Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Implementasi Coretax Administration System terhadap Tingkat Kepatuhan Pajak PPh 21 di Indonesia Yuli Setiawati; Dini Ayu Pramitasari; Bustanul Ulum
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9401

Abstract

Dalam upaya modernisasi administrasi perpajakan dan peningkatan kepatuhan wajib pajak, pemerintah Indonesia melakukan reformasi administrasi perpajakan melalui digitalisasi sistem dimana hal ini menjadi strategi krusial pemerintah guna meningkatkan kepatuhan pajak, Salah satu kebijakan strategis yang diterapkan Coretax Administration System sebagai wujud kebijakan strategis dalam menciptakan sistem administrasi perpajakan yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat implementasi Coretax Administration System serta dampaknya terhadap kepatuhan pajak PPh Pasal 21 di Indonesia. dan secara komprehensif menganalisis tingkat implementasi Coretax Administration System serta dampaknya terhadap kepatuhan pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 di Indonesia. Mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 150 responden yang terdiri dari wajib pajak dan/atau pihak pemotong PPh 21 yang telah mengadopsi sistem Coretax. Teknik Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang didukung oleh perangkat lunak SPSS, diawali dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik untuk memastikan keandalan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Coretax berada pada tingkat yang baik dan secara signifikan memberikan pengaruh positif terhadap kepatuhan pajak PPh 21. Kontribusi Coretax yang terukur menegaskan perannya yang substansial dalam meningkatkan kepatuhan baik secara formal maupun material. Temuan ini secara kuat mengindikasikan pentingnya penguatan dan pengembangan berkelanjutan sistem Coretax sebagai pilar fundamental dalam modernisasi administrasi perpajakan nasional Indonesia.
AI in Indonesian Accounting Practices: Readiness, Ethical Challenges, and Financial Reporting Quality Firdaus Indrajaya Tuharea; Dini Ayu Pramitasari; Anisaul Hasanah; Bustanul Ulum
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/13kvsy32

Abstract

This study evaluates Indonesian accounting institutions' readiness for AI adoption, identifies key ethical issues, and assesses AI's impact on reporting quality. Employing a mixed-methods approach, the study gathered quantitative data via a survey of 120 professional accountants and financial managers, alongside qualitative insights from in-depth interviews with 10 key informants across academia, practice, and regulatory bodies. Data were processed using descriptive statistics and inductive thematic analysis. Findings reveal a moderate level of institutional readiness. While technological infrastructure and managerial support are strong, significant weaknesses exist in internal policy formulation and digital ethics training. Major ethical challenges include system accountability, algorithmic bias, and process transparency. Regarding reporting quality, AI enhances information relevance, reliability, and timeliness, though understandability remains reliant on human interpretation.
PENINGKATAN KEPATUHAN PAJAK PENSIUNAN MELALUI SOSIALISASI PELAPORAN SPT TAHUNAN MENGGUNAKAN APLIKASI CORETAX DI RT 2 RW 4 KEBRAON Suharto; Dini Ayu Pramitasari; Umar Burhan; Nekky Rahmiyati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara | Juni - Agustus 2026
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peralihan sistem pelaporan SPT Tahunan menggunakan aplikasi Coretax mulai tahun 2026 menimbulkan kekhawatiran di kalangan wajib pajak usia lanjut. Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh temuan di RT 2 RW 4 Kebraon, Surabaya, di mana banyak pensiunan berniat tidak melaporkan SPT Tahunan karena kebingungan mengoperasikan Coretax dan adanya miskonsepsi bahwa masa pensiun menggugurkan kewajiban lapor pajak. Tujuan program ini adalah memberikan edukasi hukum perpajakan dan pelatihan teknis aplikasi Coretax guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak lansia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Problem Solving berbasis Analisis SWOT. Pelaksanaan difokuskan pada pengumpulan warga melalui komunitas jamaah masjid sebagai penggerak (kader pajak) bagi warga lainnya. Hasil pengabdian yang dilaksanakan pada 8 Maret 2026 menunjukkan peningkatan pemahaman warga terkait Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 bahwa wajib pajak aktif tetap wajib lapor meskipun sudah pensiun. Selain itu, warga juga mendapatkan pemahaman teknis tata cara pelaporan menggunakan Coretax. Kesimpulannya, pendekatan komunal melalui jamaah masjid terbukti efektif menekan kelemahan usia lanjut dan ancaman lingkungan, serta berhasil memotivasi para pensiunan untuk tetap taat memenuhi kewajiban perpajakannya secara digital.
Perilaku Investor Generasi Z pada Saham Syariah di Bursa Efek Indonesia Munika Duwi Lestari; Dini Ayu Pramitasari; Firdaus Indrajaya Tuharea
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16102

Abstract

Perkembangan pasar modal syariah di Indonesia diikuti dengan meningkatnya partisipasi investor muda, khususnya Generasi Z, yang memiliki karakteristik unik dalam pengambilan keputusan investasi. Namun, pemahaman mengenai perilaku Generasi Z terhadap saham syariah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku investor Generasi Z dalam berinvestasi pada saham syariah di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 investor Generasi Z yang memiliki pengalaman berinvestasi saham syariah. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah, persepsi return, religiusitas, dan pengaruh media digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku investor Generasi Z, sementara persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku investasi Generasi Z tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan rasional ekonomi, tetapi juga oleh faktor psikologis, sosial, dan nilai-nilai keagamaan. Hasil penelitian ini penting sebagai dasar pengembangan strategi literasi dan edukasi pasar modal syariah yang lebih efektif dan berorientasi pada karakteristik Generasi Z.
Penerapan Life Cycle Costing Untuk Menilai Biaya Total Produk Barang Konsumsi Cepat Habis (FMCG) Di Era E-Commerce Dini Ayu Pramitasari; Anisaul Hasanah; Mochammad Syafii; Fransiska Dyah Ayu Puspita
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.16402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Life Cycle Costing (LCC) dalam menilai total biaya produk barang konsumsi cepat habis (FMCG) di era e-commerce. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kompleksitas struktur biaya akibat digitalisasi pemasaran, distribusi, dan logistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan, data biaya operasional, dan data e-commerce. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen biaya, yaitu biaya produksi, distribusi, pemasaran digital, dan logistik, berpengaruh signifikan terhadap total biaya produk, baik secara parsial maupun simultan. Biaya logistik menjadi faktor dominan dalam pembentukan total biaya produk. Selain itu, penerapan LCC terbukti meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan biaya pada perusahaan FMCG. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan LCC memberikan perspektif yang lebih komprehensif dibandingkan metode tradisional. Kesimpulannya, LCC penting diterapkan sebagai alat strategis dalam meningkatkan efisiensi biaya dan daya saing perusahaan di era e-commerce.
Evaluasi Perhitungan dan Pencatatan PPh Pasal 23 di Lembaga Nirlaba atau Organisasi Sosial yang Menggunakan Jasa Outsourcing Berkaitan dengan ISAK No 35 Dini Ayu Pramitasari; Anisaul Hasanah; Mochammad Syafii; Bustanul Ulum; Mutiara Cahyani
AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v5i1.6414

Abstract

This study aims to evaluate the calculation and recording of Income Tax (PPh) Article 23 in non-profit institutions or social organizations that use outsourcing services in relation to the implementation of ISAK No. 35. Using a descriptive qualitative research method, this study examines in depth the process of calculating Tax Article 23, the mechanisms of deduction, payment, and reporting, related accounting records, the level of compliance with ISAK No. 35 standards, as well as the problems and impacts of non-conformities that arise in practice. The results show that some non-profit institutions have calculated and deducted Tax Article 23 in accordance with the provisions, but there are still inaccuracies in the identification of tax objects, determination of rates, and administrative documentation. Accounting records show variations in compliance with ISAK No.35, especially related to transparency of disclosure and accountability of financial reports. In addition, there are obstacles such as limited understanding of human resources, lack of internal control systems, and minimal integration between the finance and tax departments. Inconsistencies in the management of Tax Article 23 have an impact on the potential for fiscal sanctions, decreased organizational credibility, and obstacles in presenting accurate financial reports. These findings are expected to contribute to improving tax and accounting governance in non-profit organizations so that they are more compliant with applicable tax regulations and financial reporting standards.
Inovasi Pengolahan Biji Labu Kuning Menjadi Susu Sehat dan Bernilai Ekonomi Dini Ayu Pramitasari; Firdaus Indrajaya Tuharea; Rachmad Ilham; Rusdiyanto Rusdiyanto; Adiba Fuad Syamlan
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7188

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan inovasi dalam pengolahan biji labu kuning yang selama ini dianggap sebagai limbah barang tak berguna menjadi produk yang mempunyai nilai manfaat sebagai susu nabati yang sehat dan bernilai ekonomi. Selain mengatasi permasalahan limbah pertanian, inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat dengan pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi identifikasi karakteristik nutrisi biji labu kuning, pengembangan teknik ekstraksi susu nabati menggunakan proses ramah lingkungan, serta evaluasi kualitas produk dari segi kandungan gizi dan keamanan pangan. Pelatihan produksi dan pemberdayaan masyarakat kami memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pengetahuan dan pengembangan kapasitas usaha mikro. Produk susu nabati yang berasal dari biji labu kuning ini sebagai alternatif minuman sehat dengan nilai tambah nutrisi mengandung protein, serat, vitamin, dan antioksidan yang cukup tinggi, Sehingga produk susu nabati dari biji labu kuning ini juga diminati oleh masyarakat lokal karena rasa yang unik dan mempunyai nilai ekonomi yang menjanjikan bagi para pelaku usaha. Implikasi dari hasil pengabdian ini meliputi pengurangan limbah pertanian yang berdampak positif terhadap lingkungan serta peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro berkelanjutan. Inovasi ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya produk sehat berbasis bahan lokal. Hasil akhir menunjukkan bahwa program inovasi pengolahan biji labu kuning menjadi susu nabati berhasil memberikan kontribusi ganda, yakni sebagai solusi pengelolaan limbah dan sumber penghasilan tambahan, sehingga membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendukung kesehatan masyarakat secara luas. Kata Kunci: biji labu kuning, susu nabati, ekonomi berkelanjutan, ketahanan pangan
Determinan Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Terhadap Pengaruh Tarif Pajak, Sanksi Pajak dan Pengetahuan Pajak Dini Ayu Pramitasari
INVENTORY: JURNAL AKUNTANSI Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/inventory.v8i2.21145

Abstract

The objective of this investigate is to accumulate experimental prove on the components of SMEs' charge burden, to be specific the affect of assess rates, assess sanctions, and charge mindfulness. The reason of this inquire about is to examine the determinants of SMEs' assess burden in terms of the affect of assess rates, assess sanctions, and charge information. The think about takes a quantitative approach, focussing on the populace and test of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Tuban range. The testing strategy is irregular inspecting. The information utilized is essential information within the frame of a survey issued to MSMEs (Smaller scale, Little, and Medium Undertakings), which was completed by 95 respondents. The discoveries from the primary think about clarify that the lower the charge rates for MSMEs and the reasonableness within the dispersion of assess rates, the more noteworthy the affect on expanding compliance among MSME citizens. The discoveries from the moment think about show that the higher the charge punishments forced, the more noteworthy the impact on upgrading compliance among MSME citizens. The discoveries from the third think about uncover that the higher the level of information among MSME citizens, the more noteworthy the impact on progressing compliance among MSME citizens. The commonsense suggestions of this inquire about give benefits for the improvement of information and inquire about within the field of bookkeeping, especially tax collection. The hypothetical suggestions of this investigate can clarify attribution hypothesis and arranged behavior hypothesis. The suggestions of this ponder demonstrate that a moo and sensible assess rate can have a positive impact on citizen compliance, tall assess punishments can too emphatically affect citizen compliance, and a tall level of charge information encompasses a positive impact on citizen compliance, subsequently contributing to favorable results. Keywords: Tax Rates, Tax Sanctions, Tax Knowledge, and Taxpayer Compliance
Pendampingan Pembuatan Laporan Cash Flow dalam Mengelola Keuangan Rumah Tangga di Jalan Siwalan Manyar Gresik Anisaul Hasanah; Dini Ayu Pramitasari; Bustanul Ulum
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i2.9116

Abstract

The purpose of this service is to provide knowledge to residents on Jalan Siwalan Manyar regarding making cash flow reports (Cash Flow) in managing household finances, especially for residents of Siwalan Manyar so that expenses are not greater than their expenses. To realize this goal, we are holding a training program entitled "Assistance in creating cash flow reports in managing household finances on Jalan Siwalan Manyar Gresik" namely proposed services for the economic and educational problems experienced by PKK women on Jalan Siwalan Manyar Gresik. The results of this training show that the items most in demand by PKK mothers are investment knowledge with a percentage of 85% and basic personal finance knowledge items with 80%. By embodying the principles of financial planning and decision making, household accounting will produce accurate financial records and reports, and can be used to compare the current month with the previous month so that it can be used as assessment material in the process of making a financial plan for the following month.
Analisis Peran Good Corporate Governance dalam Memoderasi Hubungan Profitabilitas dan Harga Saham pada Perusahaan Manufaktur Muhammad Irham Ramadhan; Bustanul Ulum; Dini Ayu Pramitasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9059

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi hubungan antara profitabilitas dan harga saham perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024, dengan fokus pada peran moderasi Good Corporate Governance (GCG). Periode pasca-pandemi menunjukkan bahwa peningkatan laba tidak selalu berkorelasi langsung dengan apresiasi harga saham, mengindikasikan adanya faktor lain yang memengaruhi persepsi investor, seperti kualitas tata kelola. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data panel dari perusahaan manufaktur yang tercatat di BEI, dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Variabel profitabilitas diukur dengan Return on Assets (ROA), harga saham diwakili oleh harga penutupan akhir tahun, dan GCG diproksikan melalui proporsi komisaris independen, kepemilikan institusional, dan keberadaan komite audit. Hasil analisis menunjukkan profitabilitas (ROA) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, menegaskan peran fundamentalnya dalam penilaian investor. Lebih lanjut, GCG bertindak sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan positif antara ROA dan harga saham. Hal ini berarti perusahaan dengan profitabilitas yang sama akan mendapatkan respons pasar yang lebih positif jika memiliki tata kelola yang baik, karena GCG meningkatkan kepercayaan investor terhadap keandalan informasi laba dan mengurangi persepsi risiko. Temuan ini menekankan pentingnya sinergi antara kinerja keuangan dan praktik tata kelola yang efektif untuk meningkatkan nilai pasar perusahaan manufaktur. Implikasinya, manajemen perusahaan perlu fokus pada penguatan profitabilitas yang diiringi peningkatan kualitas GCG untuk menarik minat investor dan meningkatkan kapitalisasi pasar.