Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PROLINGTARI: PEMANFAATAN PEKARANGAN BERKELANJUTAN DI DESA PANDANSARI Lestari, Adyla; Noeriati R. D, Djohar; Afdah, Umi; Yuniwati, Eny Dyah; Budi S, Adri; Istiyono K; Firdausi, Rizalnur
Jurnal Difusi Ipteks Legowo Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Difusi Ipteks Legowo
Publisher : Perkumpulan Legowo Cerdas Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62242/jdil.v2i2.37

Abstract

Desa Pandansari, yang hampir setiap tahun mengalami bencana longsor, telah berupaya mengatasinya dengan memanfaatkan lahan rehabilitasi dan pekarangan secara optimal sebagai bentuk mitigasi. Potensi ini menjadi modal dasar bagi masyarakat Desa Pandansari untuk mengembangkan program desa lingkungan lestari (Prolingtari) melalui pemanfaatan pekarangan berkelanjutan di Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan model desa tanggap bencana akibat longsor dan perubahan iklim. Metode yang digunakan adalah pendekatan personal dan kelompok melalui penyuluhan, diskusi kelompok terarah (FGD), pendampingan, dan demonstrasi. Tolok ukur keberhasilan pengembangan Prolingtari meliputi respons positif dari masyarakat dan aparat desa terhadap sosialisasi program, terealisasinya pembangunan kolam ikan lele dan vertikultur tanaman sayuran, serta diversifikasi produk buah mangga dari hasil tanaman pekarangan. Respons positif masyarakat terhadap Prolingtari cukup tinggi, ditunjukkan dengan kehadiran 35 orang yang mewakili berbagai kelompok (pemuda, ibu-ibu PKK, bapak-bapak, LMDHK, dan perangkat desa) serta diskusi interaktif selama kegiatan berlangsung. Selain itu, telah terealisasi tiga kolam ikan lele berkerangka besi dengan diameter 3 meter yang masing-masing berisi 1000 bibit ikan lele. Program ini dianggap berhasil karena rencana awal hanya membuat tiga kolam berdiameter 1,5 meter dengan 500 bibit ikan lele per kolam, namun meningkat berkat dukungan dari desa.
Training on Making Biocides Made from Tobacco Leaves in The Dasawisma Group, Mulyorejo Village, Malang City: Pelatihan Pembuatan Biosida Berbahan Baku Daun Tembakau Pada Kelompok Dasawisma Kelurahan Mulyorejo Kota Malang Mikael Adri Budi Sulistyo; Sri Rahayu, Yekti; Erna Atiwi Jaya Esti; Umi Afdah
Jurnal Soeropati Vol 4 No 2: Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/js.v4i2.3192

Abstract

This community service activity is carried out to help women in the Dasawisma group RT 03 RW 06 Mulyorejo Village Malang City who have difficulty controlling pests during the practice of cultivating vegetables in their home gardens and vacant lands in their neighborhood. This community service program aims to provide skills to the women of the Dasawisma group in making natural pesticides or biocides to control pests that often attack vegetable crops. The approach method used is training in making tobacco-based biocides and mentoring the application of biocides on some cultivated vegetable crops. The stages of implementing the activities include (1) preparation of tools and materials; (2) Training on making biocides; (3) Assistance in the biocide fermentation process; 4) assistance in the application of biocides to vegetable crops. The results of the community service implementation showed that the women in the Dasawisma group were able to make tobacco-based biocides from fermented products. Application technique by spraying all parts of the plant organs with intervals of spraying biocides three times a week, effective in protecting vegetables during the plant maintenance period. This can be seen from the yield of about 80% of the harvested vegetables that are protected from damage due to pest attacks.
Pendampingan Dan Pelatihan Budidaya Sayur Dalam Rangka Pemanfaatan Lingkungan Sekitar RT 4 RW 16, Dusun Boro, Desa Watugede Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Mariana Fitri Rahmawati; Umi Afdah; M. Adri Budi S; Adita Windasari; Adyla Mita Lestari
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.12811

Abstract

Lingkungan sekitar RT 4 RW 16 Dusun Boro Desa Watugede Singosari Malang memiliki lahan belum dimanfaatkan dengan baik oleh warganya. Banyak lahan kosong dibiarkan saja sehingga lingkungan terasa panas dan kurang menarik. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah memberikan solusi penawaran berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok warga dalam melakukan usahatani sayuran skala rumah tangga untuk menyediakan kebutuhan sayuran secara mandiri menunjang ketahanan pangan keluarga, terciptanya lingkungan hijau yang memberi kenyamanan. Metode pendekatan yang digunakan adalah melalui penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada warga RT 4 RW 16 khususnya PKK tentang menciptakan lingkungan hijau melalui teknologi budidaya tanaman sayuran di pekarangan rumah. Kegiatan pengabdian diawali dengan sosialisasi kepada ibu-ibu dilingkungan pengabdian yang dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan rutin PKK. Setelah sosialisasi dilanjutkan dengan pelatihan budidaya sayuran di lingkungan sekitar. Pelatihan diikuti Ibu-ibu PKK RT 04 RW 16 Dusun Boro. Ibu-ibu sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan budidaya sayuran . kangkung, terong, tomat. Target capaian dari Program Kemitraan Masyarakat adalah menghasilkan luaran berupa peningkatan level keberdayaan masyarakat, publikasi ilmiah kegiatan pengabdian masyarakat, dan karya audio visual hasil kegiatan.
Manajemen Produksi Sayur Bayam Hijau (Amaranthus Tricolor L) di Kelompok Tani Vigur Organik, Desa Cemorokandang Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang Umi Afdah; Djohar Noeriati; Adyla Mita Leatari; Andita Danang; Mariana Fitri Rahmawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13112

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen produksi bayam hijau organik di Kelompok Tani Vigur Organik, Desa Cemorokandang, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang, yang merupakan salah satu sentra pertanian sayuran organik. Pertanian organik menerapkan sistem budidaya berbasis bahan alami tanpa penggunaan bahan kimia sintetis, yang terbukti memberikan manfaat kesejahteraan lebih baik bagi petani dibandingkan sistem pertanian non-organik. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai tantangan dalam pengelolaan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis penerapan manajemen produksi terhadap ketersediaan hasil panen bayam hijau organik, dan (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi beserta solusi penanganannya dalam proses produksi. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di Kelompok Tani Vigur Organik, dengan pertimbangan wilayah tersebut sebagai pusat produksi bayam hijau organik. Metode penentuan responden menggunakan sensus, sehingga seluruh populasi petani terlibat sebagai sampel, yaitu sebanyak 11 petani. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi resmi. Analisis kelayakan usaha dilakukan menggunakan metode Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) untuk mengukur perbandingan antara keuntungan dan total biaya produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen produksi telah diterapkan dengan cukup baik, khususnya dalam perencanaan dan pengendalian proses produksi, sehingga ketersediaan hasil panen relatif terjaga. Namun, terdapat dua kendala utama, yaitu produk bayam hijau yang memiliki daya simpan singkat serta serangan hama dan penyakit selama masa produksi. Secara finansial, rata-rata luas lahan petani sebesar 0,053772 Ha dengan total biaya produksi Rp1.301.590 per musim tanam. Pendapatan yang diperoleh mencapai Rp17.476.136, sehingga keuntungan bersih sebesar Rp16.174.546 per musim tanam, dengan harga jual Rp32.500/kg. Nilai B/C Ratio sebesar 12,4 mengindikasikan bahwa setiap Rp10.000 biaya yang dikeluarkan mampu menghasilkan keuntungan Rp12.400. Dengan demikian, usaha tani bayam hijau organik di kelompok tersebut terbukti layak secara ekonomi dan sangat menguntungkan.
OPTIMALISASI LAHAN TIDUR DENGAN BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK BERBASIS PEMBERDAYAAN KELOMPOK BANK SAMPAH MITRA MANDIRI (KELURAHAN BANDUNGREJOSARI, KOTA MALANG) Muhandoyo; Rahmawati, Mariana F.; Afdah, Umi; Budi S, M. Adri
Jurnal Difusi Ipteks Legowo Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Difusi Ipteks Legowo
Publisher : Perkumpulan Legowo Cerdas Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62242/jdil.v3i1.50

Abstract

Sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Bank Sampah Mitra Mandiri telah mengelola sampah anorganik, namun pemanfaatan sampah organik dan lahan tidur di lingkungan sekitar belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan mengoptimalkan lahan tidur melalui budidaya sayuran organik berbasis rumah tangga dengan memberdayakan kelompok bank sampah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan secara partisipatif terkait pengolahan sampah organik dan penerapan teknologi sederhana budidaya sayuran organik dengan memanfaatkan lahan tidur serta galon bekas air mineral. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi peserta sebesar 28% menjadi 23 orang, pemanfaatan galon bekas air meningkat 40% menjadi 49 unit, serta luas lahan tidur yang dimanfaatkan meningkat 29% menjadi 110 m². Produksi sayuran per musim tanam meningkat antara 5–47% bergantung jenis tanaman. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan perbaikan kualitas lingkungan berbasis Masyarakat.
Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga dan Pemanfaatan Lahan Kosong Untuk Budidaya Sayuran Di Sekitar Bank Sampah “Mitra Mandiri” Bandungrejosari, Malang Muhandoyo, Muhandoyo; Rahmawati, Mariana Fitri; Afdah, Umi; Sulityo, Mikael Adri Budi
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2632

Abstract

Kegiatan pengabdian “pemanfaatan sampah rumah tangga dan pemanfaatan lahan kosong di sekitar Bank Sampah “Mitra Mandiri” RT 07 RW 03 Bandungrejosari, Malang merupakan Kerjasama dari dosen Fakultas Pertanian Universitas Wisnuwardhana Malang dengan Bank Sampah “Mitra Mandiri. Tujuan dari pengabdian ini adalah memanfaatkan sampah rumah tangga yang dihasilkan warga di sekitar Bank Sampah Mandiri dan memanfaatkan lahan kosong disekitarnya. Sampah yang dapat digunakan adalah gallon bekas air mineral, yang dimanfaatkan sebagai tempat untuk budidaya sayuran. Dengan memanfaatkan gallon bekas air mineral, diharapkan dapat mengurangi sampah rumah tangga yang dihasilkan. Metode pelaksanaan pengabdian adalah dengan melakukan pendampingan kepada warga disekitar Bank Sampah “ Mitra Mandiri” untuk budidaya sayuran dengan memanfaatkan sampah rumah tangga yaitu gallon air mineral. Memberikan pelatihan persiapan media tanam, pelatihan pembibitan dan budidaya sayuran serta pengelolaan pasca panen kepada mitra. Program pengabdian ini berlangsung kurang lebih selama enam (6) bulan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah mitra mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dalam budidaya sayuran disekitar rumah dengan memanfaatkan sampah rumah tangga, serta pengelelolaan pasca panen. Harapan kedepannya dengan mitra terus melakukan kegiatan budidaya sayuran disekitar rumah masing-masing adalah dapat memenuhi ketahanan pangan keluarga dan harapan yang lainnya adalah mitra mampu melakukan kegiatan budidaya sayuran ini untuk ketahanan ekonomi.  Rekomendasi dari kegiatan pengabdian dosen Fakultas pertanian universitas Wisnuwardhana Malang dengan Bank Sampah “Mitra Mandiri” adalah Masyarakat disekitar dapat melanjutkan kegiatan yang sudah ada untuk ketahanan pangan dan ketahan ekonomi mitra.