Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ECOMMERCE KEPADA PEDAGANG KAKI LIMA DAN UMKM KOTA PAYAKUMBUH UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI ERA GLOBAL Winny Alna Marlina; Bintang Rizky Abdullah Majo Saibah; Ranny Fitriana Faisal; Agestayani Agestayani; Erizal Erizal; Susiana Susiana; Musbatiq Srivani
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 1 No. 3.b (2018)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Payakumbuh is one of City on Sumatera Barat where having many street foods at night around 254 retailers. These food night retailers always move from another place to another place and lack of promotion. The purpose of our community service program is to enhance knowledge of street vendorts/retailers in Payakumbuh regarding technology especially e-commerce. The method of this is sharing and transferring knowledge and exercise. It was expected that participants will have a greater understanding in how to make the most of social media for business. The result of this public free service activity is kulinerpayakumbuh.com for helping promotion of the street food retailers in Payakumbuh. Based on our survey after this activity, the merchants were able to promote their products through the website, thus 41% participant could elevate their knowledge, and 13% participant could implement e-commerce to their business.
DAMPAK SUMBER PENDANAAN PELATIHAN TERHADAP UPAH PEKERJA BARU DI INDONESIA: STUDI EMPIRIS DARI SAKERNAS 2024 Bintang Rizky Abdullah Majo Saibah; Salsabilla Salsabilla
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): Edisi Mei - Agustus 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7747

Abstract

Pelatihan secara luas diyakini sebagai investasi penting dalam modal manusia yang meningkatkan produktivitas dan pendapatan pekerja. Namun, bukti empiris tentang apakah pengembalian upah berbeda menurut sumber pendanaan pelatihan masih terbatas, terutama di negara berkembang. Penelitian ini meneliti pengaruh pelatihan yang didanai pemerintah, perusahaan dan pegawai sendiri terhadap upah pekerja baru di Indonesia. Menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2024, studi ini menggunakan regresi Ordinary Least Squares (OLS) untuk memperkirakan hubungan antara sumber pendanaan pelatihan dan logaritma natural dari upah bulanan dengan mengontrol karakteristik demografis, pendidikan, dan regional. Hasilnya menunjukkan heterogenitas yang signifikan dalam pengembalian upah di berbagai sumber pendanaan. Pelatihan yang didanai oleh pemberi kerja menghasilkan premi upah tertinggi, meningkatkan upah pekerja sekitar 36,6% diikuti oleh pelatihan yang didanai sendiri, yang meningkatkan upah sekitar 9,3%. Sebaliknya pelatihan yang didanai pemerintah tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara statisktik terhadap upah. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang didanai oleh pemberi kerja lebih selaras dengan permintaan pasar tenaga kerja dan persyaratan keterampilan di tempat kerja, sementara program yang didanai pemerintah mungkin lebih meningkatkan kemampuan kerja daripada pendapatan langsung. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan membedakan pengembalian upah menurut sumber pendanaan pelatihan dan memberikan bukti empiris dari Indonesia, dimana analisis semacam ini masih langka. Temuan ini menyiratkan bahwa penguatan kolaborasi antara pemerintah, pemberi kerja, dan penyedia pelatihan, sambil meningkatkan relevansi pasar tenaga kerja dari program pelatihan public, dapat meningkatkan pengembalian ekonomi dari pelatihan dan mendukung pengembangan tenaga kerja.