Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Majelis Taklim Kahdijah Dalam Mewujudkan Pendidikan Berbasis Moderasi Beragama Di Perumahan Sitra Samata Permai Gowa Titi Mildawati; Rofia Masrifah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari dengan adanya berbagai masalah yang muncul di perumahan sitra samata terkait dengan pendidikannya, mengingat pada zaman sekarang ini seharusnya perkembangan SDM dan SDA sudah berkembang seiring dengan perkembangn teknologi yang semakin pesat akan tetapi implementasi moderasi beragama belum terlihat nampak. Berdasarkan kondisi atau fakta tersebut di atas peneliti merasa penting untuk melakukan penelitian dengan mengangkat masalah untuk kemudian dapat diselesaiakn pada pembahasan dan hasil penelitian. Adapun pokok masalah pada penelitian ini adalah bagaimana mewujudkan peradaban pendidikan berbasis moderasi beragama di Perumahan Sitra Samata Permai Gowa Sulawesi Selatan?. Penelitian ini dilakukan untuk merevitalisasi peran masyarakat atau Majelis Taklim Khadijah sebagai wujud penguatan pendidikan berbasis moderasi beragama. Untuk memperoleh data atau informasi terhadap penyelesaian masalah di atas, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi atau pengamatan langsung di lapangan, wawancara sebagai informasi utama serta dokumentasi sebagai penunjang hasil penelitian. Adapun hasil penelitian ini diperoleh bahwa secara konsep dan teori tentang pendidikan masyarakat berbasis moderasi beragama belum terstruktur namun praktek dan sikap masyarakat perumahan sitra sudah menunjukan manusia yang moderat ini dipengaruhi dengan kehadiran majelis taklim khadijah sebagai wadah dalam pelaksanaan pengajaran tentang keagamaan. Sehingga untuk mewujudkan penguatan moderasi beragama yang maksimal perlu dimuat nilai-nilai moderasi beragama disetiap kegiatan.
Education Based On Religious Moderation In The Qur'an Mildawati, Titi; Masrifah, Rofia; Yusuf, Muhammad; Kharisman, Muh.; Mujahid, Ahmad; Indra Adhyaksa, Muhammad
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 22 No 1 (2024): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/alishlah.v22i1.7221

Abstract

The increasingly complex diversity of society, encompassing variations in religion, tribe, culture, ethnicity, groups, and organizations, if not based on a deep-rooted understanding of religious moderation, can lead to disputes, egoism, intolerance, discrimination, and extremism, making differences seem problematic. Islam teaches that differences are a blessing from Allah Swt. The objectives of this paper are twofold: first, to provide a comprehensive understanding of the concept of education based on religious moderation; and second, to conduct studies to understand and apply the concept of education based on religious moderation in the study of the Qur'an. This research employs library research methods or literature studies, with data collection carried out in several stages, ranging from collecting references to analyzing them. The study focuses specifically on the concept of religious moderation-based education in the Qur'an. The results reveal several key Qur'anic verses that underpin this concept: QS al-Baqarah / 2:143 emphasizes the prohibition of discriminating between people; QS al-Mulk / 67:3 highlights the importance of maintaining the balance of natural phenomena; QS ash-Sham / 91:7-9 discusses moral values; QS al-Hujurat / 49:13 addresses issues of nation and state; QS Luqman / 31:19 promotes moderation in conduct; QS an-Nisa / 4:58 underscores justice; and QS al-Kafirun / 109:1-6 supports the freedom of religion. The study concludes that the concept of moderation-based education in the Qur'an is well-supported by various verses. These findings imply that integrating cultural education based on local wisdom with religious moderation can help individuals appreciate culture as a form of respect rather than a deviation from religious teachings. The author recommends further research on this integrated approach to enhance the understanding and application of religious moderation in diverse societies.
PERKEMBANGAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM MASA AWAL DI PULAU SULAWESI: - Masrifah, Rofia; Reski Mei; Bahaking Rama; Arifuddin Siraj
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i1.728

Abstract

Kedatangan Islam dapat diterima dengan baik karena Islam datang dengan membawa prinsip-prinsip perdamaian, persamaan antara manusia (tidak ada kasta), menghilangkan perbudakan, dan yang paling penting juga adalah sangat mudah memeluk Islam karena hanya dengan membaca dua kalimat syahadat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses awal mula masuknya Islam di Pulau Sulawesi, untuk mengetahui lembaga pendidikan yang terbentuk pada awal masuknya Islam di Pulau Sulawesi, dan untuk mengetahui para tokoh yang berperan dalam pengembangan Pendidikan Islam di Pulau Sulawesi. Dalam penelitian ini memperoleh data dari buku dan jurnal yang dikaitkan dengan pekembangan pendidikan islam masa awal di pulau sulawesi. Referensi terkait pekembangan pendidikan islam masa awal di pulau sulawesi merujuk pada buku-buku dan jurnal yang relevan. Penelitian ini mencakup berbagai metode termasuk studi kasus dan analisis literatur. Untuk memperoleh data, penulis mengumpulkan, membaca, menganalisis pembahasan yang relevan dengan penelitian. Sejarah mengungkapkan bahwa masuknya Islam pertama kali di Sulawesi Selatan adalah dibawa oleh saudagar dan ulama dari Arab dan Melayu. Islamisasi di Sulawesi Selatan tidak dapat dipisahkan dari peran utama tiga muballig yang ditugaskan untuk menyebarkan agama Islam di daerah ini, yaitu Datuk Tallue (tiga datuk) yaitu ; (1) Abdul Makmur, (2) Sulaiman dengan sebutan Datuk patimang. (3) Abdul Jawad, yang lebih terkenal dengan nama Datuk ri Tiro. Dalam proses islamisasi, ketiga tokoh tersebut tidak dapat dipisahkan dari perannya pengislaman daerah Suawesi Selatan
DESCRIPTION OF THE RELATIONSHIP BETWEEN GENDER AND PATIENTS STATUS OF COVID-19 IN INDONESIA Nawawi, M. Ichsan; Pathuddin, Hikmawati; Masrifah, Rofia
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v7i1.1069

Abstract

Background: Anecdotal evidence suggests that Coronavirus 2019 (COVID-19), caused by the SARS-CoV-2 coronavirus, shows differences in morbidity and mortality between the gender. The gender category is one of the simple categories but it is very important to look at the relationship between gender (male/female) and Covid-19 positive patient status (life/death). Metods: In this study used odds ratios. Result: The results showed that the chances of men affected by Covid-19 to recover were 0.75 times the chances of women with positive Covid-19 to recover. Recommandation: For further research, can use more diverse variables and larger sample sizes
C KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF AL-QUR'AN: Pendidikan Karakter, Ayat-Ayat Al-Quran tentang Pendidikan Karakter, Tujuan Pendidikan Karakter Mei, Reski; Rofia Masrifah; Muhammad Yusuf; Ahmad Mujahid
Journal of Public Policy Analys Vol 1 No 2 (2023): December
Publisher : Business Finance Analyst Co.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to understand the issue of character education in Indonesia. Because up to this day, character issues in Indonesia continue to be a sharp focus of various groups. Various negative character traits have been prominently displayed by Indonesian society, often justified as if they were acceptable. There are numerous contemporary issues that we see, and it seems like they will never cease, such as the increasing prevalence of narcotics, even though many offenders are sentenced to death, bullying in schools, sexual crimes against students, online sexual transactions involving students, domestic violence, and more. This research discusses the Concept of Character Education According to the Quran, which explores several pieces of literature, books, and journals. In this research, data is gathered from books and journals related to the phenomenon of character education issues. References related to character education are based on the Quran, which encompasses the interpretation and instillation of values from an early age that align with family, school, and the environment. This study employs various methods, including case studies, literature analysis, and an analysis of the interpretation of Quranic verses related to the research topic. To gather data, the author collects, reads, and analyzes relevant discussions for the research. Character Education According to the Quran emphasizes the very important role that character education plays in shaping individuals with ethical values, morality, and good behavior. Thus, the significance of character education according to the Quran not only includes the formation of individual values but also contributes to the development of a better society in accordance with Islamic principles. In the Quran's perspective, character education is the path to moral perfection and social well-being.