Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH PROPORSI JUMLAH TANAMAN PADA SISTEM TUMPANGSARI KUBIS BUNGA (Brassica oleracea L var. PM 126) DAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L var. Vima 1) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL Patriot Hukama, Mohammad Arief Mu'min; Supriadi, Devie Rienzani; Sugiono, Darso; Agustini, Rika Yayu
Jurnal Agrotech Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i1.151

Abstract

Tumpangsari adalah salah satu cara untuk meningkatkan hasil dan produktivitas lahan dengan menanam dua jenis tanaman atau lebih, pengaturan proporsi tanaman yang optimal dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan hasil produksi pada kedua tanaman tesebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan proporsi jumlah tanaman terbaik pada sistem tumpangsari kubis bunga dan kacang hijau terhadap pertumbuhan dan hasil, serta menentukan Nilai Kesetaraan Lahan (NKL). Penelitian ini dilakukan di Lahan Sawah, di Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, pada bulan Desember 2022 – Maret 2023. Penelitian ini menggunakan metode eskperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktor tunggal, dengan 5 ulangan dan 5 perlakuan, K1 = 100% kubis bungan, K2 = 25% kubis bunga + 75% kacang hijau, K3 = 50% kubis bunga + 50% kacang hijau, K4 = 75% kubis bunga + 25% kacang hijau, K5 = 100% kacang hijau. Data dianalisis secara stastitik menggunakan ANOVA uji F taraf 5% dan uji lanjut menggunakan uji lanjut Least Significant Difference (LSD) pada taraf 5%. Proporsi tanaman yang terbaik adalah perlakuan K4 (75% kubis bunga + 25% kacang hijau), menunjukan Nilai Kesetaraan Lahan (NKL) terbesar yaitu 1,041
PENGARUH BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) TERHADAP BERBAGAI KONSENTRASI BAP (Benzyl Amino Purine) DI DATARAN RENDAH KABUPATEN KARAWANG Maulana, Faishal; Elia Azizah; Supriadi, Devie Rienzani
Jurnal Agrotech Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.171

Abstract

Produktivitas bawang merah (Allium Ascalonicum L.) di dataran rendah Kabupaten Karawang terhitung rendah yang disebabkan oleh permasalahan budidaya akibat faktor abiotik dan biotik sehingga menghambat pertumbuhan bawang merah pada fase vegetatif. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi pemberian BAP (Benzyl Amino Purine) yang tepat terhadap pertumbuhan vegetatif beberapa varietas bawang merah di dataran rendah Kabupaten Karawang. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House Lahan Baru Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang, yang terletak di Desa Pasirjengkol, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.Waktu penelitian dilakukan selama 4 bulan, dimulai sejak bulan Februari – Mei 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan lingkungan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah varietas (M) yang terdiri dari 3 taraf yaitu Bauji (m1), Batu (m2) dan Maja (m3). Faktor kedua konsentrasi BAP (B), yang terdiri dari 4 taraf 0 ppm (b0), 25 ppm (b1), 50 ppm (b2) dan 75 ppm (b3). Total perlakuan sebanyak 12 yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 36 unit percobaan. Satu unit percobaan terdiri dari 3 tanaman sampel. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf signifikan 5 %. Kemudian di uji lanjut menggunakan Duncan multiple range test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh interaksi pemberian berbagai konsentrasi BAP (Benzyl Amino Purine) terhadap beberapa varietas bawang merah (Allium Ascalonicum L.), namun terdapat pengaruh faktor mandiri varietas. Tidak terdapat konsentrasi pemberian BAP (Benzyl Amino Purine) terbaik, namun terdapat varietas dengan respon tertinggi yaitu bawang merah varietas Batu.
PENGARUH JARAK TANAM DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) VARIETAS ETHANA Putri, Adellia Dwi; Sugiono, Darso; Supriadi, Devie Rienzani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2460

Abstract

Tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) menjadi salah satu komoditas tanaman hortikultura yang produksinya meningkat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan interval waktu pemberian pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas Ethana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Rancangan ini terdiri dari dua faktor, faktor pertama adalah jarak tanam dengan 3 taraf yaitu j1 (40 x 60 cm), j2 (50 x 60 cm) dan j3 (60 x 60 cm). Faktor kedua adalah interval waktu pemberian pupuk dengan 4 taraf yaitu t0 (tanpa pemupukan), t1 (1x pemupukan), t2 (2x pemupukan) dan t3 (3x pemupukan). Diperoleh 12 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Pengaruh perlakuan selanjutnya dianalisis ragam dan jika uji F 5% signifikan, dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh interaksi pada jarak tanam dan interval waktu pemberian pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas Ethana. Faktor jarak tanam (j) secara mandiri memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap parameter pengamatan luas daun dan bobot buah per petak. Semua faktor interval waktu pemberian pupuk anorganik (t) belum mampu memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas Ethana pada semua jarak tanam.
Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Tanaman Unggul untuk Mendukung Program Kampung Buah Mahatmayana, I Ketut Manu; Supriadi, Devie Rienzani; Primajaya, Aji; Syabena, Muhammad Farrel; Fadila, Abil; Prastyo, Hadi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20701

Abstract

Background: Karanganyar Village, Klari Subdistrict, Karawang Regency has vast land and potential for fruit crop development. By utilizing this vast land, a fruit village can be created, thereby increasing the potential to improve the income of the surrounding community. This activity aims to support the creation of a fruit village to improve food quality and the economy of the village community. Methods: A participatory approach through the dissemination of information on superior crops and the planting of fruit trees as parent plants. Results: The presence of superior parent plants with high productivity can meet the needs and improve the economy of the Karanganyar Village community. Conclusions: The community is able to produce food for family and community needs by having highly productive and adaptive parent plants.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pengolahan Lidah Buaya Menjadi Produk Bernilai Ekonomi pada Kelompok Sakurmika Alam SMAN 2 CIKAMPEK Syahputra, Ali Fahmi; Fauziah, Tessa; Melani, Ana; Fauziah, Syifa; Supriadi, Devie Rienzani
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6277

Abstract

SAKURMIKA ALAM, adalah kelompok guru dan siswa di SMAN 2 Cikampek yang terbentuk sebagai jawaban dari keresahan terhadap lingkungan, baik karena banyak sampah dan tata kelolanya juga terhadap optimalisasi lingkungan yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan. Kelompok ini bertujuan agar siswa memiliki bekal kemampuan dan pengetahuan di bidang budidaya pertanian, budidaya ikan tawar dan tata kelola sampah. Anggota tim terdiri dari siswa yang tertarik dalam budidaya tanaman perkotaan dan seiring dengan perkembangan melakukan berbagai kegiatan budidaya, contohnya cincau, melon dan lidah buaya. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok SAKURMIKA ALAM dalam budidaya dan pengolahan lidah buaya. Hal ini penting mengingat lulusan SMAN 2 Cikampek masih banyak yang menganggur, sehingga kelompok ini diharapkan menjadi solusi untuk menumbuhkan minat berwirausaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi siswa. Lidah buaya dipilih karena mudah dijumpai, memiliki potensi yang melimpah, dan banyak manfaat bagi kesehatan.Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi budidaya lidah buaya yang baik, pelatihan hilirisasi produk olahan, dan pelatihan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah Andragogik dan Pilot Project aplikasi teknologi tepat guna. Hasil PkM menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar ≥80% di kedua aspek. Tiga produk olahan lidah buaya berhasil diciptakan: bubuk lidah buaya, lidah buaya kupas, dan minuman lidah buaya. Peningkatan ini diharapkan dapat menjadi bekal kewirausahaan bagi siswa lulusan SMAN 2 Cikampek. 
Identifikasi Varietas Unggul dan Pengembangan Teknik Budidaya Durian di Desa Medalsari Kabupaten Karawang Mahatmayana, I Ketut Manu; Wicaksana, Indrajit; Azzahra, Fatimah; Fikri, Muhamad Rom Ali; Sugiono, Darso; Supriadi, Devie Rienzani; Mustikasari, Fauzia
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21133

Abstract

Pendahuluan: Kabupaten Karawang merupakan salah satu daerah dengan keragaman varietas durian lokal yang tinggi, namun banyak yang belum teridentifikasi secara ilmiah. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi varietas durian unggul berdasarkan karakteristik morfologinya di Desa Medalsari dan memberikan pelatihan budidaya pengembangan varietas durian unggul dengan teknik sambung. Metode: Observasi lapangan, diskusi, praktik budidaya, pendampingan, dan evaluasi. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait teknik sambung pucuk. Hasil evaluasi menunjukkan skor postest yang lebih tinggi dibandingkan pretest. Selain itu, petani menunjukkan antusiasme dalam menerapkan teknik budidaya vegetatif di kebun masing-masing. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif dan berhasil meningkatkan kapasitas petani durian di Desa Medalsari dalam identifikasi varietas unggul dan penerapan teknik sambung pucuk.
PENERAPAN URBAN FARMING BERBASIS CIRCULAR ECONOMY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA Suhaeni, Suhaeni; Wicaksana, Indrajit; Rahayu, Yayu Sri; Supriadi, Devie Rienzani; Khamid, Miftakhul Bakhrir Rozaq; Rianti, Winda
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.67316

Abstract

Karawang Regency has undergone a significant transformation from an agrarian area into an industrial center, resulting in a reduction of agricultural land. This condition highlights the need for environmentally friendly urban agriculture practices, one of which is the implementation of urban farming based on a circular economy approach. This community service program was carried out in August 2025 in Sukaluyu Village, Karawang Regency, in collaboration with a women’s household group as the main partner. The program aimed to improve the skills and awareness of the community, particularly women, in processing household waste into compost fertilizer to support urban farming practices. The implementation methods included compost-making training, hands-on practice assistance, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results showed a significant improvement in the participants’ understanding of the circular economy concept, the benefits of urban farming, and composting techniques, as reflected in the increase in evaluation scores from 60–72% in the pre-test to 83–87% in the post-test. In addition, participants were able to independently practice compost production using household waste, providing an alternative source of organic fertilizer that can be utilized in urban farming activities. In conclusion, the implementation of urban farming based on the circular economy proved effective in enhancing community capacity and encouraging more sustainable household environmental managementKabupaten Karawang mengalami perubahan signifikan dari daerah agraris menjadi pusat industri yang berdampak pada berkurangnya lahan pertanian. Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi pertanian perkotaan yang ramah lingkungan, salah satunya melalui penerapan urban farming berbasis circular economy. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 di Kelurahan Sukaluyu, Kabupaten Karawang, dengan mitra utama kelompok ibu-ibu rumah tangga. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu di Kelurahan Sukaluyu, dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos untuk mendukung praktik urban farming. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan pembuatan kompos, pendampingan praktik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta mengenai konsep circular economy, manfaat urban farming, dan teknik pembuatan kompos, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor evaluasi dari 60–72% pada pre-test menjadi 83–87% pada post-test. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan pembuatan kompos secara mandiri dengan memanfaatkan limbah rumah tangga, sehingga memiliki alternatif sumber pupuk organik yang dapat digunakan dalam kegiatan urban farming. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penerapan urban farming berbasis circular economy terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan mendorong perilaku pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.