Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pendampingan Pengembangan Usaha Keripik Tempe di Desa Sari Mulya Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo Ridhwan, Ridhwan; Mastur, Agus Kurniawan; Mardalia, Mardalia; Octavia, Rosalinda; Utami, Fitri; Amna, Etia Zaria; Nikmah, Nur Ayu Hijratun; Andraini, Nurlaili; Nova, Heidy Regina; Mardianti, Dona; Haloho, Dedy Andre Tuah; Yuddin, Taqy; Fernando, Dandi
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Maret 2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v2i1.23690

Abstract

Desa Sari Mulya Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo memiliki beberapa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sedang berkembang, salah satunya usaha keripik tempe. Usaha keripik tempe merupakan bidang usaha yang paling banyak digeluti oleh pelaku usaha di Desa Sari Mulya. Usaha produksi keripik tempe tersebut dalam proses perkembanganya masih mengalami banyak hambatan. Hambatan yang umumnya dialami pelaku usaha yaitu sulitnya pemasaran produk. Saat ini pemasaran hanya mengandalkan penjualan langsung. Kurangnya ilmu dan pengetahuan yang dimiliki berdampak pada usaha keripik tempe tidak dikenal lebih luas. Selain pemasaran, inovasi produk keripik tempe juga masih kurang, antara lain: inovasi rasa, kemasan dan label pada produk keripik tempe. Pengembangan usaha keripik tempe menuntut keterampilan dan kreatifitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas produk. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan usaha keripik tempe di Desa Sari Mulya melalui pemasaran online, kemasan, label dan inovasi varian rasa. Metode yang digunakan yaitu melalui pendampingan dengan penyuluhan dan pelatihan langsung kepada mitra. Selain itu, juga dilakukan fasilitas program dengan desain, cetak label produk serta kemasan. Tim pengabdian juga melakukan pendampingan untuk memastikan kegiatan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diantaranya meningkatnya kemampuan mitra dalam mengoptimalkan media pemasaran berbasis online, kemasan dan label yang baru serta keripik tempe dengan inovasi varian rasa baru.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Melalui Penyuluhan Penyakit Tidak Menular di Desa Sari Mulya Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo Mastur, Agus Kurniawan; Ridhwan, Ridhwan; Octavia, Rosalinda; Utami, Fitri; Amna, Etia Zaria; Nikmah, Nur Ayu Hijratun; Andraini, Nurlaili; Mardalia, Mardalia; Nova, Heidy Regina; Mardianti, Dona; Haloho, Dedy Andre Tuah; Yuddin, Taqy; Fernando, Dandi
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (November 2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v1i1.22574

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang seringkali tidak banyak dideteksi dan disadari karena umumnya PTM tidak menimbulkan gejala atau keluhan. Hal ini berdampak pada saat pemeriksaan penderita dimana PTM terdeteksi sudah sampai tahap stadium akhir. Upaya pencegahan PTM perlu dilakukan agar tingkat kesehatan masyarakat Desa Sari Mulya meningkat. Pencegahan yang dimaksud melalui kegiatan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang PTM hingga cara pencegahan dan pengobatannya. Penyuluhan dilakukan dengan pemaparan materi tentang pengetahuan umum PTM hipertensi dan diabetes mellitus. Kegiatan edukasi yang dilakukan dievaluasi melalui pre-test dan post-test dengan kuisioner serta wawancara singkat. Selain itu dilakukan pemeriksaan dan deteksi dini PTM, konsultasi setelah pemeriksaan kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan PTM. Berdasarkan hasil kuisioner, skor rata-rata awal sebelum dilakukan pengabdian yaitu 7,53 dan mengalami peningkatan menjadi 8,97 setelah dilakukan penyuluhan dan edukasi. Sehingga dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap PTM.
The Relationship between Self-Efficacy and Self-Care in Heart Failure Patients at Home Sick Dr. Bratanata, Jambi City Utami, Fitri; Oktarina, Yosi; Nurlinawati, Nurlinawati
Jurnal Keperawatan Universitas Jambi Vol 8 No 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN UNIVERSITAS JAMBI
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkuj.v8i3.19660

Abstract

Heart failure was one of the number one causes of death in Indonesia in 2018 at 1.5%. Heart failure can result in the patient's inability to carry out self-care. Self-care can be influenced by self-efficacy where self-efficacy can encourage the process of self-control in carrying out self-care. This research is a quantitative descriptive research with a correlative descriptive research design with a cross sectional approach. The total sample was 74 respondents with heart failure, sampling used purposive sampling technique. The instrument used is the SCHFI questionnaire for self-care and CSE Scale questionnaire for self-efficacy. Univariate data analysis used frequency distribution and bivariate analysis used the Chi Square statistical test. There were 45 heart failure respondents with high self-efficacy (60.8%), 29 people with low self-efficacy (39.2%). 38 people (51.4%) had high self-care and 36 people (48.6%) had low self-care. From the results of the Chi Square analysis, the p-value was 0.000 (<0.05). There is a relationship between self-efficacy and self-care in heart failure patients at Dr. Hospital. Bratanata Jambi. It is hoped that nurses can provide health promotion in the form of motivation to increase self-efficacy in heart failure patients in carrying out self-care.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL PADA PELAKU UMKM MADU KLANCENG DI DESA LABUHAN RATU VI LAMPUNG TIMUR Vina Hayumna Wardani; Utami, Fitri; Jatmiko, Edi
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v5i1.566

Abstract

Pendampingan Proses Produk Halal (PPH) adalah kegiatan pengabdian yang ditujukan untuk membantu para pelaku UMKM di Desa Labuhan Ratu VI, Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur. Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) merupakan program gratis yang ditawarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui BPJPH. Program tersebut merupakan salah satu strategi dalam mengakselerasi peningkatan jumlah pelaku UMKM yang tersertifikasi halal di Indonesia. Metode pada kegiatan ini yaitu PAR (Participatory Action Research) yaitu metode yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pendampingan proses produk halal di Desa Labuhan Ratu VI, Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur. Salah satu pelaku usaha yang didampingi adalah pelaku usaha budidaya Madu Klanceng. Pendampingan ini dilakukan untuk dapat melatih dan mendampingi para pelaku UMKM dalam mengisi Manual SJPH, mengisi aplikasi SiHalal dan menginput data produksi pada aplikasi SiHalal serta melakukan verifikasi dan validasi pada produk yang didaftarkan pada program SEHATI. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah tersertifikasi halal bagi pelaku UMKM yang didampingi sehingga memiliki nilai tambah pada produk yang diproduksi dan terjamin kehalalan produk yang sudah disertifikasi halal melalui program sertifikasi halal gratis (SEHATI). Kata Kunci : halal, pendampingan PPH
Analyzing the Relationship between Economic Indicators, Demographics, and Islamic Bank Assets in High-Asset OIC Countries Utami, Fitri
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v9i1.9343

Abstract

Islamic banking has expanded substantially over the past decade, however the number of institutions does not always correspond to the scale of asset accumulation. This study aims to examine the key macroeconomic and demographic determinants that influence Islamic banking asset growth in the ten countries with the highest Islamic banking assets globally. Using panel data regression with a fixed effect model over the period 2015 to 2023, this study investigates the impact of per capita income, inflation, oil prices, and Muslim population on asset growth. The findings show that, collectively, these variables significantly affect the growth of Islamic banking assets. However, only per capita income (10% significance level) and Muslim population (1% significance level) have significant individual effects, while inflation and oil prices are statistically insignificant. The novelty of this research lies in its extended time frame (2015–2023) and its focus on asset accumulation rather than profitability, an aspect relatively underexplored in previous studies. Furthermore, by concentrating on top-performing Islamic banking countries, the study offers fresh insights into the structural and religious-demographic drivers of Islamic financial development. These findings provide practical implications for policymakers and Islamic financial institutions seeking to foster sustainable growth, particularly in regions with strategic demographic advantages. Perbankan Islam mengalami pertumbuhan signifikan dalam satu dekade terakhir, namun jumlah institusi yang ada belum mencerminkan skala akumulasi aset yang berhasil dihimpun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji determinan makroekonomi dan demografis utama yang memengaruhi pertumbuhan aset perbankan Islam di sepuluh negara dengan total aset perbankan Islam tertinggi di dunia. Dengan menggunakan regresi data panel model efek tetap (fixed effect model) selama periode 2015 hingga 2023, studi ini menganalisis pengaruh pendapatan per kapita, inflasi, harga minyak, dan populasi Muslim terhadap pertumbuhan aset. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, variabel-variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan aset perbankan Islam. Namun secara parsial, hanya pendapatan per kapita (signifikan pada tingkat 10%) dan populasi Muslim (signifikan pada tingkat 1%) yang berpengaruh signifikan, sedangkan inflasi dan harga minyak tidak signifikan secara statistik. Kebaruan penelitian ini terletak pada cakupan waktu yang lebih panjang (2015–2023) dan fokusnya pada dimensi akumulasi aset, bukan profitabilitas, yang masih jarang dikaji dalam studi sebelumnya. Selain itu, fokus pada negara-negara dengan kinerja perbankan Islam tertinggi menghasilkan temuan baru terkait peran faktor struktural ekonomi dan demografis-religius. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dan lembaga keuangan syariah dalam merancang strategi penguatan sektor perbankan Islam jangka panjang.
Pengaruh Audit Switching, Reputasi Audit dan Opini Audit terhadap Audit Delay Utami, Fitri; Rusdi, Rusdi
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 8 No. 4 (2025): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v8i4.1230

Abstract

Audit delay, defined as the time lag between the fiscal year-end and the issuance date of the audit report, can undermine the timeliness and reliability of financial information for stakeholders. This study aims to examine the effect of audit switching, auditor reputation, and audit opinion on audit delay among property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2023. Using a quantitative approach, the study applies panel data regression analysis on a purposive sample of 34 companies, resulting in 170 firm-year observations. The results reveal that audit switching has a statistically significant and positive effect on audit delay, indicating that a change of auditors tends to increase the time needed to complete audits. In contrast, auditor reputation and audit opinion do not significantly influence audit delay. Simultaneously, the three variables collectively have a significant impact on audit delay, although their overall explanatory power is low (Adjusted R² = 3.6%). These findings suggest that while audit switching should be managed carefully to avoid disruptions in reporting timelines, auditor reputation and audit opinion alone may not be sufficient predictors of audit completion time. Companies are advised to ensure proper coordination and documentation during auditor transitions to improve the efficiency of the audit process.
Kolaborasi Perguruan Tinggi Dan Masyarakat Dalam Meningkatkan Kesehatan Lingkungan Melalui Praktek Eco Enzyme Dan Biopori Di Desa Suak Lanjut Andrikasmi, Sukamarriko; Zalukhu, Agustina; Khairunnisa, Syahfitri; Fitri, Mulia; Putri, Nia Ramadhani; Gustina, Adelia; Utami, Fitri; Lubis, Teza Aulia; Mardotilla, Fitri Vani; Ardhana, Arya; Thariq, Ilham At; Ginting, Rahma Damena
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.455-461

Abstract

Collaboration between universities and communities plays a crucial role in addressing environmental issues, particularly in the management of organic waste in rural areas. This article presents the results of a community service program by the University of Riau through the Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tematik Literasi program in Suak Lanjut Village, Siak Regency, Riau. The program aimed to improve environmental health by introducing simple technologies, such as eco enzyme and biopori absorption pits. The method used was a participatory approach combining qualitative and quantitative methods through three stages: The first stage involved field observations, interviews with housewives from the PKK, and an analysis of data from the Siak Regency Environmental Protection Agency (2023), which showed that 67% of waste was organic material. The main activity involved 25 participants and three sessions: a lecture, a demonstration of eco enzyme production, and a practice of biopori creation using plastic bottles. The results showed an increase in environmental awareness. The positive impacts are reduced methane gas emissions, increased production of compost, and eco ezymes that are environmentally friendly. The program aligns with the Tridharma of Higher Education, supports the Siak Green program, and contributes to SDG goals 3 and 12.