Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Efektivitas Mendengarkan Lagu Bernadya “Untungnya Hidup Harus Tetap Berjalan” Terhadap Katarsis Emosional Followers Instagram @Bersenadya Hendrawan, Fazri; Mustiawan, Mustiawan; Tiara, Andys
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2145-2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antara Efektivitas Mendengarkan Lagu Bernadya “Untungnya Hidup Harus Tetap Berjalan” (variabel X) dengan Katarsis Emosional (variabel Y) pada remaja pengikut akun Instagram @bersenadya. Fenomena remaja yang menggunakan musik sebagai sarana pelepasan emosi menunjukkan bahwa musik berfungsi sebagai media pengelolaan stres dan ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi, serta regresi sederhana melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara efektivitas mendengarkan lagu dan katarsis emosional. Mayoritas responden merupakan remaja perempuan yang merasakan pelepasan emosi melalui unsur lirik reflektif dan melodi lembut pada lagu tersebut. Lirik yang menyiratkan penerimaan dan semangat hidup membantu pendengar memperoleh ketenangan psikologis. Penelitian ini mendukung teori Uses and Gratification bahwa individu secara aktif menggunakan musik untuk memenuhi kebutuhan emosional. Kelemahan penelitian ini adalah cakupan terbatas pada satu lagu dan satu komunitas, serta belum menggali pengalaman subjektif pendengar. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan metode campuran dan melibatkan beragam genre musik.
Soft Masculinity Sebagai Tren Laki-Laki Masa Kini Latifah Sayyidah Amir; Mustiawan; Tellys Corliana
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 4 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i4.7483

Abstract

This research looks at the phenomenon of soft-masculinity in Somethinc advertisements. The advertisement represents a different concept of masculinity from traditional masculinity, which displays a softer male figure in appearance. Our research aims to describe the interpretation of the meaning of soft-masculinity as a trend for men today. The research uses a qualitative approach and semiotic analysis method of Charles Sanders Peirce model to examine the meaning contained in a reality without changing its essence. The analysis is done through observation and documentation, by interpreting the signs that appear in the object of research. This analysis focuses on five specific scenes in the advertisement that show the concept of soft-masculinity. The results confirm that there are eleven signs of soft-masculinity that undermine the meaning of traditional masculinity, namely: soft-colored clothes, looking in the mirror, wearing earrings, hair with bangs, body gestures, collar, dancing, plaint pants, taking care of the face, glowing face, and not having a mustache and beard. The results of this study conclude that advertisements try to open a space for discussion and construct a more inclusive concept of soft-masculinity, so these signs are widely used by men and have become a trend for men today. However, Indonesian society still maintains traditional masculinity. This research provides a clearer understanding of the concept of soft-masculinity.
Strategi Media Sosial Instagram untuk Meningkatkan Pengunjung Air Terjun Tiu Kelep Desa Senaru: Pendekatan SWOT Mustiawan, Mustiawan; M. Afriansyah, M. Afriansyah; Yana Safitri, Yana Safitri; Joni Saputra, Joni Saputra; Yuan Sa'adati, Yuan Sa'adati
SainsTech Innovation Journal Vol. 8 No. 2 (2025): SIJ VOLUME 8 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v8i2.2025.1143

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan Instagram sebagai media promosi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada objek wisata Air Terjun Tiu Kelep di Desa Senaru, Lombok Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam strategi promosi digital. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis insight pada akun Instagram @mandis1799. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi konten melalui visual storytelling, penggunaan hashtag, geotag, Instagram Story, serta kolaborasi dengan influencer mampu meningkatkan jangkauan audiens dan interaksi secara signifikan. Setelah strategi diterapkan, jumlah penjualan tiket dan kunjungan meningkat dari 9.187 menjadi 16.615 pada periode yang sama. Temuan ini membuktikan bahwa Instagram efektif sebagai instrumen branding destinasi wisata dan dapat digunakan secara strategis dalam memperkuat promosi pariwisata berbasis alam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap kajian pemasaran digital serta rekomendasi praktis bagi pengelola wisata dalam mengoptimalkan komunikasi pemasaran melalui media sosial.
Komunikasi Persuasif Coffee Shop melalui Strategi Experiential Marketing Muhammad Alwan Hanif; Mustiawan; Nurlina Rahman
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 9 No 1 (2025): JANUARI-MARET 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v9i1.3356

Abstract

This study is a study of persuasive communication strategies conducted by Niskala Coffee. Through experiential marketing, Niskala Coffee builds relationships through emotional engagement and enhances consumer experience. This phenomenon is explored using a qualitative approach with a case study method, data using interviews, observations, and documentation. Data analysis was carried out in three stages, namely reduction, presentation, and conclusion with data triangulation to maintain data validity. The results of the study indicate the success of the application of experiential marketing elements (sense, feel, think, act, and relate) in forming a unique consumer experience that is complemented by the influence of the natural environment, in this case the nearby lake, which is directly relevant to Niskala Coffee. This practice builds an intimate relationship and helps enhance the customer journey. Although contextualized to a specific setting, the evidence from this study provides a unique contribution to the development of experiential marketing in nature-based food businesses