Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Inovasi Pengolahan Biji Labu Kuning Menjadi Susu Sehat dan Bernilai Ekonomi Pramitasari, Dini Ayu; Tuharea, Firdaus Indrajaya; Ilham, Rachmad; Rusdiyanto, Rusdiyanto; Syamlan, Adiba Fuad
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7188

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan inovasi dalam pengolahan biji labu kuning yang selama ini dianggap sebagai limbah barang tak berguna menjadi produk yang mempunyai nilai manfaat sebagai susu nabati yang sehat dan bernilai ekonomi. Selain mengatasi permasalahan limbah pertanian, inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat dengan pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi identifikasi karakteristik nutrisi biji labu kuning, pengembangan teknik ekstraksi susu nabati menggunakan proses ramah lingkungan, serta evaluasi kualitas produk dari segi kandungan gizi dan keamanan pangan. Pelatihan produksi dan pemberdayaan masyarakat kami memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pengetahuan dan pengembangan kapasitas usaha mikro. Produk susu nabati yang berasal dari biji labu kuning ini sebagai alternatif minuman sehat dengan nilai tambah nutrisi mengandung protein, serat, vitamin, dan antioksidan yang cukup tinggi, Sehingga produk susu nabati dari biji labu kuning ini juga diminati oleh masyarakat lokal karena rasa yang unik dan mempunyai nilai ekonomi yang menjanjikan bagi para pelaku usaha. Implikasi dari hasil pengabdian ini meliputi pengurangan limbah pertanian yang berdampak positif terhadap lingkungan serta peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro berkelanjutan. Inovasi ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya produk sehat berbasis bahan lokal. Hasil akhir menunjukkan bahwa program inovasi pengolahan biji labu kuning menjadi susu nabati berhasil memberikan kontribusi ganda, yakni sebagai solusi pengelolaan limbah dan sumber penghasilan tambahan, sehingga membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendukung kesehatan masyarakat secara luas. Kata Kunci: biji labu kuning, susu nabati, ekonomi berkelanjutan, ketahanan pangan
Perilaku Investor Generasi Z pada Saham Syariah di Bursa Efek Indonesia Duwi Lestari, Munika; Pramitasari, Dini Ayu; Tuharea, Firdaus Indrajaya
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16102

Abstract

Perkembangan pasar modal syariah di Indonesia diikuti dengan meningkatnya partisipasi investor muda, khususnya Generasi Z, yang memiliki karakteristik unik dalam pengambilan keputusan investasi. Namun, pemahaman mengenai perilaku Generasi Z terhadap saham syariah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku investor Generasi Z dalam berinvestasi pada saham syariah di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 investor Generasi Z yang memiliki pengalaman berinvestasi saham syariah. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah, persepsi return, religiusitas, dan pengaruh media digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku investor Generasi Z, sementara persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku investasi Generasi Z tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan rasional ekonomi, tetapi juga oleh faktor psikologis, sosial, dan nilai-nilai keagamaan. Hasil penelitian ini penting sebagai dasar pengembangan strategi literasi dan edukasi pasar modal syariah yang lebih efektif dan berorientasi pada karakteristik Generasi Z.
Dampak Laporan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) terhadap Kinerja Perusahaan Manufaktur One Sabili Rosyidin; Firdaus Indrajaya Tuharea; Dini Ayu Pramitasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8599

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh pelaporan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) terhadap kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia. Perubahan paradigma global dalam penilaian kinerja perusahaan menekankan pentingnya aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) di samping kinerja finansial. Penelitian ini menginvestigasi pengaruh pelaporan ESG terhadap kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia selama periode 2021–2024. Mengingat pergeseran paradigma global menuju penilaian kinerja yang mencakup aspek non-finansial dan penguatan pelaporan keberlanjutan di Indonesia, studi ini bertujuan mengungkap relevansi ESG dalam konteks pasar modal di Indonesia yang masih menjadi perdebatan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari 45 perusahaan manufaktur, penelitian ini menerapkan model Fixed Effect untuk menguji hubungan antara skor ESG (keseluruhan dan per dimensi) serta kinerja perusahaan yang diukur melalui ROA dan Tobin’s Q dan mengontrol variabel ukuran perusahaan dan leverage. Hasil studi secara konsisten menunjukkan bahwa pengungkapan ESG berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan manufaktur, baik dari sisi akuntansi maupun pasar. Temuan ini menegaskan bahwa praktik keberlanjutan tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi telah menjadi mekanisme penciptaan nilai dan sinyal kualitas manajemen yang diapresiasi secara ekonomi oleh pasar modal Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa praktik keberlanjutan tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi operasional, pengelolaan risiko yang lebih baik, dan peningkatan kepercayaan investor, menjadikannya mekanisme penciptaan nilai perusahaan. Analisis dimensi ESG menunjukkan kontribusi komplementer, dengan tata kelola menjadi fondasi penting. Implikasinya, integrasi ESG ke dalam strategi korporasi dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan perusahaan.
Dampak Implementasi Coretax Administration System terhadap Tingkat Kepatuhan Pajak PPh 21 di Indonesia Yuli Setiawati; Dini Ayu Pramitasari; Bustanul Ulum
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9401

Abstract

Dalam upaya modernisasi administrasi perpajakan dan peningkatan kepatuhan wajib pajak, pemerintah Indonesia melakukan reformasi administrasi perpajakan melalui digitalisasi sistem dimana hal ini menjadi strategi krusial pemerintah guna meningkatkan kepatuhan pajak, Salah satu kebijakan strategis yang diterapkan Coretax Administration System sebagai wujud kebijakan strategis dalam menciptakan sistem administrasi perpajakan yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat implementasi Coretax Administration System serta dampaknya terhadap kepatuhan pajak PPh Pasal 21 di Indonesia. dan secara komprehensif menganalisis tingkat implementasi Coretax Administration System serta dampaknya terhadap kepatuhan pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 di Indonesia. Mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 150 responden yang terdiri dari wajib pajak dan/atau pihak pemotong PPh 21 yang telah mengadopsi sistem Coretax. Teknik Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang didukung oleh perangkat lunak SPSS, diawali dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik untuk memastikan keandalan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Coretax berada pada tingkat yang baik dan secara signifikan memberikan pengaruh positif terhadap kepatuhan pajak PPh 21. Kontribusi Coretax yang terukur menegaskan perannya yang substansial dalam meningkatkan kepatuhan baik secara formal maupun material. Temuan ini secara kuat mengindikasikan pentingnya penguatan dan pengembangan berkelanjutan sistem Coretax sebagai pilar fundamental dalam modernisasi administrasi perpajakan nasional Indonesia.