Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Edukasi Dan Skrining Sindrom Metabolik Berbasis Pemeriksaan Laboratorium Pada Masyarakat Berisiko Diabetes Melitus Di Desa Saentis, Kabupaten Deli Serdang: Pengabdian Mutia, Liza; Pratiwi, Dian; Setiyawati, Dewi; Suparni; Wahyuni, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3459

Abstract

The potential for solar energy in the Gunungkidul region, particularly in the Sidoharjo subdistrict, Gunungkidul, is abundant. The use of solar energy as an alternative energy source still needs to be continuously promoted. Public understanding of the use of solar energy to generate clean and sustainable electricity is still limited. The educational program is designed to provide knowledge about the use of solar energy as electricity. The objectives of the activities include increasing public literacy about Solar Power Plants (PLTS) that can be used as alternative energy. This activity focuses on delivering material on the basic principles of PLTS, its advantages as green energy that does not produce carbon emissions, and its economic benefits in saving long-term electricity costs. The methods used are participatory in nature, including socialization, workshops, and component demonstrations, which are tailored to the local context of Sidoharjo. The expected benefits and impacts of this program include the community's understanding of PLTS technology and the realization of public awareness of the importance of renewable energy. This program also aims to empower the community with practical knowledge so that they can take the initiative in utilizing solar energy.
PENGARUH VARIASI WAKTU INKUBASI TERHADAP JUMLAH TELUR SOIL-TRANSMITTED HELMINTHS (STH) MENGGUNAKAN METODE FLOTASI Mutia, Liza; Suparni, Suparni
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Analis Laboratorium Medik
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v10i2.6404

Abstract

Latar belakang: Infeksi Soil-Transmitted Helminths (STH) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar. Prevalensi yang tinggi di berbagai wilayah, seperti di Sumatera Utara, menunjukkan masih kurang optimalnya program deteksi dan pengendalian kecacingan. Diagnosis yang akurat dan efisien sangat diperlukan, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Metode: flotasi menjadi salah satu teknik pemeriksaan parasitologi yang sensitif, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk waktu pengapungan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh variasi waktu inkubasi terhadap jumlah telur STH yang terdeteksi menggunakan metode flotasi NaCl jenuh. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorik dengan desain post-test only control group. Hasil: menunjukkan bahwa jumlah telur yang terdeteksi meningkat seiring bertambahnya waktu inkubasi, dengan hasil optimal pada menit ke-30 (rata-rata 19 telur). Uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara variasi waktu inkubasi terhadap jumlah telur yang terdeteksi (Fhitung = 88,0 > Ftabel= 4,76; p < 0,05). Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa penentuan waktu inkubasi yang optimal sangat penting untuk memaksimalkan efektivitas diagnosis STH, serta dapat menjadi dasar penyusunan SOP pemeriksaan parasitologi di berbagai institusi kesehatan.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Staphylococcus epidermidis Pratiwi, Dian; Mutia, Liza; Panduwati, Digna Renny; Aghesiyah, Iftah Fitri
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v13i2.397

Abstract

Pendahuluan: Tanaman andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) adalah tanaman khas Sumatera Utara. Andaliman dapat memberikan banyak manfaat seperti dijadikan sebagai obat tradisonal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol buah andaliman dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental. Buah andaliman segar diperoleh dari Pasar MMTC Kota Medan menggunakan teknik random sampling dan diekstraksi menggunakan pelarut etanol. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram terhadap Staphylococcus epidermidis menggunakan variasi konsentrasi ekstrak 25%, 50%, 75%, dan 100%. Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat yang diukur dalam satuan milimeter dan diklasifikasikan ke dalam kategori lemah (<5 mm), sedang (5–10 mm), kuat (10–20 mm), dan sangat kuat (>20 mm). Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif untuk mengidentifikasi metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid.  Hasil: Hasil skrining fitokimia andaliman mengandung senyawa metabolik sekunder diantaranya adalah senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Kandungan yang terdapat dalam andaliman dapat berfungsi sebagai antibakteri. Pada hasil identifikasi morfologi bakteri Staphylococcus epidermidis bahwa bakteri berwarna ungu/violet, berbentuk coccus yang bergerombol seperti anggur dan berukuran kecil. Hasil uji antibakteri buah andaliman sebesar 6,5 mm termasuk dalam kategori sedang. Kesimpulan: Ekstrak andaliman dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. 
Potential Bioactivity of Carrot (daucus carota L) as a Health Protector Through Antioxidant, Antibacterial, and Antifungal Activities Digna Renny Panduwati; Dian Pratiwi; Liza Mutia; Suryani MF Situmeang; Karolina Br Surbakti; Wardati Humaira; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.9441

Abstract

Carrots are one of the most popular plants in Indonesia. In addition to being a plant with a flavor favored, carrots also contain various bioactivities that can be utilized for health. This study aims to investigate the bioactivity of carrot extract, which includes antioxidant, antibacterial, and antifungal. The method used in this study is DPPH, which aims to determine antioxidant activity, and the disc diffusion method to determine antibacterial and antifungal activity. Carrot extract was obtained using the maceration method with a ratio of 1:10 using ethanol solvent 96% for the antioxidant test, while for the antibacterial and antifungal tests, acetone solvent was used. The extracted carrots yielded a yield of 10.1% (v/b). Based on the results of phytochemical screening, it is known that carrots contain flavonoids, saponins, tannins, and alkaloids, as well as functional groups indicating the presence of beta-carotene in carrots through FTIR. Carrots show weak antioxidant activity with an IC50 value of 125.944 ppm. The inhibitory activity of carrot extract during 24 hours of observation are concentration 40% (0.7 mm), 60% (0.77 mm) and 80% (0.85 mm). Meanwhile, in the antifungal test, carrot extract showed negative results at concentrations 60 and 80%, while at a concentration of 100% showed an inhibition zone of 0.835 mm.
PENGARUH VARIASI WAKTU INKUBASI TERHADAP JUMLAH TELUR SOIL-TRANSMITTED HELMINTHS (STH) MENGGUNAKAN METODE FLOTASI Mutia, Liza; Suparni, Suparni
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2025): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Infeksi Soil-Transmitted Helminths (STH) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar. Prevalensi yang tinggi di berbagai wilayah, seperti di Sumatera Utara, menunjukkan masih kurang optimalnya program deteksi dan pengendalian kecacingan. Diagnosis yang akurat dan efisien sangat diperlukan, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Metode: flotasi menjadi salah satu teknik pemeriksaan parasitologi yang sensitif, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk waktu pengapungan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh variasi waktu inkubasi terhadap jumlah telur STH yang terdeteksi menggunakan metode flotasi NaCl jenuh. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorik dengan desain post-test only control group. Hasil: menunjukkan bahwa jumlah telur yang terdeteksi meningkat seiring bertambahnya waktu inkubasi, dengan hasil optimal pada menit ke-30 (rata-rata 19 telur). Uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara variasi waktu inkubasi terhadap jumlah telur yang terdeteksi (Fhitung = 88,0 > Ftabel= 4,76; p < 0,05). Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa penentuan waktu inkubasi yang optimal sangat penting untuk memaksimalkan efektivitas diagnosis STH, serta dapat menjadi dasar penyusunan SOP pemeriksaan parasitologi di berbagai institusi kesehatan.
EDUKASI KESEHATAN DAN SKRINING DIABETES MELLITUS DI DESA TANJUNG SELAMAT KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Karolina Surbakti; Liza Mutia; Selamat Riadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37559

Abstract

Gangguan metabolic seperti peningkatan kadar gula darah dan melebihi nilai batas normal sering disebut Diabetes Mellitus.Hormon insulin berfungsi mengatur kadar gula darah dalam tubuh dan insulin ini diproduksi dari organ pancreas. Diabetes mellitus di kategorikan menjadi Diabetes mellitus Tipe 1, Diabetes mellitus Tipe 2, dan Diabetes Mellitusgestasional. Upaya-upaya pencegahan Penyakit Diabetes mellitus ini meliputi early diagnosis and prompt treatment yang bertujuan mengenal dan mengetahui Penyakit Diabetes mellitus, dan Faktor beresiko tinggi Penyakit Diabetes mellitus perlu di ketahui,pada tingkat awal sehingga dapat dilakukan pengobatan secara tepat dan segera. Metode pelaksanan pengabdian maasyarakaat ini adalah dengan menggunakan ceramah disertai dengan post dan test tentang Penyakit Diabetes mellitus, dan menilai factor beresiko tinggi Diabetes mellitus metode FINDRISC (The Finnish Diabetes Risk Score ), serta pemeriksaan Kadar Gula darah serta pemberian leaflet. Setelah dilakukan pengabdian masyaraket di desa Tanjung Selamat, peserta pengabdian sebanyak 75 orang, usia lebih banyak diatas 50 tahun (87%), dan memiliki tekanan darah tinggi sebanyak 45% serta yang memiliki kadar gula darah yang tinggi sebanyak 49 %, serta yang memiliki riwayat keluarga menderita DM sebanyak 59%.