Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

DESCRIPTION OF THE RELATIONSHIP BETWEEN GENDER AND PATIENTS STATUS OF COVID-19 IN INDONESIA M. Ichsan Nawawi; Hikmawati Pathuddin; Rofia Masrifah
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v7i1.1069

Abstract

Background: Anecdotal evidence suggests that Coronavirus 2019 (COVID-19), caused by the SARS-CoV-2 coronavirus, shows differences in morbidity and mortality between the gender. The gender category is one of the simple categories but it is very important to look at the relationship between gender (male/female) and  Covid-19 positive patient status (life/death). Metods: In this study used odds ratios. Result: The results showed that the chances of men affected by Covid-19 to recover were 0.75 times the chances of women with positive Covid-19 to recover. Recommandation: For further research, can use more diverse variables and  larger sample sizes
Peran Profesionalitas Guru PAI dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Rofia Masrifah
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 22 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat pentingnya profesionalitas seorang guru maka diperlukan suatu penelitian tentang profesionalitas guru khususnya guru Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini selain betujuan untuk mengetahui profesionalitas guru, mengetahui upaya guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan prestasi belajar juga untuk menemukan dan merumuskan solusi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pedagogis dan naturalistik yang menunjukkan bahwa pelaksanaan penelitian terjadi secara alamiah, apa adanya, dalam situasi normal yang tidak dimanipulasi keadaan dan kondisinya, menekankan pada deskripsi secara alami. Berdasar pada temuan data di lapangan, bahwa profesionalitas guru digambarkan dalam kompetensi paedagogik; yaitu kemampuan guru menyusun RPP, Silabus, Prota dan Promes, kemampuan improvisasi metode pembelajaran dan kemampuan menilai hasil belajar siswa melalui penilaiaan berbasis kelas. kompetensi kepribadian; digambarkan dengan penanaman kedisiplinan (self discipline) dan tanggungjawab dalam tugas. kompetensi sosial; digambarkan dengan hubungan komunikasi yang baik dengan kepala sekolah, teman sejawat, orangtua siswa dan partisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Sedangkan kompetensi profesional; digambarkan dengan kemampuan menguasai bidang studi dilihat dari latar belakang pendidikan guru yang memiliki kualifikasi akademik dan guru mengajar sesuai dengan keahlian dan jurusan yang dimilikinya, kemampuan memahami peserta didik, kemampuan menguasai pembelajaran yang mendidik melalui kemampuan memahami jenis mata pelajaran, mengorganisasikan materi pelajaran serta mendayagunakan sumber belajar. Selanjutnya, kompetensi kepemimpinan guru digambarkan melalui kemampuannya menjadi figure yang baik. Berkenaan dengan faktor yang mendukung profesionalitas guru pendidikan agama Islam adalah diberlakukannya manajemen yang berbasiskan pada madrasah, terbentuknya tertib administrasi yang rapi, dan diikutkannya guru PAI dalam berbagai pelatihan sebagai upaya peningkatan profesionalitas guru. Sedang hal yang menghambat profesionalitas guru di sekolah ini adalah adanya sebagian guru yang hadir di sekolah hanya pada saat jam mengajar.. Faktor yang mendukung prestasi belajar adalah adanya kedisiplinan yang dipraktekkan oleh semua elemen sekolah (guru, siswa, kepala sekolah, dan lainnya) dan juga tersedianya sarana dan prasana yang memadai untuk kelancaran proses pembelajaran siswa. Sedangkan hal yang menghambat perkembangan prestasi belajar siswa adalah kurangnya perhatian keluarga, minimnya komunikasi yang kurang egektif antara orang tua dan guru kurangnya serta kesadaran siswa akan pentingnya belajar.
Identifikasi Kesulitan Belajar Agama dan Solusinya Terhadap Mahasiswa Alumni Sekolah Umum di Jurusan PAI UIN Alauddin Makassar Rofia Masrifah
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 18 No. 1 (2021): Nady Al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v18i1.13802

Abstract

Penelitian ini membahas tentang identifikasi kesulitan belajar agama dan solusinya terhadap mahasiswa alumni sekolah umum di jurusan Pendidikan Agama islam UIN Alauddin Makassar. Adapun pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana megidentifikasi kesulitan belajar agama dan Solusinya terhadap mahasiswa alumni sekolah umum di Jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Alauddin Makassar yang kemudian diuraikan dalam beberapa submasalah sebagai berikut : 1) bagaimana kesulitan belajar agma bagi mahasiswa alumni sekolah umum di jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Alauddin Makassar? 2) faktor-faktor apa yang mempengaruhi kesulitan belajar agama mahasiswa alumni sekolah umum di jurusan Pendidikan Agama islam UIN Alauddin Makassar? 3) Bagaimana solusi kesulitan belajar agama mahasiswa alumni sekolah umum di jurusan Pendidikan Agama islam UIN Alauddin Makassar? Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kesulitan belajar agama bagi alumni sekolah umum terletak pada rendahnya kemampuan mereka dalam memahami materi disebabkan oleh latar belakang pendidikan yang berasal dari sekolah umum di mana di antara mereka sangat kurang bahkan tidak pernah belajar sama sekali mendapatkan pelajaran agama secara kompleks dalam hal ini Ilmu Fikih, Ilmu al-Qur’aan dan Hadits, Ilmu Akidah Akhlak, Sejarah Peradaban Islam dan Bahasa Arab Dasar di bangku sekolah, 2) adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar agama mahasiswa alumni sekolah umum adalah sikap belajar, motivasi belajar, konsentrasi belajar, kemampuan mengolah materi, kemampuan berprestasi, keperpercayaan diri, kebiasaan belajar, cita-cita mahasiswa, 3) solusi dari problematika ini diperoleh peneliti bersumber dari hasil wawancara beberapa dosen bahasa agama bahwa segala aspek pembelajaran agama harus terintegrasi dengan baik dan segala komponen harus terlibat secara aktif untuk mengidentifikasi kesulitan belajar agama mereka serta berupaya untuk mencari pemecahannya baik melalui materi, media, pendekatan maupun metode yang digunakan.
PERAN ORANG TUA DAN LEMBAGA PAUD DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENDIDIKAN AKHLAK BERBASIS KEPESANTRENAN BAGI ANAK DI MASA AWAL USIA SEKOLAH Rofia Masrifah
Transformasi : Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2021): Transformasi : Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/transformasi.v4i2.396

Abstract

Orang tua merupakan madrasah pertama bagi anak. Peran kedua orang tua yang dapat diteladani oleh anak bisa memainkan peran vital dalam setiap tahap pendidikan seorang anak. PAUD merupakan pendidikan yang paling fundamental karena perkembangan anak di masa selanjutnya sangat ditentukan oleh berbagai stimulasi bermakna yang diberikan sejak usia dini. Pendidikan anak usia dini harus dipersiapkan secara terencana dan bersifat holistik agar dimasa emas perkembangan anak (Golden Age) mendapatkan distimulasi yang utuh, sehingga mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak. Kebanyakan para orang tua dalam memulai proses masuk ke lembaga pendidikan untuk anaknya, mengabaikan pendidikan anak usia dini. Padahal untuk membiasakan diri dan mengembangkan pola pikir anak, pendidikan sejak usia dini mutlak diperlukan. Pendidikan akhlak adalah pembentukan perilaku baik yang menumbuhkan nilai moral kepada manusia yang akan mempengaruhi tingkah laku manusia tersebut. Didalam era 4.0 ini sangat penting dibentuknya akhlak-akhlak mulia mulai dari anak usia dini karena tidak dapat kita pungkiri pada saat ini telah banyak kasus-kasus yang diperankan anak usia dini seperti halnya, terpengaruhnya kepada dunia gadget , membangkang kepada orang tua, bullying hingga kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anak usia dini. Kasus seperti ini perlu kita amati dan segera ditumpaskan karena mereka adalah generasi bangsa Indonesia.
THE URGENCE OF CULTURAL INVESTMENT AND THE APPLICATION OF DIGITAL LITERATURE TO THE COMMUNITY Rofia Masrifah; Titi Mildawati; A Mustika Abidin
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah
Publisher : IAI Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital literacy is the interests, attitudes and abilities of individuals who directly use digital technology and communication tools to access, manage, integrate, analyze and evaluate information, build new knowledge, create and communicate with others in order to participate effectively in society. The implementation of education is held as a process of civilizing and empowering students that lasts a lifetime. This principle is in accordance with the general provisions of the 2003 National Education System Law Article 1 paragraph 1 which states that education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have religious spiritual strength, self-control
Trend hijrah di kalangan remaja muslim milenial: Studi kasus mahasiswa pada Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar Titi Mildawati; Hastuti Hastuti; Rofia Masrifah
AN-NISA : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/annisa.v13i2.3988

Abstract

THE URGENCE OF CULTURAL INVESTMENT AND THE APPLICATION OF DIGITAL LITERATURE TO THE COMMUNITY Masrifah, Rofia; Mildawati, Titi; Abidin, A Mustika
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah
Publisher : IAI Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital literacy is the interests, attitudes and abilities of individuals who directly use digital technology and communication tools to access, manage, integrate, analyze and evaluate information, build new knowledge, create and communicate with others in order to participate effectively in society. The implementation of education is held as a process of civilizing and empowering students that lasts a lifetime. This principle is in accordance with the general provisions of the 2003 National Education System Law Article 1 paragraph 1 which states that education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have religious spiritual strength, self-control
DESCRIPTION OF THE RELATIONSHIP BETWEEN GENDER AND PATIENTS STATUS OF COVID-19 IN INDONESIA Nawawi, M. Ichsan; Pathuddin, Hikmawati; Masrifah, Rofia
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v7i1.1069

Abstract

Background: Anecdotal evidence suggests that Coronavirus 2019 (COVID-19), caused by the SARS-CoV-2 coronavirus, shows differences in morbidity and mortality between the gender. The gender category is one of the simple categories but it is very important to look at the relationship between gender (male/female) and Covid-19 positive patient status (life/death). Metods: In this study used odds ratios. Result: The results showed that the chances of men affected by Covid-19 to recover were 0.75 times the chances of women with positive Covid-19 to recover. Recommandation: For further research, can use more diverse variables and larger sample sizes
PENDIDIKAN ISLAM DI ERA GLOBALISASI DAN MODERNISASI Masrifah, Rofia; Usman, Syahruddin; Ondeng, Syarifuddin
TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/teknos.v1i1.219

Abstract

Islamic education is the education of the whole person, reason and skills with the aim of preparing people to live a better life. However, this does not go straight, because Islamic education is influenced by the current current of globalization. Globalization is a big threat to Islamic education. Changes in the field of education include educational content, educational methods, educational media, and so on. One aspect that has a huge influence is the curriculum. The research design used is the literature review method. Literature study (literature review) is research carried out by researchers by collecting a number of books, journals, articles, research results related to research problems and objectives. Based on the results of research on Islamic education in the era of globalization and modernization, the following can be concluded: Every human being has a desire for education. As a Muslim, education is absolutely necessary to achieve the goal of creating humans on earth as the Khalifah of Allah. With the development of technology and changes in human needs, nothing can escape these developments and changes, including the world of education, especially Islamic education.
PROSES PROSES PENGEMBANGAN ISLAM PADA MASA AWAL DI ASIA TENGGARA: - Mei, Reski; Rofia Masrifah; Bahaking Rama; Arifuddin Siraj
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i1.726

Abstract

Kedatangan Islam ke indonesia dilakukan secara damai. Berbeda dengan penyebaran Islam di timur tengah yang dalam beberapa kasus disertai dengan pendudukan oleh wilayah militer. Islam dalam batas tertentu disebarkan oleh para pedagang, kemudian dilanjutkan oleh para Da’i dan para pengembara sufi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangann Islam pada masa awal di asia tenggara, untuk mengetahui teori masuknya Islam pada masa awal di Asia Tenggara, dan untuk mengetahui pusat pendidikan Islam masa awal di Asia Tenggara. Dalam penelitian ini memperoleh data dari buku dan jurnal yang dikaitkan dengan proses pengembangan islam pada masa awal di asia tenggara. Referensi terkait proses pengembangan islam pada masa awal di asia tenggara merujuk pada buku-buku dan jurnal yang relevan. Penelitian ini mencakup berbagai metode termasuk studi kasus dan analisis literatur. Untuk memperoleh data, penulis mengumpulkan, membaca, menganalisis pembahasan yang relevan dengan penelitian. Islam di asia tenggara secara betahap yaitu dengan melalui para pedagang, bandar-bandar dan para wali songo yang mendakwahkan Islam ke berbagai tempat di Indonesia. kedatangan Islam ke Indonesia datang dalam kompleksitas artinya tidak berasal dari satu tempat, peran kelompok tunggal, dan tidak dalam waktu yang bersamaan.