Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DI BIDANG KEPENDUDUKAN BERBASIS ELEKTRONIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BATU Abdur Rajab A Koli; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.927 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1947

Abstract

Abstrak: Pemerintah sebagai penyedia layanan publik yang dibutuhkan oleh masyarakat harus bertanggung jawab dan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik demi peningkatan pelayanan publik.Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif, sumber data yaitu ada dua yaitu data primer yang berasal dari wawancara terhadap informan dan data sekunder ini berupa buku, jurnal serta sumber dokumen, teknik sampel yang digunakan peneliti yaitu purposive sampling,teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, dan teknik keabsahan data mengunakan teknik trianggulasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa pelayanan publik berbasis elektronik di dinas kependudukan dan pencacatan sipil Kota Batu sudah berjalan dengan baik dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu kompentensi petugas, biaya pelayanan, waktu penyelesaian, sarana prasarana, prosedur, dan produk pelayanan.berserta indikatornya, Dari hasil penelitian menunjukan bahwa adanya faktor pendukung dan faktor penghambat yang ada di istansi tersebut. (1) Faktor pendukung yaitu tersedianya sara prasaranan yang memadai dalam menujang proses pelayanan publik, dan sudah tersedia sumberdaya manusia (SDM) yang berkompeten dan mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing. Untuk (2) faktor penghambat yang ada di dinas kependudukan dan percacatan sipil kota batu yaitu, sering terjadinya gangguan pada jaringan server SIAK pusat, dan kurangnya penyediaan bahan material untuk pembuatan e-ktp. Kata Kunci: efektivitas; pelayanan publik; berbasis elektronik Abstract :The government as a provider of public services needed by the community must be responsible and continue to strive to provide the best service for improving public services. This research uses the type of qualitative research, there are two sources of data, namely primary dataderived from interviews with informants and secondary data in the form of books, journals and document sources, the sample technique used by researchers is purposive sampling, data analysis techniques are data reduction, data presentation and conclusion drawing, and data validity techniques using techniquestriangulation. The results of the study showed that electronic-based public services in the office of population and civil disability in Batu City have been running well can be seen from several aspects, namely the competence of officers, service costs, completion time, infrastructure, procedures, andservice products and indicators, From the results of the study indicate that there are supporting factors and inhibiting factors that exist in that institution. (1) Supporting factors are the availability of adequate infrastructure in supporting the public service process, and competent human resources (HR) are available and have expertise in their respective fields. for (2) the inhibiting factors in the Batu City civil population and disability service, namely, frequent disruptions in the central SIAK server network, and the lack of provision of materials for making e-IDs. Keywords: effectiveness; public service; electronic based
PERANAN KARANG TARUNA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT DI DESA PESANGGRAHAN KECAMATAN BATU – KOTA BATU Moh. Rowasis; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.065 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1466

Abstract

Abstract: Youth organization is a village civic organization which is engaged in the field of youth that have mission and vision while has an important role to develop village social society welfare. Youth organization at pesanggrahan village is an organization which is under Pesanggrahan auspices villages and it working in that region itself. Youth organization is an important organization that it does not look in one eyes only, because there are many people interpreted it as an organization that cannot be grown and had no activity and does not have a role.This research used the qualitative research, this type of research instrument is researchers it self, interviewing guidelines, field note. The technique of data collection was done through observation, interviews, documentation. While data analysis is a data analysis interactive model that consists of data collection, data presentation, data reduction, and conclusion. This research may eventually reveal that: (1) the role of youth organizaion in improving the welfare of the villagers either appropriate although in practice is still not optimally. (2) the obstacles of youth organization in improving the welfare of the villagers lack of labor from any member of the Executive Board and in carrying out activities and auth as youth organization. Then set the time to lack in not always collide with an activity that is private.   Key Words: Role, youth organization, Welfare, Empowerment Abstrak: Karang taruna merupakan organisasi kemasyarakatan desa yang bergerak dibidang kepemudaan yang mempunyai visi dan misi serta mempunyai peranan penting untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat desa. Karang Taruna merupakan organisasi penting bukan hanya dipandang sebelah mata, karena kebanyakan orang-orang menginterpretasikan sebagai organisasi yang tidak dapat berkembang dan tidak punya kegiatan serta tidak mempunyai peranan.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri, pedoman wawancara, catatan lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini akhirnya dapat mengungkapkan bahwa: (1) peranan Karang Taruna  dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa cendrung baik meskipun dalam pelaksanaannya masih belum maksimal. (2) hambatan karang taruna dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa  kurangnya tenaga kerja dari setiap pengurus dan anggota dalam menjalankan kegiatan dan tupoksi sebagai Karang Taruna. Kemudian kurangnya dalam mengatur waktu untuk tidak selalu berbenturan dengan kegiatan yang sifatnya pribadi. Kata Kunci: Peranan, Karang Taruna, Kesejahteraan, Pemberdayaan
ANALISIS PAJAK HOTEL DALAM PARADIGMA PELAYANAN PUBLIK UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA BATU Efi Sanius Fani; Ignatius Adiwidjaja; Firman Firdaus
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.901 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.534

Abstract

Abstract : There various ways conducted by government for the welfare of its people, one of them is to seek capital from the community itself and return it to the community as well. While on the other hand the services to the taxpayersprovided by the government, sometimes less maximum. Thus, it is necessary to investigate the public services to hotel taxpayersas well as the resisting factor in supporting public services. The research method used qualitative research with the types and sources of data included primary and secondary data. The collection of data through observation, interviews, and documentation. The research instrument includedthe researchers themselves, interview, and field notes, purposive sampling technique including sampling, and informants of government officials in the public Revenue agency. The validity of the data used triangulation techniques. Analysis was by reduction, presentation, and conclusionswithdrawing. Batu’s Local Revenue Agency (DISPENDA) has conducted its services to the taxpayer well in accordance with Regulation No. 25 of 2009 on Public Service. The supporting factors included: good communication has been done, the ability of service personnels were good. Meanwhile the resisting factors included: inadequatefacilities, infrastructure and operating facilities as obliged byRegulation No. 25 of 2009 on Public Service. Keywords: Taxes, Public Services, Local Revenue Abstrak : Berbagai cara yang dilakukan oleh Pemerintah dalam mensejahterakan rakyaat nya, salah satunya dengan mencari modal yang berasal dari masyarakat itu sendiri dan akan kembali kepada masyarakat pula. Sementara disisi lain pelayanan yang diberikan oleh pemerintah, kadang memberikan pelayanan kepada pihak wajib pajak yang kurang maksimal. Dengan demikian perlunya dilakukan penelitian untuk mengetahui pelayanan publik terhadap wajib pajak hotel serta faktor penghambat dan pendukung pelayanan publik. Metode penelitian mengunakan jenis penelitian kualitatif, jenis dan sumber data meliputi data primer dan sekunder, Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi peneliti sendiri, panduan wawancara, dan catatan lapangan, Teknik sampling meliputi purposive sampling, dan informan meliputi pemerintah Dispenda dan masyarakat, Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis dengan Reduksi, Penyajian dan penarikan kesimpulan. Dinas pendapatan daerah kota batu telah malaksanakan pelayanan terhadap wajib pajak dengan baik sesuai dengan Undang-undang No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Faktor pendukungnya meliputi: komunikasi sudah dilaksanakan dengan baik, kemampuan petugas pelayanan sudah baik. Dan faktor penghambatnya meliputi: sarana dan prasarana yang belum memadai serta sarana operasional yang belum sesuai dengan undang-undang No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Kata kunci: Pajak Hotel, Pelayanan Publik, Pendapatan Asli Daerah
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PEMBUATAN KARTU INDENTITAS ANAK (KIA) Fernandes Yudha; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.504 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1475

Abstract

Abstract: Public service which still relatively low, seen from the many complaints and complaints of the community either directly or through mass media and facilities and infrastructure that is still not adequate. This problem also occurs in Kota Batu about the quality of public services recently issued by the government, such as in the Minister of Home Affairs Regulation No. 2 Year 2016 About About Child Identity Card (KIA). This study aims to determine the Quality of Public Service in the Making of Identity Card of Children. This research esed qualitative method. Data collection techniques use observation, interview and documentation. The result of the research is known the Quality of Public Service in making the Identity Card of Child given by the Office of Population and Civil Registration of Batu City in accordance with the requirements / demands in order to fulfill the public satisfaction and free from deficiency / damage. Efforts to improve the quality of public services in accordance with the basic rules and procedures that have been defined such as Simplify service with no convoluted, Openness of information service, equitable justice and Completeness of Facilities and Infrastructure that still needs to be improved. With Thus the effort to improve the quality of public services already at the stage of improvement / workmanship with obstacles that need to be improved. Keywords: Quality, Public Services, child ID card Abstrak: Pelayanan Publik yang masih tergolong rendah dilihat dari banyaknya keluhan dan pengaduan masyarakat baik secara langsung maupun melalui media massa serta sarana dan prasarana yang masih belum memadai. Persoalaan ini juga terjadi di Kota Batu tentang kualitas pelayanan publik yang baru diterbitkan oleh pemerintah, seperti dalam Peraturan Mentri Dalam Negeri No 2 Tahun 2016 Tentang Tentang Kartu Identitas Anak (KIA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Publik Dalam Pembuatan Kartu Identitas Anak. Metode Penelitian yang digunakan Kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahui Kualitas Pelayanan Publik Dalam Pembuatan Kartu Identitas Anak yang diberikan oleh Dinas kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Batu sesuai dengan persyaratan/tuntutan demi memenuhi kepuasan masyarakat serta bebas dari kekurangan/kerusakan. Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang telah ditetapkan seperti Menyederhanakan pelayanan dengan tidak berbelit-belit, Keterbukaan akan informasi pelayanan, keadilan yang merata serta Kelengkapan Sarana dan Prasarana yang masih perlu diperbaiki. Dengan Demikian upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sudah pada tahap peningkatan/pengerjaannya dengan hambatan yang perlu diperbaiki. Kata Kunci : Kualitas, Pelayanan Publik, Pembuatan Kartu Identitas Anak
UPAYA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BATU DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Natalia .; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.146 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1444

Abstract

Abstract: In order to realize the service in a region, there needs to be an important effort from local government so that a service can run effectively and efficiently. The Efforts of Population and Civil Registration Agency of Batu in improving its public services are very influential to Batu’s community. With the efforts of the agency, the service can be realized through service mechanisms that have been implemented. This study used a qualitative research method. The data collection was through observation, interview, and documentation. Meanwhile the research instruments were the researchers themselves, an interview guide, and field notes. The sampling technique included snowball sampling and the informant were the Population and Civil Registration Agency of Batu and Batu’s community. The results showed that, the efforts of Population and Civil Registration Agency of Batu in improving its public services led to improving the quality of human resources based on SOP. The supporting factors were the availability of work facilities and leader’s motivation and a good coordination among employees to increase the element of accuracy, speed, suitability and able to improve the quality of good services. The inhibiting factors were, the lack of understanding from citizens about the requirements in the management of documents, as well as the unstable of internet connections that affected the delay of the services. Keywords: Effort, Civil Registration, Public Service Abstrak: Dalam mewujudkan pelayanan di suatu daerah perlu adanya upaya penting dari pemerintah daerah agar pelayanan dapat berjalan secara efektif dan efisien. Upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik sangat berpengaruh pada masyarakat Kota Batu. Dengan adanya Upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu, maka pelayanan dapat diwujudkan melalui mekanisme pelayanan yang sudah terlaksana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, intrumen penelitian yakni peneliti sendiri, Interview Guide, dan catatan lapangan, Teknik sampling  meliputi snowball sampling, dan yang menjadi informan dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu, beserta Masyarakat Kota Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu dalam meningkatkan pelayanan publik mengarah pada peningkatan mutu SDM yang berpatokan pada SOP. Faktor pendukung ialah ketersedian fasilitas kerja dan motivasi pimpinan serta adanya koordinasi antar pegawai yang baik sehingga mampu meningkatkan unsur ketepatan, kecepatan, kesesuaian dan mampu meningkatkan mutu pelayanan yang baik.  Faktor penghambat yaitu masih kurang pemahaman warga tentang persyaratan-persyaratan dalam pengurusan surat menyurat, serta adanya hambatan koneksi internet yang berpengaruh terhadap keterlambatan pelayanan. Kata Kunci: Upaya, Pencatatan Sipil, Pelayanan Publik
ANALISIS PEMBANGUNAN BERBASIS MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MASYARAKAT Kornelius Sumbi; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.871 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i2.239

Abstract

Abstract: Community Based Development is known as the concept of building a more open space so that community would be able to involve in the development process so that development could adjust the need to utilize the potential tto improve quality of life. Research model used is qualitative research, with research location in Selorejo village, dau sub-district, Malang regency, through interviews and documentation, then in determining the sample, researchers using the purposive sampling, data analysis uses analytical models of Miles and Huberman , while testing the validity of the data is done using triangulation techniques. Research concludes 1) . community awareness to actively involve in every community-based development process is already well supported by a culture of mutual cooperation is still strong. 2). Efforts to improve human resource quality in Selorejo village is still low. There’s an effort to optimize human quality development via education and health such as creating Early Education, Kindergarten, and Islamic Elementary School directed to orange farmers, skill training for Youth group and woman group. Keywords: development, human resource Abstrak: Pembangunan Berbasis Masyarakat dikenal sebagai konsep pembangunan yang lebih membuka ruang untuk masyarakat agar dapat terlibat dalam proses pembangunan sehingga pembangunan dapat mengacu dengan kebutuhan dengan memanfaatkan potensi yang ada demi perbaikan kualitas hidup masyarakat. model Penelitian yang dipakai kualitatif dengan lokasi penelitian di desa Selorejo, kecamatan dau, kabupaten Malang, melalui wawancara, dan dokumentasi, kemudian dalam menentukan sampel peneliti menggunkan purposive sampling, untuk analisis data dengan analisis model Miles and Huberman, menguji keabsahan data melalui triangulasi teknik. Kesimpulan dari hasil penelitian yakni 1).Kesadaran masyarakat untuk terlibat aktif dalam setiap proses pembangunan berbasis masyarakat sudah baik ditunjang budaya gotong royong masih kental. 2). Upaya meningkatkan kualitas manusia di desa Selorejo yang diketahui masih rendah diupaya memaksimalkan peningkatan kualitas manusia melalui aspek Pendidikan dan kesehatan seperti pendirian gedung PAUD, TK dan RA, Sekolah Lapang diperuntukan para petani jeruk, pelatihan keterampilan bagi Karang Taruna dan ibu PKK. Kata Kunci: Pembangunan, Sumber Daya Manusia.
Formulasi Kebijakan: Tahap Agenda Setting Pendirian Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Batu Dody Setyawan; Firman Firdausi
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 9, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v9i2.5224

Abstract

The vision and mission of the Regional Head is one of the keys to the success of development in this city. One aspect that is of concern to the government is education as a form of human resource development. Zoning has an impact on the affordability of students to schools, especially public schools. This indirectly affects the capacity of the school. This study aims to determine the urgency of developing junior high school (called SMP) infrastructure with state status in the agenda setting stage. This research using mixed methods and interactive model data analysis. Interactive data analysis are popularized by Miles, Huberman and Saldana (2014), the result is that the infrastructure development of public junior high schools is needed, especially in areas affected by zone-political.
PELAKSANAAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PEGAWAI (Studi pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara/KPPN, Kudus) Asih Widi Lestari; Firman Firdausi
REFORMASI Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.893 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v6i1.678

Abstract

Abstract: This paper is aimed to describe and to analyze the reward and punishment system in order to increase Kudus State Treasury Offices employee’s discipline. The discussions show that Kudus State Treasury Offices employee’s discipline is greater on time and/or act after reward and punishment system implemented. The increasing Kudus State Treasury Offices employee’s discipline on time and/or act is seen from their greater regularity of works and their accuracy and speed of doing tasks. Key words: reward and punishment; employee discipline Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis sistem pemberian reward dan punishment dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai di Lingkungan Kementerian Keuangan, terutama di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara/KPPN Kudus. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa setelah adanya pelaksanaan pemberian reward dan punishment, kedisiplinan pegawai KPPN Kudus semakin meningkat, baik dalam disiplin waktu maupun disiplin perbuatan. Adapun peningkatan disiplin waktu maupun disiplin perbuatan pegawai KPPN Kudus terlihat dari meningkatnya disiplin dan keteraturan kerja pegawai KPPN Kudus, serta ketepatan dan kecepatan waktu pegawai KPPN Kudus dalam melaksanakan pekerjaan. Kata Kunci: reward dan punishment; kedisiplinan pegawai
EKSISTENSI ‘WHITE COLLAR CRIME’ DI INDONESIA: KAJIAN KRIMINOLOGI MENEMUKAN UPAYA PREVENTIF Firman Firdausi; Asih Widi Lestari
REFORMASI Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.095 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v6i1.680

Abstract

Abstract: This paper discusses about the existence of ‘white collar crime’ in Indonesia. The ‘white collar crime’ will always exist because of many factors, such as: culture, learning-process about corruption, and human element to do a mistake and greed. It is an extra-ordinary crime in Indonesia that needs holistic and extra-ordinary actions from the government, citizens, and apparatus to combat. Key Words: white collar crime; criminology; preventive actions Abstrak: Tulisan ini membahas tentang kejahatan kerah putih (WCC) yang sampai saat ini terus ada karena faktor budaya, pembelajaran dan unsur dari manusia itu sendiri yaitu potensi untuk melakukan kesalahan dan sifat keserakahan. Kejahatan kerah putih terlalu halus bagi masyarakat awam untuk menyadarinya. WCC termasuk jenis kejahatan luar biasa di Indonesia yang juga memerlukan upaya yang luar biasa yang dapat dilakukan dengan upaya holistik dengan bergeraknya seluruh elemen sistem hukum mulai dari pemerintah, aparat dan juga masyarakat. Kata Kunci: kejahatan kerah-putih; kriminologi; upaya preventif
RATIONALITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN CONTRA WAR (CONTRACEPTIVE FOR WOMEN AT RISK) DALAM UPAYA MENINGKATKAN CAKUPAN PASANGAN USIA SUBUR BERISIKO TINGGI (PUS RISTI) Sugeng Rusmiwari; Ayu Ambar Pratiwi; Firman Firdausi
REFORMASI Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v11i1.1948

Abstract

Membangun rasio dalam pelaksanaan pengambilan keputusan program Kebijakan Contra War (Contraceptive For Women At Risk) dalam menurunkan angka kematian Ibu dan Bayi menuju hidup bahagia, merupakan salah satu demensi tujuan dari MDG’s (Millenium Development Goals, hal tersebut berkenaan dengan upaya Pemerintah Kabupatan Malang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Malang dengan menerbitkan program Contra War,  dengan cakupan mengacu pada Edward III meliputi: komunikasi, sumber daya, disposition, serta struktur birokrasi, dengan sasaran pada Pasangan Usia Subur Berisiko Tinggi (PUS RISTI) dalam program KB, Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan Purposive Sampling, nara sumber adalah yang faham atas masalah tersebut meliputi: Kepala Desa, Petugas Keluarga Berencana Desa (PPKD) dan SUB PPKBD serta obyek Contra  War sendri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Rasionalisme Implementasi Program Contra War di Desa Gadingkulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Pengesahan data dilakukan dengan Triangulasi Teknik, Hasilnya Implementasi Program Contra War oleh implementator dalam mengadvokasi hingga sampai pada desisi memiliki derajad akuntable hingga pada new bouded rationality, hal ini didukung oleh hasil akhir bahwa program contra war bukan hanya untuk menjawab fenomena masalah kematian ibu dan bayi, namun capaian hingga dapat meningkatkan cakupan PUS RISTI dalam mengikuti KB dengan penapisan reproduksi pada wanita usia subur resiko tinggi, meskipun dengan ketersediaan sumber daya yang terbatas.Reducing maternal and infant mortality is one ofthe goals of the MDG’s (Millennium Development Goals), the malang regency population and family planning control office issued a contraceptive for women at risk program, with the aim of reducing maternal and infant mortality rates and increasing coverage high risk fertile age couple (PUS RISTI) in participating in KB, this study uses qualitative research methods, the technique of determining informant using purposive sampling, and the sources in this study are the village head, PPKBD and SUB PPKBD. The purpose of this study was to determine the implementation of the contra war (contraceptive for women at risk) program in Gadingkulon Village, Dau District, Malang Regency. The analysis in this study uses a theoretical approach to the model of policy implementation by Edward III with the perspective of communication, resources, disposition and bureaucratic structure. The results of the analysis obtained a conclusion that in Gadingkulon Village Dau District Malang Regency in implementing the contra war program is going well, seen from the commitment of the implementer or implementer in carrying out their duties and responsibilities, this program is very helpful in overcoming the problem of maternal and infant mortality and increasing the coverage of couples high risk fertile age (PUS RISTI) in participating in family planning by reproduction screening in women of high risk fertile age.
Co-Authors A. Rohendi Abd. Rohman Abdur Rajab A Koli Aditya Peten Sili Adiwidjaya*, Ignatius Agrifa Maser Agustinus Ghunu Akhirul Aminulloh Alpianus Malo Amanda, Dela Eka Ardhi Kurniawan Asih Widi Lestari Asih Widi Lestari Ayu Ambar Pratiwi Blolon, Sesilia Kerong Chintya Lolita Chornelia, Roro Merry Danu, Ratna Triwurian Debora Melin Keitrin Dewa Ayu Putu Shandra Dewi Dewa Ayu Putu Shandra Dewi, Dewa Ayu Putu Shandra Dewanata Puteri, Amanda Difinubun, Rizki Abubakar Efi Sanius Fani Elfrida Hoar Lebo Ema Mutia Fitri Emei Dwi Nanarhati Setiamandani Emei Dwinanarhati Setiamandani Eriska Janelia Febianus Angga Saputra Fernandes Yudha Gala, Imelda Gisela Mburu Amma Hajid Fauzan B. Muchlis K. Ola Ignatius Adiwidjaja, Ignatius Indah Sari, Yuli Kalumbang, Yuventia Prisca Diyanti Todalani Kana, Ketrin Nona Aflora Veronika Khoirurrohman, Moh Kornelius Sumbi Krismonita Lia . Linda Catur Agus Loking, Erly Soniya Lutfina, Nur Afifah M.N Romi A.S Machmuda, Nurul Oktavia Moh. Rowasis Muhammad Nur Romi Amin Setiawan Naibaho, Hosea Allo Natalia . Nex, Urbanus NOORA FITHRIANA Perdinandus . Pigo, Kristian Priantono, Agus Primasworo, Rifky Aldila Putra, Ronny Erysa Novianto Putu Shandra Dewi, Dewa Ayu Rega, Yusrianto Kalibata Rifky Aldila Primasworo Rija, Merniyasih Tatu Ronny Ersya Novianto Putra Roro Merry Chornelia Roro Merry Chornelia Wulandary Sari, Yuli Indah Setiawan, Muhammad Nur Romi Amin Setyawan*, Dody Soesanto, Abimanyu Iqbal Sri Rahayu Suharta Sugeng Rusmiwari Sugeng Rusmiwari Sugeng Rusmiwari Urbanus Nex Veranita, Mira Wahyuni, Christia Willy Tri Hardianto Wulandari, RR. Merry Chornelia Wulandary, Roro Merry Chonelia Yanto, Yohanes Filkianus