Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALIASIS EFISIENSI KINERJA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS: JALAN SELOKAN MATARAM – JALAN WAHID HASYIM) Suryanto Suryanto; Cahyaning Kilang Permatasari; Kevin Nur Hidayah
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 7 No. 2 (2025): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v7i2.3105

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor di wilayah Yogyakarta yang tidak diimbangi dengan peningkatan infrastruktur lalu lintas yang memadai telah menyebabkan berbagai permasalahan, khususnya pada titik simpang jalan. Salah satu simpang yang mengalami kepadatan signifikan adalah simpang bersinyal Jalan Selokan Mataram – Jalan Wahid Hasyim, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang tersebut dengan menggunakan parameter kinerja lalu lintas, yaitu derajat kejenuhan (DJ), tundaan rata-rata (Ti), panjang antrian (Q), dan kapasitas (C), sesuai metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023.Metode penelitian yang digunakan adalah survei lalu lintas pada hari sibuk dan hari libur pada tiga periode waktu (pagi, siang, dan sore), serta pengukuran langsung data geometri jalan dan waktu sinyal. Data kemudian dianalisis untuk memperoleh kinerja tiap lengan simpang (utara, selatan, timur, barat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaan signifikan antara kondisi hari sibuk dan hari libur, terutama pada pendekat timur dan barat yang memiliki derajat kejenuhan (DJ) lebih dari 1 dan tundaan yang sangat tinggi, yaitu hingga 895,9 detik/SMP pada kondisi eksisting.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa simpang Selokan Mataram – Wahid Hasyim dalam kondisi eksisting belum bekerja secara efisien, terutama pada jam-jam sibuk dan pendekat dengan volume lalu lintas tinggi. Diperlukan evaluasi lanjutan terkait pengaturan fase sinyal dan kemungkinan rekayasa lalu lintas lainnya guna meningkatkan efisiensi simpang serta mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan.
Analisis Kapasitas Hidraulik Saluran Drainase Menggunakan Pemodelan Storm Water Management Model (SWMM): Studi Kasus di Kecamatan Banguntapan Muhamad Arifin; Cahyaning Kilang Permatasari
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 8 No 01 (2026): Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v8i01.2091

Abstract

Inundation is a major problem that frequently occurs in both residential areas and other urban zones, particularly in large cities. Flooding in residential areas is often caused by the failure of drainage channels to convey excess water. This condition commonly occurs when high rainfall intensity is not supported by adequate drainage capacity or when drainage channels are obstructed by solid waste. This study employs a mixed-methods approach, combining quantitative and qualitative methods. Identification was conducted through coordination with relevant stakeholders and direct observation of existing conditions at the study location. The analysis was carried out using hydraulic modeling of drainage channels with the SWMM 5.2 software. The results of the hydraulic modeling indicate that, in several locations, the drainage channel capacity is no longer sufficient and therefore requires capacity enlargement. Meanwhile, in locations where the channel capacity remains adequate, significant amounts of waste and sedimentation were found, causing blockages and reducing the effective capacity of the existing drainage system. To ensure the sustainability of the drainage system in Kapanewon Banguntapan, routine and periodic operation and maintenance activities are required, including rehabilitation of drainage channels that are already in deteriorated condition.
Implementasi BIM 5D dalam Perancangan Rumah RISHA Menggunakan Autodesk Revit Cahyaning Kilang Permatasari; Muhammad Ryan Iskandar; Novita Novita
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1274

Abstract

The need for efficient and integrated housing planning has encouraged the adoption of digital technologies in the construction sector, particularly in the development of Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). Conventional planning practices for RISHA often result in inconsistencies between drawings, quantity calculations, and cost estimates. This study aims to implement Building Information Modeling (BIM) 5D using Autodesk Revit in the design of RISHA housing to achieve integrated and accurate planning. The research employed a descriptive–analytical method with quantitative and qualitative approaches, involving BIM 3D modeling, quantity take-off analysis, and cost estimation based on the AHSP of Ministry of Public Works and Housing Regulation No. 8 of 2023, adjusted to local unit prices in Klaten Regency. The results indicate that the application of BIM 5D produces a construction cost estimate of approximately Rp 122.135.014,70 for a ±36 m² RISHA house and improves design visualization and data consistency. The study concludes that BIM 5D is effective for the design of modular precast RISHA housing and contributes to the advancement of digital transformation in housing construction planning in Indonesia.
Pendampingan Penyusunan Dokumen Perencanaan Teknis Rehabilitasi Saluran Irigasi di Daerah Irigasi Tulangan Kabupaten Kulon Progo Ratih Nurmala Saridewi; Permatasari Cahyaning Kilang; Astuti Inggit Indra
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.606

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kapasitas teknis P3A Warih Mulyo dalam merencanakan rehabilitasi saluran irigasi tersier di DI Tulangan, Kalurahan Gerbosari, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Kondisi saluran yang mengalami kerusakan fisik seperti retak, longsor, sedimentasi, dan belum adanya konstruksi permanen menyebabkan distribusi air irigasi tidak optimal sehingga berpotensi menurunkan produktivitas pertanian setempat. Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan dokumen perencanaan teknis yang meliputi survei kondisi eksisting, analisis dimensi saluran, gambar teknis, volume pekerjaan, dan Rencana Anggaran Biaya sebagai dasar pelaksanaan rehabilitasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui sosialisasi, pelatihan survei teknis, workshop penyusunan desain, pendampingan perhitungan anggaran, dan validasi hasil bersama mitra. Data diperoleh melalui pengukuran lapangan, dokumentasi visual, wawancara, dan diskusi kelompok terarah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa P3A mampu terlibat aktif dalam proses identifikasi permasalahan, pengambilan data, dan memahami dasar-dasar penyusunan gambar teknis serta penghitungan kebutuhan biaya. Dari survei diperoleh bahwa saluran tersier sepanjang 698,75 meter memerlukan rehabilitasi menyeluruh dengan dimensi eksisting 40 x 40 cm. Dokumen teknis yang dihasilkan mencakup denah lokasi, potongan memanjang dan melintang saluran, volume pekerjaan, serta rencana anggaran biaya sebesar Rp229.500.000. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam perencanaan teknis irigasi serta menghasilkan dokumen yang dapat digunakan untuk pengajuan pembangunan ke instansi terkait. Pendampingan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pengelolaan irigasi dan mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. Kata Kunci : Irigasi; Rehabilitasi saluran; Perencanaan irigasi; Pemberdayaan masyarakat
MODEL PENENTUAN PRIORITAS PEMELIHARAAN GEDUNG SEKOLAH DASAR DI KOTA YOGYAKARTA Cahyaning Kilang Permatasari; Muhamad Arifin; Ratih Nurmala Saridewi; Nabila Nova
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 8 No. 2 (2026): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas pengelolaan dan penanganan fasilitas 27 sekolah dasar negeri di Kota Yogyakarta berdasarkan kondisi fisik, jumlah siswa, lokasi, dan aksesibilitas. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan bobot kriteria dan subkriteria melalui perbandingan berpasangan berdasarkan skala Saaty. Data diperoleh melalui kuesioner yang melibatkan 28 responden yang terdiri atas pihak Dinas Pendidikan dan pengelola sekolah. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi sekolah menjadi kriteria dengan prioritas tertinggi sebesar 39,19%, diikuti aksesibilitas sebesar 22,40%, jumlah siswa sebesar 21,16%, dan lokasi sebesar 17,25%. Pada tingkat subkriteria, prioritas tertinggi terdapat pada kerusakan ringan (39,66%), sekolah dengan jumlah siswa lebih dari 500 siswa (37,54%), lokasi pinggir jalan kota (42,23%), dan aksesibilitas melalui bus kota (33,73%). Hasil pengujian konsistensi menunjukkan seluruh nilai Consistency Ratio (CR) < 0,10, sehingga penilaian dinyatakan konsisten. Hasil penelitian dapat menjadi dasar pendukung bagi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menetapkan prioritas pemeliharaan dan peningkatan fasilitas sekolah secara lebih sistematis, objektif, dan terarah.