Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Self Compassion pada Kemampuan Penyesuaian Diri Mahasiswa Perantau Imma Yedida Ardi; Novia Feoh; Salsabila Andi Jani
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 1 (2024): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i1.1213

Abstract

Kesempatan menempuh pendidikan gratis di sekolah kedinasan mengundang minat siswa dari berbagai daerah di Indonesia dengan beragam latar belakang. Perbedaan status sosial dan budaya mengharuskan mahasiswa perantau untuk melakukan penyesuaian diri. Agar mampu memaksimalkan proses penyesuaian diri, peneliti mencari tahu peran self compassion yang terjadi pada mahasiswa perantau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik koefisien korelasi. Penelitian ini melibatkan 146 partisipan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa self compassion berpengaruh positif bagi proses penyesuaian diri. Semakin tinggi self compassion akan meningkatkan kemampuan penyesuaian diri pada mahasiswa. Nilai penyesuaian yang tinggi pada mahasiswa di sekolah kedinasan dipengaruhi karena dimensi self kindness dan common humanity mahasiswa cenderung tinggi. Artinya, mahasiswa menganggap kesalahan akibat perbedaan budaya adalah sesuatu yang wajar seperti pada kehidupan mahasiswa lainnya. Mereka juga bersikap baik saat mengalami kegagalan. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa kemampuan self compassion laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan, sedangkan berdasarkan variabel penyesuaian diri, tidak terdapat perbedaan kemampuan penyesuaian diri yang signifikan antara mahasiswa perantau baik perempuan maupun laki-laki.
ANALISIS KONSEP CONTROLLED BORDER DALAM KEBIJAKAN KEIMIGRASIAN DI INDONESIA: TINJAUAN TERHADAP TRI FUNGSI IMIGRASI Rawesompa, Annisa Tenri; Ryanindityo, Mochammad; Ardi, Imma Yedida
Journal of Administration and International Development Vol 5 No 1 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah meningkatnya mobilitas global dan perlintasan lintas negara, konsep controlled border menjadi pendekatan strategis dalam menyeimbangkan keterbukaan dan kedaulatan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep controlled border dalam kebijakan keimigrasian Indonesia serta implikasinya terhadap tri fungsi Imigrasi, yaitu pelayanan publik, penegakan hukum dan keamanan negara, serta fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi pustaka untuk menganalisis bagaimana kebijakan seperti Visa on Arrival (VoA), Electronic Visa on Arrival (e-VOA), Bebas Visa Kunjungan (BVK), Golden Visa, dan Second Home Visa mencerminkan prinsip controlled border yang sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan controlled border yang diterapkan Indonesia sudah relevan dan strategis dan memberikan kontribusi berbeda terhadap tri fungsi Imigrasi. Namun, peningkatan kolaborasi perlu diterapkan untuk mendukung penerapan konsep controlled border di Indonesia.
Administrasi Keimigrasian dalam Pengawasan Orang Asing: Telaah Literatur atas Kebijakan dan Pelaksanaannya Andi Ilyas Sugianto; Arief Febrianto; Imma Yedida Ardi
Jurnal Media Administrasi Vol 10 No 1 (2025): April: Jurnal Media Administrasi
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jma.v10i1.2795

Abstract

This study aims to examine immigration administration within the context of foreigner surveillance in Indonesia through a literature review approach. The primary focus is on policy analysis, implementation, challenges, and the effectiveness of surveillance systems based on legal documents, institutional reports, and recent academic publications. Findings indicate that Indonesia’s immigration policy has a relatively strong legal framework through Law No. 6 of 2011 and its derivative regulations. However, its implementation still faces challenges such as limited human resources, uneven technological infrastructure, and suboptimal inter-agency coordination. The adoption of information technology tools such as SIMKIM, APOA, and CEKAL represents an important innovation, although they have not been fully optimized. This study recommends strengthening institutional capacity, updating evidence-based regulations, and enhancing multi-actor collaboration as strategic future steps.
PERILAKU MEROKOK PADA INDIVIDU DEWASA DAN KAITANNYA DENGAN KONFORMITAS DALAM KOMUNITAS Yedida Ardi, Imma; Sri Tiatri
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v9i1.32280.2025

Abstract

Jumlah perokok di Indonesia terus meningkat tiap tahunnya. Akibat dari kenaikan jumlah perokok, maka beban penyakit dan angka kematian akibat rokok juga terus meningkat. Dalam upaya menghentikan peningkatan jumlah perokok, peneliti melakukan penelitian mengenai keterkaitan konformitas dalam komunitas terhadap perilaku merokok pada individu dewasa. Metode penelitian yang digunakan adalah teknik analisis jalur. Sampel partisipan diambil dengan metode proportional random sampling. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 232 partisipan, dengan kriteria yaitu perokok berusia lebih dari 17 tahun dan merupakan anggota organisasi masyarakat "P" di Cianjur. Melalui penelitian ini, disimpulkan bahwa konformitas berpengaruh sebesar 3,4% terhadap perilaku merokok. Artinya, perilaku merokok akan semakin meningkat apabila individu melakukan konformitas terhadap komunitasnya. Semakin besar persentase perokok dalam komunitas meningkatkan keinginan bagi anggota baru untuk merokok dan menjadi sama dengan anggota lain. Berdasarkan kecenderungan melakukan konformitas, perempuan lebih rentan melakukan konformitas. Ditinjau dari latar belakang pendidikan, subyek dengan pendidikan terakhir yaitu SMA sederajat juga lebih rentan melakukan konformitas. Oleh karena konformitas berpengaruh pada perilaku merokok, perokok diharapkan dapat memilih kelompok teman yang bukan perokok, sehingga mengurangi perilaku merokok pada individu. Kelompok masyarakat juga diharapkan dapat mengganti jamuan rokok dengan makanan, permen atau buah sebagai upaya mengurangi perilaku merokok dalam komunitas. Sebagai praktisi psikolog, temuan ini juga mendukung program penghentian perilaku merokok dengan terapi berbasis sosial. Pemerintah juga dapat mempersempit ruang pengguna rokok dengan menegakkan peraturan ruang khusus merokok, pengadaan vending machine dengan KTP, dan punishment bagi perokok yang tidak sesuai syarat secara hukum.
Analisis Peran Petugas Imigrasi di Bandara Internasional dalam Keseimbangan Fungsi Administratif dan Keamanan Negara Doniartha Jalu Abdi; Imma Yedida Ardi; Agung Sulistyo Purnomo
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimak.v4i1.4946

Abstract

This article discusses the dual role of immigration officers at international airports, encompassing both administrative functions and national security. As an agency responsible for overseeing the movement of foreign nationals and granting residence permits, immigration officers play a critical role in supporting public administration while also safeguarding national security. This study adopts a literature review approach with a qualitative descriptive method to examine various aspects related to the duties and challenges faced by immigration officers in performing these dual functions. The analysis reveals that immigration officers face role conflicts caused by high workloads, insufficient training, and suboptimal use of technology. On the security front, officers act as the first line of defense in detecting and preventing threats that could destabilize the nation. The discussion also includes a comparison of immigration practices in countries such as Australia, the United States, and Japan, which show that integrating administrative and security functions can enhance border control effectiveness. The article concludes with recommendations to strengthen the capacity of immigration officers, both in terms of training and technology, as well as improving inter-agency coordination to enhance the performance of Indonesia's immigration system.
MENANAMKAN NILAI-NILAI PANCASILA, MENUJU GENERASI EMAS INDONESIA 2045 DI SEKOLAH ANAK PERCAYA Firlana, Habbi; Sohirin, Sohirin; Wibowo, Pascalis Danny Kristi; Adillah, Muhammad Arief; Astuti, Rita Kusuma; Ardi, Imma Yedida
Jurnal Abdimas Imigrasi Vol 6 No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS IMIGRASI
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaim.v6i2.819

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila pada anak-anak usia dini serta meningkatkan kapasitas pendamping lokal melalui metode pembelajaran interaktif dan pelatihan berkelanjutan. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman nilai Pancasila di keluarga kurang mampu, keterbatasan akses pendidikan karakter, serta minimnya sumber dana untuk mendukung kegiatan. Solusi yang dilakukan adalah penerapan media pembelajaran interaktif seperti drama boneka, puzzle, gambar, dan buku ajar; pelatihan fasilitator dan pendamping lokal; serta pengelolaan dana mandiri melalui pengumpulan dan penjualan sampah. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan pemahaman dan pengamalan nilai Pancasila oleh anak-anak, peningkatan kapasitas pendamping, dan terwujudnya pemberdayaan ekonomi komunitas yang mendukung keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan efektivitas intervensi edukatif dan pemberdayaan ekonomi dalam membangun karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila.
Kebijakan Administrasi Keimigrasian Dan Psikologi Sosial: Dampak Sosial Dan Psikologis Pada Imigran Dan Masyarakat Lokal Elvara, Avelia Ariska Vio; Ardi, Imma Yedida; Purnomo, Agung Sulistyo
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas pengaruh kebijakan administrasi keimigrasian di Indonesia terhadap kondisi psikologis dan dinamika sosial antara imigran dan masyarakat lokal. Melalui kajian literatur, penelitian mengungkapkan bahwa kebijakan keimigrasian yang inklusif dapat meningkatkan integrasi sosial dan kesejahteraan psikologis imigran, sedangkan kebijakan yang restriktif dan diskriminatif berpotensi menimbulkan stres, kecemasan, dan isolasi sosial. Dampak kebijakan tersebut juga terlihat pada persepsi dan sikap masyarakat lokal terhadap imigran, di mana kebijakan eksklusif cenderung memperkuat prasangka dan ketegangan sosial. Studi ini menegaskan perlunya reformasi kebijakan yang responsif terhadap konteks sosial dan psikologis untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan inklusif di Indonesia.
Peran Strategis PIMPASA dalam Program Desa Binaan: Pendekatan Community-Based Migration Management Subansina, Vikaristi S. E.; Ardi, Imma Yedida; Jani, Salsabila Andi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19658

Abstract

Program Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) merupakan inovasi kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam merespons persoalan migrasi tidak berdokumen yang banyak berakar dari wilayah pedesaan. Dengan pendekatan community-based migration management (CBMM), PIMPASA didesain untuk memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis komunitas melalui edukasi, deteksi dini, dan partisipasi warga. Studi ini bertujuan menganalisis peran strategis PIMPASA dalam program desa binaan sebagai kebijakan preventif keimigrasian. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan data sekunder dari dokumen kebijakan, laporan kelembagaan, serta literatur akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa PIMPASA mampu menjadi agen penghubung antara negara dan komunitas lokal dalam memperkuat ketahanan sosial terhadap migrasi ilegal dan perdagangan orang. Namun demikian, terdapat sejumlah kendala dalam implementasi, seperti keterbatasan sumber daya, pelatihan, serta sinergi lintas sektor yang belum optimal. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan, penyusunan modul nasional, dan integrasi PIMPASA dalam kebijakan pembangunan desa menjadi rekomendasi utama. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan CBMM dalam merumuskan kebijakan imigrasi yang partisipatif dan berkelanjutan di tingkat akar rumput.
Alienasi dalam Layanan Publik: Implikasinya Terhadap Layanan Keimigrasian Ardi, Imma Yedida; Ryanindityo, Mochamad; Nurkumalawati, Intan; Jani, Salsabila Andi; Purnomo, Agung Sulistyo; Bawono, Sri Kuncoro
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 1 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i1.1942

Abstract

Peningkatan kualitas layanan keimigrasian menjadi salah satu pilar penting bagi penyelanggaraan pemerintahan. Namun, fenomena menunjukkan bahwa saat ini, masih terdapat tantangan dalam menjaga konsistensi kualitas layanan keimigrasian. Sebagai seorang ASN, pegawai kantor imigrasi dihadapkan dengan tugas yang monoton dan minimnya variasi. Hal tersebut seringkali menimbulkan kejenuhan dan rasa keterasingan yang berdampak pada performa pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh alienasi kerja pada layanan keimigrasian. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Penelitian ini melibatkan 60 responden ASN yang bekerja di kantor imigrasi yang tersebar di Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa alienasi yang dirasakan ASN berpengaruh negatif terhadap kualitas layanan keimigrasian. Setiap peningkatan satu satuan alienasi akan menurunkan kualitas layanan keimigrasian sebesar 0.277 satuan. Besarnya pengaruh alienasi terhadap kualitas layanan adalah 35.9% dan 64.1% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Uji beda kelompok menunjukkan bahwa skala alienasi terbesar terjadi pada pegawai yang bekerja di bidang tata usaha, dan pegawai yang belum pernah dirotasi. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi strategis dalam perumusan kebijakan pengelolaan SDM birokrasi serta meningkatkan kualitas layanan publik berbasis pendekatan psikososial.
Strengthening Public Service Ethics in AI era: An Indonesian Perspective Mastur, Anida Sri Rahayu; Ardi, Imma Yedida; Widayat, Wisnu; Setiawan, Agung
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 6 (2026): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (January - Feb
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i6.5910

Abstract

Digital transformation in public services, particularly through the use of artificial intelligence (AI), has the potential to significantly improve efficiency and the quality of services provided. While AI offers opportunities to accelerate processes, ethical concerns remain central, particularly with regard to fairness, privacy, supervision and accountability. This study uses the application of ethical principles in AI-based public service delivery at the Immigration Office of Kelas I Khusus TPI Semarang as a case study. Adopting a descriptive qualitative approach, the study explores how Indonesian public service officers embody principles such as honesty, trustworthiness, respect for individuals, protection of life, and justice within the framework of AI-assisted passport services. The findings reveal that, although AI has improved efficiency, challenges remain in ensuring equitable access to AI tools among employees, safeguarding personal data and maintaining transparent oversight. Stakeholder involvement and tiered supervision procedures are also crucial for sustaining accountability. Moreover, enhancing human resource preparedness and digital infrastructure is essential to ensure the equitable distribution of AI benefits across all levels of public service. This research provides valuable insights into strengthening the ethical foundations of AI implementation within the public sector, proposing strategic measures to enhance fairness and transparency in Indonesian public service delivery.