Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Proyeksi Penduduk Usia Produktif Di Kalimantan Barat Tahun 2040 Oktavia, Adea; Sandy, Aisyah Trees; Ningrum, Mei Vita Romadon; Saputra, Yulian Widya; Rahmadi, Rahmadi; Goma, Edwardus Iwantri
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v6i2.5228

Abstract

Usia produktif merupakan penduduk atau masyarakat yang berada dalam rentang usia 15– 64 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi penduduk usia produktif di Kalimantan Barat pada tahun 2040. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode berbasis kajian kepustakaan (Library Research). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah penduduk Kalimantan Barat berusia 15–64 tahun. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling dengan sumber data sekunder. Penelitian ini dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Miles dan Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kalimantan Barat diproyeksikan memiliki total penduduk sebanyak 6.620.160 jiwa pada tahun 2040. Dari jumlah tersebut, 4.469.880 jiwa (30,26%) termasuk dalam kelompok usia produktif. Dengan angka tersebut, Kalimantan Barat berpotensi mengalami laju pertumbuhan penduduk yang tinggi serta mendapatkan bonus demografi terbesar kedua di wilayah Kalimantan. Dibandingkan provinsi lain seperti Kalimantan Timur, Selatan, Tengah, dan Utara, Kalimantan Barat diperkirakan menjadi provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak. Peningkatan ini menunjukkan potensi ekonomi yang besar jika dikelola secara tepat. Tantangan seperti meningkatnya rasio ketergantungan, tingginya angka fertilitas, dan ketimpangan distribusi penduduk perlu diantisipasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan konkret seperti perluasan akses pendidikan vokasi, peningkatan lapangan kerja produktif, serta pemerataan pembangunan wilayah sebagai respons terhadap dinamika kependudukan yang akan terjadi khususnya di wilayah Kalimantan Barat.
Faktor Pendukung Dan Penghambat Objek Wisata Perkemahan Batuq Bura Di Kampung Lakan Bilem Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat Asari, Supiyanti; Sandy, Aisyah Trees; Ningrum, Mei Vita Romadon; Saputra, Yulian Widya; Setiawan, Faisal Arif
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v6i2.5709

Abstract

Kutai Barat Kalimantan Timur memiliki banyak keindahan alam yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Salah satunya adalah objek wisata Perkemahan Batuq Bura di Kampung Lakan Bilem, yang terletak di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kecamatan Nyuatan. Objek wisata ini memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, baik dari segi daya tarik maupun konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakn teknik analisis data yang deskriptif dengan menganalisis data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung/pendorong Perkemahan Batuq Bura yaitu meliputi escape, relaxation, play, strengtheing family bonds, prestige dan accessibilities sedangkan untuk faktor penghambat yaitu faktor Amenity, faktor kerja sama dan faktor pemasaran.
Study of Community Perceptions of Green Open Spaces in Samarinda City Irawan, Danish Naira; Saputra, Yulian Widya; Sandy, Aisyah Trees; Rahmadi , Rahmadi
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 4 No. 4 (2025): December
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v4i4.946

Abstract

Green Open Space (GOS) in Samarinda City plays an important role as an ecological buffer, recreational facility, and public social space. However, variations in quality, facilities, and management have raised concerns about public comfort and the use of these spaces. This study aims to analyze public perceptions of Green Open Spaces in Samarinda City by examining user characteristics, utilization patterns, and comfort levels. The research applied a descriptive quantitative method using a questionnaire survey distributed to visitors of several major green open spaces, including Samarendah Park, Smart Park (Edupark), Bebaya Park, and Teras Samarinda. The results show that the majority of respondents perceive green open spaces as very important and generally rate their overall condition as good. Cleanliness, safety, and the availability of supporting facilities were identified as the main factors influencing public comfort and perception. These findings indicate that continuous improvement in the quality and management of green open spaces is essential to enhance community comfort and optimize their utilization.
PELATIHAN MENDELEY REFERENCE DALAM MENGELOLA REFERENSI KARYA TULIS ILIMIAH Goma, Edwardus Iwantri; Saputra, Yulian Widya; Sandy, Aisyah Trees; Romadon Ningrum, Mei Vita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i1.1194

Abstract

Berbagai software reference manager yang bisa dimanfaatkan dalam menunjang penulis dalam  menyusun sebuah artikel salah satunya adalah Mendeley. Mendeley merupakan piranti lunak yang memiliki kemampuan dalam mengolah database ilmiah berupa e-book, e-journal, dan referensi lainnya. Mendeley berfungsi sebagai library yang disertai dengan kemampuan sebagai pengolah daftar pustaka dalam penyusunan karya tulis ilmiah. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 17 peserta yang semuanya merupakan mahasiswa pendidian geografi Universitas Nusa Cendana. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahapan yaitu tahapan pra-pengabdian masyarakat, kedua tahapan pelaksanaan pengabdian masyarakat dan ketiga tahap tindak lanjut atas pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Berdasarkan hasil feedback dari peserta diketahui bahwa semua peserta mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka terutama dalam penyusunan tugas akhir.