Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peran Nuclear Family Sebagai Support System Terhadap Pendidikan Anak Rika Purnamasari; Imam Tabroni; Rizka Amelia
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 3 (Juli 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i3.1021

Abstract

Keluarga memiliki bentuk yang cukup beragam, salah satunya ialah bentuk keluarga nuclear family. Nuclear family merupakan keluarga inti yang anggotanya terdiri dari ayah, ibu dan anak atau suami, istri dan anak. Dalam nuclear family ini, peran orang tua sangatlah penting terutama terhadap pendidikan seorang anak. Orang tua merupakan tempat pertama bagi anak untuk mendapatkan pendidikan. Melalui orang tua, anak di ajarkan tentang pentingnya nilai-nilai moral, spiritual, dan etika. Selain pendidikan di rumah, orang tua juga harus memperhatikan pendidikan anak di luar rumah seperti sekolah atau di lingkungan sekitar dan menjadi support system terbaik untuk mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang support system yang diberikan oleh nuclear family (keluarga inti) terhadap pendidikan anak mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah orang tua dari nuclear family (keluarga inti) dan informasi tambahan dari pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua bukan hanya dari segi materi namun orang tua juga berperan penting dalam perkembangan mental seorang anak. Dukungan orang tua memiliki beberapa bentuk yang sangat dibutuhkan oleh seorang anak dalam kehidupannya terutama untuk pendidikan.
Mengembangkan kemampuan tahfiz qur’an di mdta ukhuwah islamiyah purwakarta Rika Purnamasari; Rani Puspita; Wahyuni Sari; Imam Tabroni
Lebah Vol. 15 No. 2 (2022): Maret: pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.264 KB) | DOI: 10.35335/lebah.v15i2.70

Abstract

Membaca atau menghafal Al-Qur’an merupakan orang-orang pilihan yang memang dipilih Allah untuk menerima warisan kitab suci Al-Qur’an. Menghafal merupakan suatu proses yang ditandai denga adanya perubahan pada diri seseorang. Perubahan sebagai hasil proses belajar dapat ditunjukan dalam berbagai bentuk seperti berubahan pengetahuannya, pemahamannya, sikap dan tingkah lakunya, keterampilannya, kecakapan, dan kemampuannya, daya reaksinya, daya penerimaannya, dan lain-lain.
PENANAMAN NILAI-NILAI TOLERANSI PADA ANAK USIA DINI DI TK SEJAHTERA CITEKO KECAMATAN PLERED: THE CULTIVATION OF TOLERANCE VALUES IN EARLY CHILDHOOD AT TK SEJAHTERA CITEKO PLERED SUB-DISTRICT Ambariah, Aam; Purnamasari, Rika; Kusnandar, Enan; Supendi, Dede
PANDU : Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Vol 1 No 2 (2023): MEI
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/pandu.v1i2.65

Abstract

The main principle in shaping the identity of Indonesia as a multiracial country is the importance of values in life and social interaction, especially the virtue of tolerance.  The author highlights the need to build tolerance at a young age in this context through early childhood education, which focuses on establishing a learning environment that supports and encourages the development of children according to their age group. To characterize and explain the findings of the researchers, this study used descriptive qualitative research methodology.  This strategy is in accordance with the purpose of the study, which is to study how early childhood educators in TK Sejahtera Citeko in Plered Regency teach tolerance to their children.  In schools, tolerance is essential to create a morally upright social atmosphere. The needs of students, the educational environment, and existing resources should be considered when creating a lesson plan.  To encourage the growth of young students, educators must look for appropriate learning strategies and media.  The purpose of the evaluation is to find and correct deficiencies in the educational process.  According to the findings of the study, the tolerant character quality of early childhood students is formed when tolerance is regularly incorporated into daily learning activities.
Understanding Of Children’s Privacy Rights Protection In Sharenting Practice On Social Media Purnamasari, Rika; Dulnasir
International Journal of Sustainable Applied Sciences Vol. 1 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijsas.v1i2.210

Abstract

Sharenting is a new phenomenon resulting from the increased activity of social media users. Sharenting is an activity to share children’s activities and lives uploaded on social media. Sharenting activities negatively impact children because all types of activities uploaded on social media are not with the children’s approval. The research objective is to examine parents’ understanding of violations and protection of children’s privacy in sharenting practices on social media and to investigate violations committed by parents in sharenting activities. This research employed a descriptive qualitative method with parent respondents who actively used Instagram social media and worked as local Purwakarta celebgrams. Data collection used observation and interviews and was analyzed by data reduction, presentation, and verification. The research results revealed that sharenting activities were often carried out by parents and were published on the Instagram social media platform for various reasons and motives. The sharenting practice was sharing videos and photos of daily life and the growth and development of children periodically. Sharenting activities were also carried out because parents did not understand the negative impact on children’s privacy and lacked insight into government regulations on children’s privacy rights violations.
Lego Media for Developing Fine Motor Skills of 4-5 Years Old Early Childhood at Ra (Islamic Kindergarten) Nurul Fata Sukahaji Amelia, Eem; Purnamasari, Rika; Sijojudin, Habibah
International Conference on Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2022): June
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children's motor skills are basic skills that must be developed early, especially fine motor skills. Fine motor skills are essential skills that must be mastered because they will support other developments. Fine motor skills development for early childhood should be taught through engaging in additional exercises. One is providing Lego media to stimulate fine motor skills development. Children must be attracted to fun media in their instructive cycle Hence, this research objective was to determine how developing fine motor skills using Lego media improves fine motor skills. This research used a quantitative experimental approach. The research population consisted of all students of RA Nurul Fata, totaling 36 children. The data collection techniques included interviews, observation, documentation, and checklists. The research results using the t-test on SPSS showed a significant effect on fine motor skills development after being given Lego media to children aged 4-6 at RA Nurul Fata.
PENGARUH KEGIATAN MENANAM MICROGREEN TERHADAP KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Uswatun Hasanah, Iis; Purnamasari, Rika; Fauziah , Nurul
Tahsinia Vol 6 No 7 (2025): Juli
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v6i7.822

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini memiliki urgensi yang tinggi karena merupakan pondasi utama dalam membentuk kepribadian dan nilai-nilai moral yang akan dibawa hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menanam microgreen terhadap pengembangan karakter peduli lingkungan pada anak usia 4–5 tahun di TK Hidayatul Islamiyah, Kabupaten Purwakarta. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kesadaran dan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan dan kurangnya pemahaman akan pentingnya merawat tanaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen, yaitu pendekatan yang memungkinkan peneliti memberikan perlakuan terhadap subjek penelitian tanpa melakukan pengacakan secara penuh. Sebanyak 18 anak dijadikan responden dalam penelitian ini. Kegiatan menanam microgreen diintegrasikan sebagai bagian dari implementasi program Tatanen di Bale Atikan (TdBA) yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk memperkuat pendidikan karakter sejak usia dini. Hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai sebesar 95, sementara hasil posttest meningkat menjadi 110. Uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai t-test = 14.357 dengan sig. (2-tailed) 0,00 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah kegiatan. Dengan demikian, kegiatan menanam microgreen terbukti efektif menjadi metode pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif dalam membentuk dan mengembangkan karakter peduli lingkungan pada anak usia dini.
Assessing Well-being in The Digital Age : A Rasch Model Analysis to Validating Teacher Happiness and Student Mental Health Instruments Syahri, Akhmad; Dinawisda, Nimatul; Abdullah, Abdullah; Khadavi, Muhammad Jadid; Purnamasari, Rika
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 3 (2025): September
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.14601

Abstract

This study aims to develop an instrument for measuring teacher happiness and student mental health in the digital era. A descriptive quantitative method with Rasch model analysis was employed, involving 411 teachers, 1,102 State Senior High School students, and State Madrasah Aliyah students in Mataram City, who completed questionnaires distributed through Google Forms. The results indicate that out of 22 teacher happiness items, 16 were found to be fit, with a person reliability value of 0.46, a separation of 0.92, an item reliability of 0.99, a separation of 10.18, and a construct validity of 56%. For student mental health, 25 out of 28 items were fit, with a person reliability value of 0.79, a separation of 1.94, an item reliability of 1.00, a separation of 19.58, and a construct validity of 34%. These findings suggest that the instruments are valid for measuring teacher happiness and student mental health in the digital era. The study implies the need for educational policies supporting teachers' and students' psychological well-being, such as integrating teacher happiness training programs and implementing data-driven digital monitoring of student mental health. Such policies are essential for fostering a healthy and adaptive learning environment in the digital transformation era.
Pelatihan Adzan Menggunakan Irama Jiharkah Untuk Menumbuhkan Minat Anak Dalam Mengumandangkan Adzan di Majelis Ar-Rahim Nalapraya, Ardan; Purnamasari, Rika; Setiawan, Usep
Marsipature Hutanabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2025): Marsipature Hutanabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Devi Tara Innovations

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research location faces the problem of children’s lack of interest in calling to prayer. This has led to a lack of attendance among children during prayers at the mosque, which is feared to be sustainable. This community service aims to increase children’s interest and awareness in calling to prayer at the mosque with an approach using the Jiharkah rhythm. Jiharkah is one of the seven rhythms that are often used in Indonesia. The method used is the PAR (participatory action research) method, which involves the community actively in every stage of the activity. The results of this service showed an increase in children’s understanding and confidence in calling to prayer. They began to practice the learning that had been done in the training program.
Optimalisasi Minat Anak Untuk Praktik Ibadah Melalui Audio Visula Di TPQ Nurul Amal Desa Pasir Angin Khodijah, Alfiah; Purnamasari, Rika; Supendi, Dede
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13745

Abstract

Pendidikan merupakan usaha pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan yang harus diarahkan kepada pembentukan kesadaran dan pengakuan terhadap fungsi manusia sebagai hamba Allah yaitu beribadah,   karena pada dasarnya manusia diciptakan oleh Allah adalah untuk beribadah. Namun kenyataannya masih banyak manusia diantara kita yang menyepelekan terhadap ibadah, bahkan dalam wudhunya pun tidak sempurna atau asal asalan. Bahkan masih ada anggota wudhu yang tidak tersentuh air. Padahal, apabila mereka mengetahui betapa pentingnya syariat islam tentang wudhu, meraka pasti akan menyempurnakan wudhunya. Tujuan dilaksanakannya program kerja ini yaitu untuk memberikan pembelajaran mengenai praktek wudhu dan shalat kepada anak anak TPQ Nurul Amal Desa Pasir Angin dan dilaksanakannya program kerja ini khususnya yaitu untuk meningkatkan pemahaman mengenai praktik ibadah (praktik wudhu dan shalat).  Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PAR (Participatory Action Reseach). Penelitian ini adalah salah satu model penelitian yang menghubungkan proses penelitian dengan proses perubahan sosial. Perubahan sosial maksudnya adalah bagaimana cara proses penguatan bisa mewujudkan tiga tolak ukur yaitu komitmen dengan TPQ Nurul Amal Desa Pasir Angin. Sebenarnya anak anak TPQ sudah mengetahui tata cara wudhu dan shalat. akan tetapi, anak anak masih membutuhkan bimbingan yang khusus supaya bisa mengetahui bagaimana tata cara wudhu dan shalat nya supaya sah dan diterima oleh Allah Swt.
Rekonstruksi Sistem Pendidikan Islam Masa Dinasti Abbasiyah dalam Perspektif Pendidikan Kontemporer Purnamasari, Rika; Purnomo, Purnomo; Afandi, Muhamad Sidik
JURNAL PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/pai.v4i2.3544

Abstract

This research seeks to examine the Islamic education system during the Abbasid Dynasty and explore the applicability of its values to modern Islamic education. Utilizing a qualitative approach with a historical-critical perspective, the study relies on library research, examining secondary sources such as books on Islamic civilization, academic articles, and contemporary studies on Islamic education. The analysis was carried out descriptively and critically through processes of data reduction, thematic organization, and contextual interpretation. Results reveal that Abbasid education was marked by the integration of religious and rational knowledge, supported by strong educational institutions, a rich culture of literacy and scholarship, ethically grounded academic freedom, and a focus on moral and spiritual development. These values remain relevant in addressing present-day challenges in Islamic education, such as the divide between fields of knowledge, limited research culture, and issues of character development. The study offers a framework for reconstructing Abbasid educational principles that is integrative, context-sensitive, and practically applicable to contemporary educational settings.