Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pembelajaran Hadist Pelestarian Lingkungan dan Implementasinya di Sekolah (Studi Living Hadist di MAN 2 Kota Bandung) Nurdiyanto; Ferina Yulianti; Jamal
Educatia : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : STAI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69879/3p4yr629

Abstract

Mengkaji hadis sebagai alat untuk menjaga lingkungan di sekolah dengan menekankan pada Living Hadis di MAN 2 Kota Bandung dengan tantangan mengintegrasikan nilai-nilai dari hadis ke dalam pembelajaran lingkungan untuk mencapai pengertian menyeluruh dan penerapan nyata pada lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran hadis tentang pelestarian lingkungan dan implementasinya di sekolah, khususnya di MAN 2 Kota Bandung. Metode penelitian yang dilakukan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melibatkan observasi pembelajaran, wawancara dengan guru, dan penilaian partisipasi siswa. Menggunakan model Living Hadis yang diimplementasikan sebagai model pembelajaran utama, dan hasilnya dianalisis secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran hadis pelestarian lingkungan di MAN 2 Bandung dilakukan dengan menggunakan beberapa strategi pembelajaran berupa (a) kematangan perencanaan yang meliputi tujuan, integrasi materi, penggunaan metode, media, sumber belajar, dan penilaian; (b) pelaksanaan yang mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup yang disesuikan dengan kebutuhan;(c) evaluasi yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pembelajaran ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan perilaku siswa dalam menjaga lingkungan beserta implementasinya, berupa (a) penyediaan tempat sampah hanya dibeberapa tempat tertentu; (b) penyediaan 5 tempat sampahberbeda untuk 5 jenis sampah berbeda pula; (c) menerapkan pembuatan ecobrick; (d) menghimbau siswa untuk mengurangi pembelian jajanan berbungkus plastik serta menganjurkan siswa untuk membawa wadah makanan dan minuman sendiri; (e) jum’at bersih yang dilakukan setiap bulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran hadis pelestarian lingkungan dapat menjadi salah satu cara untuk mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta memberikan kontribusi bagi upaya pelestarian lingkungan secara global.
PERMODELAN PEDESTRIAN YANG SESUAI UNTUK KEAMANAN DAN KENYAMANAN PEJALAN KAKI DI PERSIMPANGAN PURIN KABUPATEN KENDAL Muhammad Rezki Ian; Jamal; Arman Ardiyanto
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 1 No 2 (2022): Journal of Engineering Research and Aplication_JERA
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas pejalan kaki merupakan aspek penting dalam memenuhi faktor keamanan dan kenyamanan penggunamoda jalan kaki. Selain memenuhi aspek kemanan dan kenyamanan, pengembangan moda jalan kaki juga dapatmemberikan dampak baik dalam aspek pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pembangunan dengan modelyang lebih modern serta memperhatikan seluruh aspek yang ada dilokasi pedestrian perlu dilakukan.Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model pedestrian yang sesuai di Persimpangan Purin, KabupatenKendal. Hasil penelitian tentang persentase pedestrian didapatkan. Pejalan kaki yang akan ke kantor dan sekolah sebanyak54%, belanja sebanyak 18%, rumah sebanyak 2%, tempat parkir sebanyak 2% dan lainnya sebanyak 24%. Hasil darifaktor keamanannya didapat sebesar 54,52% dan masuk kedalam kategori kurang baik (KB), dari faktor kenyamanannyadidapat sebesar 52,32% dan masuk ke dalam kategori kurang baik (KB). Sedangkan dari faktor keamanan dankeamanannya didapat sebesar 53,42% dan masuk kedalam kategori kurang baik (KB). Pengamatan lokasi sertapengambilan data sebanyak 50 responden dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dalam permodelanyang akan dilakukan. Peneliti juga mengembangkan aspek yang cukup menonjol dilokasi sebagai acuan permodelan yaitukuliner dan terminal. Dengan mengabungkan semua hal yang ada, potensi terjadinya kontak sosial di lokasi akan semakinbesar. Letaknya yang dilewati sebuah drainase perkotaan yang cukup besar menjadi areal konsen permodelan. Modelpedestrian bridge yang berintegrasi dengan pedestrian mall, terminal, dan areal parkir dinilai lebih cocok untukditerapkan. Selain menjadi penunjang pejalan kaki, areal tersebut bisa menjadi penggerak ekonomi dikawasan yangdikembangkan
STUDI PERBANDINGAN DEBIT BANJIR RANCANGAN SUNGAI DENGAN DEBIT AKTUAL DI SUNGAI KUTO KABUPATEN KENDAL Jamal; Dewi Bussaina Ghassani; Novi Tias Nirmala
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 1 No 2 (2022): Journal of Engineering Research and Aplication_JERA
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Kuto merupakan salah satu sungai besar di Jawa Tengah yang terletak di perbatasan Kabupaten Kendal danKabupaten Batang. sungai ini memiliki Daerah Aliran Sungai yang cukup luas dengan panjang sungai utama ± 25 Km.Pada bulan Februari 2021, Hujan yang terjadi di wilayah kendal menyebabkan terjadinya banjir di 69 desa dari 12kecamatan di Kabupaten Kendal termasuk di daerah hilir Sungai Kuto. Penelitian ini dilakukan dengan analisis hidrologiuntuk menghitung debit rancangan yang akan terjadi. kemudian membandingkannya dengan debit aktual. Pertamamenghitung curah hujan maksimum dengan metode Log Pearson Tipe III dengan data curah hujan yang digunakan posstasiun kedungasem selama 20 tahun terakhir. Kemudian didapatkan rasio untuk menghitung debit banjir rancangandengan metode Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu. Hasil analisis hidrologi menujukan debit banjir rancangan untuk kalaulang 2 tahun sebesar 216,525 mᶟ/dtk, debit banjir rancangan untuk kala ulang 5 tahun sebesar 389,693 mᶟ/dtk dan debitbanjir rancangan untuk kala ulang 10 tahun sebesar 555,388 mᶟ/dtk. Dengan debit banjir aktual sebesar 469,74 mᶟ/dtkmendekati debit banjir rancangan kala ulang 5 tahun
Analisis Pemasaran untuk Peningkatan Penjualan Madu dengan Metode Analisis Five Forces Sufrotun Khasanah; Jamal; Alfan Mubarok
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 1 No 2 (2022): Journal of Engineering Research and Aplication_JERA
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The honey bee, which is popular in the community, is known to have a sting that is quite discouraging. However, there are stingless bees that can also produce honey. Apart from being stingless, the stingless bee species that are starting to bloom in Indonesia are no less efficacious. The purpose of this study is to find out what problems occur in marketing and to provide an analysis of competitive strategies that should be carried out. The method used in this study is the five force method. The results of this study state that the conditions of competition faced in the honey industry are very tight. This is shown from the analysis of the five forces. Where the five forces analysis shows that there are influential threats to the honey industry, namely the threat of new entrants, the threat of consumer power and the threat of competition among industries. Apart from threats, there are opportunities that stores can take advantage of to increase sales, namely sales opportunities in modern markets, sales opportunities on social media and opportunities for collaboration with herbal medicine sellers. Strategies that can be applied to increase sales and profits are: cooperation strategies with herbal medicine sellers, marketing strategies through social media, sales strategies in modern markets. Keywords : Strategy, Strength, Marketing
ANALISIS KARAKTERISTIK KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI PASAR GORONG Jamal; Muhammad Rezki Ian; Asroful Umam
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 2 No 1 (2023): JERA : Journal of Engineering and Application Research
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perparkiran merupakan masalah yang sering dijumpai dilokasi yang mempunyai aktivitas tinggi seperti di pasar maupun tempat keramaian lainya, ketersediaan ruang parkir di pasar sering kali tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ruang parkir. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terhadap  kebutuhan ruang parkir di pasar untuk dapat menampung kendaraan-kendaraan di pasar tersebut. Lokasi studi kasus diambil pada penelitian ini adalah pasar gorong. Dalam menentukan kebutuhan ruang parkir di pasar gorong akan dibahas beberapa hal antara lain: karakteristik parkir, kebutuhan ruang parkir (KRP) dan standart KRP di pasar. Pembahasan pada permasalahan tersebut diawali dengan survey, mengidentifikasi masalah, melakukan studi literatur, pengumpulan data (primer dan sekunder) kemudian melakukan analisa data dan pembahasan sehingga di dapatkan KRP actual, selanjutnya akan diterapkan oleh pedoman parkir yang dikeluarkan oleh dirjen perhubungan darat 1998, lalu ditarik kesimpulan dan saran. Hasil didapatkan KRP yang harus minimal disediakan untuk pasar gorong dengan luas lahan 3150 m2 agar dapat menampung kendaraan-kendaraan yang parkir seperti kendaraan motor, mobil pick up dan truck box adalah 87,84 m2 / SRP  yaitu 36 SRP dimana dalam tiap 1 SRP (mobil) 11,5 dengan demikian untuk dapat menampung kendaraan-kendaraan yang parkir di pasar gorong bedasarkan data aktual membutuhkan KRP 414 m2. Kata kunci : Parkir, karakteristik parkir, kebutuhan ruang parkir (KRP, standart KRP)
Analisis Uji Kuat Lentur Beton Menggunakan Campuran Material Pasir Lokal Batang dan Bahan Tambahan Limbah Baja Sebagai Pemanfaatan Limbah Pabrik Jamal; Wahyudiono; Yuli Romadho
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 2 No 2 (2023): JERA : Journal of Engineering Research and Application
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini salah satunya adalah jenis limbah residu pembakaran pada tanur yang telah dimanfaatkan sebagai bahan substitusi pada sebagian semen untuk produk hilirnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Ground Granulated Blast Furnace Slag (GBFS) terhadap kekuatan beton saat direndam pada larutan klorida dan setting time terhadap campuran beton segar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental. Jumlah benda uji yang dibutuhkan sebanyak 4buah. Campuran beton yang digunakan adalah semen dan GGBFS dengan persentase (100+0)%, (70+30)%, (50+50)%, dan (30+70) %. Pengujian selanjutnya yaitu kuat lentur dari beton pada umur rencana 7 hari dan 28 hari,. Bentuk visual benda uji yang menggunakan GGBFS memiliki permukaan yang lebih halus dan bewarna terang dari benda uji yang tidak menggunakan. Hasil nilai kuat tekan yang di dapat dengan curing air biasa pada usia 7 hari sebesar 41.48 Kg/cm², 36.72 Kg/cm², 36.04 Kg/cm² ,34.68 Kg/cm², dan usia 28 hari 57.12 Kg/cm², 45.48 Kg/cm², 41.48 Kg/cm² ,38.58 Kg/cm² dengan persentase campuran 0%, 30%, 50%, dan 70% GGBFS.Kata Kunci: Ground Granulated Blast Furnace Slag, setting time, campuran beton.
ANALISIS KARAKTERISTIK KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI PASAR GORONG jamal
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 2 No 2 (2023): JERA : Journal of Engineering Research and Application
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perparkiran merupakan masalah yang sering dijumpai dilokasi yang mempunyai aktivitas tinggi seperti di pasar maupun tempat keramaian lainya, ketersediaan ruang parkir di pasar sering kali tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ruang parkir. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terhadap kebutuhan ruang parkir di pasar untuk dapat menampung kendaraan-kendaraan di pasar tersebut. Lokasi studi kasus diambil pada penelitian ini adalah pasar gorong. Dalam menentukan kebutuhan ruang parkir di pasar gorong akan dibahas beberapa hal antara lain: karakteristik parkir, kebutuhan ruang parkir (KRP) dan standart KRP di pasar. Pembahasan pada permasalahan tersebut diawali dengan survey, mengidentifikasi masalah, melakukan studi literatur, pengumpulan data (primer dan sekunder) kemudian melakukan analisa data dan pembahasan sehingga di dapatkan KRP actual, selanjutnya akan diterapkan oleh pedoman parkir yang dikeluarkan oleh dirjen perhubungan darat 1998, lalu ditarik kesimpulan dan saran. Hasil didapatkan KRP yang harus minimal disediakan untuk pasar gorong dengan luas lahan 3150 m2 agar dapat menampung kendaraan-kendaraan yang parkir seperti kendaraan motor, mobil pick up dan truck box adalah 87,84 m2 / SRP yaitu 36 SRP dimana dalam tiap 1 SRP (mobil) 11,5 dengan demikian untuk dapat menampung kendaraan-kendaraan yang parkir di pasar gorong bedasarkan data aktual membutuhkan KRP 414 m2. Kata kunci : Parkir, karakteristik parkir, kebutuhan ruang parkir (KRP, standart KRP)
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA BERSINYAL ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PKJI 2014 (STUDI KASUS SIMPANG TIGA PASAR WARUNGASEM)MENGGUNAKAN METODE PKJI 2014 (STUDI KASUS SIMPANG TIGA PASAR WARUNGASEM) Muhammad Rezki Ian; Jamal; Muhammad Afifudin
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 3 No 2 (2024): JERA : Journal of Engineering Research and Application
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warungasem Market is one of the intersections that has a high traffic volume during rush hour because this intersection is located in a commercial area, namely the Warungasem traditional market which is the center of trading activities in Warungasem District. This market is also located on an alternative road that connects Batang Regency with Pekalongan Regency. . This causes high traffic volumes on the roads connected to the market area. The aim of this research is to determine the characteristics and performance of intersections in the Warungasem market. This research uses the 2014 PKJI reference in conducting research. Peak hour traffic volume is 1233.35 cur/hour. The traffic flow on the North arm is 408.7 cur/hour, on the East arm 365.65 cur/hour, and on the West arm 459 cur/hour. The capacity of the North arm is 454 cur/hour, the East arm is 567 cur/hour, and the West arm is 456 cur/hour. The degree of saturation for the North arm is 0.901, the East arm is 0.645, and the West arm is 1.01. The length of the queue for the North arm is 60 m, the East arm is 35 m, and the West arm is 115 m. The average delay value at the Warungasem Market intersection is 71.8 seconds/cur. The level of service shows that it is in class F. This shows that the road capacity is small and not commensurate with the volume of vehicles during peak hours, namely 06.30-07.30 WIB, especially on the west arm, causing an increase in the degree of saturation, long queues and delays.
Reparasi Kapal Nelayan Kelompok Citra Desa Ulu Pulau Jamal; Hardiyanto, Hardiyanto; Fazrian, Fazrian
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/fjq00x49

Abstract

Kelompok Nelayan Citra merupakan satu-satunya kelompok nelayan yang ada di Desa Ulu Pulau. Meskipun sebagian besar masyarakat desa menggantungkan mata pencaharian pada perkebunan karet, sebagian kecil di antaranya juga bekerja sebagai nelayan. Kelompok ini memiliki peran yang signifikan dalam mendukung perekonomian lokal, tidak hanya dengan memastikan ketersediaan ikan segar di desa, tetapi juga dengan berkontribusi pada stabilisasi harga ikan terhadap fluktuasi pasar dari luar. Namun demikian, kelompok nelayan ini menghadapi tantangan yang cukup serius, khususnya terkait dengan ketersediaan kapal penangkap ikan yang layak laut. Kapal nelayan Citra saat ini mengalami kerusakan struktural yang parah, meliputi bagian linggi haluan, lunas, balok geladak, dan rumah geladak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, telah dilakukan perbaikan melalui penggantian komponen yang rusak dengan material baru sehingga keselamatan dan keandalan operasional kapal dapat lebih terjamin.