Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Eksternalitas Pembangunan Pada Pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung (Studi pada Masyarakat Kabupaten Tulungagung) Kurniawan, Ardhi; Firdausi, Firman; Putu Shandra Dewi, Dewa Ayu; Pigo, Kristian
REFORMASI Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i1.7122

Abstract

One of the development processes that must be carried out by a country physically is infrastructure development. Infrastructure development has an important role in fostering social interaction and ensuring the stability of the economic system. This study aims to examine the externalities and impacts of toll road development in the Kediri-Tulungagung area. In this aspect, several theoretical frameworks are used, namely impact analysis and SWOT analysis. The research method uses two types, namely qualitative to describe data and documentation and quantitative to analyze the precision of the impact on the community around the toll road development. The results have a positive impact on the distribution channels of goods and services, especially for large business actors in the Kediri-Tulungagung area, but there are some negative impacts on the environment and small economy around the development. Researchers recommend that they can cooperate with small and medium economic actors to be able to collaborate either through toll road business entities or in other forms such as BUMD and the government can provide facilities in the form of support facilities that are indeed provided for investors, both small and large scale.Salah satu proses pembangunan yang harus dilakukan suatu negara secara fisik adalah pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam membina interaksi sosial dan menjamin stabilitas sistem perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti eksternalitas beserta dampak dari pembangunan jalan tol di wilayah Kediri-Tulungagung. Pada aspek ini menggunakan beberapa kerangka teoritis yaitu analisa dampak dan analisa SWOT. Metode penelitian menggunakan dua jenis yaitu kualitatif untuk dapat mendeskripsikan data dan dokumentasi dan kuantitatif untuk menganalisa kepresisian dari dampak pada masyarakat di sekitar pembangunan jalan tol. Hasilnya memiliki dampak positif pada jalur distribusi barang dan jasa terutama bagi para pelaku usaha besar yang berada pada wilayah Kediri-Tulungagung, namun terdapat sebagian dampak negatif pada lingkungan dan ekonomi kecil di sekitar pembangunan. Peneliti merekomendasikan untuk bisa bekerjasama dengan para pelaku usaha ekonomi kecil menengah untuk dapat berkolaborasi baik melalui badan usaha jalan tol maupun dalam bentuk yang lain seperti BUMD dan pemerintah dapat memberikan sarana berupa dukungan fasilitas yang memang disediakan bagi investor baik skala kecil maupun besar.
MODEL GEORGE EDWARD III Setyawan, Dody; Priantono, Agus; Firdausi, Firman
Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Publicio
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.501 KB) | DOI: 10.51747/publicio.v3i2.774

Abstract

Indonesia is a country with highest number of smokers in the world with high mortality. The dangers of smoking not only threaten active smokers but also passive smokers. Policies are necessary to protect and reduce its adverse effects of smoking. At the regional level in 2018, the Malang City Government passed a Regional Regulation that regulates Non-Smoking Areas (KTR). The realization and efforts to implement this regional regulation are the objectives of the research. Qualitative method is used, the focus of research is to determine the four indicators popularized by George Edward III. Determination of informants determined by purposive sampling. Primary data was obtained through in-depth interviews, observations, and related document studies. The data analysis technique uses an interactive model according to Miles, Huberman & Saldana. Regional Regulation Number 2 of 2018 in Malang City in its implementation has not run effectively, yet the harmonization of this Regional Regulation with the Mayor's Regulation is the main obstacle. The development of smoking area facilities has not been maximized and the socialization of this regional regulation is still limited to policy implementers.
STRATEGI PEMERINTAH KOTA BATU DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN: Batu City Government Strategy In Sustainable Tourism Development Adiwidjaya*, Ignatius; Firdausi, Firman; Krismonita
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i1.1

Abstract

Kota Batu merupakan kota yang kaya akan Pariwisata yang didukung oleh SDA dan kondisi lingkungan yang ada. Sehingga, Dinas Pariwisata Kota Batu telah menyiapkan berbagai perencanaan pembangunan pariwisata yang tersusun dalam Renstra 2017-2022. Di dalam susunan perencanaan tersebut, beberapa telah dicapai dan hingga saat ini yang sangat digencarkan dan dikejar oleh pemerintah adalah pembangunan wahana Kereta Gantung di Kota Batu. Dalam hal ini, tentunya banyak tantangan yang didapatkan oleh pemerintah yang mana tentunya hal ini harus memperhatikan 3 aspek, yaitu, aspek keberlanjutan ekonomi, aspek keberlanjutan, lingkungan dan aspek keberlanjutan sosial. Pembangunan Kereta Gantung di Kota Batu tentunya memakan biaya yang sangat besar dan waktu yang tidak sedikit. Hal tersebut merupakan masalah utama dalam proses pembangunan Kereta Gantung ini, yang mana pemerintah kesulitan untuk memperoleh perizinan yang secara bersamaan waktu terus berjalan menjelang akhir dari Rencana Strategis Pembangunan Pariwisata Daerah Kota Batu. Sehingga, disamping terdapat faktor pendukung dalam pembangunan ini yaitu, dukungan masyarakat; pemerintah juga mendapatkan hembatan yang sangat signifikan dibandingkan faktor pendukung berjalannya pembangunan Wahana Kereta Gantung ini, yaitu, perizinan, waktu dan dana.
MITIGASI BENCANA DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN PUBLIK DI KOTA MALANG: Disaster Mitigation in Public Policy Perspective in Malang City Khoirurrohman, Moh; Setyawan*, Dody; Firdausi, Firman
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.11

Abstract

Bencana alam saat ini sering terjadi, termasuk di Kota Malang. Hal tersebut mendorong Pemerintah Pusat dan Daerah mengeluarkan ragam kebijakan baik Undang-undang, Peraturan Daerah atau Peraturan Wali Kota, serta berbagai peraturan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis mitigasi bencana yang dilakukan Pemerintah Kota Malang dari perspektif implementasi kebijakan publik dengan model Jorge Edward III. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informannya menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan telaah dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik interaktif dari Miles, Huberman, dan saldana meliputi pengumpulan data, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan dengan terjadinya bencana alam menyebabkan krisis multidimensi yang memiliki dampak pada kehidupan, kerugian baik dari material dan non-material, menjadi dasar bagi pemerintah untuk menjaga dan melindungi Masyarakat dalam bentuk edukasi pra-bencana. Implementasi mitigasi bencana dalam sudut pandang kebijakan publik khususnya di Kota Malang sudah berjalan dengan kebijakan yang ada. Dilihat dari data yang dihasilkan baik dari sosialisasi yang dikemas dalam bentuk sosialisasi dan edukasi terhadap Masyarakat, ketersediaan sumber daya, pemahaman pegawainya dan seragamnya perspektif menjadi indikator keberhasilan dalam proses implementasi. Faktor pendukung meliputi terdapatnya aturan sebagai dasar Mitigasi Bencana di Kota Malang dan letak tidak strategisnya kantor BPBD yang menjadi faktor penghambatnya.
PENINGKATAN PRODUKSI DAN DAYA BELI METODE SENSORY MARKETING DI TASLIMIYAH BAKERY BULULAWANG MALANG Aminulloh, Akhirul; Kalumbang, Yuventia Prisca Diyanti Todalani; Danu, Ratna Triwurian; Firdausi, Firman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37292

Abstract

UMKM merupakan potensi masa depan dari Negara Indonesia. Harapan bangsa dapat mandiri berangkat dari niat berwirausaha sehingga dapat membuka paradigma negara produksi bukan menjadi negara konsumtif atau negara karyawan. UMKM terbukti dapat melalui badai pandemi covid-19 dengan memiliki strategi-strategi tertentu dan bahkan menggerakkan sektor perekonomian. Pada pengabdian masyarakat kemitraan dalam hal ini mengambil mitra sektor produksi yaitu bakery di area malang raya. Taslimiyah Bakery merupakan sasaran yang akan ditingkatkan bukan hanya dari sektor produksi tetapi juga inovasi melalui sektor pemasaran modern seperti sensory marketing dan pelatihan pembuatan yang berbasis profesional. Sasaran dalam pengabdian ini adalah yang terlibat di dalam mitra tersebut yaitu pengelola dan koki. Hal ini agar dapat menjadi peningkatan pemahaman bagaimana berinovasi dalam produk dan pemasaran secara modern seperti yang dilakukan oleh brand-brand bakery besar. Hasil dari pengabdian masyarakat bahwa dengan menggunakan konsep Sensory Marketing dan pelatihan Sumber Daya Manusia dalam produksi ternyata mampu memberikan respon pasar baru terhadap produk yang biasa dijual. Pola baru seperti berkembangnya bukan hanya dari bentuk bakery namun juga merambah kue kering juga mampu dilakukan oleh mitra. Mitra dapat membaca momentum pasar ketika menghadapi suatu kondisi dimana permintaan sedang tinggi seperti hari raya dan momentum lain seperti acara besar sehingga bukan hanya mengerjakan sistem harian saja.
ALIH FUNGSI PEMERINTAH DAERAH MENJADI FUNGSI BISNIS MELALUI PENDAPATAN ASLI DAERAH (ANALISIS PAUL KRUGMAN: NEGARA BUKAN PERUSAHAAN): Transferring Regional Government Functions to Business Functions through Regional Original Revenue (Paul Krugman's Analysis: The State Not a Company) Firdausi, Firman; Soesanto, Abimanyu Iqbal; Difinubun, Rizki Abubakar
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v2i3.51

Abstract

Era otonomi daerah sudah mencapai fase puncak dari tatanan pemerintahan di Republik Indonesia. Pada siklus tertentu fase puncak yang tidak dijaga keseimbangannya akan menjadi fase penurunan. Baik penurunan dari tujuan, maupun penerapan dari otonomi itu sendiri. Daerah yang sebelumnya tidak dapat mengelola keuangan menjadi dapat mengelola keuangannya sendiri dengan melalui Pendapat Asli Daerah (PAD). Sayangnya, semakin lama orientasi mendapatkan PAD ini tidak lagi sejalan dengan tujuan negara yaitu Welfare State menuju kemaslahatan masyarakat atau kesejahteraan umum namun berorientasi pada pendapatan lembaga saja. Akibatnya penarikan pajak cenderung masif, namun animo masyarakat tidak demikian. Untuk menganalisis fenomena tersebut maka penulis menggunakan teori Paul Krugman negara bukan perusahaan dan Konsep Negara Welfare State (Negara Kesejahteraan). Hasilnya ditemukan terdapat perilaku dan kebijakan yang memiliki kesengajaan meningkatkan PAD tidak berorientasi pada kemaslahatan kembali namun lebih kepada menutup operasional dan peningkatan APBD yang sifatnya mirip seperti perusahaan. Hal ini akan mendorong dampak domino lainnya seperti konflik antara pemerintah dan masyarakat serta rendahnya tingkat kepercayaan investor baik skala lokal maupun internasional.
Peran Lurah Meningkatkan Kualitas Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu Di Kelurahan Sumbersari Kota Malang Fithriana, Noora; Rija, Merniyasih Tatu; Putra, Ronny Ersya Novianto; Firdausi, Firman
Journal of Governance Innovation Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2, September 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/jogiv.v7i2.8564

Abstract

The quality of public service fosters trust between the public and the government. While service personnel are dedicated to their roles, public services provided by the government often fall short of the highest quality. This is particularly true for the issuance of a financial hardship certificate, which requires improvement. At the urban-village administration level, enhancing the quality of public services requires strong leadership from the head. This study aimed to explore the role of the urban-village head of Sumbersari in Malang in improving the quality of public services related to the financial hardship certificate. The research used a qualitative method, gathering primary and secondary data from both verbal and visual sources through various techniques, including semi-structured interviews, observations, and documentation. It could be concluded that the urban-village head of Sumbersari undertaken two critical roles that help improve the quality of service regarding the financial hardship certificate: as an executor and as a director. By fulfilling these roles, the government could enhance the quality of service for the certificate in terms of responsiveness and reliability. Both the roles of the head of the urban village and the quality of service met expectations. The actions taken by the head were numerous and had received positive evaluations. Additionally, there were several sanctions in place when the head neglected his roles in delivering services.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM MY DARLING DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PASURUAN Eriska Janelia; Firman Firdausi; Roro Merry Chornelia Wulandary
Jurnal Ilmu Administrasi (JIA) Vol 1 No 2 (2025): JURNAL ILMU ADMINISTRASI (JIA)
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi (JIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi dalam pelayanan publik menjadi kebutuhan utama untuk menciptakan pemerintahan yang efisien dan responsif. Salah satu jenis inovasi ini adalah “Program My Darling (Melayani Dokumen Administrasi Kependudukan Keliling)” yang diadakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan Program My Darling dan menemukan faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya. Pendekatan yang diterapkan pada studi ini ialah studi kualitatif, melalui metode pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data dilangsungkan melalui tahap pengurangan data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program My Darling sudah berlangsung cukup baik, jika diamati dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Program ini terbukti efektif mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, terutama di desa-desa dan daerah-daerah yang terpencil. Namun, masih ada beberapa hambatan seperti kurangnya fasilitas dan infrastruktur, ketergantungan pada ketersediaan blangko KTP-el dari pemerintah pusat, serta rendahnya kesadaran sebagian warga. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan koordinasi antar sektor, perbaikan sosialisasi, dan maksimalisasi dukungan sumber daya untuk menjamin keberlangsungan program.
EFEKTIVITAS PELAPORAN PELAYANAN KESEHATAN HEWAN PADA ISIKHNAS DI PUSKESWAN KOTA BATU Debora Melin Keitrin; Roro Merry Chornelia; Firman Firdausi
Jurnal Ilmu Administrasi (JIA) Vol 1 No 2 (2025): JURNAL ILMU ADMINISTRASI (JIA)
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi (JIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan hewan merupakan aspek penting dalam mendukung sektor peternakan berkelanjutan dan menjaga kesehatan masyarakat melalui pendekatan One Health, dimana di Indonesia pelaporan pelayanan kesehatan hewan telah didigitalisasi melalui sistem ISIKHNAS yang dirancang untuk menyediakan data akurat, cepat, dan real-time, namun pelaksanaannya di Puskeswan Kota Batu terkendala seperti keterbatasan sumber daya manusia dan kesadaran petugas dalam melakukan pelaporan secara rutin masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaporan kesehatan hewan pada ISIKHNAS di Puskeswan Kota Batu dan mengidentifikasi faktor penghambat serta pendukung yang mempengaruhi efektivitas pelaporannya. Penelitian dilaksanakan di Pusat Kesehatan Hewan Kota Batu, Jalan Mojopahit Selatan, Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Fokus penelitian adalah efektivitas pelaporan pelayanan kesehatan hewan pada ISIKHNAS. Hasil menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan hewan di Puskeswan Kota Batu sudah berjalan baik dengan program pelayanan dan vaksin gratis yang memenuhi kebutuhan masyarakat, namun pelaporan pada ISIKHNAS belum berjalan efektif dengan faktor penghambat berupa kurangnya sumber daya manusia, petugas yang belum bisa menggunakan ISIKHNAS, kurangnya kesadaran masyarakat untuk vaksinasi dan pelaporan, serta belum terbentuknya UPT, sementara faktor pendukung meliputi kemudahan pelaporan melalui pelapor desa, ketersediaan peralatan memadai, dan pelayanan keliling.
MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK PADA MASA NON-TAHAPAN PEMILIHAN UMUM DI BAWASLU KABUPATEN PASURUAN Chintya Lolita; Roro Merry Chornelia Wulandary; Firman Firdausi
Jurnal Ilmu Administrasi (JIA) Vol 1 No 2 (2025): JURNAL ILMU ADMINISTRASI (JIA)
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi (JIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik merupakan indikator penting dalam menilai kinerja institusi, termasuk Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang tetap menjalankan fungsi kelembagaan pada masa non-tahapan pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pelayanan publik di Bawaslu Kabupaten Pasuruan pada masa non-tahapan pemilu. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian mencakup fungsi-fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pengelolaan pelayanan publik telah dilaksanakan secara konsisten dan terencana, terutama dalam pengawasan pemutakhiran data pemilih, pelayanan informasi publik, serta pelibatan partisipasi masyarakat. Namun, efektivitas pelayanan masih menghadapi kendala berupa anggaran, kapasitas aparatur, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pelayanan dan optimalisasi media digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat.
Co-Authors A. Rohendi Abd. Rohman Abdur Rajab A Koli Aditya Peten Sili Adiwidjaya*, Ignatius Agrifa Maser Agustinus Ghunu Akhirul Aminulloh Alpianus Malo Amanda Dewanata Puteri Amanda, Dela Eka Ardhi Kurniawan Asih Widi Lestari Asih Widi Lestari Asih Widi Lestari Ayu Ambar Pratiwi Blolon, Sesilia Kerong Chintya Lolita Chornelia, Roro Merry Danu, Ratna Triwurian Debora Melin Keitrin Dewa Ayu Putu Shandra Dewi Dewa Ayu Putu Shandra Dewi, Dewa Ayu Putu Shandra Difinubun, Rizki Abubakar Efi Sanius Fani Elfrida Hoar Lebo Ema Mutia Fitri Emei Dwi Nanarhati Setiamandani Emei Dwinanarhati Setiamandani Eriska Janelia Febianus Angga Saputra Fernandes Yudha Gala, Imelda Gisela Mburu Amma Hajid Fauzan B. Muchlis K. Ola Ignatius Adiwidjaja, Ignatius Kalumbang, Yuventia Prisca Diyanti Todalani Kana, Ketrin Nona Aflora Veronika Khoirurrohman, Moh Kornelius Sumbi Krismonita Lia . Linda Catur Agus Loking, Erly Soniya Lutfina, Nur Afifah M.N Romi A.S Machmuda, Nurul Oktavia Moh. Rowasis Muhammad Nur Romi Amin Setiawan Naibaho, Hosea Allo Natalia . Nex, Urbanus NOORA FITHRIANA Perdinandus . Pigo, Kristian Priantono, Agus Primasworo, Rifky Aldila Putra, Ronny Erysa Novianto Putu Shandra Dewi, Dewa Ayu Rega, Yusrianto Kalibata Rifky Aldila Primasworo Rija, Merniyasih Tatu Ronny Ersya Novianto Putra Roro Merry Chornelia Roro Merry Chornelia Wulandary Sari, Yuli Indah Setiawan, Muhammad Nur Romi Amin Setyawan*, Dody Soesanto, Abimanyu Iqbal Sri Rahayu Suharta Sugeng Rusmiwari Sugeng Rusmiwari Sugeng Rusmiwari Urbanus Nex Veranita, Mira Wahyuni, Christia Willy Tri Hardianto Wulandari, RR. Merry Chornelia Wulandary, Roro Merry Chonelia Yanto, Yohanes Filkianus Yuli Indah Sari