Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI MAKANAN DENGAN PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KAMPUNG DALAM PONTIANAK Rio, Kelvin; Budiharto, Ichsan; Fauzan, Suhaimi
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.43412

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan kondisi di mana pembuluh darah terus-menerus menaikkan tekanan. Konsumsi lemak berlebih menyebabkan aterosklerosis sehingga menaikan tekanan darah, natrium memiliki sifat menarik air ke dalam pembuluh darah sehingga volume darah meningkat dan terjadilah kenaikan tekanan darah, kalium membantu tubuh menjaga keseimbangan jumlah natrium di dalam cairan sel, apabila tubuh kekurangan kalium, natrium yang berlebihan di dalam tubuh tidak bisa dikeluarkan sehingga resiko hipertensi meningkat. Tujuan : Mengetahui hubungan antara konsumsi makanan dengan penderita hipertensi di Puskesmas Kampung Dalam Pontianak. Metodologi Penelitian : Desain penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan Consecutive sampling dengan jumlah sampel 51 responden. Pengambilan data menggunakan tensimeter digital serta kuesioner Food Frequency Questionnare Method. Analisa menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil : Distribusi usia terbanyak kategori lansia (46 tahun) sebanyak 34 responden (66,7%), sedangkan untuk jenis kelamin pada kategori perempuan sebanyak 30 responden (58,8%). Hipertensi terbanyak pada derajat 1 sebanyak 32 responden (62,7%), natrium terbanyak kategori sering sebanyak 32 responden (58,8%), lemak terbanyak kategori jarang sebanyak 47 responden (92,2%), natrium_lemak terbanyak kategori jarang sebanyak 36 responden (70,6%), kalium terbanyak kategori jarang sebanyak 48 responden (94,1%). Hasil yang didapatkan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai p = sig. (2-tailed) natrium (1,000), lemak (1,000), natrium_lemak (0,960) dan kalium (0,970). Kesimpulan : Tidak ada hubungan konsumsi makanan dengan penderita hipertensi di Puskesmas Kampung Dalam Pontianak tahun 2018.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Remaja tentang Pencegahan Penularan HIV/AIDS di Club Malam Sukmawati, Sukmawati; Yulanda, Nita Arisanti; Budiharto, Ichsan
Bima Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v7i1.1482

Abstract

Human immunodeficiency virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sel darah putih sehingga sistem kekebalan tubuh menurun dan menjadi AIDS jika serangkaian gejala infeksi HIV terus berkembang. Jumlah kasus HIV/AIDS meningkat setiap tahunnya, terutama di kalangan remaja, yang menyumbang sebanyak 51 persen kasus. Salah satu penyebab tertinggi kasus HIV/AIDS adalah kurangnya paparan informasi terkait HIV / AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja terhadap pencegahan penularan HIV/AIDS di lingkungan tempat hiburan malam. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan analisis menggunakan uji Spearman Rank. Responden dalam penelitian ini adalah remaja berusia 13–21 tahun yang mengunjungi tempat hiburan malam, dengan instrumen berupa kuisioner pengetahuan dan sikap tentang HIV/AIDS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS (p = 0,000), dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,707 yang menunjukkan hubungan yang kuat. Artinya, semakin tinggi pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS, maka semakin positif sikap mereka dalam mencegah penularannya. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan yang kuat antara pengetahuan dan sikap remaja tentang mencegah penularan HIV / AIDS di klub malam. Semakin tinggi pengetahuan remaja, semakin positif sikapnya terhadap pencegahan HIV/AIDS.