Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Waduk Gajah Mungkur dalam Surat Kabar: Propaganda dan Wacana Keberhasilan Pemerintah Orde Baru Pradita, Dennys
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 4 No. 02 (2023): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/isnad.v4i02.7479

Abstract

Waduk Gajah Mungkur merupakan program pemerintah pusat untuk menjinakkan beberapa aliran Sungai Bengawan Solo. Proses pembangunan waduk ini berdampak besar pada masyarakat sekitar karena wilayahnya akan digenangi air serta adanya rencana pemindahan penduduk dalam jumlah yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui narasi media mengenai pembangunan dan dampak pembangunan waduk. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan fokus kajian pada analisa media masa. Pembangunan Waduk Gajah Mungkur selama pembangunan banyak digambarkan sebagai proses kemajuan ekonomi dan pemindahan pendudukan akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik di daerah yang baru, namun proses pemindahan dan suara masyarakat yang dipindahkan tidak banyak mendapat perhatian dari media. Model pemberitaan dalam media masa cenderung mengikuti narasi yang dikeluarkan oleh pemerintah yang cenderung bersifat positif dan mengikuti narasi yang dibuat oleh pemerintah pusat. Pasca pembangunan waduk, terdapat narasi yang cenderung negatif mengenai dampak pembangunan waduk. Kata Kunci: Narasi media, Orde Baru, Waduk Gajah Mungkur.
Pemetaan Pertumbuhan Dan Persebaran Kesenian Di Kawasan Transmigran Sungai Bahar Kabupaten Muaro Dennys Pradita; Hanif Risa Mustafa; Inda Lestari; Nugrahadi Mahanani; Amor Seta Gilang Pratama; Septi Utami
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.7897

Abstract

Kecamatan Sungai Bahar memiliki fenomena budaya yang menarik, khususnya kehadiran seni dan budaya transmigran yang telah berkembang sejak terbentuknya wilayah tersebut. Namun, di tengah kemajuan teknologi, generasi muda Sungai Bahar menunjukkan tanda-tanda kehilangan keterikatan pada akar budaya mereka. Generasi muda mulai kehilangan pemahaman tentang budaya lokal, termasuk seni dan budaya transmigran yang berkembang di lingkungan mereka. Studi ini bertujuan untuk memetakan potensi seni dan budaya transmigran di Sungai Bahar dan memvisualisasikannya sebagai bentuk upaya pelestarian. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya empat desa yang masih mempertahankan kegiatan seni dan budaya, meskipun berada dalam keadaan tidak aktif secara terus-menerus. Penelitian menyumpulkan bahwa pemetaan dan visualisasi budaya dapat menjadi langkah pertama dalam mendukung upaya pelestarian dan penguatan identitas budaya masyarakat transmigran dari kaca mata kronologi.