Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

INNOVATION OF PASSPORT SERVICES IN INDONESIA: A STUDY OF ACCELERATED PASSPORT SERVICES IN CLASS I IMMIGRATION OFFICES, ESPECIALLY TPI SOEKARNO HATTA Laxmi, Devi Bethari; Nurkumalawati, Intan; Mastur, Anida Sri Rahayu
Journal of Administration and International Development Vol 3 No 2 (2023): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v3i2.488

Abstract

Good governance is an important principle that must be integrated into every institution that provides public services, including the Immigration office of Soekarno Hatta, Indonesia. One of the latest innovations introduced at this office is the passport expediting service. In implementation, there are several technical and operational obstacles that need to be improved. This research uses a descriptive approach by collecting primary data and secondary data. Data collection was carried out in the Office Area on the 4th Floor of the International Terminal 3 Parking Building at Soekarno Hatta International Airport for seven months. Data was collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction methods, data presentation, and drawing conclusions. The passport acceleration service at the Immigration office of Soekarno Hatta, Indonesia has been running well and implementing the principles of good governance. However, several obstacles still arise, including limited community participation, the problem of duplicating passports, and the need to improve facilities and infrastructure. The passport printing system is also a challenge, along with the limited number of officers in the Passport Acceleration Service Unit (UP3). The passport shortage service at the TPI Soekarno Hatta Special Class I Immigration Office has fulfilled most of the indicators of good governance principles. To improve service operations, steps are needed such as providing discussion space for the public and public service providers, providing information and education to passport applicants to reduce duplication, as well as improving facilities and infrastructure. Evaluation of needs in UP3 is also important to ensure suitability with field implementation.
ANALISIS DAMPAK DARI TRANSFORMASI DIGITAL TERHADAP PELAYANAN KEIMIGRASIAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS I TPI YOGYAKARTA Abadi, Ilham Setya; Wibowo, Pascalis Danny Kristi; Nurkumalawati, Intan
TEMATICS: Technology Management and Informatics Research Journals Vol 7 No 1 (2025): TEMATICS: Technology ManagemenT and Informatics Research Journals
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji dampak dari transformasi digital terhadap pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta. Di tengah disrupsi teknologi, pelayanan keimigrasian dituntut untuk beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan yang efisien, transparan, dan mudah diakses. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap pemohon layanan serta pegawai yang terlibat dalam sistem digital seperti e-Visa dan M-Paspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital secara signifikan meningkatkan efisiensi administrasi dan kepuasan masyarakat. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti literasi digital yang terbatas, kendala teknis sistem, serta kesiapan sumber daya manusia yang belum merata. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kepercayaan, keamanan data, dan desain sistem yang inklusif untuk menjamin keadilan layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital perlu diiringi dengan kesiapan organisasi, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan pengguna aktif untuk memastikan pelayanan publik yang optimal dan berorientasi pada manusia. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan model layanan publik adaptif di sektor keimigrasian Indonesia.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PASPOR ELEKTRONIK 100% DALAM RANGKA MEMENUHI STANDAR INTERNASIONAL DOKUMEN PERJALANAN Haya, Fadhila; Ryanindityo, Mochammad; Nurkumalawati, Intan
Journal of Administration and International Development Vol 5 No 1 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the 100% electronic passport policy is a strategic step by the Directorate General of Immigration in meeting international standards of travel documents in accordance with the provisions of the International Civil Aviation Organization (ICAO). This research aims to analyze the policy implementation process, as well as identify the challenges faced in its implementation. This research uses a descriptive qualitative approach with a literature study method. The results showed that the policy implementation was carried out in stages starting December 1, 2024 at 13 immigration offices in Indonesia. The advantages of electronic passports include high security, efficiency of the immigration process, and ease of visa application. However, challenges remain, such as infrastructure gaps between cities and regions, lack of technical training for officers, and uneven public understanding of the benefits of electronic passports. Overall, this policy reflects a response to the global need for secure and efficient travel documents amidst the evolving dynamics of international mobility.
PERAN E-GOVERNANCE SEBAGAI INSTRUMEN PENINGKATAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PEMERINTAHAN DI INDONESIA Shabihah, Sierra Aulia; Ryanindityo, Mochammad; Nurkumalawati, Intan
Journal of Administration and International Development Vol 5 No 1 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation in government through e-governance is an important step in supporting bureaucratic reform and realizing good governance. This research aims to analyze the strategic role of e-governance in improving government transparency and accountability in Indonesia. Using qualitative methods through literature studies and case studies, this research examines various e-governance implementations in various regions. The results show that e-governance plays a strategic role in improving government transparency and accountability, which are the two main pillars in realizing good governance. The implementation of Electronic-Based Government System (SPBE) in a number of regions such as Ciamis Regency, Bandung City, and DKI Jakarta has a positive impact on access to public information, service efficiency, and citizen participation. Digital innovations such as the “Helo Ciamis” application, the ‘JAKI’ platform, and the “Open Data Jakarta” program have proven to encourage information disclosure and strengthen public oversight of government performance. However, the implementation of e-governance still faces challenges in the form of limited technological infrastructure, low public digital literacy, and resistance to change from bureaucratic apparatus. Thus, alignment between national policy and implementation at the local level is needed, increasing the capacity of human resources and strengthening public participation.
Tinjauan Evaluatif terhadap Standar Sarana Prasarana Keimigrasian di Bandara Internasional Arizky, Khalif Arva; Nurkumalawati, Intan; Purnomo, Agung Sulistyo
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2692

Abstract

Area imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) memiliki posisi vital sebagai garis pertahanan awal negara dalam menyaring setiap perlintasan orang yang masuk dan keluar wilayah Indonesia. Untuk memastikan efektivitas fungsi ini, penyediaan sarana dan prasarana yang sesuai standar menjadi keharusan, sebagaimana diatur dalam Permenkumham Nomor 44 Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi standar sarana dan prasarana keimigrasian di TPI Bandara Internasional Yogyakarta melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan observasi langsung. Data dikumpulkan dari regulasi hukum, literatur ilmiah, serta dokumentasi visual area imigrasi. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat kesenjangan antara ketentuan normatif dan kondisi aktual di lapangan, seperti terganggunya prinsip sterilitas akibat relokasi boarding area, tidak tersedianya fasilitas pendukung seperti ruang pemeriksaan lanjutan dan autogate, serta lemahnya koordinasi antara otoritas imigrasi dan pengelola bandara. Evaluasi dengan menggunakan lima dimensi kebijakan William N. Dunn mengindikasikan bahwa pelaksanaan belum sepenuhnya efektif, efisien, memadai, merata, dan responsif terhadap kebutuhan strategis keimigrasian. Temuan ini menegaskan urgensi penataan ulang tata kelola sarana prasarana TPI melalui penguatan koordinasi antarlembaga, penegakan regulasi secara konsisten, serta perencanaan infrastruktur bandara yang adaptif terhadap dinamika pengawasan perbatasan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan berharga bagi pembuat kebijakan dalam mewujudkan pelayanan keimigrasian yang berstandar tinggi dan mendukung ketahanan nasional.
PMI CERDAS, MASA DEPAN BERKUALITAS: SOSIALISASI BAHAYA DAN PENCEGAHAN PEKERJA MIGRAN NON PROSEDURAL Anung, Ishidorus; Mulyawan, Budy; Nurkumalawati, Intan; Trinata, Cakra; Mastur, Anida Sri Rahayu; Jani, Salsabila Andi
Jurnal Abdimas Imigrasi Vol 6 No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS IMIGRASI
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaim.v6i2.820

Abstract

Tingginya angka penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara non-prosedural masih menjadi permasalahan serius yang berdampak pada meningkatnya kerentanan terhadap praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Berdasarkan data BP2MI per September 2024, sebanyak 85,07% pengaduan terkait PMI berasal dari jalur tidak resmi, menunjukkan perlunya intervensi edukatif sejak dini, terutama bagi kelompok masyarakat rentan secara ekonomi dan informasi. Menanggapi situasi tersebut, Tim Dosen Jurusan Keimigrasian Politeknik Pengayoman Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Sekolah Percaya Jakarta Barat, yang merupakan lembaga pendidikan nonformal bagi anak-anak dari keluarga marginal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, literasi migrasi, dan kemampuan deteksi dini terhadap risiko TPPO di kalangan remaja pendidikan paket C. Metode yang digunakan berupa sosialisasi tematik dan workshop interaktif yang dibagi dalam lima sesi utama, mencakup pengenalan jalur migrasi aman, bahaya TPPO, prosedur legal penempatan PMI, serta refleksi berbasis studi kasus nyata. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta serta partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan kuis. Kegiatan ini membuktikan efektivitas pendekatan naratif, partisipatif, dan kontekstual dalam meningkatkan ketahanan hukum masyarakat terhadap praktik migrasi non-prosedural dan perdagangan orang.
PERAN KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK DI KANTOR IMIGRASI Pratama, George Eros Delbert; Adillah, M. Arief; Nurkumalawati, Intan
Jurnal Abdimas Imigrasi Vol 6 No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS IMIGRASI
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaim.v6i2.822

Abstract

Komunikasi organisasi yang efektif merupakan elemen penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas, khususnya di Kantor Imigrasi yang memiliki intensitas tinggi interaksi antara petugas dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kantor Imigrasi melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan sumber-sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, peraturan perundang-undangan, serta publikasi daring yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi baik vertikal (atasan-bawahan), horizontal (antar-seksi), maupun eksternal (antara instansi dengan masyarakat) memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi, transparansi, dan kepuasan pemohon layanan. Hambatan komunikasi kerap menimbulkan keterlambatan pelayanan dan menurunkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, penguatan saluran komunikasi serta pembangunan budaya kerja kolaboratif sangat diperlukan untuk menjamin keberlanjutan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Manifestasi Prinsip Good Governance dalam Pengelolaan Arsip Dinamis Aktif di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta Arif, Raihan Ahmad; Bawono, Sri Kuncoro; Nurkumalawati, Intan
JoEMS (Journal of Education and Management Studies) Vol. 8 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/joems.v8i4.1546

Abstract

This article discusses the importance of records management as a key element in supporting good governance at the Class I TPI Immigration Office in Yogyakarta. With the advancement of information technology, active dynamic records have become essential for maintaining the speed and accuracy of public services. Proper records management supports transparency, accountability, and effectiveness, which are core principles of good governance. According to Law No. 43 of 2009 on Archiving, active dynamic records not only serve as authentic sources of information but also hold administrative, legal, and historical value for institutions. This paper aims to identify the application of these principles in managing active dynamic records at the Yogyakarta Immigration Office and address various challenges faced, such as limited understanding of the importance of records management and low support from leadership. Through a systematic approach and the use of technology, this study provides insights into strategies to maximize the role of records as a support tool in public services and to maintain public trust in government institutions.
URGENSI SERTIFIKASI KOMPETENSI KEIMIGRASIAN DALAM UPAYA OPTIMALISASI KINERJA PEGAWAI IMIGRASI: THE URGENCY OF IMMIGRATION COMPETENCY CERTIFICATION IN AN EFFORTS TO OPTIMIZE IMMIGRATION EMPLOYEES' PERFORMANCE M. Fadly Khusairy; Bawono, Sri Kuncoro; Nurkumalawati, Intan
Journal of Administration and International Development Vol. 5 No. 2 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v5i2.703

Abstract

Sertifikasi kompetensi merupakan instrumen strategis dalam membangun profesionalisme ASN, termasuk di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pegawai imigrasi memiliki fungsi strategis dalam pelayanan publik, penegakan hukum, keamanan negara, serta fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat. Namun, belum seluruh pegawai imigrasi memiliki standar kompetensi yang terverifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan implikasi sertifikasi kompetensi keimigrasian dalam rangka optimalisasi kinerja pegawai imigrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan studi kasus dari sumber-sumber sekunder seperti jurnal, dokumen kebijakan, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi tidak hanya menjadi alat ukur profesionalitas, tetapi juga mendukung legitimasi kelembagaan dalam pelayanan publik dan penegakan hukum, termasuk saat pegawai imigrasi menjadi saksi ahli di persidangan keimigrasian. Sertifikasi juga berimplikasi pada peningkatan akuntabilitas, efisiensi pelatihan, penguatan sistem merit, serta pengakuan kompetensi dalam forum internasional. Selain itu, sertifikasi mendorong transformasi digital, pengembangan SDM berbasis data, serta memperkuat motivasi dan loyalitas pegawai. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa sertifikasi kompetensi keimigrasian tidak hanya mendesak untuk diterapkan, tetapi juga harus menjadi bagian integral dari kebijakan kelembagaan dan manajemen SDM secara menyeluruh.
EVALUASI PELAKSANAAN PEMERIKSAAN KEIMIGRASIAN DI TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI UDARA: KAJIAN LITERATUR: IMMIGRATION INSPECTION AT INDONESIAN AIRPORT CHECKPOINTS: A LITERATURE-BASED EVALUATION Taradong, Andre Mellanio; Purnomo, Agung Sulistyo; Nurkumalawati, Intan
Journal of Administration and International Development Vol. 5 No. 2 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v5i2.736

Abstract

Abstrak. Pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) udara merupakan instrumen vital dalam menjaga kedaulatan negara dan mengendalikan perlintasan orang lintas batas. Dalam konteks Indonesia sebagai negara kepulauan yang menjadi pusat arus keluar masuk internasional, optimalisasi pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian menjadi hal yang krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan dan efektivitas pemeriksaan keimigrasian di TPI udara Indonesia melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data dari berbagai sumber sekunder, seperti jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, laporan lembaga resmi, serta hasil studi akademik terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka regulatif pelaksanaan pemeriksaan telah tersedia secara memadai, namun implementasinya masih menghadapi kendala struktural, teknologis, dan kelembagaan. Permasalahan mencakup belum optimalnya pendekatan pemeriksaan berbasis risiko, ketimpangan infrastruktur antarbandara, dan rendahnya integrasi data antarlembaga. Di sisi lain, efektivitas pemeriksaan juga dipengaruhi oleh kompetensi petugas, kualitas pelayanan publik, serta sistem evaluasi internal yang belum konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dibutuhkan reformasi menyeluruh yang mencakup penguatan SDM, pembaruan teknologi informasi, serta penyeragaman standar pelayanan di seluruh TPI udara. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan konseptual untuk pengembangan kebijakan dan perbaikan tata kelola keimigrasian di Indonesia. Kata Kunci: Pemeriksaan Keimigrasian, TPI udara, Efektivitas Pelayanan