Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS PERUMUSAN UNDANG-UNDANG NOMOR 18 TAHUN 2019 TENTANG PESANTREN SEBAGAI PRODUK POLITIK DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM Khairani, Miftahul; Ali, Hapzi; Imron Rosadi, Kemas
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan September 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jimt.v3i1.705

Abstract

Undang-undang Pesantren merupakan sebuah penegasan tentang pentingnya pesantren yang saat ini dikenal sebagai penyebar konsep Islam Washatiyah. Dengan diresmikannya Undang-undang Pesantren maka akan semakin memperluas dan memperkokoh khidmat peserta di dalam berbagai bidang terutama dalam aspek tafaqquh fiddin, dakwah, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi umat, dan banyak aspek lainnya yang sering menjadi garapan pondok pesantren. Artikel ini mengeksplorasi proses perumusan Undang-undang Pesantren, perdebatan dalam pasal dan ayat-ayat dalam Undang-undang Pesantren dan peran organisasi kemasyarakatan Islam, Partai politik dalam proses perumusan Undang-undang Pesantren.
FAKTOR BERFIKIR SECARA SISTEMIK SECARA UMUM ( FAKTOR BERFIKIR SISTEMIK DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN) Selian, Nurhaida; Ali, Hapzi; Imron Rosadi, Kemas
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan September 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jimt.v3i1.706

Abstract

Kehidupan manusia dimulai dari merencanakan aktifitas sampai menyelesaikannya tidak terlepas dari proses berfikir karena berfikir merupakan suatu kelebihan yang diberikan allah kepada manusia dan hal inilah yang membedakan kita dengan makhluk ciptaan allah lainnya. Setiap manusia ingin melakukan sesuatu maka dituntut untuk berfikir sebelum memutuskan dalam melakukakan tindakan – tindakan yang baik maupun yang buruk. Alat atau sarana untuk berfikir itulah disebut akal. Modal akal yang dianugrahkan oleh allah kepada manusia mendorong manusia untuk selalu berfikir dan dalam berfikir sering dijumpai kesalahan – kesalahan yang disebabkan masih banyak manusia ketika berfikir berpegang pada pemikiran lama, kurang data atau ilmu pengetahuan, terpengaruh oleh emosi dan bias pada perasaan. Kesalahan-kesalahan berpikir dapat dihindari dengan aktivitas-aktivitas dengan tidak melampaui batas, membuat perkiraan, menjauhkan diri dari tipu daya, dan menyerukan kebenaran hakiki. Dalam artikel ini akan membahas tentang berfikir secara sistemik yaitu1 ). Mengkaji tentang Model berfikir sistemik, 2) Faktor –faktor berfikir secara sistemik dalam mengambil keputusan.
Factors Influencing Systematic Thinking Mechanisms in Islamic Education: System Model, Development, and Control Halim, Abdul; Ali, Hapzi; Imron Rosadi, Kemas
International Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 3 No. 3 (2024): International Journal of Advanced Multidisciplinary (October-December 2024)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/ijam.v3i3.726

Abstract

Factors that influence Systemic Thinking in Islamic Education, System Model, Development and Control are scientific articles in literature studies within the scope of the field of science. The purpose of this article is to build a hypothesis of the influence between variables that will be used in further research. Research objects in online libraries, Google Scholar, Mendeley and other academic online media. The research method with the research library comes from e-books and open access e-journals. Qualitative descriptive analysis. Results this article: 1) Factors that affect the mechanism of Systemic Thinking 2) Factors that affect the System Model 3) Factors that affect Development and 4) factors that affect control.
The Effect of Work Culture, Compensation, and Innovative Behavior on Employee Job Satisfaction Nazpi, Nazpi; Ali, Hapzi; Imron Rosadi, Kemas
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2023): (SJAM) Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2023)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v1i2.46

Abstract

The effect of work culture, compensation and innovative behavior on employee job satisfaction is a scientific article in the literature study within the scope of the field of science. The purpose of this article is to build a hypothesis of the influence between variables that will be used in further research. Research objects in online libraries, Google Scholar, Mendeley and other academic online media. The research method with the research library comes from e-books and open access e-journals. The results of this article: 1) work culture has an effect on employee job satisfaction; 2) compensation has an effect on employee job satisfaction; and 3) innovative behavior has an effect on employee job satisfaction.
Organizational Culture Management In Building Educational Innovation of Private Madrasah Aliyah In Riau Province Junaidi, Roni; Anwar, Kasful; Imron Rosadi, Kemas
International Journal of Education, Language, and Social Science Vol. 3 No. 1 (2025): IJELaSS: International Journal of Education, Language and Social Science
Publisher : Darul Ilmi Bina Insan Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62612/ijelass.v3i1.59

Abstract

This study explores the concept and management of organizational culture in fostering innovation within Private Islamic Senior High Schools in Riau Province, Indonesia. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through observations, interviews, and document analysis, supported by relevant reference instruments. The findings reveal two key insights. First, the strength of an organizational concept extends beyond its formal structure to include its responsiveness to both internal and external demands. In the context of Private Islamic Senior High Schools in Riau, this is demonstrated by the ability to align national education policies with the local needs of students and communities. The organization’s role as a facilitator of innovation is crucial to ensuring that learning programs are not only routine but also responsive to real-world educational challenges. Second, sustainable educational innovation requires an organizational culture rooted in creativity, risk-taking, and a commitment to continuous improvement. Such a culture can be cultivated through effective leadership, regular collective reflection, and strong collaboration among teachers. Furthermore, strategic management of organizational culture can help overcome structural and psychological barriers that often hinder meaningful change
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BERPIKIR KRITIS DALAM TRADISI KESISTEMAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (FAKTOR BERFIKIR KRITIS SISWA DALAM TRADISI KESISTEMAN PENDIDIKAN ISLAM) Rita, Rita; Imron Rosadi, Kemas
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 1 No. 2 (2021): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Februari 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.894 KB) | DOI: 10.38035/jihhp.v1i2.659

Abstract

Faktor berfikir kritis siswa dalam tradisi kesisteman pendidikan islam tidak hanya dipengaruhi oleh faktor dari internal siswa saja namun juga dari faktor ekternal siswa juga. Pentingnya kemahiran berfikir dalam pendidikan islam menjadi masalah yang sangat penting yang perlu dijalankan. Dalam sistem pendidikan Islam yakni mendidik dan menghasilkan manusia yang berpengetahuan luas, berketrampilan serta membuat keputusan dan menyelesaikan masalah dengan, bijak, dan kreatif. keterampilan berpikir kritis diperlukan untuk semua bidang pembelajaran termasuk pembelajaran pendidikan islam. keterampilan berpikir kritis adalah startegies and tactics. Faktor Eksternal siswa berfikir kritis dalam tradisi kesissteman pendidikan islam adalah Peran guru menggunakan pendekatan yang cocok tentang kemahiran berfikir pada mata pelajaran Pendidikan Islam, selanjutnya faktor eksternal adalah materi yang disampaikan oleh guru serta menggunakan strategi pengajaran yang menyenangkan. Yang terakhir adalah Kurikulum Pendidikan Islam yang dipakai oleh guru sangat mempengaruhi pada siswa berfikir secara kritis
BERPIKIR SISTEM DALAM MENGGALI POTENSI EKSTERNAL PENDIDIKAN (FAKTOR–FAKTOR EKSTERNAL BERPIKIR SISTEM DALAM MENGGALI POTENSI PENDIDIKAN DI INDONESIA) Kholid, Idham; Imron Rosadi, Kemas
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 1 No. 2 (2021): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Februari 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.259 KB) | DOI: 10.38035/jihhp.v1i2.661

Abstract

Permasalahan eksternal pendidikan di Indonesia dewasa ini sesungguhnya sangat komplek. Hal ini dikarenakan oleh kenyataan kompleksnya dimensi-dimensei eksternal pendidikan itu sendiri. Dimensi-dimensi eksternal pendidikan meliputi dimensi sosial, politik, ekonomi, budaya, dan bahkan juga dimensi global.Dari berbagai permasalahan pada dimensi eksternal dalam menggali potensi pendidikan di Indonesia maka makalah ini hanya akan memfokuskan tiga permasalahan, yaitu permasalahan globalisasi , permasalahan perubahan sosial, dan permasalahan ekonomi. Berdasarkan kajian secara kepustakaan maka makalah ini dapat menyimpulkan bahwa faktor ekternal berfikr sistem dalam menggali potensi pendidikan terdapat tiga faktor besar yakni Globalisasi karena faktor globalisasi memang membuka peluang bagi pendidikan nasional, tetapi pada waktu yang sama ia juga mengahadirkan tantangan dan permasalahan pada pendidikan nasional. Karena pendidikan pada prinsipnya mengemban etika masa depan, maka dunia pendidikan harus mau menerima dan menghadapi dinamika globalisasi sebagai bagian dari permasalahan pendidikan masa kini.kedua yaitu faktor perbahan sosial menjadi agenda penting dalam pemikiran dan praksis pendidikan nasional karena pendidikan harus mengikuti perubahan dan perkembanagan zaman yang berkembang di masyarakat, ketiga yaitu ekonomi mempengaruhi pendidikan karena Petumbuhan Ekonomi yang cepat di Negara-negara Asia dan perubahan progresif dalam produksi menuju industry dan jasa berteknologi tinggi mengakibatkan meningkatnya tuntutan dari dunia usaha terhadap perlunya SDM yang terampil dan terdidik (berkualitas).
PRINSIP-PRINSIP DALAM KERANGKA SISTEM, BATASAN SISTEM DAN STRUKTUR SISTEM GUNA BERPIKIR KESISTEMAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM (BATASAN STRUKTUR BERPIKIR KESISTEMAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM) Hudori, Al; Imron Rosadi, Kemas; Anwar Us, Kasful
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 1 No. 2 (2021): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Februari 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.038 KB) | DOI: 10.38035/jihhp.v1i2.662

Abstract

Batasan struktur kesisteman pendidikan islam di indonesia sangat dibatasi oleh beberapa faktor yaitu: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Perkembangan Masyarakat,Perkembangan ekonomi, Perkembangan Politik Islam, Perkembangan agama dan budaya masyarakat yang berkembang diindonesia sehingga ini sangat dilihat dari berbagai dimensi kesisteman yakni Konsep dasar sistem secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut: 1) Komponen-komponen sistem saling berhubungan satu sama. 2) Suatu keseluruhan tanpa memisahkan komponen pembentukannya. 3) Bersama- sama dalam mencapai tujuan. 4) Memiliki input dan output. 5) Terdapat proses yang merubah input menjadi output. 6) Terdapat aturan. 7) Terdapat subsistem yang lebih kecil. 8) Terdapat deferensiasi antar subsistem. 9) Terdapat tujuan yang sama meskipun mulainya berbeda. Untuk memahami atau mengembangkan suatu sistem, maka perlu membedakan unsur-unsur dari pembentukan sebuah sistem.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDIDIKAN ISLAM: PARADIGMA, BERFIKIR DAN KESISTEMAN Parmoko, Parmoko; Imron Rosadi, Kemas
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 1 No. 2 (2021): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Februari 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.884 KB) | DOI: 10.38035/jihhp.v1i2.664

Abstract

Dalam kajian ini penulis mencoba mengangkat permasalahan yang mempengaruhi pendidikan Islam. Yang menjadi fokus masalah bagi penulis ialah faktor paradigma, berfikir dan kesisteman. Selanjutnya dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan ini lebih dideskripsikan dan diklasifikasikan sesuai dengan kondisi penelitian. Selain itu penulis juga menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan atau library research. Dari hasil kajian ini menunjukkan bahwa : Paradigma, berfikir dan kesisteman berpengaruh terhadap pendidikan islam dimana untuk meningkatkan pendidikan islam paradigma harus dapat memposisikan kedalam komponen sistem terpenting bagi lembaga tersebut, metode berpikir yang harus di lakukan oleh lembaga pendidikan islam adalah menanamkan pola pikir yang objektif dan kesisteman berpengaruh terhadap pendidikan islam, dimana untuk meningkatkan kualitas pendidikan islam melalui kesisteman, maka yang harus di lakukan oleh lembaga pendidikan islam adalah memprioritaskan pola manajemenya dengan kesisteman. Dari ketiga pengaruh tersebut menunjukkan adanya tuntutan kecerdasan dan pemahaman untuk lebih memahami pesan dan hukum dari sumber ajaran Islam.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MODEL SISTEM PENDIDIKAN ISLAM: JENIS KESISTEMAN, KONSTRUKSI KESISTEMAN, BERPIKIR KESISTEMAN Somad, Abdul; Imron Rosadi, Kemas; Ali, Hapzi
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 1 No. 2 (2021): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Februari 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.47 KB) | DOI: 10.38035/jihhp.v1i2.665

Abstract

Pada saat ini pendidikan Islam sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dalam penerpan sistem pendidikan yang lebih baik dan bersaing serta berinovasi dalam menuju tantangan zaman yang semakin kompleks terlebih diera globalisasi yang semakin canggih serta tuntutan untuk menjawab permasalahan di masyarakat perlu dilakukan upaya-upaya yang lebih baik. Penerapan sistem atau berpikir kesisteman adalah salah satu usaha yang harus dilakukan dan dapat dipahami serta diterapkan oleh setiap pelaku atau Steak holder dilembaga pendidikan Islam. Artikel dalah merupakan kajian literature review bertujuan mengungkap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sistem pendidikan Islam; dengan mencoba menganalisis dari faktor jenis, konstruksi, dan berpikir kesisteman. Dari hasil analisis yang akan dilakukan, kiranya dapat membuktikan bahwa terdapat pengaruh jenis, konstruksi, dan berpikir kesisteman terhadap sistem pendidikan Islam.