Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERAN BIDAN DALAM MEMBERIKAN PROMOSI KESEHATAN KEPADA REMAJA TENTANG SADARI DI PUSKESMAS BORTREM BAGAN SENEMBAH RAYA TAHUN 2023 Suharni pintamas Sinaga
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v9i1.4975

Abstract

Peran bidan dalam memberikan promosi kesehatan melalui program deteksi dini dan pengajaran. Deteksi dini penyakit kanker payudara yaitu dengan SADARI dengan tujuan untuk mengetahui adanya benjolan atau kelainan payudara lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Bidan dalam memberikan promosi kesehatan kepada remaja tentang SADARI di Puskesmas Bortrem Bagan Senembah Raya. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang ada di wilayah Puskesmas Bortrem Bagan Senembah Raya berjumlah 35 orang. Sampel ditentukan dengan teknik total sampling. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai p-value= 0,005. Ada hubungan peran bidan dalam memberikan promosi kesehatan kepada remaja putri tentang SADARI. Disarankan bidan harus lebih aktif dan proaktif dalam meningkatkan pengetahuan dengan mencari informasi dari majalah, TV, koran dan lain-lain, sehingga dapat memberikan promosi kesehatan kepada remaja dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Disarankan penelitian ini dapat dilanjutkan dengan design penelitian yang bersifat korelasi.
HUBUNGAN TEHNIK HYPNOBIRTHING DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI KLINIK CITRA BUNDA PEKAN BARU TAHUN 2023 Suharni Pintamas Sinaga
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v8i2.4976

Abstract

Hypnobirthing adalah salah satu teknik terapi perilaku yang bertujuan untuk menurunkan ketegangan fisiologis dan kecemasan, terutama selama persalinan. Pentingnya hypnobirthing adalah karena kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing serta perlunya peningkatan pemahaman ibu hamil tentang hypnobirthing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Hypnobirthing dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil TMIII Primigravida di klinik Citra Bunda Pekanbaru tahun 2023. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu hamil di klinik Citra Bunda, dengan sampel meliputi 30 pasien ibu hamil di klinik Citra Bunda. Dari analisis statistik, didapati bahwa dari 30 ibu hamil yang diteliti, 20 ibu hamil (66,6%) menggunakan teknik Hypnobirthing. Dari mereka, 5 orang (23,3%) tidak mengalami kecemasan, 10 orang (33,3%) mengalami kecemasan ringan, dan 3 orang (10,0%) mengalami kecemasan sedang. Tidak ada yang mengalami kecemasan berat. Sementara itu, 10 ibu hamil lainnya (33,4%) tidak menggunakan teknik Hypnobirthing. Dari mereka, 5 orang (16,7%) mengalami kecemasan sedang, dan 5 orang (16,7%) mengalami kecemasan berat. Hasil analisis hubungan antara Teknik Hypnobirthing dengan tingkat kecemasan ibu hamil primigravida menggunakan rumus x2 (chi square) menunjukkan nilai p-value = 0,000 (P < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara Teknik Hypnobirthing dengan tingkat kecemasan ibu hamil primigravida. Klinik Citra Bunda Pekanbaru disarankan untuk meningkatkan promosi kesehatan guna meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya penerapan teknik hypnobirthing untuk mengurangi tingkat kecemasan
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Hiperemesis Gravidarum Di Klinik Mardianum Kecamatan Medan Area Tahun 2022 Simanjuntak, Herlina; Purba, Yuni Vivi Santri; Lumbantobing, Pratiwi; Sinaga, Suharni Pintamas
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperemesis gravidarum (HEG) merupakan suatu kondisi muntah persisten dalam kehamilan sehingga menyebabkan berbagai gangguan keseimbangan tubuh seperti dehidrasi, gangguan elektrolit, metabolik dan defisiensi nutnsi bahkan dapat menyebabkan kematian. Etiologinya belum diketahui secara pasti. Beberapa faktor risikonya adalah usia ibu, gravida, paritas, tingkat pendidikan, sosial ekonomi, kehamilan ganda, mola hidatidosa, dan riwayat HEG. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hyperemesis gravidarum di klinik mardianum kecamatan medan area. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester 1 di klinik mardianum kecamatan medan area tahun 2022. sampel yang dibutuhkan dalam penelitian sebesar 56 ibu hamil yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpuian data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan pravelensi kejadian hiperemesis gravidarum di klinik mardianum pengetahuan dengan hyperemesis gravidarum sebesar 42,9% dan sikap dengan hyperemesis gravidarum sebesar 76,6%. Hasil analisis biavriat di dapat ada hubungan antara pengetahuan dengan hyperemesis gravidarum di klinik mardianum kecamatan medan area tahu 2022 dengan p value = 0.019(<0.1),ada hubungan antara sikap dengan hyperemesis gravidarum di klinik mardianum kecamatan medan area tahun 2022 denga p value = 0.004(<01).
HUBUNGAN INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM DI PUSKESMAS ONAN HASANG TAHUN 2023 Sinaga, Suharni Pintamas; Tampubolon, Elmina
JURNAL ILMIAH DHDT - KEBIDANAN Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENELITIAN KEBIDANAN & KESPRO
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpk2r.v6i2.1737

Abstract

The Ministry of Health (2008) states that IMD involves pressing the newborn up against the mother's chest or stomach, let him to wiggle about in search of the nipple, and then nursing him until he is full. At least the first hour following the baby's birth is dedicated to this procedure. This kind of study uses a cross-sectional design and is descriptive correlative in nature. It measures both the independent and dependent research variables concurrently throughout the course of one time period. The purpose of this study is to examine the correlation between the occurrence of postpartum hemorrhage at the Onan Hasang Community Health Center in 2023 and the Early Breastfeeding Initiation (IMD). There were 26 persons (81.3%) postpartum. Respondents who did not initiate early breastfeeding (IMD) represented the minority with postpartum hemorrhage, i.e. 3 (9.4%). Based on the study results obtained, there is a relationship between early initiation of breastfeeding (IMD) and the incidence of postpartum bleeding at Onan Hasang Community Health Center in 2023, which from the main trial Fisher's exact test, the obtained p value is 0.008, which is less than 0.05. This means that the earlier you start breastfeeding (IMD), the less postpartum bleeding you will have. We note that the majority of respondents who completed Early Initiation of Breastfeeding (IMD) did not experience postpartum bleeding, i.e. 26 (81.3%). The majority of respondents who did not initiate early breastfeeding (IMD) had postpartum hemorrhage, i.e. 3 (9.4%). Fisher's exact test results showed a p-value of 0.008 < 0.05. This means that the alternative hypothesis (Ha) of this study is accepted, i.e. there is an association between early initiation of breastfeeding (IMD) and the incidence of postpartum hemorrhage at community health centers. Onan Hasang coin in 2023.
PERSEPSI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PMB MELIANA Sinaga, Suharni Pintamas; Tampubolon, Elmina
Jurnal Penelitian Keperawatan Medik Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENELITIAN KEPERAWATAN MEDIK
Publisher : Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpkm.v6i2.1740

Abstract

Anxiety is a normal condition that occurs in various circumstances, such as growth, new experiences (Heriani, 2016). Anxiety is a feeling of fear that has no clear cause and is not supported by the existing situation. Anxiety can be felt by everyone if they experience deep pressure and feelings that cause psychiatric problems and can develop over a long period of time. Anxiety disorders are one of the most common psychiatric disorders. According to the National Comority Study report, one in four people meet the diagnostic criteria for at least one anxiety disorder. Anxiety symptoms are different for each individual. Symptoms of anxiety can include restlessness, heart palpitations, tremors, and more. Pregnancy is a source of stress and anxiety, especially for mentally unstable pregnant women. In general, pregnant women experiencing pregnancy for the first time will feel happy and increasingly curious about their changes as well as the development of the fetus. But at the same time, pregnant women also feel worried. This type of research is analytical survey research with a cross-sectional approach where data relating to the independent variable and dependent variable are collected simultaneously or at the same time. This method was used by researchers to determine the perception of the level of anxiety of primigravida mothers in facing the birth process. Based on the results of age research on the perception and anxiety of primigravida pregnant women in the age group <20 years, totaling 13 people, of which 5 people (38.5%) had a good perception of childbirth and 8 people (61.5%) had a bad perception. towards childbirth. Meanwhile, in the 20-35 year age group, there were 20 people, of whom 15 people (75.0%) had a good perception, and 5 people (25.0%) had a bad perception. According to the results of anxiety levels in people under 20 years old, 7 people (53.8%) felt mild anxiety, 2 people (15.4%) felt moderate anxiety, 3 people (23.1%) felt ) severe anxiety and 1 person (7.7%) panicked.
HUBUNGAN UMUR, PARITAS DAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI PUSKESMAS ULAK TANO PADANG LAWAS TAHUN 2021 Pintamas Sinaga, Suharni
Jurnal Doppler Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana jumlah dan ukuran sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) lebih rendah dari normal, yang akan mengakibatkan terganggunya distribusi oksigen oleh darah ke seluruh tubuh. Anemia pada ibu hamil bukan tanpa risiko, melainkan tingginya angka kematian ibu berkaitan erat dengan anemia. Anemia juga menyebabkan rendahnya kemampuan jasmani karena sel - sel tubuh tidak cukup mendapatkan pasokan oksigen. Pada wanita hamil, anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan umur, paritas dan status gizi dengan Kejadian anemia pada ibu hamil Di Puskesmas Ulak Tano Padang Lawas Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Ulak Tano Padang Lawas dari bulan Juni sampai Agustus 2021 sebanyak 35 orang dan tehnik pengambilan sampel menggunakan total populasi. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ada hubungan umur (p= 0,007),paritas (p=0,433), status gizi (p=0,000) dengan Kejadian anemia pada ibu hamil Di Puskesmas Ulak Tano Padang Lawas Tahun 2021. Diharapkan kepada ibu hamil selalu memeriksakan kehamilannya setiap bulan untuk mengetahui kesehatan ibu serta janin yang dikandungnya. Ibu hamil yang anemia sebaiknya membatasi konsumsi sumber makanan yang menghambat penyerapan zat besi dan meningkatkan konsumsi sumber makanan yang dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi serta rutin mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD)
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSU ARTHA MEDICA BINJAI Uliy Iffah; Risda Romulia Marbun; Suharni Pintamas Sinaga
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization) bahwa negara berkembang merupakan penyumbang utama angka kematian ibu (AKI) didunia, yaitu sebesar 99 %. Setiap tahun di seluruh dunia 358.000 ibu meninggal saat hamil atau bersalin dimana 355.000 ibu berasal dari negara berkembang. Angka kejadian seksio sesarea di kota – kota besar di Indonesia meningkat pesat di Indonesia dalam dua puluh tahun terakhir. Menurut hasil SDKI, angka persalinan yang berakhir dengan seksio sesaria 2016 sebanyak 695 kasus dari 16.217 persalinan atau sekitar 4,3 %. Pada tahun 2017 angka ini meningkat menjadi 22, 8 % atau sekitar 921.000 kasus dari 4.039.000 persalinan. Berdasarkan laporan data RSU Artha Medica Binjai angka bedah sectio caeserea dari tahun ketahun semakin meningkat yang didapatkan di rekam medis RSU Artha Medica Binjai. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Faktor yang berhubungan dengan tindakan persalinan sectio cesarea pada tindakan persalinan ibu di RSU Artha Medica Binjai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis penelitian studi analitik. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Penelitian dilakukan menggunakan data rekam medis RSU Artha Medica Binjai. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di Rumah Sakit Umum Artha Medica Binjai. Sampel penelitian ini adalah semua populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan persalinan section caesarea yaitu factor umur, paritas, tinggi badan, riwayat obstetric dan indikasi persalinan. Dari lima factor tersebut factor riwayat obstetric dan indikasi yang memiliki hubungan bermakna dengan kejadian persalinan section caeserea dengan masing-masing p < 0,05. Terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat obsteterik dan indikasi persalinan dengan kejadian persalinan section caeserea. Diharapkan kepada pihak rumah sakit harus melakukan upaya pengendalian dan pengawasan agar tindakan sectio caesaria dilakukan terhadap ibu dengan kasus yang sesuai untuk kebutuhan medisnya.
HUBUNGAN KUALITAS KONSELING KB TERHADAP KEPUASAN AKSEPTOR KB DI DESA UJUNG LABUHAN KECAMATAN NAMORAMBE TAHUN 2024 Sinaga, Suharni Pintamas; Nurmiyati, Nurmiyati
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v10i1.6252

Abstract

Latar belakang: Program Keluarga Berencana (KB) bertujuan menyeimbangkan pertumbuhan penduduk melalui penerimaan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS). Pada tahun 2022, mayoritas akseptor memilih kontrasepsi suntik (61,9%) dan pil (13,5%), menunjukkan kecenderungan pada metode jangka pendek dibanding Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) (Profil Kesehatan Indonesia, 2022). Tujuan: mengetahui hubungan kualitas konseling KB terhadap kepuasan akseptor di Desa Ujung Labuhan, Kecamatan Namorambe, tahun 2024. Metode: menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 100 responden yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas konseling KB dan kepuasan akseptor (p-value = 0,047). Simpulan: pentingnya kualitas konseling KB agar lebih mengerti kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi yang digunakan
Uji Aktivitas Antibakteri Krim Ekstrak Etanol Daun Kitolod (Isotoma longiflora)(L).C.Presl Terhadap Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa Simanjuntak, Helen Anjelina; Nahampun, Laura Yunita; Purba, Hermawan; Simanjuntak, Herlina; Sinaga, Suharni Pintamas; Sembiring, Mahral Effendi; Rahmiati, Rahmiati; Situmorang, Toberni S
Herbal Medicine Journal Vol 8 No 2 (2025): Herbal Medicine Journal
Publisher : Program Studi S1 Farmasi, STIKES Senior, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58996/hmj.v8i2.186

Abstract

Kitolod plants are used to treat various types of diseases, such as eye pain, wound healing, asthma, bronchitis, rheumatism and others. This study aims to determine the antibacterial activity test of kitolod leaf ethanol extract cream (Isotoma longiflora) (L).C.Presl against Staphylococcus epidermidis and Pseudomonas aeruginosa bacteria. This research stage includes determination, preparation of simplicia, extraction, phytochemical screening, cream formulation F0 (0%), F1 (4%), F2 (6%) F3 (8%), and antibacterial test. The results of the phytochemical screening showed that alkaloids, flavonoids, tannins, saponins and steroids were obtained. The results of the antibacterial activity test of the formula against Staphylococcus epidermidis in sequence F0 (0%), F1 (4%), F2 (6%) and F3 (8%) were 11.315 mm; 15.205 mm; 18.843 mm; 23.698 mm. Meanwhile, against Pseudomonas aeruginosa bacteria, the measurements were 6.04 mm, 8.19 mm, 12.46 mm, and 17.24 mm, respectively. In conclusion, all variations of the cream formula showed antibacterial activity in inhibiting the growth of Staphylococcus epidermidis and Pseudomonas aeruginosa bacteria. The cream formulation was more sensitive to Staphylococcus epidermidis bacteria than Pseudomonas aeruginosa bacteria.
Psychological Impact of COVID-19 on Healthcare Workers: A Systematic Review Victor Trismanjaya Hulu; Suharni Pintamas Sinaga; Achmad Rifai; Frans Judea Samosir; Putranto Manalu
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1: March 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.625 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i1.469

Abstract

During the COVID-19 pandemic, many health workers working in hospitals experienced psychological problems and stress while serving patients because of their high risk of contracting COVID-19. This study explores the main findings from the literature examining the psychological impact of COVID-19 on healthcare workers. This study uses a systematic review method using the PRISMA statement. A systematic search was carried out to obtain relevant articles from three databases, namely Scopus, PubMed, and Google Scholar, published in the English version. The investigation of articles started from identifying, sorting, checking the feasibility and eligibility of the studies and including qualitative synthesis. This article's inclusion criteria were English-language articles and full text on studies assessing the psychological impact of COVID-19 on healthcare workers. There were 1429 articles found and eleven studies of which were analyzed, namely ten studies using a cross-sectional design, one study using a retrospective cohort design. The psychological impact experienced by health workers included fear of being infected with COVID-19; fear of contracting oneself, friends, and relatives; fear of being alienated by others; fear of being stigmatized by others; worrying about personal and family health; worrying about being quarantined or isolated; fear of close contact with patients at high risk of infection; fear of experiencing high insomnia; fear of experiencing acute stress disorders and psychological stress. The study concluded that health workers serving patients in hospitals face tasks full of pressure, worry, anxiety, and high fear of being infected with COVID-19. Health workers are in dire need of health protection as well as special recovery programs that aim to improve psychological well-being during the COVID-19 pandemic.  Abstrak: Selama masa pandemi COVID-19, banyak tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit mengalami gangguan psikologis dan stres saat melayani pasien karena besar risiko mereka terinfeksi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi temuan utama dari literatur yang meneliti tentang dampak psikologis COVID-19 pada petugas kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan menggunakan pernyataan PRISMA. Untuk memperoleh artikel yang relevan maka dilakukan pencarian secara sistematis dari tiga database yaitu Scopus, PubMed dan Google Scholar yang diterbitkan dalam versi bahasa Inggris. Penyelidikan artikel dimulai dari tahap identifikasi, pemilahan, kelayakan dan studi yang memenuhi syarat dan termasuk sintesis kualitatif. Kriteria inklusi adalah artikel berbahasa Inggris dan full text tentang studi yang menilai dampak psikologis COVID-19 pada petugas kesehatan. Dari tiga database diperoleh 1429 artikel dan sebanyak 11 (sebelas) studi diantaranya dianalisis dimana sepuluh studi yang menggunakan desain cross-sectional dan satu studi yang menggunakan desain kohort retrospektif. Dampak psikologis yang dialami oleh tenaga kesehatan meliputi takut terinfeksi COVID-19, takut tertular terhadap diri sendiri, teman dan kerabat, takut dijauhkan oleh orang lain, takut distigmatisasi oleh orang lain, khawatir tentang kesehatan pribadi dan keluarga, khawatir akan dikarantina atau diisolasi, takut kontak dekat dengan pasien berisiko tinggi terinfeksi, takut mengalami insomnia yang tinggi, takut mengalami gangguan stres akut dan tekanan psikologis. Penelitian menyimpulkan petugas kesehatan yang melayani pasien di rumah sakit selalu diperhadapkan dengan pekerjaan yang penuh dengan tekanan, khawatir, cemas dan rasa takut yang tinggi terinfeksi COVID-19. Petugas kesehatan sangat membutuhkan perlindungan kesehatan serta program khusus pemulihan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis selama pandemi COVID-19.