Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERKEMBANGAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM MASA AWAL DI PULAU SULAWESI: - Masrifah, Rofia; Reski Mei; Bahaking Rama; Arifuddin Siraj
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i1.728

Abstract

Kedatangan Islam dapat diterima dengan baik karena Islam datang dengan membawa prinsip-prinsip perdamaian, persamaan antara manusia (tidak ada kasta), menghilangkan perbudakan, dan yang paling penting juga adalah sangat mudah memeluk Islam karena hanya dengan membaca dua kalimat syahadat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses awal mula masuknya Islam di Pulau Sulawesi, untuk mengetahui lembaga pendidikan yang terbentuk pada awal masuknya Islam di Pulau Sulawesi, dan untuk mengetahui para tokoh yang berperan dalam pengembangan Pendidikan Islam di Pulau Sulawesi. Dalam penelitian ini memperoleh data dari buku dan jurnal yang dikaitkan dengan pekembangan pendidikan islam masa awal di pulau sulawesi. Referensi terkait pekembangan pendidikan islam masa awal di pulau sulawesi merujuk pada buku-buku dan jurnal yang relevan. Penelitian ini mencakup berbagai metode termasuk studi kasus dan analisis literatur. Untuk memperoleh data, penulis mengumpulkan, membaca, menganalisis pembahasan yang relevan dengan penelitian. Sejarah mengungkapkan bahwa masuknya Islam pertama kali di Sulawesi Selatan adalah dibawa oleh saudagar dan ulama dari Arab dan Melayu. Islamisasi di Sulawesi Selatan tidak dapat dipisahkan dari peran utama tiga muballig yang ditugaskan untuk menyebarkan agama Islam di daerah ini, yaitu Datuk Tallue (tiga datuk) yaitu ; (1) Abdul Makmur, (2) Sulaiman dengan sebutan Datuk patimang. (3) Abdul Jawad, yang lebih terkenal dengan nama Datuk ri Tiro. Dalam proses islamisasi, ketiga tokoh tersebut tidak dapat dipisahkan dari perannya pengislaman daerah Suawesi Selatan
DESCRIPTION OF THE RELATIONSHIP BETWEEN GENDER AND PATIENTS STATUS OF COVID-19 IN INDONESIA Nawawi, M. Ichsan; Pathuddin, Hikmawati; Masrifah, Rofia
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v7i1.1069

Abstract

Background: Anecdotal evidence suggests that Coronavirus 2019 (COVID-19), caused by the SARS-CoV-2 coronavirus, shows differences in morbidity and mortality between the gender. The gender category is one of the simple categories but it is very important to look at the relationship between gender (male/female) and Covid-19 positive patient status (life/death). Metods: In this study used odds ratios. Result: The results showed that the chances of men affected by Covid-19 to recover were 0.75 times the chances of women with positive Covid-19 to recover. Recommandation: For further research, can use more diverse variables and larger sample sizes
C KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF AL-QUR'AN: Pendidikan Karakter, Ayat-Ayat Al-Quran tentang Pendidikan Karakter, Tujuan Pendidikan Karakter Mei, Reski; Rofia Masrifah; Muhammad Yusuf; Ahmad Mujahid
Journal of Public Policy Analys Vol 1 No 2 (2023): December
Publisher : Business Finance Analyst Co.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to understand the issue of character education in Indonesia. Because up to this day, character issues in Indonesia continue to be a sharp focus of various groups. Various negative character traits have been prominently displayed by Indonesian society, often justified as if they were acceptable. There are numerous contemporary issues that we see, and it seems like they will never cease, such as the increasing prevalence of narcotics, even though many offenders are sentenced to death, bullying in schools, sexual crimes against students, online sexual transactions involving students, domestic violence, and more. This research discusses the Concept of Character Education According to the Quran, which explores several pieces of literature, books, and journals. In this research, data is gathered from books and journals related to the phenomenon of character education issues. References related to character education are based on the Quran, which encompasses the interpretation and instillation of values from an early age that align with family, school, and the environment. This study employs various methods, including case studies, literature analysis, and an analysis of the interpretation of Quranic verses related to the research topic. To gather data, the author collects, reads, and analyzes relevant discussions for the research. Character Education According to the Quran emphasizes the very important role that character education plays in shaping individuals with ethical values, morality, and good behavior. Thus, the significance of character education according to the Quran not only includes the formation of individual values but also contributes to the development of a better society in accordance with Islamic principles. In the Quran's perspective, character education is the path to moral perfection and social well-being.
METODE DAN STRATEGI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIFHADIS MAUDHU'IY Rofia Masrifah; Tasmin Tangngareng
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol. 7 (1) 2024
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembahasan yang akan disajikan pada jurnal ini adalah Hadis-hadis yang berimplikasikan pada metode pendidikan di antaranya terdiri dari: metode tanya jawab, metode pengulangan, metode demonstrasi, metode eksperimen, metode pemecahan masalah, metode diskusi, metode pujian/memberi kegembiraan, metode pemberian hukuman. Selanjutnya, dalam penelusuran hadist yang dilakukan, penulis cenderung menggunakan Takhrij bil maudhui yaitu penelusuran hadist dengan tema yang telah ditentukan yaitu metode dan strategi pembelajaran. Dari proses penelusuran tersebut dapat dilihat beberapa metode pembelajaran menurut perspektif hadits yaitu: metode tanya jawab, dialog, kisah, keteladanan dan analogi.
EVALUASI PEMBELAJARAN MENURUT AL-QUR’AN Rofia Masrifah; Reski Mei; Muhammad Yusuf; Ahmad Mujahid
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol. 7 (1) 2024
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi merupakan salah satu komponen dalam suatu sistem pendidikan yang melibatkan pendidik dan peserta didik. Artinya evaluasi harus dilakukan secara sistematis dan terencana. Evaluasi dijadikan alat untuk menilai serta mengukur suatu keberhasilan dalam proses pendidikan. Al-Qur’an sebagai sumber utama pendidikan islam banyak mengungkapkan konsep evaluasi di dalam ayat-ayatnya sebagai acuan bagi manusia untuk hati-hati dalam melakukan perbuatannya. Didalam Al-Qur’an istilah evaluasi tidak memiliki makna kata yang pasti tetapi terdapat kata-kata yang bisa dijadikan sebagai rujukan yang memaknai kata evaluasi tersebut yaitu seperti Al-Bala, Al-Hukm, Al-Qodha dan AlNazr. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan mengkaji beberapa buku dan jurnal-jurnal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi segenap pendidik agar bisa lebih memahami makna kata evaluasi dalam pendidikan maupun dalam pendidikan islam.
EFFECTIVENESS OF THE COUNTENANCE STAKE MODEL IN EVALUATING THE AIHES CURRICULUM Rofia Masrifah; Sitti Mania; Muljono Damopolii; St Syamsudduha
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 4 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/ri.v4i2.728

Abstract

This study evaluates the implementation of the Athirah Integrated Holistic Education System (AIHES) curriculum by using the Countenance n model. As a holistic curriculum, AIHES is designed to integrate academic excellence with Islamic values and character. This study aims to examine the congruence between intended curriculum design and  actual implementation. A qualitative approach was employed, with data collected through classroom observations, semi-structured interviews with teachers and school leaders, and analysis of curriculum documents. The analysis applied the Countenance framework by comparing intended conditions, observed practices, and established standards to assess the level of alignment. The findings indicate that the AIHES curriculum effectively strengthens the school’s religious culture and supports character. development, reflecting the institutional identity of holistic Islamic education. Variations remain the integration of Islamic values within general subjects and teachers’ pedagogical practices. These findings highlight need for stronger evaluative supervision and continuous professional development to ensure a more consistent realisation of the curriculum’s holistic and value-based educational goals. This study highlights the importance of evaluation curriculum implementation, particularly in translating holistic and value-based principles into teaching practices. It also suggests that future research should explore the integration of formal and hidden curricula. This study contributes by applying Countenance model to evaluate a holistic Islamic curriculum, with a focus on classroom implementation. It provides empirical evidence of the gap between curriculum design and teaching practice, and offers a practical framework for evaluating value-based and integrative learning.