Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KARAKTERISASI SUSPENSI NANOPARTIKEL α-MANGOSTIN BERBASIS KITOSAN SEBAGAI SISTEM PENGHANTAR OBAT Kusnadi, Kusnadi; Mahardika, Muladi Putra
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.10018

Abstract

α-Mangostin (αM) merupakan senyawa xanton bioaktif utama yang berasal dari Garcinia mangostana L. dan diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis, seperti antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Namun, pemanfaatan αM secara topikal maupun oral masih terbatas akibat ketidakstabilan dan kelarutannya yang rendah dalam media berair, sehingga menurunkan efektivitas terapeutiknya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan potensi penghantaran αM melalui formulasi suspensi nanopartikel berbasis kitosan (αM-ChNP) menggunakan metode gelasi ionik. αM-ChNP diformulasikan dalam tiga variasi rasio αM terhadap kitosan, yaitu FI (1:10), FII (1:5), dan FIII (1:2,5). Karakterisasi fisik suspensi nanopartikel dilakukan melalui pengukuran ukuran partikel, entrapment efficiency, dan potensial zeta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel αM-ChNP berada dalam kisaran 269.2–294.7  nm, yang sesuai dengan karakteristik sistem nanopartikel. Nilai entrapment efficiency masing-masing formulasi adalah 84,78% (FIII), 87,54% (FII), dan 91,23% (FI), menunjukkan kemampuan kitosan yang baik dalam menjerap αM. Selain itu, nilai potensial zeta yang tinggi dan bermuatan negatif, yaitu −35,6 hingga −59,0 mV, mengindikasikan stabilitas sistem koloid yang sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa suspensi αM-ChNP berpotensi dikembangkan sebagai sistem penghantar obat yang stabil dan efektif untuk meningkatkan kinerja terapeutik α-mangostin.
Analisis ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMA NEGERI 2 TEGAL TENTANG EDUKASI GEMA CERMAT Dewi Indriyani; Prabandari, Sari; Mahardika, Muladi Putra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55036

Abstract

Penggunaan obat yang tidak rasional masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama dalam praktik swamedikasi. Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam penggunaan obat yang tepat dan aman. Edukasi GeMa CerMat diharapkan dapat mendukung penggunaan obat secara rasional, khususnya di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest untuk menilai tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah pemberian edukasi GeMa CerMat. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi GeMa CerMat, sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang (61,1%). Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan tingkat pengetahuan, dimana mayoritas siswa berada pada kategori baik (69,4%). Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (p < 0,05), sehingga edukasi GeMa CerMat terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang penggunaan obat yang benar.