Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Computer Science and Informatics Engineering

Pemanfaatan Teknologi Iot Dalam Sistem Pemupukan Otomatis Untuk Meningkatkan Efisiensi Dan Produktivitas Tanaman Tembakau Ayuni; Lalu Delsi Samsumar; Zaenudin; Ahmad Subki; Ardiyallah Akbar
Journal of Computer Science and Informatics Engineering Vol 3 No 4 (2024): October
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosie.v3i4.933

Abstract

Tanaman perkebunan yang disebut tembakau adalah komponen utama yang dibutuhkan untuk membuat rokok. Perkembangan dan kualitas tanaman tembakau sangat bergantung pada faktor lingkungan, termasuk kelembaban tanah yang cukup dan nutrisi yang mencukupi. Kelembapan tanah yang berlebihan dan kekurangan nutrisi dapat menyebabkan tanaman layu dan mati, sehingga diperlukan sistem pemupukan otomatis berbasis IoT. Penelitian ini merancang sistem pemupukan otomatis yang memanfaatkan NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan aplikasi Blynk . Soil Moistute sensor digunakan untuk mengukur atau mendeteksi kadar Kelembapan tanah, RTC digunakan untuk penjadwalan pemupukan, dan Relay digunakan untuk menyalakan pompa secara otomatis. Metode prototyping diterapkan dalam sistem ini, mulai dari pengumpulan kebutuhan hingga evaluasi akhir. Sistem ini berhasil meningkatkan efisiensi dan produktivitas tanaman tembakau, serta memberikan kemudahan bagi petani dalam mengelola pemupukan dan penyiraman secara otomatis.
Sistem Pemantauan Suhu dan Kelembaban Pada Oven Tembakau Berbasis IoT di Sakra Selatan Baiq Hanna Kurratul Aini; Lalu Delsi Samsumar; Zaenudin
Journal of Computer Science and Informatics Engineering Vol 3 No 4 (2024): October
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosie.v3i4.944

Abstract

Oven tembakau berfungsi untuk menurunkan kadar air pada daun tembakau basah melalui penggunaan udara panas yang dihasilkan oleh api. Penelitian ini menggunakan metode Prototype yang meliputi enam tahap: Analisis Kebutuhan, Desain Cepat, Pembuatan Prototype, Evaluasi Penggunaan Awal, Perbaikan Prototype, dan Implementasi. Pada tahap awal, dilakukan analisis kebutuhan untuk sistem pemantauan suhu dan kelembapan pada oven tembakau. Tahap kedua melibatkan perancangan perangkat keras, perangkat lunak, dan sistem. Setelah itu, Prototype dibuat dalam bentuk miniatur. Evaluasi awal dilakukan untuk memastikan sistem dapat memantau kondisi dengan tepat dan memberikan data sensor yang akurat. Jika ditemukan kesalahan, Prototype akan diperbaiki pada tahap kelima sebelum melanjutkan ke tahap Implementasi. Tahap terakhir mencakup pengujian sistem pada miniatur oven. Sistem berbasis IoT ini diintegrasikan dengan aplikasi Blynk, memberikan kemampuan pemantauan suhu dan kelembapan oven secara real-time. Hasil menunjukkan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik dalam memantau suhu dan kelembapan pada oven tembakau skala miniatur. Kata kunci: Oven Tembakau, IoT, Pemantauan Suhu, Kelembapan, Blynk.
Penerapan Internet of Things (IoT) untuk Pemantauan dan Pengendalian Otomatis Pemupukan Tanaman Bawang Merah di Desa Perampuan Laela Uziah; Lalu Delsi Samsumar; Zaenudin; Ahmad Subki
Journal of Computer Science and Informatics Engineering Vol 3 No 4 (2024): October
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosie.v3i4.946

Abstract

Tanaman bawang merah adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi[1]. Pertumbuhan dan produksi bawang merah sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, salah satunya adalah tingkat kelembapan tanah yang optimal. Metode penelitian yang diterapkan dalam pengembangan sistem ini adalah model prototipe. Terdapat empat tahap dalam pembuatan alat ini, yaitu Pengumpulan Kebutuhan, Perancangan Sistem dan Desain Alat, Pembuatan Prototype, serta Evaluasi dan Perbaikan. Pada tahap pertama, Pengumpulan Kebutuhan, dilakukan identifikasi tujuan menyeluruh dari pembuatan perangkat keras, perangkat lunak, dan sistem secara keseluruhan. Tahap kedua, yaitu Proses Desain, berfokus pada representasi perangkat lunak serta penyesuaian kebutuhan perangkat keras. Tahap ketiga, Pembuatan Prototype, memungkinkan penulis untuk memahami secara konkret detail prototype yang akan diterapkan dalam sistem IoT. Tahap terakhir, Evaluasi dan Perbaikan, melibatkan implementasi sistem yang siap dioperasikan, di mana evaluasi terus dilakukan untuk aspek teknis dan operasional, serta interaksi pengguna. Sistem IoT yang dikembangkan terintegrasi dengan aplikasi Blynk untuk memantau kelembapan tanah dan berfungsi sebagai saklar untuk mengontrol pompa dalam proses pemupukan dan penyiraman. Implementasi sistem ini berhasil bekerja dengan baik sebagai alat pemantauan dan pengendalian pemupukan otomatis untuk tanaman bawang merah berbasis IoT.