Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Processing of Palm Midrib Waste into Animal Feed with a Fermentation Process that is integrated with a chopper in Sialang Village, Deli Serdang Regency Susilawati; Rahayu, Siti Utari; Marponghatun; Suharman
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2022): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1608.214 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v7i1.6509

Abstract

Sialang Village is one of the villages in North Sumatra, precisely located in Bangun Purba District, Deli Serdang Regency. The village is surrounded by oil palm plantations, both company-owned and private, with the main livelihood of the villagers working on oil palm plantations and also raising cattle. The village's potential to produce palm fronds waste is very large, but the villagers do not use palm fronds waste because they do not know how to treat this waste. Meanwhile, grass as animal feed has become increasingly difficult to obtain from time to time because residents have maximized the use of empty land for planting oil palm. Therefore, the University of North Sumatra community service team wants to apply science and technology in Sialang Village in the form of transfer of knowledge and technology on processing palm frond waste into animal feed integrated with chopper machines.
Training on Creating a Simple Composter for Producing Liquid Organic Fertilizer from Household Waste Sinaga, M. Zulham Efendi; Lenny, Sovia; Andriayani; Zuhra, Cut Fatimah; Suharman
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v8i2.13917

Abstract

Fertilizer is the main needed for farmers to support agricultural products. However, the availability of chemical fertilizers in the market was once scarce due to its limited availability. To avoid dependence on the need for chemical fertilizers is to look for other alternatives as plant fertilizers. One alternative to chemical fertilizers is compost produced from organic waste. Compost fertilizer is available in several forms, namely solid fertilizer and liquid fertilizer. In this community service, training was conducted on making a simple composter to make organic fertilizer. The composter produced in this activity is very easy to do and made by partners because it comes from materials that are easily obtained around partners. The advantage of this composter is that it can produce both solid fertilizer and liquid fertilizer at the same time, but the concern of the service team is a liquid fertilizer because its use is more practical and easier for plants to absorb. During the training process, the partners were very enthusiastic about participating in the activity and asking questions related to composting. In this composter, the waste used is organic waste resulting from household waste which is placed at the top of the composter. Then the composter is closed and allowed to ferment by microorganisms. The results of organic liquid fertilizer can be accommodated at the bottom of the composter and then applied to plants in a ratio of 1:10.
Pengintegrasian Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Pengetahuan Teknik Menggiring Bola Bermedia LKPD Suharman
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v1i2.33

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan teknik menggiring bola dalam permainan sepak bola melaluio pembelajaran integratif Bahasa Indonesia. Maksudnya, pembelajaran PJOK diintegrasikan ke dalam pelajaran bahasa Indonesia aspek membaca pemahaman. Penelitian berlangsung di SD Negeri 016 Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kakupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Kegiatan penelitian berlangsung di awal semester tahun pelajaran 2021/2022. Subjek penelitian adalah 13 siswa yang belum tuntas pada KKM 75,00 dalam pembelajaran sebelum penelitian tindakan kelas ini dari 24 siswa kelas VI SD Negeri 016 Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Instrumen penelitian mencakup tes pilihan ganda pengetahuan teknik menggiring bola dalam permainan sepak bola. Instrumen lain adalah pedoman observasi untuk guru dan untuk para siswa. Semua instrumen memenuhi syarat validitas. Pembelajaran yang diintegrasi ke dalam teks rumpang bermakna semua pengetahuan menggiring bola dalam permainan sepa bola dituangkan dalam LKPD dalam bentuk teks rumpang berjumlah 24 item dengan siswa menjodohkan. Data pengetahuan teknik menggiring bola dalam permainan sepak bola dianalaisis menggunakan prosedur statistik deskriptif yakni rata-rata persen. Data kegiatan belajar menggajar yang diintegrasikan dalam teks rumpang Bahasa Indonesia dianalisis secara tematik. Di siklus I sebanyak 11 siswa (57,89) dari 19 siswa yang belum tuntas di masa orientasi. Di siklus II semua siswa yang belum tuntas di siklus I berhasil tuntas di siklus II.
Kearifan Lokal Kalimantan Timur Sebagai Fondasi Filsafat Pendidikan Islam: Integrasi Epistemologi, Ontologi, Aksiologi Untuk Pendidikan Humanis dan Berkelanjutan Suharman; Amir Masruhim, Muhammad
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka filsafat pendidikan Islam berbasis kearifan lokal Kalimantan Timur melalui integrasi epistemologi, ontologi, dan aksiologi (E, O, A). Kajian ini berangkat dari kecenderungan praktik pendidikan yang seragam, sehingga pengetahuan lokal kerap diposisikan sebagai pelengkap dan pembelajaran menjadi kurang kontekstual. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis konseptual terhadap literatur filsafat pendidikan, pendidikan Islam, pendidikan karakter, serta kajian kearifan lokal. Analisis dilakukan melalui inventarisasi gagasan kunci E, O, A, pemetaan kearifan lokal sebagai sumber pengetahuan, konteks manusia yang dibina, dan orientasi nilai, lalu sintesis menjadi kerangka integratif yang operasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara epistemologis kearifan lokal perlu diakui sebagai pengetahuan yang sah, berdampingan dengan teks keagamaan dan pengetahuan ilmiah, sehingga pembelajaran bergeser dari transfer menuju konstruksi pengetahuan melalui dialog dan refleksi. Secara ontologis peserta didik dipahami sebagai manusia multidimensional yang tumbuh dalam lanskap sosial budaya dan ekologis setempat; karenanya kurikulum dituntut menjadi “cermin kehidupan” melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Secara aksiologis, nilai kebersamaan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian ekologis diposisikan sebagai inti akhlak dan adab, serta diperluas dalam horizon humanisme dan keberlanjutan. Sintesis menghasilkan model “E, O, A Kalimantan Timur” yang mengoperasionalkan integrasi melalui tema kurikulum lokal, proyek berbasis komunitas, studi kasus, dan evaluasi yang menimbang aspek kognitif sekaligus karakter. Kajian juga mengidentifikasi tantangan implementasi berupa risiko romantisasi budaya, kesiapan pedagogis guru, keterbatasan bahan ajar kontekstual, dan kebutuhan indikator penilaian karakter yang adil. Temuan ini menyediakan pijakan teoretis dan panduan praktis bagi pengembangan kurikulum serta perangkat pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang relevan konteks, sekaligus membuka agenda penelitian empiris pada berbagai jenjang pendidikan.
The Implementation of Participatory Action Research (PAR) to Enhance Basic Iqro' Reading Skills among Children in Alue Buloh Village Rauzatul Jannah; M. Rezki Andhika; Suharman; Nacsiatul Fadhila
Community Development Journal Vol 9 No 3 (2025): Community Development Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cdj.v9i3.8135

Abstract

This community service initiative was implemented at Balee Carong in Alue Buloh Village, an isolated rural community experiencing significant educational access limitations due to damaged bridge infrastructure. The geographical constraints had severely restricted children's opportunities for supplementary education, including tutoring programs and religious studies. The program aimed to enhance children's fundamental skills in Iqro' reading, memorization of short surahs and daily prayers, along with basic literacy and numeracy competencies through participatory and engaging learning methodologies. Employing Participatory Action Research (PAR) as its foundational framework, the project positioned university students as both facilitators and collaborative change agents working directly with the community. Over a 45-day implementation period, educational activities were delivered through interactive approaches including game-based learning, singing, storytelling, and various creative exercises tailored to local context. Implementation results demonstrated remarkable progress in both religious and academic dimensions among participating children. Quantitative and qualitative assessments revealed that the majority of children showed substantial advancement in Iqro' reading proficiency, with significant increases in memorization of Islamic prayers and short chapters from the Quran. Concurrently, participants exhibited marked improvement in basic reading, writing, and arithmetic capabilities. The program culminated in two significant closing events: a "Festival Anak Sholeh" (Righteous Children's Festival) serving as a comprehensive evaluation platform where children demonstrated their acquired knowledge, and an educational field trip designed as both a recreational activity and cultural enrichment experience. These outcomes substantiate that the PAR methodology, when implemented through emotional engagement strategies, active community participation, and enjoyable pedagogical techniques, effectively enhances educational quality for children in underserved remote areas. The study offers valuable insights for educational practitioners and policymakers seeking to address educational disparities in isolated communities through contextually appropriate interventions.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Guru serta Dampaknya pada Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar di Kota Samarinda Setiawati, Wiwik; Suharman; Restiawati, Yanti; Fakhrudin, Fuad; Komariyah, Laili; Azainil
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja dan kinerja guru serta dampaknya pada hasil belajar peserta didik sekolah dasar di Kota Samarinda. Permasalahan mutu pendidikan dasar masih menjadi isu strategis, khususnya terkait dengan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola sumber daya manusia pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh guru sekolah dasar di Kota Samarinda yang berjumlah 50 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja guru. Motivasi kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, dan kinerja guru berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Selain itu, motivasi kerja dan kinerja guru terbukti berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dan hasil belajar peserta didik. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediktif yang moderat hingga kuat. Penelitian ini menegaskan pentingnya kepemimpinan kepala sekolah yang efektif sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan dasar melalui penguatan motivasi dan kinerja guru.