Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Kesalahan Mahasiswa Menyelesaikan Soal Distribusi Frekuensi Ditinjau dari Indikator Pemecahan Masalah Ully Hidayati; Halidin Halidin
SAINTIFIK Vol 9 No 2 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v9i2.451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kesalahan mahasiswa menyelesaikan soal distribusi frekuensi ditinjau dari indikator pemecahan masalah. Distribusi frekuensi adalah konsep penting dalam statistika yang melibatkan pengelompokan data ke dalam kategori tertentu dan mencatat frekuensi kemunculan setiap kategori. Sedangkan kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan dasar yang sangat penting dimiliki oleh mahasiswa. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Geografi di Universitas Sembilanbelas November Kolaka dimana terpilih tiga subjek yakni S1, S2, dan S3 yang tiap subjeknya mewakili masing-masing kategori kemampuan pemecahan masalah. Jawaban mahasiswa dianalisa menurut indikator kemampuan pemecahan masalah Polya. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah subjek S3 berada pada kategori rendah karena belum memenuhi seluruh indikator, kategori kemampuan pemecahan masalah subjek S2 berada pada kategori sedang karena memenuhi sebagian indikator, sedangkan subjek S1 sudah memiliki kemampuan pemecahan masalah dengan kategori tinggi karena memenuhi seluruh indikator. Deskripsi hasil jawaban mahasiswa juga menunjukan bahwa tingkat kemampuan pemecahan masalah mahasiswa berbanding terbalik dengan tingkat kesalahan dalam menjawab soal. Dari hasil wawancara ditemukan faktor penyebab kesalahan yaitu adanya keterbatasan penguasan konsep dan ketidaktelitian mahasiswa. Hasil penelitian ini bisa menjadi pertimbangan dosen untuk meningkatkan kualitas mengajarnya.
Meningkatkan Keaktifan, Komunikasi, Kolaborasi, Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Penerapan Model PBL Arbain Arbain; Novi Anjani; La Ode Sirad; Halidin Halidin
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v15i1.320

Abstract

The underlying basis of this research is the identification of several issues at MTS An-Nur Rantebaru, namely the traditional nature of teaching, limited learning resources relying on teacher explanations, students' difficulties in solving mathematical problems, and the average mathematics learning outcomes of students falling below the Minimum Mastery Criteria (MMC). This classroom action research was conducted as an effort to improve teaching with the aim of enhancing students' engagement, communication, collaboration, and mathematics learning outcomes through the application of the PBL model, combined with lecture methods, peer teaching, and discussions, as well as the use of worksheets. The subjects of this research were 25 seventh-grade students at MTS An-Nur Rantebaru. Data analysis techniques involved qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of the research showed an increase in both student and teacher activities in the learning process in each meeting of every cycle. Likewise, students' engagement, communication, collaboration, and learning outcomes improved in each meeting. The research was deemed successful in the second cycle with the following achievements: the implementation of teaching activities for teachers reached 95.24%; student activities reached 82.22%; 80% of students were categorized as active or highly active; 84% of students were communicative or highly communicative; 88% of students were collaborative or highly collaborative; and 84% of students met or exceeded the MMC score.
Pelatihan penyusunan soal interaktif berbasis quiswhizzer pada SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah Halidin Halidin; Salim Salim; Saparuddin Saparuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27335

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi pada era globalisasi saat ini sangat pesat. Olehnya itu, guru dituntut untuk meguasai teknologi di setiap pembelajaranya sehingga dapat mempermudah proses belajar mengajar dan evaluasi hasil belajar siswa. Sejalan dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pengintegrasian TIK dalam pembelajaran dapat mengubah paradigma peran guru selain sebagai seorang pengajar juga sebagai fasilitator, pelatih,  pengarah dan teman belajar yang dapat memberikan motivasi dan dukungan kepada siswa dalam belajar, sehingga diharapkan siswa menjadi lebih aktif dalam proses belajar. Mencermati fenomena tersebut maka diperlukan suatu pelatihan bagi guru khusunya guru di SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah yang minim pengetahuan akan penggunaan teknologi. Jumlah guru yang terlibat dalam pelatihan ini sebanyak 10 orang. Di dalam pelatihan ini guru akan dilatih dalam membuat soal dengan meggunakan aplikasi Quiswhizzer. Tujuan utama pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan guru sekaligus memberikan pelayanan yang maksimal bagi siswa dalam evaluasi pembelajaran di SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah, dan di harapkan hasil belajar siswa semakin meningkat. Metode kegiatan ini adalah deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah kegiatan terdiri dari analisis awal, persiapan, pelaksanaan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil dari kegiatan pelatihan ini berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi berbasis Quiswhizzer khususnya penyusunan soal-soal interaktif yang digunakan dalam kegiatan evaluasi pembelajaran pada akhir pertemuan tatap muka sebesar 0,91 pada Kategori tinggi, serta meningkatkan hasil belajar siswa khususnya matematika sebesar 85 dari skor sebelumnya. penerapan aplikasi Quiswhizer adalah 65. Kata kunci: soal interaktif; quiswhizzer. AbstractTechnological developments in the current era of globalization are very rapid. Therefore, teachers are required to master technology in each lesson so that it can facilitate the teaching and learning process and evaluate student learning outcomes. In line with the development of Information and Communication Technology (ICT), integrating ICT in learning can change the paradigm of the teacher's role, apart from being a teacher, also as a facilitator, trainer, director and study friend who can provide motivation and support to students in learning, so that students are expected to become more active in the learning process. Paying attention to this phenomenon, training is needed for teachers, especially teachers at SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah who have minimal knowledge of the use of technology. The number of teachers involved in this training was 10 people. In this training teachers will be trained in creating questions using the Quiswhizzer application. The main objective of this training is to increase teachers' knowledge and skills while providing maximum service for students in evaluating learning at SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah, and it is hoped that student learning outcomes will increase. The method of this activity is descriptive qualitative with activity steps consisting of preliminary analysis, preparation, implementation of evaluation, and program sustainability. The results of this training activity are in the form of increased knowledge and skills in utilizing Quiswhizzer-based technology, especially the preparation of interactive questions used in learning evaluation activities at the end of the face-to-face meeting, amounting to 0.91 in the High category, as well as increasing student learning outcomes, especially in mathematics, by 85 from the previous score. application of the Quiswhizer application is 65. Keywords: interactive questions; quiswhizzer.