Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kesesuaian Pompa CR Vertical Multistage sebagai Jockey Pump Berdasarkan Analisis Head loss pada Sistem Hydrant Gedung Perkantoran Rachmat Firdaus; ali akbar; Prantasi Harmi Tjahjanti; Mohamad Affan Rahmadin
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26673

Abstract

Sistem hydrant merupakan salah satu komponen utama sistem proteksi kebakaran yang berfungsi menyediakan pasokan air bertekanan saat keadaan darurat. Untuk menjaga kestabilan tekanan pada jaringan perpipaan hydrant perlu digunakan jockey pump yang dapat menjaga tekanan sistem dalam kondisi standby. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan penggunaan pompa CR Vertical Multistage Centrifugal Pump sebagai pompa penjaga tekanan pada sistem hydrant gedung Bank BUMN di Surabaya yang memiliki luas bangunan kurang lebih 55.000 m². Metode penelitian dilakukan dengan observasi lapangan, pengumpulan data spesifikasi pompa, pengukuran jaringan perpipaan, dan analisa hidrolik dengan menghitung head loss besar dan kecil pada sistem perpipaan hydrant. Hasil analisa menunjukkan bahwa kehilangan tekanan pada sistem dipengaruhi oleh panjang pipa, diameter pipa, dan jumlah fitting yang digunakan. Head loss mayor disebabkan oleh kondisi sepanjang pipa yang menjadi komponen dominan bila dibandingkan Head loss minor yang disebabkan oleh aksesoris perpipaan. Berdasarkan hasil evaluasi hidraulik dan karakteristik teknis pompa, pompa CR Vertical Multistage memiliki kemampuan yang memadai untuk mempertahankan tekanan sistem hydrant dalam kondisi operasi tipikal. Pompa multistage mampu menghasilkan tekanan tinggi dengan debit yang relatif kecil sehingga sesuai dengan fungsi jockey pump. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis head loss dapat dimanfaatkan sebagai dasar teknis dalam memilih pompa pengaman tekanan untuk sistem proteksi kebakaran di gedung tinggi guna meningkatkan keandalan dan kontinuitas operasi sistem hydrant.
Analisis Nilai Elongasi Material Terhadap Cracksheet Pada Proses Deep drawing Nozzle pada Unit Evaporator bhima endra wira yudha; Ali Akbar; Rachmat Firdaus; Mulyadi Mulyadi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4401

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai elongasi pada material Galvanized (DX51D, DX54D, DX53D) dan Stainless Steel (SUS304, SUS316, SUS441) sebagai parameter utama dalam proses deep drawing nozzle unit evaporator. Uji tarik dilakukan untuk menentukan kemampuan deformasi plastis tanpa menyebabkan keretakan, serta pencarian indikasi cracksheet yang dapat terjadi selama proses pembentukan. Hasil menunjukkan bahwa material stainless steel, khususnya SUS304 dan SUS441, memiliki nilai elongasi tertinggi sebesar 45%, menunjukkan ketahanan unggul terhadap deformasi ekstrem. Sementara itu, DX54D menjadi galvanis dengan elongasi tertinggi (36%) dan tidak mengalami retak saat deep drawing, berbeda dengan DX51D dan DX53D yang menunjukkan gejala cracksheet. Batas elongasi minimum untuk menghindari kegagalan struktural pada deep drawing ditentukan sekitar 30%. Pemilihan material dengan elongasi tinggi serta optimalisasi parameter proses menjadi krusial dalam menjamin kualitas dan efisiensi produksi. Hasil ini memberikan dasar untuk menentukan material optimal berdasarkan kombinasi performa teknis dan efisiensi biaya.
Analisis Pengaruh Variasi Bentuk Sudden Enlargement terhadap Head Loss pada Aliran Udara Laminar Satria Agung Wibisono; Ali Akbar; A’rasy Fahruddin; Rachmat Firdaus; Muhammad Syahril
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.24788

Abstract

Fenomena sudden enlargement pada sistem perpipaan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya head loss yang dapat menurunkan efisiensi aliran fluida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bentuk sudden enlargement terhadap kehilangan energi pada aliran fluida laminar dengan menggunakan tiga variasi geometri, yaitu Square Edge, Rounded Edge, dan Projecting Edge. Pengujian dilakukan pada pipa berbahan akrilik menggunakan manometer U sebagai alat ukur tekanan dengan dua titik pengukuran, masing-masing pada diameter 12,7 mm dan 50 mm. Dua tingkat laju aliran udara diuji, yaitu 6 L/menit dan 4 L/menit. Data tekanan yang diperoleh diolah untuk menghitung kecepatan aliran dan head loss menggunakan persamaan dasar fluida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk geometri memiliki pengaruh signifikan terhadap besarnya head loss. Pada laju aliran tinggi (6 L/menit), geometri Square Edge menghasilkan head loss terendah, sedangkan Rounded Edge memberikan performa optimal pada laju aliran rendah (4 L/menit). Geometri Projecting Edge secara konsisten menghasilkan head loss tertinggi pada kedua kondisi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan geometri sudden enlargement harus disesuaikan dengan kondisi operasi sistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perancangan instalasi perpipaan yang lebih efisien dan mendukung optimasi energi pada sistem transportasi fluida.
CFD Simulation Reveals Pressure Drop in Pipe Flow System: Simulasi CFD Mengungkap Penurunan Tekanan pada Sistem Aliran Pipa Muhamad Ridwan Yunus; Ali Akbar; Rachmat Firdaus; Metatia Intan \ Mauliana
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.2111

Abstract

General Background Fluid flow analysis in piping systems is essential for understanding energy losses and system performance in engineering applications. Specific Background Computational Fluid Dynamics (CFD) has been widely applied to simulate fluid behavior and pressure distribution in complex pipe geometries. Knowledge Gap However, detailed analysis of flow characteristics and pressure drop in specific pipe configurations, particularly at bends, remains limited. Aims This study aims to analyze fluid flow patterns and pressure drop in a piping system using CFD simulation. Results The results show that pressure drop increases with higher flow velocity and is significantly affected by pipe geometry, especially at bends where turbulence and vortex formation occur. Flow visualization indicates non-uniform pressure distribution and localized energy losses. Novelty This study provides detailed numerical insight into the interaction between flow velocity and pipe geometry using CFD visualization. Implications The findings can support the optimization of piping system design to reduce energy losses and improve operational efficiency. Keywords: Computational Fluid Dynamics, Pressure Drop, Pipe Flow, Fluid Simulation, Turbulence Key Findings Highlights Increased velocity intensifies energy loss along piping sections Flow separation appears prominently in curved geometry regions Numerical visualization clarifies localized pressure distribution patterns
RCM II Identifies Critical GTG Components and Maintenance Strategy: RCM II Mengidentifikasi Komponen GTG yang Kritis dan Strategi Pemeliharaan Raihan Maulana Zulfikar; Rachmat Firdaus
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.2131

Abstract

General Background: Gas Turbine Generator systems play a critical role in industrial power generation, where failures can cause significant operational and safety risks. Specific Background: Conventional maintenance strategies are often reactive and fail to prioritize component criticality, leading to inefficient resource allocation. Knowledge Gap: There is limited application of structured Reliability Centered Maintenance II integrated with Failure Mode and Effects Analysis to systematically identify failure risks and optimize maintenance strategies in GTG systems. Aims: This study aims to apply RCM II to determine critical components, analyze failure modes using FMEA, and define appropriate maintenance strategies based on risk levels. Results: The analysis identifies key components such as the compressor and combustion system as high-priority failure modes, with RPN values reaching 360 and 336 respectively. Other components fall into medium and low priority categories. Maintenance strategies are classified into proactive tasks using RCM II, simple FMEA-based actions, and run-to-failure approaches. Novelty: The study integrates RCM II decision diagrams with detailed RPN-based prioritization for GTG maintenance planning. Implications: The findings provide practical guidance for improving maintenance efficiency, optimizing labor allocation, and supporting reliable operation in industrial energy systems. Keywords: RCM II, Gas Turbine Generator, FMEA Analysis, Risk Priority Number, Maintenance Strategy Key Findings Highlights Risk evaluation highlighted dominant failure contributors in power generation unit Structured prioritization grouped components into three maintenance categories Decision-based tasks defined preventive and corrective operational actions