkan integrasi melalui tema kurikulum lokal, proyek berbasis komunitas, studi kasus, dan evaluasi yang menimbang aspek kognitif sekaligus karakter. Kajian juga mengidentifikasi tantangan implementasi berupa risiko romantisasi budaya, kesiapan pedagogis guru, keterbatasan bahan ajar kontekstual, dan kebutuhan indikator penilaian karakter yang adil. Temuan ini menyediakan pijakan teoretis dan panduan praktis bagi pengembangan kurikulum serta perangkat pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang relevan konteks, sekaligus membuka agenda penelitian empiris pada berbagai jenjang pendidikan.
The Implementation of Participatory Action Research (PAR) to Enhance Basic Iqro' Reading Skills among Children in Alue Buloh Village Rauzatul Jannah; M. Rezki Andhika; Suharman; Nacsiatul Fadhila
Community Development Journal Vol 9 No 3 (2025): Community Development Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cdj.v9i3.8135

Abstract

This community service initiative was implemented at Balee Carong in Alue Buloh Village, an isolated rural community experiencing significant educational access limitations due to damaged bridge infrastructure. The geographical constraints had severely restricted children's opportunities for supplementary education, including tutoring programs and religious studies. The program aimed to enhance children's fundamental skills in Iqro' reading, memorization of short surahs and daily prayers, along with basic literacy and numeracy competencies through participatory and engaging learning methodologies. Employing Participatory Action Research (PAR) as its foundational framework, the project positioned university students as both facilitators and collaborative change agents working directly with the community. Over a 45-day implementation period, educational activities were delivered through interactive approaches including game-based learning, singing, storytelling, and various creative exercises tailored to local context. Implementation results demonstrated remarkable progress in both religious and academic dimensions among participating children. Quantitative and qualitative assessments revealed that the majority of children showed substantial advancement in Iqro' reading proficiency, with significant increases in memorization of Islamic prayers and short chapters from the Quran. Concurrently, participants exhibited marked improvement in basic reading, writing, and arithmetic capabilities. The program culminated in two significant closing events: a "Festival Anak Sholeh" (Righteous Children's Festival) serving as a comprehensive evaluation platform where children demonstrated their acquired knowledge, and an educational field trip designed as both a recreational activity and cultural enrichment experience. These outcomes substantiate that the PAR methodology, when implemented through emotional engagement strategies, active community participation, and enjoyable pedagogical techniques, effectively enhances educational quality for children in underserved remote areas. The study offers valuable insights for educational practitioners and policymakers seeking to address educational disparities in isolated communities through contextually appropriate interventions.
Analisis Pengaruh Sektor Unggulan dan Jumlah Penduduk Terhadap Penerimaan Pajak di Kabupaten Sambas Suharman; Eko Febri Lusiono; U Ari Alrizwan; Yuliansyah
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.4221

Abstract

This study aims to analyze the influence of population, agricultural sector, trade, Information and Communication, real estate, and education on regional tax revenue using the Partial Least Squares (PLS) method. This research employs a quantitative approach with a causal associative method, focusing on cause-and-effect relationships between variables. The data used are secondary time series data collected from official documents of relevant agencies, such as the Central Statistics Agency (BPS). Data collection techniques were carried out through documentation. The analysis results show that the population (X1) variable has a positive but insignificant effect on regional tax revenue (β = 19903.651; p = 0.400). The agricultural sector (X2) also shows a positive yet insignificant effect (β = 535.792; p = 0.858). In contrast, the trade sector (X3) has a negative effect, nearing significance (β = -13,683,591; p = 0.076). The transportation Information and Communication sector (X4) (β = 73,528,699; p = 0.251) and real estate sector (X5) (β = 61,295,163; p = 0.264) have positive but insignificant effects. Meanwhile, the education sector (X6) has a very weak and insignificant effect (β = 2,282,092; p = 0.956). The multicollinearity test results using Variance Inflation Factor (VIF) show that the education (VIF = 9.831) and real estate (VIF = 7.262) variables have relatively high multicollinearity. Nevertheless, the Breusch-Pagan test did not indicate significant heteroscedasticity (p = 0.155), meaning that the model is free from heteroscedasticity issues. The Durbin-Watson Test result of 2.107 indicates no autocorrelation in the model, ensuring the validity of the regression estimates. With an R-square value of 0.588, this model explains 58.8% of the variation in regional tax revenue. Although most variables are not significant, the findings suggest that the trade, transportation, and real estate sectors may potentially influence tax revenue. The use of the PLS method proves effective in addressing multicollinearity issues and provides more stable estimates compared to classical linear regression.
Penguatan Manajemen Rantai Pasok Pakan Ayam Petelur melalui Budidaya Maggot Black Soldier Fly Berbasis Limbah Organik Ilham Assidiq; Muhammad Bibin; Rista Astari Rusdin; Muh Achyar Ardat; Suharman
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i3.21825

Abstract

This community service program aims to strengthen feed supply chain management among laying hen farmers through the cultivation of Black Soldier Fly (BSF) larvae using organic waste as an alternative protein source. The program was implemented in Batu Mila Village, Enrekang Regency, involving 25 members of the Harapan Jaya Farmers Group. A participatory approach was employed through four stages: socialization, training, technology implementation, and mentoring. Program outcomes were evaluated using pre-test and post-test questionnaires, and the data were analyzed descriptively. The results showed improved participants' knowledge and skills in BSF cultivation, organic waste management, feed formulation, and farm business management. The established BSF production unit produced an average of 7.5 kg of fresh larvae, equivalent to approximately 1.5 kg of maggot meal per day, by utilizing 35–40 kg of organic waste daily. The program also strengthened the institutional capacity of the farmers' group through the development of standard operating procedures (SOPs), production recording systems, and simple bookkeeping practices. Overall, the program enhanced farmers' capacity to utilize local resources, reduced dependence on commercial feed, and promoted the adoption of a more sustainable, circular economy-based feed supply system.