Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH LOKASI USAHA, MODAL DAN PENDAPATAN TERHADAP KESEJAHTERAAN INDIVIDU PEDAGANG KAKI LIMA: Studi Pedagang Kaki Lima di Pasar Kaget Kawasan Palem Semi Kota Tangerang Sugina, Sugina; Zebua, Selamat; Mulyati, Mulyati; Ramadhina, Dhea Ayu
Jurnal Manajemen Retail Indonesia (JMARI) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Retail Indonesia (JMARI)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.462 KB) | DOI: 10.33050/jmari.v3i1.2160

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh lokasi usaha, modal dan pendapatan secaraparsial maupun secara simultan terhadap kesejahteraan individu pedagang, metodepenelitian berjenis kuantitatif dengan metode sampling ialah sampel random samplingmenggunakan rumus slovin gradasi 5%, populasi yang diambil sampel sebesar 136responden, hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh Lokasi usaha (X1) terhadapkesejahteraan individu pedagang (Y) sebesar 18,14% berkategori positif dan kuat,pengaruh Modal (X2) terhadap kesejahteraan individu pedagang (Y) sebesar 16,32%berkategori positif dan kuat, pendapatan (X3) terhadap kesejahteraan individu pedagang(Y) sebesar 16,32% berkategori positif dan kuat serta pengaruh simultan Lokasi usaha(X1), Modal (X2) dan Pendapatan (X3) terhadap kesejahteraan individu pedagang (Y)sebesar 18,66% berkategori positif dan kuat.
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN PELATIHAN TERHADAP KUALITAS KINERJA KARYAWAN PADA PT PRIMA CULINARY INDONESIA Mulyati, Mulyati; Zebua, Selamat; Munajat, Ryantama
Jurnal Manajemen Retail Indonesia (JMARI) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Manajemen Retail Indonesia (JMARI)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.563 KB) | DOI: 10.33050/jmari.v3i2.2414

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan pelatihan kerja terhadap kualitas kinerja pegawai pada. Penelitian ini menggunakan data kualitatif yang berasal dari data yang telah dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan pada PT Prima Culinary Indonesia di beberapa outlet yang berjumlah 79 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 responden. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang paling kuat mempengaruhi kinerja adalah gaya kepemimpinan moralis, ada faktor pelatihan yang tidak berpengaruh, tetapi faktor tersebut secara simultan dapat mempengaruhi kinerja karyawan.
Pengaruh Inflasi Dan Tingkat Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi DKI Jakarta Periode 2017-2021 Tessalonika, Tessalonika; Jamai, Tries Handriman; Zebua, Selamat
Jurnal Manajemen Retail Indonesia (JMARI) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Manajemen Retail Indonesia (JMARI)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1212.129 KB) | DOI: 10.33050/jmari.v4i1.2694

Abstract

Pertumbuhan ekonomi sering dikaitkan dengan perkembangan manusia. Pertumbuhan ekonomi erat kaitannya dengan peningkatan barang dan jasa yang dihasilkan untuk daerah, sehingga semakin banyak barang yang diproduksi, maka semakin besar kekayaan masyarakat dan semakin baik kualitas sumber daya manusianya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inflasi, dan Tingkat pengangguran secara parsial maupun secara simultan sehingga dapat diketahui variabel yang memiliki pengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2021. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah IBM SPSS Versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji F diketahui bahwa tingkat signifikansi uji tersebut adalah 0,02 dimana kurang dari 0,05 dan nilai F hitung sebesar 603,531 lebih kecil dari F tabel sebesar 9,55. Artinya Inflasi dan Tingkat Pengangguran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2021. Inflasi memiliki nilai signifikansi sebesar 0,009. Artinya, nilai signifikansi yang dihasilkan kurang dari 0,05. Tingkat Pengangguran memiliki nilai signifikansi sebesar 0,009. Artinya, nilai signifikansi yang dihasilkan kurang dari 0,05