Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH GREEN KNOWLEDGE, GREEN PRODUCT, DAN GREEN PRICE TERHADAP GREEN PURCHASE INTENTION SEPEDA MOTOR RAMAH LINGKUNGAN Studi pada Generasi Z di Pulau Jawa Simanjuntak, Yohana Isabel; Wadyatenti, Maria Angela Diva Vilaningrum; Kurniawati, Lucia
Parsimonia - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 1 (2025): Parsimonia: Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/parsimonia.v12i1.1204

Abstract

Banyaknya permasalahan lingkungan yang terjadi pada saat ini memicu adanya inovasi terhadap produk ramah lingkungan. Salah satu permasalahan lingkungan yang terjadi adalah polusi karbon dioksida yang dihasilkan dari asap kendaraan bermotor. Adanya permasalah tersebut membuat pentingnya masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang isu lingkungan dan cara mengatasinya (green knowledge), serta membuat perusahaan mulai berinovasi dengan menciptakan produk sepeda motor ramah lingkungan (green product) dan tetap meperhatikan harga yang ditawarkan sesuai dengan manfaat yang diterima konsumen. Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh green knowledge terhadap green purchase intention sepeda motor ramah lingkungan 2) pengaruh green product terhadap green purchase intention sepeda motor ramah lingkungan 3) pengaruh green price terhadap green purchase intention sepeda motor ramah lingkungan 4) terdapat perbedaan green purchase intention berdasarkan minat pada jenis sepeda motor ramah lingkungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah asosiatif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 responden dari generasi Z yang berdomisili di Pulau Jawa, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji T, uji F, dan uji independent samples t-test yangmenggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) green knowledge berpengaruh terhadap green purchase intention sepeda motor ramah lingkungan 2) green product berpengaruh terhadap green purchase intention sepeda motor ramah lingkungan 3) green price tidak berpengaruh terhadap green purchase intention sepeda motor ramah lingkungan 4) tidak terdapat perbedaan green purchase intention berdasarkan minat pada jenis sepeda motor ramah lingkungan.
Determining factors of social entrepreneurial intentions of desa mandiri budaya in yogyakarta Kurniawati, Lucia; Rubiyatno, Rubiyatno; Diva V.W, Maria Angela
Enrichment : Journal of Management Vol. 13 No. 5 (2023): December
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/enrichment.v13i5.1649

Abstract

Desa Mandiri Budaya consists of a Cultural Village, Tourism Village, Prima Village and Preneur Village. The four components of Desa Mandiri Budaya must work well together. The community involved in these components must have a high spirit of social entrepreneurship. This research uses social entrepreneurship intentions through the Theory of Planned Behavior. Therefore, this study aims to determine the antecedents of social entrepreneurship intentions, namely subjective norms, attitudes towards social entrepreneurship and perceived behavior control. The focus of this research is 7 Desa Mandiri Budaya in the Special Region of Yogyakarta. This research is quantitative research. Data gathering strategies using surveys include self-administered, self-managed surveys sent via questionnaires. Non-probability sampling with the incidental sampling approach was employed. Regression analysis was the nonparametric statistical test employed in this investigation. During the early stages of testing and data processing, instrument testing included validity and reliability tests, as well as traditional assumption tests. Models and hypotheses are tested using Test F and Test t. The other factors were influenced by variables not explored in this study. As a result, perceived behavioral control, attitude toward becoming a social entrepreneur, and subjective norms are all significantly associated with the intention to engage in social entrepreneurship; subjective norms influence social entrepreneurial intention; attitude toward becoming a social entrepreneur has no influence on social entrepreneurial intention; and perceived behavioral control influences social entrepreneurial intention. The findings should give recommendations for Desa Mandiri Budaya.
Pendampingan Perumusan Unique Selling Point sebagai Strategi dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kampung Wisata Kali Gajah Wong, Yogyakarta Kurniawati, Lucia; Hardanti, Yuliana Rini; Sutadi, Theodorus; Ernawati, Maria Theresia; Wuri, Josephine
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.663

Abstract

Kampung Wisata Kali Gajah Wong telah beroperasi beberapa tahun dan mengalami banyak perkembangan. Perkembangan terakhir adalah adanya rintisan budidaya maggot yang berpotensi se-bagai daya tarik wisata edukasi. Selain itu, pengembangan daya tarik wisata edukasi lainnya sudah da-lam rintisan. Terkait dengan hal ini, pengelola perlu melakukan pembenahan terutama dari sisi komu-nikasi pemasarannya karena adanya variasi yang cukup lebar antara daya tarik wisata yang satu dengan yang lain. Pengelola perlu merumuskan Unique Selling Points yang akan menjadi substansi dari semua komunikasi pemasaran yang dilakukan kepada publik. Melalui aktivitas Focus Group Discussion, tim pengabdi bersama mitra pengelola merumuskan bahwa Uniques Selling Point dari Kampung Wisata Gajah Wong adalah Wisata Edukasi Lingkungan (Eco-edutourism) di Wilayah Perkotaan. Melalui kegiatan PkM ini, mitra mendapatkan pengalaman mengenai tata kelola usaha jasa wisata berupa kampung wisata yaitu berupa perumusa Unique Selling Points yang kuat agar mampu bersaing dengan usaha jasa wisata yang lain.