Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Administration and International Development

THE EFFECT OF LEADERSHIP STYLE ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT THE CLASS I NON TPI IMMIGRATION OFFICE IN BOGOR Ayuningtyas, Diah Woro; Bawono, Sri Kuncoro; Firlana, Habbi
Journal of Administration and International Development Vol 4 No 1 (2024): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v4i1.597

Abstract

Dilatarbelakangi oleh gagasan yang disampaikan oleh presiden Joko Widodo mengenai core value ASN yaitu ‘BerAKHLAK’. Maka, ASN dituntut untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sehingga pelayanan dan kinerja pegawai akan menjadi tolak ukur kepuasan masyarakat. Dalam pelaksanaannya kinerja pegawai memiliki pengaruh yang bersifat situasional pada pemimpin. Namun, seiring berjalannya waktu pemimpin juga dapat mempengaruhi kinerja pegawai. Segala bentuk prestasi dan inovasi yang ada di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor tentu tidak dapat terlepas dari adanya campur tangan pimpinan, dikarenakan pegawai akan bekerja sesuai dengan arahan yang diberikan oleh pimpinannya. Maka, bentuk gaya kepemimpinan perlu dipertimbangkan, apakah gaya kepemimpinan yang ada akan meningkatkan atau mungkin akan menghambat kreativitas dan prestasi pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, bagaimana kinerja pegawai, dan bagaimana gaya kepemimpinan yang ada pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor. Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mix Method) kuantitatif dan kualitatif. Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana dengan jumlah populasi sebanyak 118 orang yang kemudian ditarik sampel sebanyak 91 orang. Berdasarkan hasil yang didapatkan kesimpulan bahwa gaya kepemimpinan memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai dengan hasil model regresi Y= 7,449 + 0,614 X. Dengan hasil koefisien determinasi sebesar 46,8%, selanjutnya didapatkan nilai thitung sebesar 8,840 > ttabel 1,986 yang didapatkan berdasarkan hasil pengujian uji t. Dengan demikian hipotesis diterima dan memiliki bukti bahwa gaya kepemimpinan bernilai positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, serta memiliki gaya kepemimpinan dan kinerja pegawai yang baik.
URGENSI SERTIFIKASI KOMPETENSI KEIMIGRASIAN DALAM UPAYA OPTIMALISASI KINERJA PEGAWAI IMIGRASI: THE URGENCY OF IMMIGRATION COMPETENCY CERTIFICATION IN AN EFFORTS TO OPTIMIZE IMMIGRATION EMPLOYEES' PERFORMANCE M. Fadly Khusairy; Bawono, Sri Kuncoro; Nurkumalawati, Intan
Journal of Administration and International Development Vol. 5 No. 2 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v5i2.703

Abstract

Sertifikasi kompetensi merupakan instrumen strategis dalam membangun profesionalisme ASN, termasuk di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pegawai imigrasi memiliki fungsi strategis dalam pelayanan publik, penegakan hukum, keamanan negara, serta fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat. Namun, belum seluruh pegawai imigrasi memiliki standar kompetensi yang terverifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan implikasi sertifikasi kompetensi keimigrasian dalam rangka optimalisasi kinerja pegawai imigrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan studi kasus dari sumber-sumber sekunder seperti jurnal, dokumen kebijakan, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi tidak hanya menjadi alat ukur profesionalitas, tetapi juga mendukung legitimasi kelembagaan dalam pelayanan publik dan penegakan hukum, termasuk saat pegawai imigrasi menjadi saksi ahli di persidangan keimigrasian. Sertifikasi juga berimplikasi pada peningkatan akuntabilitas, efisiensi pelatihan, penguatan sistem merit, serta pengakuan kompetensi dalam forum internasional. Selain itu, sertifikasi mendorong transformasi digital, pengembangan SDM berbasis data, serta memperkuat motivasi dan loyalitas pegawai. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa sertifikasi kompetensi keimigrasian tidak hanya mendesak untuk diterapkan, tetapi juga harus menjadi bagian integral dari kebijakan kelembagaan dan manajemen SDM secara menyeluruh.
TRANSFORMASI KEBIJAKAN KEIMIGRASIAN DALAM ERA DIGITAL: STUDI KASUS SISTEM E-VISA DI INDONESIA: TRANSFORMATION OF IMMIGRATION POLICY IN THE DIGITAL ERA: A CASE STUDY OF THE E-VISA SYSTEM IN INDONESIA Mas’adi, Daffa Raihan Arya; Bawono, Sri Kuncoro; Ryanindityo, Mochammad
Journal of Administration and International Development Vol. 5 No. 2 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v5i2.713

Abstract

Abstract. : Digital transformation in immigration policy is the main focus in increasing the efficiency and transparency of public services in Indonesia. One significant innovation is the implementation of the e-Visa system, which allows applicants to apply for visas online without the need for face-to-face interaction. This research uses a qualitative approach with a case study method to analyze the implementation of the e-Visa system in Indonesia. Data was collected through literature studies, analysis of official documents, as well as in-depth interviews with immigration officials and e-Visa service users. The analysis was carried out thematically to identify the benefits, challenges and impacts of digitalization on immigration, tourism and investment. The research results show that e-Visa is able to speed up the administration process, increase tourism competitiveness, and reduce complex bureaucracy. However, the main challenges include issues of data security, technological infrastructure readiness, and community digital literacy. To optimize the implementation of e-Visa, strong regulations are needed, improving cyber security systems, as well as collaboration between the government and the private sector in providing digital infrastructure. Keywords: e-Visa, Immigration Digitalization, Policy Transformation, Public Services, Data Security, E-Government, Case Studies Abstrak. Transformasi digital dalam kebijakan keimigrasian menjadi fokus utama dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan publik di Indonesia. Salah satu inovasi signifikan adalah implementasi sistem e-Visa, yang memungkinkan pemohon mengajukan visa secara daring tanpa perlu interaksi tatap muka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis penerapan sistem e-Visa di Indonesia. Data dikumpulkan melalui studi literatur, analisis dokumen resmi, serta wawancara mendalam dengan pejabat imigrasi dan pengguna layanan e-Visa. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi manfaat, tantangan, serta dampak digitalisasi terhadap keimigrasian, pariwisata, dan investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Visa mampu mempercepat proses administrasi, meningkatkan daya saing pariwisata, serta mengurangi birokrasi yang kompleks. Namun, tantangan utama meliputi isu keamanan data, kesiapan infrastruktur teknologi, serta literasi digital masyarakat. Untuk mengoptimalkan implementasi e-Visa, diperlukan regulasi yang kuat, peningkatan sistem keamanan siber, serta kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam penyediaan infrastruktur digital. Kata Kunci: e-Visa, Digitalisasi Keimigrasian, Transformasi Kebijakan, Layanan Publik, Keamanan Data, E-Government, Studi Kasus