Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS BIAYA DAN OUTCOME TERAPI PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIKA PADA PASIEN RAWAT INAP SKIZOFRENIA RSJD SURAKARTA TAHUN 2021 Azani, Elia; Dewantara, Aditya Arya; Lestari, Retnaning Muji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.167

Abstract

Skizofrenia merupakan penyakit kronis yang memerlukan biaya pengobatan yang cukup tinggi dan membutuhkan pengobatan jangka panjang sehingga membutuhkan biaya yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antipsikotika, biaya rata-rata pengobatan pasien skizofrenia dan outcome terapi penggunaan antipsikotika pada pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan rancangan cross-sectional dan pengambilan data secara retrospektif untuk memperoleh biaya dan outcome terapi penggunaan antipsikotika pada pasien skizofrenia rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Subyek dalam penelitian ini adalah pasien skizofrenia rawat inap yang dengan diagnosa skizofrenia yang menerima antipsikotika. Biaya yang dihitung meliputi, biaya obat antipsikotika, ruang perawatan, asupan gizi, penunjang, tindakan medis, obat dan alkes. Outcome yang diukur meliputi PANSS, perubahan berat badan dan frekuensi kejadian ekstrapiramidal. Hasil penelitian pada pasien skizofrenia yang dirawat, sebanyak 60 pasien memenuhi kriteria inklusi. Biaya rata-rata tertinggi yaitu kelompok antipsikotika kombinasi atipikal-tipikal (Rp.5.170.452,29), kelompok antipsikotika atipikal (Rp.4.145.912), kelompok antipsikotika tipikal (Rp.2.565.440). Outcome terapi penggunaan antipsikotika kelompok atipikal skor PANSS rata-rata 42,34, kejadian EPS sebesar 23,3%, kelompok tipikal skor PANSS 40,66, kejadian EPS 75%, sedangkan kombinasi atipikal-tipikal skor PANSS 54,00, dengan kejadian EPS 1,7%. Kelompok antipsikotika kombinasi atipikal-tipikal lebih efektif dalam penurunan skor PANSS dibandingkan dengan kelompok atipikal dan tipikal. Dapat disimpulkan bahwa kelompok antipsikotika kombinasi atipikal-tipikal lebih efektif dalam penurunan skor PANSS tetapi memerlukan biaya terapi paling besar dari ketiga kelompok antipsikotika lainnya.
PENGARUH PENYULUHAN GIZI SEIMBANG BALITA DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU Utaminingtyas, Farida; Lestari, Retnaning Muji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i1.102

Abstract

Kurang gizi merupakan salah satu penyebab utama terhambatnya pertumbuhan dan kematian pada anak. Balita mengalami proses pertumbuhan yang relatif cepat dan termasuk golongan yang rentan terhadap masalah gizi. Masalah gizi balita dapat memberikan dampak yang serius, seperti kegagalan pertumbuhan fisik, tidak optimalnya perkembangan dan kecerdasan, serta kematian pada balita. Pengetahuan ibu adalah salah satu faktor terpenting dalam pemenuhan gizi seimbang pada balita, salah satunya dapat diperoleh melalui penyuluhan dengan media leaflet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan gizi seimbang balita dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu di Kelurahan Tingkir Lor Kota Salatiga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Pra Eksperimental dengan rancangan one group pre test and post test design. Sampel yang digunakan sebanyak 34 responden, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre test, post test dan media leaflet tentang gizi seimbang pada balita. Analisis data menggunakan statistik nonparametrik dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik ibu dengan rata-rata di usia reproduktif 20-35 tahun, rata-rata tingkat pendidikan yang ada yaitu tamat SMA, dan ibu yang tidak bekerja lebih banyak dari pada ibu yang bekerja. Hasil penelitian terkait perbedaan pengetahuan yang signifikan pada ibu balita nilai (Pvalue=0,005) sebelum dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan dengan media leaflet menggunakan uji Wilcoxon. Simpulan, penyuluhan gizi seimbang balita dengan media leaflet berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan ibu.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DAN STRATEGI PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENDAMPINGAN MASA BALITA DI DESA REJOSARI, KECAMATAN BANCAK, KABUPATEN SEMARANG Winatasari, Diah; Lestari, Retnaning Muji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.223

Abstract

Stunting pada anak dapat disebabkan oleh beragam faktor, mulai dari faktor genetik, kurangnya asupan nutrisi saat di dalam kandungan dan setelah lahir, infeksi berulang, hingga tingkat pengetahuan orang tua yang rendah mengenai tumbuh kembang normal anak. Anak yang menderita stunting akan lebih rentan terhadap penyakit. Dampak stunting tidak hanya pada segi kesehatan tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Oleh sebab itu peran dari berbagai pihak sangat penting dalam upaya pencegahan stunting, mengingat target capaian nasional adalah 14 % pada tahun 2024. Salah satu prioritas utama pemerintah saat ini yaitu Penurunan Stunting. Hal tersebut dapat kita lihat dari adanya Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2019 tentang Percepatan Pencegahan Stunting. Perumusan masalah, bagaimana penatalaksanaan stunting di Desa Rejosari dalam rangka percepatan pencegahan stunting Tujuan, untuk mengetahui dan menganalisis penerapan peranan pemerintah desa dalam rangka percepatan pencegahan stunting. Metode yang digunakan pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif dengan tehnik wawancara, spesifikasi penelitian yaitu deskriptif analitis dengan analisis data kualitatif. Hasil, upaya percepatan pencegahan stunting yang telah dilakukan di desa Rejosari telah sesuai dengan Peraturan gubernur Nomor 34 tahun 2019 dengan hasil cukup efektif yaitu adanya penurunan sejumlah 36,8 %.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL PADA MASA PANDEMI COVID 19 SESUAI KEPMENKES NO 320 TAHUN 2020 TENTANG STANDAR PROFESI BIDAN Winatasari, Diah; Lestari, Retnaning Muji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.199

Abstract

Munculnya wabah virus COVID-19 memberikan dampak yang luar biasa dalam dunia kesehatan termasuk dalam memberikan pelayanan Antenatal Care (ANC). Pelayanan antenatal perlu memperhatikan standar 10T. Pelayanan antenatal bidan yang dituntut untuk berkualitas, berkesinambungan dan berbasis bukti akan sangat dipengaruhi oleh situasi pandemi covid-19 dan sesui dengan Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Kualitas Pelayanan Antenatal Pada Masa Pandemi Covid 19 Sesuai Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan. Metode Penelitian kuantitatif, desain analitik korelasional. Metode pendekatan menggunakan cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah bidan pemilik PMB di Kota Salatiga sejumlah 106. Teknik sampling total sampling. Analisis bivariat dengan chi square. Hasil penelitian tingkat pengetahuan mayoritas baik yaitu 69,8%. Ada hubungan pengetahuan dengan kualitas pelayanan antenatal pada masa pandemi covid-19 sesui dengan Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan, p value 0,021< 0,05 dan OR 3,75. Simpulan: Ada hubungan pengetahuan dengan kualitas pelayanan antenatal pada masa pandemi covid-19 sesui dengan Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan.
Edukasi Konsumsi Tablet Fe pada Ibu Hamil dalam Mendukung Implementasi Permenkes RI Nomor 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis Pemenuhan SPM Kesehatan Retnaning Muji Lestari; Serafina Damar Sasanti; Diah Winatasari; Sofita Ayuk Epiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.1957

Abstract

Anemia in pregnant women remains a significant health problem affecting both mother and fetus. One preventive effort is the regular consumption of iron (Fe) tablets; however, adherence is still low due to limited knowledge. This community service activity aimed to improve pregnant women’s knowledge regarding Fe tablet consumption in supporting the implementation of the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 6 of 2024 on Minimum Service Standards in Health. The methods used included lectures, question-and-answer sessions, and discussions supported by leaflets and PowerPoint, with evaluation through pre-test and post-test. Participants consisted of 13 pregnant women. The results showed an increase in the average score from 75 (pre-test) to 95 (post-test), indicating that the education provided was effective in improving knowledge. This activity is expected to enhance adherence to Fe tablet consumption and contribute to anemia prevention as well as the achievement of minimum health service standards.
Edukasi Bahaya Vape pada Remaja SMK di Kota Salatiga Serafina Damar Sasanti; Retnaning Muji Lestari; Salwa Nur Aulia Putri; Devi Indah Kurniawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1658

Abstract

The use of electronic cigarettes among adolescents is increasing and poses respiratory health risks. This community service activity aimed to improve the understanding of vocational school students regarding the dangers of vaping through health education and pre–post knowledge assessments. The activity involved 30 male students aged 15–19 years who were active vape users. The method consisted of lectures, discussions, and visual demonstrations of lung damage. The results showed a significant improvement in students’ knowledge after the intervention. This activity highlights the importance of school-based education in preventing vaping behavior among adolescents.
Pemberdayaan Kader Kesehatan melalui Optimalisasi Pengawasan Konvensional dan Pendampingan Buku KIA dalam Asuhan Ibu Nifas Risiko Tinggi di Wilayah Dinas Kesehatan Kota Salatiga Diah Winatasari; Citra Elly Agustina; Retnaning Muji Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2193

Abstract

The postpartum period is a critical time associated with various health risks, particularly for high-risk mothers. Limited healthcare personnel available for monitoring necessitates the empowerment of community health volunteers (*kader*) to assist with early detection and support for postpartum mothers. This initiative aimed to enhance the capacity of these volunteers by optimizing conventional monitoring methods and guiding the use of the Maternal and Child Health (MCH) Handbook (*Buku KIA*) in the care of high-risk postpartum mothers in Salatiga. An active participatory partnership approach was employed from August to November 2025, comprising three stages: preparation and coordination, volunteer training, and guidance and supervision of home visits. The program involved volunteers, high-risk postpartum mothers, university students, and faculty members. Results demonstrated improved volunteer knowledge and skills regarding the detection of postpartum danger signs and the use of the MCH Handbook as a monitoring tool. All volunteers accurately completed monitoring forms and provided support in accordance with postpartum care standards. This support contributed to adherence to postpartum visit schedules, successful physical recovery, smooth lactation, and the absence of maternal complications or psychological issues.
ANALISIS IMPLEMENTASI PERMENKES NO. 21 TAHUN 2021 DAN UU NO. 4 TAHUN 2024 DALAM PENDAMPINGAN IBU NIFAS RISIKO TINGGI DI KOTA SALATIGA Diah Winatasari; Citra Elly Agustina; Retnaning Muji Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.365

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis yang rentan terhadap terjadinya komplikasi, terutama pada ibu dengan riwayat kehamilan risiko tinggi. Pemerintah Indonesia telah menetapkan berbagai regulasi untuk menjamin pelayanan nifas yang komprehensif, namun implementasinya di tingkat pelayanan kesehatan perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi regulasi pemerintah terhadap keberhasilan pendampingan ibu nifas dengan riwayat kehamilan risiko tinggi di wilayah Dinas Kesehatan Kota Salatiga tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus mendalam. Informan terdiri atas satu bidan koordinator, 37 kader kesehatan, 37 ibu nifas dengan riwayat kehamilan risiko tinggi, 17 mahasiswa, dan 7 dosen pendamping. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 berjalan efektif melalui pemenuhan kunjungan nifas KF1–KF4 sebesar 100%, kolaborasi tenaga kesehatan dan kader, serta pendampingan berkelanjutan berbasis komunitas. Seluruh ibu nifas menunjukkan hasil klinis yang baik tanpa komplikasi medis maupun gangguan psikologis. Keberhasilan program didukung oleh sinergi tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan kepatuhan ibu nifas terhadap asuhan yang diberikan. Implementasi regulasi yang optimal berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan ibu nifas risiko tinggi.