Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Mengwi II Dewi, I Gusti Ayu Sri Kumala; Lisnawati, Ketut; Asdiwinata, I Nyoman
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.982

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang berisiko menimbulkan komplikasi serius sehingga memerlukan kepatuhan diet yang baik, namun kepatuhan penderita seringkali masih rendah. Dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan motivasi dan perilaku diet penderita. Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi di Puskesmas Mengwi II Badung. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 135 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kategori cukup (67,4%) dan kepatuhan diet kategori cukup (51,9%). Uji statistik menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi (r) = 0,558. Terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang antara dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada penderita hipertensi.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Berobat Pada Penderita Hipertensi Di UPTD Puskesmas Rendang Pratiwi, Pande Kadek Intan Dwi; Puspawati, Ni Luh Putu Dewi; Lisnawati, Ketut
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.965

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan berobat yang konsisten untuk mencegah komplikasi. Salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan kepatuhan berobat adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat pada penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Rendang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 72 responden penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Family Support Questionnaire dan Adherence to Refills and Medications Scale (ARMS). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman rho pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tidak baik sebanyak 68 responden (94,4%), sedangkan dukungan keluarga baik sebanyak 4 responden (5,6%). Kepatuhan berobat penderita hipertensi sebagian besar berada pada kategori cukup, yaitu 52 responden (72,2%), dan kepatuhan baik sebanyak 20 responden (27,8%). Hasil uji Spearman rho menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi ρ = 0,878, yang menandakan adanya hubungan positif dengan kekuatan hubungan sangat kuat antara dukungan keluarga dan kepatuhan berobat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat pada penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Rendang. Dukungan keluarga yang baik berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan berobat penderita hipertensi.
The effect of health education based on the health belief model using flashcards on anxiety and perception of breast cancer risk in adolescent girls Leonita, Ni Nyoman Ratih; Lisnawati, Ketut; Citrawati, Ni Ketut
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 6 (2026): February Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i6.2448

Abstract

Background: Early detection of breast cancer is an important effort in reducing morbidity and mortality in women, however, awareness and practice of breast self-examination (SADARI) among adolescent girls are still relatively low, potentially causing delayed detection in adulthood. The lack of systematic health education and engaging learning methods are the main factors in the low early detection behavior in this age group. Purpose: To determine the effect of health education based on the Health Belief Model (HBM) with flashcard media on early detection of breast cancer in adolescent girls. Method: The study used a one-group pretest–posttest design with a sample of 34 12th-grade female students of SMA Negeri 2 Abiansemal selected using a purposive sampling technique. Results: Univariate analysis showed that before the intervention, most respondents were in the sufficient action category with an average score of 64.61, whereas after being given HBM-based health education with flashcard media, there was an increase in early detection actions to the good category with an average score of 84.19. Bivariate analysis using the Wilcoxon test showed a significant difference between early detection measures before and after the intervention with a p value = 0.000 (p < 0.05), which indicates that HBM-based health education with flashcard media has a significant effect on increasing early detection measures for breast cancer. Conclusion: These results indicate that the HBM approach combined with interactive visual media is able to in crease adolescents' perceptions of risks, benefits, and self-confidence in performing BSE, so that health education with this method is effective and relevant to be implemented as a promotive and preventive strategy in the school environment from adolescence. Keywords: Early Breast Cancer Detection; Flashcards; Health Belief Model.