Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Tingkat Kepuasan Karyawan pada Penyelenggaraan Makanan Jasa Catering di Kantin PT. Arga Morini Indah Handriani, Handriani; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Dhesa, Desiderius Bela; Ihsan M., Habib; Ananda, Siti Hadrayanti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v10i3.1146

Abstract

Penyelenggaraan makanan pada institusi sangat penting, karena dengan adanya penyelenggaraan makanan, diharapkan karyawan yang bekerja pada perusahaan tersubut terpenuhi kebutuhan gizinya sehingga dapat meningkatkan Kesehatan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan karyawan pada penyelenggaraan makanan jasa catering di Kantin PT. Arga Morini Indah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif desain survey. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan (karyawan) perusahaan PT. Arga Morini Indah sebanyak 300 orang dan sampel sebanyak 75 orang yang diperoleh dengan Simple Random Sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan lembar observasi serta diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan waktu distribusi makanan sebagian besar menyatakan tepat waktu (88%), sanitasi atau kebersihan alat sebagian besar menyatakan Ya (96%), cita rasa makanan sebagian besar Puas sebanyak (89,3%), aspek sanitasi atau kebersihan alat sebagian besar menyatakan Ya (96%) dan aspek penampilan petugas sebagian besar sangat puas (54,7%), Saran bagi pihak PT.Arga Morini perlu melibatkan tenaga gizi dalam penyelenggaraan makanan di perusahaan nikel PT Arga Morini. Bagi peneliti selanjutnya perlu melakukan penlitian kuantitatif yang menganalisis faktor-faktor yang memperngaruhi kepuasan karyawan.
Analisis Kandungan Gizi Dan Uji Organoleptik Cookies Alpusen Sebagai Snack Pada Siswa Di SDN 2 Tinanggea. Liasambu, Fhidhia Ismawati; Ananda, Siti Hadrayanti; Demmalewa, Jenny Qlifianti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i1.1161

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAK) dengan satu kelompok mendapat dua perlakuan (100gr:30gr dan 80gr:50gr), ditambah pemasukan buah alpukat gersen dengan menggunakan rasio daya terima. Bentuk penelitiannya adalah eksperimen kuasi (quasi-experimental) dengan menggunakan tipe one-shot study. Dengan menggunakan sampel lengkap, terpilih 42 siswa kelas V dan VI SDN 2 Tinanggea sebagai sampel. Jumlah lemak yang diuji, vitamin C, dan vitamin A merupakan variabel terikat yang diteliti, sedangkan uji hedonik merupakan variabel bebas. Uji-t tidak berpasangan Mann Whitney (p-value = <0,05) digunakan untuk analisis dataTemuan penelitian menunjukkan ada perbedaan mencolok antara aroma dan rasa. Sementara itu, terdapat variasi penting dalam hal tekstur dan persyaratan warna. Preferensi panelis terhadap cookies dengan gersen alpukat adalah sebagai berikut: R1 sebesar 69% dari segi aroma, R2 dan R1 sebesar 100% dari segi tekstur, dan R1 sebesar 85,7% dari segi rasa. Kriteria hue adalah R2 & R1 dengan nilai 100%. Cookies alpusen memiliki nilai gizi tertinggi berupa lemak R1 (7,15 mg), vitamin C (28,34 mg), dan vitamin A (0,14 µg/g). Sehubungan dengan karakteristik rasa dan aroma, penelitian ini berpendapat bahwa menambahkan alpukat Gersen ke dalam kue mempengaruhi penerimaannya secara drastis. Dari segi kesukaan, panelis menilai warna, aroma, tekstur, dan rasa produk kue R1 cukup menarik. Sedangkan panelis menilai R2 bagus dari segi warna dan aroma. Cookies Alpusen memiliki nilai gizi tertinggi dalam hal lemak R2 (6,15 mg), vitamin C (31,65), dan vitamin A (0,22µg/g).
Hubungan Penyajian Makanan dengan Sisa Makanan Pasien Rawat Inap di RSUD Kabupaten Wakatobi Nurilhida, Nurilhida; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Ananda, Siti Hadrayanti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i2.1163

Abstract

Perhentian terakhir dalam perjalanan kuliner adalah penyajian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan praktik penyajian makanan dengan sisa makanan rawat inap di RSUD Wakatobi. Sampel penelitian adalah 86 pasien rawat inap RSUD Wakatobi. Purposive sampling digunakan dalam pendekatan pengambilan sampel ini. Desain penelitian bersifat cross sectional dan bersifat kuantitatif. metode pengumpulan data dengan menggunakan alat, seperti lembar observasi dan angket. Uji Chi square merupakan uji statistik. Berdasarkan temuan penelitian, sebagian besar responden baik laki-laki maupun perempuan yang meninggalkan sisa makanan berusia antara tiga puluh hingga tiga puluh lima tahun. Penelitian terhadap kebiasaan makan responden mengungkapkan mayoritas mengonsumsi makanan yang disajikan di rumah sakit. Pengaruh unsur eksternal seperti kualitas makanan, warna, rasa, tekstur, aroma, dan ketepatan waktu pelayanan terhadap kejadian sisa makanan pada pasien rawat inap. Jumlah rata- rata sisa makanan (>20%) dianggap berada di atas kebutuhan layanan minimal. Temuan sisa makanan (Sisa) yang tidak dimakan pasien rata-rata 60,3% untuk makanan pokok (nasi), 60,3% untuk lauk hewani, 58,8% untuk lauk nabati, 63,2% untuk sayur, dan 60,3% untuk buah. Mutu makanan terdiri dari penampilan makanan dan rasa makanan yang terdiri dari beberapa aspek yaitu warna makanan kategori suka sebanyak 26 responden tidak suka sebanyak 42 responden (p=0,011), aroma makanan kategori suka sebanyak 27 responden, tidak suka sebanyak 41 responden (p=7,30), terkstur makanan kategri suka sebanyak 27 responden, tidak suka sebanyak 41 responden (p=0,027), rasa makanan kategori suka sebanyak 41 responden, tidak suka sebanyak 27 responden (p=0, 00) dan waktu penyajian makanan yang tepat waktu sebanyak 34 responden, tidak tepat waktu 34 responden (p=0,046). Penelitian menyimpulkan bahwa sisa makanan dari pasien rawat inap berkorelasi dengan penyajian, warna, rasa, dan tekstur. Sedangkan sisa makanan dari pasien rawat inap tidak ada hubungannya dengan bau makanan.
Hubungan Nafsu Makan pada Anak Balita dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Ahuhu Al Dhamir, Muh Fitrah; Abadi, Ellyani; Demmalewa, Jenny Qlifianti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i2.1381

Abstract

A major dietary issue that can impact a child's growth and development before the age of five is stunting. Appetite is one of the elements that affects the prevalence of stunting. The purpose of this study is to examine the connection between stunting rates in the Puskesmas Ahuhu working region and the appetite of children under five. This study employed a cross-sectional methodology and a descriptive correlational design. Seventy-two stunted toddlers, ages six to fifty-nine months, made up the research population. Purposive sampling was the method of sampling that was employed. Questionnaires and observation were used to gather data, which were subsequently subjected to univariate and bivariate analysis. The majority of toddlers with stunting had weak appetites, according to the research. Statistical analysis shows that there is a significant relationship between appetite and the incidence of stunting, where a good appetite contributes to reducing the risk of stunting. There is a significant relationship between appetite in children under five and the incidence of stunting. It is recommended that parents pay more attention to their children's diet and increase their appetite by providing nutritious and attractive food
Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Pendidikan Ibu terhadap Pemenuhan Gizi Balita Usia 3-5 tahun di Kelurahan Lapulu Juniarti, Riska; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Ananda, Siti Hadrayanti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i2.1382

Abstract

The causes of malnutrition are divided into two, namely direct and indirect causes, namely children's food, an unbalanced diet in terms of nutritional content, and infectious diseases that children may suffer from. Indirect causes include food security in the family, childcare patterns and health services and environmental health. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge, attitudes, and maternal education towards the fulfillment of nutrition for toddlers aged 3-5 years in Lapulu Village. The type of research used is quantitative with a cross-sectional study design involving a sample of 31 people. The results of the study indicate that there is a relationship between Mother's Knowledge towards Fulfillment of Nutrition for Toddlers Aged 3-5 years in Lapulu Village (ρ value = 0.003), there is a relationship between Mother's attitude towards Fulfillment of Nutrition for Toddlers Aged 3-5 years in Lapulu Village (ρ value = 0.024) and there is a relationship between Mother's education towards Fulfillment of Nutrition for Toddlers Aged 3-5 years in Lapulu Village (ρ value = 0.019). It is concluded that there is a relationship between Mother's Knowledge, attitude and education towards Fulfillment of Nutrition for Toddlers Aged 3-5 years
Sistem Penyelenggaraan Makanan pada Keluarga Nelayan yang Memiliki Anak Balita di Kepulauan Masaloka Raya Kabupaten Bombana Asni, Nurul; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Dhesa, Desiderius Bella
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i3.1383

Abstract

Nutritional problems in the coastal area of ​​the Masaloka Raya Health Center are very high, the prevalence of stunting is 27.7% wasting 19%. 0.4% overweight and 34.9% underweight. The food management system for fishermen's families also plays a role in determining the nutritional problems of coastal communities, especially in the aspects of purchasing, cooking and distributing food. The purpose of this study was to determine the food management system by mothers in fishing families in the Masaloka Raya Islands, Bombana Regency. This type of research is descriptive, cross-sectional study approach. This research was conducted in Masaloka Raya Village in August 2024. The population was all toddlers in the Masaloka Health Center area, which was 84 people and the sample was some toddlers as many as 34 people who were taken using the simple random sampling technique. Data were collected using a valid and reliable questionnaire and analyzed descriptively. The results of the study found that the food purchasing system in fishing families was mostly in the sufficient category (91.2%), the rest was lacking (8.8%). The cooking system was mostly lacking (52.9%) and the rest (47.1%). The food distribution system was 100% sufficient. The conclusion of this study is that the food purchasing and distribution system is in the good category while the cooking system is mostly lacking. Suggestions for fishing families are to buy local vegetables and fruits so that nutritional needs are met in a balanced way and not to use food flavor enhancers such as royko or Masako. For Masaloka Raya Village to provide education related to balanced nutrition and for further researchers, to statistically analyze the causes of the lack of food cooking systems for fishing families in the coastal areas of the Masaloka Islands.
Efektivitas Pemberian Jus Wortel dan Air Kelapa Muda Terhadap Perubahan Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Polara Raya Abidan, Nur; Dhesa, Desidarius Bela; Demmalewa, Jenny Qlifianti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 5 No 01 (2024): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 05 NOMOR 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is a condition of high blood pressure that exceeds 140/90 mmHg. One effort to control hypertension is to give carrot juice and young coconut water. The aim of this research is to determine the effectiveness of giving carrot juice and young coconut water on changes in blood pressure in hypertension sufferers. This type of research is an experiment with a quasi-experiment design. This research was conducted in Polara Raya in September 2023. The sample was 16 people with hypertension who were given carrot juice and 16 people who were given young coconut water. Blood pressure data was obtained with a sphygmomanometer and analyzed using the Wilcoxon sign rank test and the Mann Whitney test. The research results showed that the average blood pressure before being given carrot juice was 152/97 mmHg and after giving carrot juice it was 142/87 mmHg and the systolic p value was 0.005 and 0.000 in systole. Then the average blood pressure before being given young coconut water was 151/96 mmHg and after being given young coconut water was 144/85 mmHg, the test results obtained a systolic p value of 0.013 and a distolic 0.000. Then for effectiveness, the p value for systole was 0.954 and 0.814 for distole. The conclusion of this study is that carrot juice and young coconut water can reduce blood pressure and there is no difference in the effectiveness of giving carrot juice and young coconut water on changes in blood pressure in hypertensive sufferers.
Analisis Tingkat Kepuasan Karyawan pada Penyelenggaraan Makanan Jasa Catering di Kantin PT. Arga Morini Indah Handriani; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Dhesa, Desiderius Bela
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 5 No 01 (2024): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 05 NOMOR 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan makanan pada institusi sangat penting, karena dengan adanya penyelenggaraan makanan, diharapkan karyawan yang bekerja pada perusahaan tersubut terpenuhi kebutuhan gizinya sehingga dapat meningkatkan Kesehatan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan karyawan pada penyelenggaraan makanan jasa catering di Kantin PT. Arga Morini Indah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif desain survey. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan (karyawan) perusahaan PT. Arga Morini Indah sebanyak 300 orang dan sampel sebanyak 75 orang yang diperoleh dengan Simple Random Sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan lembar observasi serta diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan waktu distribusi makanan sebagian besar menyatakan tepat waktu (88%), sanitasi atau kebersihan alat sebagian besar menyatakan Ya (96%), cita rasa makanan sebagian besar Puas sebanyak (89,3%), aspek sanitasi atau kebersihan alat sebagian besar menyatakan Ya (96%) dan aspek penampilan petugas sebagian besar sangat puas (54,7%), Saran bagi pihak PT.Arga Morini perlu melibatkan tenaga gizi dalam penyelenggaraan makanan di perusahaan nikel PT Arga Morini. Bagi peneliti selanjutnya perlu melakukan penlitian kuantitatif yang menganalisis faktor-faktor yang memperngaruhi kepuasan karyawan.
Hubungan Cita Rasa Makanan dan Ketepatan Waktu Distribusi dengan Tingkat Kepuasan Pelayanan Gizi pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka Hasniar, Hasniar; Ihsan M, Habib; Demmalewa, Jenny Qlifianti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v12i3.1652

Abstract

Abstrak Kepuasan pasien merupakan indikator penting kualitas pelayanan gizi yang berperan besar terhadap citra rumah sakit. RS Benyamin Guluh Kolaka telah mengikuti standar penyelenggaraan makanan dengan siklus menu dan jadwal makan yang teratur, namun masih ditemukan kendala seperti kurang sesuainya cita rasa, keterlambatan distribusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan cita rasa makanan dan ketepatan distribusi dengan tingkat kepuasan pelayanan gizi pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka. Jenis penelitian adalah kuantitatif, desain cross sectional study. Sampel adalah sebagian pasien rawat inap di ruang kelas III RSBG Kolaka tahun 2025 periode Januari-Maret sebanyak 76 orang yang diperoleh menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil penelitian diperoleh p value 0,000 untuk cita rasa makanan dan 0,000 untuk ketepatan waktu distribusi makanan. Kesimpulan adalah ada hubungan cita rasa makanan dan ketepatan distribusi dengan tingkat kepuasan pelayanan gizi pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka. Saran bagi RSBG Benyamin Guluh agar meningkatkan cita rasa makanan melalui evaluasi resep secara berkala, menyediakan variasi menu yang sesuai budaya lokal dan memperbaiki ketepatan waktu distribusi makanan. Bagi peneliti selanjutnya agar menggunakan desain penelitian eksperimen untuk menilai dampak perbaikan menu maupun sistem distribusi terhadap sisa makanan dan asupan gizi pasien. Absctract Patient satisfaction is an important indicator of the quality of nutritional services, which significantly impacts a hospital's image. Benyamin Guluh Hospital, Kolaka, adheres to food service standards with a regular menu cycle and meal schedule. However, challenges such as inappropriate taste and delayed distribution persist. The purpose of this study was to determine the relationship between food taste and timeliness of distribution and satisfaction levels with nutrition services inpatients at Benyamin Guluh Hospital, Kolaka. The study used a quantitative, cross-sectional design. The sample consisted of 76 inpatients in Class III wards at Benyamin Guluh Hospital, Kolaka, in 2025, from January to March. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the Fisher Exact Test. The results showed a p-value of 0.000 for food taste and 0.000 for timeliness of food distribution. The conclusion is that there is a relationship between food taste and accuracy of distribution and the level of satisfaction with nutritional services among inpatients at Benyamin Guluh Hospital, Kolaka. Suggestions for Benyamin Guluh Hospital include improving food taste through regular recipe evaluation, providing menu variations that are culturally appropriate, and improving the timeliness of food distribution. Future researchers should use an experimental research design to assess the impact of menu and distribution system improvements on food waste and patient nutritional intake.