Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Acehnese Swear Word in Dewantara Sub-District Nort Aceh Harliyana, Iba; Safriandi, Safriandi; Yani, Putri Riski; Fitria, Afnita
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i2.155

Abstract

This study examines the Acehnese language curses in Dewantara District, North Aceh. The purpose of this study is to describe the form of curses in Acehnese language in Dewantara District, North Aceh. This study is a qualitative descriptive study. The location of this research was carried out in 4 villages in Dewantara District, North Aceh, namely Bluka Teubai Village, Bangka Jaya, Geulumpang Sulu Timu, and Geulumpang Sulu Barat. The data source for this study was native Acehnese speakers in Dewantara District. The data collection technique for this study used the listening and speaking techniques. Based on the results of the study, it was found that there were 47 curses in Acehnese language in Dewantara District, North Aceh Regency. After analyzing the research data, it was found that the form of curses consisted of 9 curses in the form of words, 17 curses in the form of phrases, 14 curses in the form of clauses and 7 curses in the form of compound words. Based on the results of the data analysis, the dominant use of curses by the community in Dewantara District, North Aceh, is more dominant in the form of curses in clauses.
Makian Bahasa Aceh di Kecamatan Dewantara Aceh Utara Harliyana, Iba; Safriandi, Safriandi; Akhyar, Juni; Yani, Putri Rizki; Fitria, Afnita
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i11.2155

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang makian bahasa Aceh di Kecamatan Dewantara Aceh Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk Makian dalam bahasa Aceh di Kecamatan Dewantara Aceh Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di 4 gampong di Kecamatan Dewantara Aceh Utara, yaitu Gampong Bluka Teubai, Bangka Jaya, Geulumpang Sulu Timu, dan Geulumpang Sulu Barat. Sumber data penelitian ini adalah penutur asli bahasa Aceh di Kecamatan Dewantara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik simak dan cakap. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa makian dalam bahasa Aceh di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara terdapat 47 makian. Setelah dilakukan analisis data penelitian, ditemukan bentuk makian terdiri dari 9 makian berbentuk kata, 17 makian berbentuk frasa, 14 makian berbentuk klausa dan 7 makian berbentuk kata majemuk. Berdasarkan hasil analisis data yang dominan penggunaan makian yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Dewantara Aceh Utara adalah lebih dominan menggunakan makian berbentuk kluasa.
PELATIHAN PENULISAN SURAT DINAS DAN APLIKASI FUNGSI MAIL MERGE UNTUK APARATUR DESA ULEE REULEUNG KECAMATAN DEWANTARA-ACEH UTARA DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN MASYARAKAT Emilda, Emilda; Harliyana, Iba; Maulidawati, Maulidawati; Nasrah, Sayni
Jurnal Vokasi Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i1.2445

Abstract

Surat dinas adalah surat yang berisi masalah kedinasan atau bisnis tertentu yang bersifat resmi. Pembuatan surat dinas harus memperhatikan kaidah penulisan surat resmi, seperti kaidah tata bahasa dan ejaan yang benar. Oleh karena itu, sebelum menulis surat penulis harus mempertimbangkan dengan baik susunan kalimat, pilihan kata atau diksi, dan ejaan serta pemakaian tanda baca yang dapat memperjelas maksud surat. Permasalahan yang terjadi berdasarkan hasil survey ke lapangan adalah masih ditemukannya kesalahan dalam surat resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah desa. Seperti banyaknya kalimat yang tidak efektif, penggunaan tanda baca atau simbol yang tidak tepat, bahkan tata aturan dalam membuat surat masih kurang dipahami oleh aparat desa. Kemudian pembuatan surat untuk keperluan masyarakat seperti Surat Keterangan Miskin, Surat Keterangan Beasiswa dan Surat Keterangan Usaha masih menggunakan Microsoft Word manual dengan mengetik setiap lembar sesuai dengan jumlah permintaan masyarakat sehingga mengakibatkan proses pembuatan surat tersebut menjadi lama dan membuat masyarakat tidak puas sehingga mutu pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak baik. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan penulisan surat dinas menggunakan fungsi mail marge yang disediakan oleh Microsoft Word pada aparatur Pemerintah Desa Ulee Reuleung Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Metode yang digunakan dalam pengabdiaan ini berbentuk pelatihan. Materi yang diberikan berupa pengenalan contoh surat yang benar dengan berbagai jenis surat yang sesuai dengan keperluan. Kemudian surat dinas tersebut dibuat secara massal menggunakan fungsi mail merge. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari yang diikuti oleh 10 orang aparatur desa sesuai dengan perencanaan awal, tingkat kehadiran peserta adalah 100%. Pada tahap akhir dilakukan evaluasi pelatihan untuk mengukur tingkat keberhasilan pelatihan. Target luaran adalah aparatur desa sudah mampu membuat surat dinas dengan benar sesuai jenis surat yang diperlukan dengan mengaplikasikan fungsi mail merge yang disediakan oleh Microsoft Word. Setiap peserta memperoleh sertifikat setelah mengikuti pelatihan. Artikel pengabdian telah dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional berbasis OJS dan juga pada media online Juang News.