Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Pelatihan Digital Marketing UMKM Untuk Membangun Ekonomi Revolusi Industri 4.0 di Kelurahan Sukorejo Bojonegoro Hilmy Aliriad; Mohamad Da'i; Rohmad Apriyanto; Adi S
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10578

Abstract

Background: Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sukorejo sudah berjalan dengan baik dalam segi pembuatan produk dan pengemasan produk. Produk utama yang banyak diminati adalah makanan jajanan jadul. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan ekonomi dimasa revolusi industry 4.0 di Sukorejo. UMKM di Sukorejo memproduksi Jajanan Jadul dikarenakan peminatnya masih sangat tinggi. Metode: pelaksanaan pelatihan digital marketing dilaksanakan dengan tahapan-tahapan pelatihan mulai dari pengenalan E-commerce Shopee, cara pembuatan toko online dan tahapan penjualan. Subyek dalam penulisan ini adalah pemilik UMKM di RW 08 Kelurahan Sukorejo Bojonegoro. Jumlah subyek terdiri dari 30 Peserta yang diambil secara random. Motode kegiatan dilakukan dengan pemaparan pelatihan penjualan online di Shopee dengan menggunakan pendekatan demontrasi. Hasil: Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan adanya bantuan pelatihan dan aplikasi e-commerce dapat meningkatkan motivasi bagi mitra untuk melaksanakan pemasaran terhadap produknya supaya omsetnya meningkat, mulai dari tahap Persiapan pelatihan, pelatihan membuat toko online di shopee, pelatihan pengemasan dan mengatur resi penjualan serta pelaporan kegiatan. Berdasarkan kegiatan pengabdian pelatihan digital marketing UMKM dapat diambil kesimpulan bahwa peserta UMKM sangat semangat dalam memperhatikan pelatihan digital marketing. Menanyakan hal-hal yang belum jelas serta antusias untuk belajar berjualan di akun Shopee. Peserta dapat memulai dari produk jajanan atau makanan ringan yang dijadikan makanan khas UMKM di Sukorejo Bojonegoro
Budidaya Maggot BSF untuk Penguraian Sampah Organik dan Alternatif Pakan Lele Rohmad Apriyanto; Midya Yuli Amreta; Imam Asyi'ari
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11023

Abstract

Background: Sampah organik yang seringkali menumpuk dan terbuang percuma di sekitar tempat pengabdian masyarakat yang dilakukan KKN UNUGIRI di desa Kanorejo, selain mengganggu kenyamanan juga seringkali menyebabkan penyakit. Inovasi dan alternatif menekan biaya produksi pembesaran ikan lele. Disisi lain para peternak lele di desa Kanorejo juga mengeluhkan akan harga pakan lele yang terus meningkat secara signifikan. Metode: Memberikan Pelatihan kepada masyarakat Desa Kanorejo Rengel Tuban sebanyak 15 Peserta, berupa penyuluhan/sosialisasi pengenalan dan pelatihan tentang pembudidayaan maggot BSF, inovasi untuk memanfaatkan sampah organik yang dibuang menjadi pakan maggot BSF agar lebih bermanfaat dan dapat di gunakan untuk alternatif pakan ternak. Hasil: Hasil dari kegiatan ini adalah adanya pengetahuan baru tentang pemanfaatan sampah organik menggunakan maggot BSF yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian dan juga bisa digunakan masyarakat setempat sebagai pakan ternak pengganti palet.
Pelatihan Digital Marketing UMKM Untuk Membangun Ekonomi Revolusi Industri 4.0 di Kelurahan Sukorejo Bojonegoro Hilmy Aliriad; Mohamad Da'i; Rohmad Apriyanto; Adi S
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10578

Abstract

Background: Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sukorejo sudah berjalan dengan baik dalam segi pembuatan produk dan pengemasan produk. Produk utama yang banyak diminati adalah makanan jajanan jadul. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan ekonomi dimasa revolusi industry 4.0 di Sukorejo. UMKM di Sukorejo memproduksi Jajanan Jadul dikarenakan peminatnya masih sangat tinggi. Metode: pelaksanaan pelatihan digital marketing dilaksanakan dengan tahapan-tahapan pelatihan mulai dari pengenalan E-commerce Shopee, cara pembuatan toko online dan tahapan penjualan. Subyek dalam penulisan ini adalah pemilik UMKM di RW 08 Kelurahan Sukorejo Bojonegoro. Jumlah subyek terdiri dari 30 Peserta yang diambil secara random. Motode kegiatan dilakukan dengan pemaparan pelatihan penjualan online di Shopee dengan menggunakan pendekatan demontrasi. Hasil: Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan adanya bantuan pelatihan dan aplikasi e-commerce dapat meningkatkan motivasi bagi mitra untuk melaksanakan pemasaran terhadap produknya supaya omsetnya meningkat, mulai dari tahap Persiapan pelatihan, pelatihan membuat toko online di shopee, pelatihan pengemasan dan mengatur resi penjualan serta pelaporan kegiatan. Berdasarkan kegiatan pengabdian pelatihan digital marketing UMKM dapat diambil kesimpulan bahwa peserta UMKM sangat semangat dalam memperhatikan pelatihan digital marketing. Menanyakan hal-hal yang belum jelas serta antusias untuk belajar berjualan di akun Shopee. Peserta dapat memulai dari produk jajanan atau makanan ringan yang dijadikan makanan khas UMKM di Sukorejo Bojonegoro
Menghidupkan kembali warisan budaya: penguatan nilai sosial melalui permainan tradisional di masyarakat desa Priadana, Benny Widya; Aliriad, Hilmy; Apriyanto, Rohmad; Nurilfaza, Achmad; Tauchid, Ahmad
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pesatnya perkembangan teknologi dan modernisasi dalam beberapa dekade terakhir telah menyebabkan pergeseran pola hiburan di kalangan anak-anak dan remaja. Permainan digital dengan grafis canggih dan fitur interaktif telah mendominasi perhatian generasi muda, sehingga permainan tradisional mulai terpinggirkan. Ancaman terhadap kelestarian permainan tradisional ini tidak hanya mengkhawatirkan dari sisi budaya, tetapi juga berdampak pada hilangnya nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali permainan tradisional sebagai upaya melestarikan warisan budaya dan memperkuat nilai sosial di masyarakat desa. Permainan tradisional Gobak Sodor, Benthik, Boi-boian, Bentengan, dan Gangsing tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga sarana pembelajaran nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, kejujuran, dan kreativitas. Metode: Langkah kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, pembuatan alat, penyelenggaraan perlombaan, dokumentasi, dan evaluasi. Setiap tahap dirancang untuk melibatkan masyarakat lokal secara aktif, terutama generasi muda, dalam memahami dan mempraktikkan nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional. Hasil: Kegiatan ini berhasil menghidupkan kembali permainan tradisional di desa dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Permainan seperti Gobak Sodor (Chasing Game), Bentengan (Fortress Game), dan Gasing (Spinning Tops) menjadi media edukasi sosial yang efektif. Dokumentasi menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat meningkat, solidaritas sosial terbangun, dan kebanggaan terhadap budaya lokal semakin tinggi
Budidaya Maggot BSF untuk Penguraian Sampah Organik dan Alternatif Pakan Lele Apriyanto, Rohmad; Amreta, Midya Yuli; Asyi'ari, Imam
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11023

Abstract

Background: Sampah organik yang seringkali menumpuk dan terbuang percuma di sekitar tempat pengabdian masyarakat yang dilakukan KKN UNUGIRI di desa Kanorejo, selain mengganggu kenyamanan juga seringkali menyebabkan penyakit. Inovasi dan alternatif menekan biaya produksi pembesaran ikan lele. Disisi lain para peternak lele di desa Kanorejo juga mengeluhkan akan harga pakan lele yang terus meningkat secara signifikan. Metode: Memberikan Pelatihan kepada masyarakat Desa Kanorejo Rengel Tuban sebanyak 15 Peserta, berupa penyuluhan/sosialisasi pengenalan dan pelatihan tentang pembudidayaan maggot BSF, inovasi untuk memanfaatkan sampah organik yang dibuang menjadi pakan maggot BSF agar lebih bermanfaat dan dapat di gunakan untuk alternatif pakan ternak. Hasil: Hasil dari kegiatan ini adalah adanya pengetahuan baru tentang pemanfaatan sampah organik menggunakan maggot BSF yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian dan juga bisa digunakan masyarakat setempat sebagai pakan ternak pengganti palet.