Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

INJURY PREVENTION AND MOBILITY ENHANCEMENT FOR THE COMMUNITY IN OPEN PUBLIC SPACES IN JAKARTA Chairunisa, Ratu; Dewi, Astrid Komala; Hermawan Salim, Catherine; Wahdini, Rizqa; Sibualamu, Khalida Ziah; Nur, Galuh Dwi Pramesti; Saputra, Arianto Dwi; Fachri, Salfa Fauzziah
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i4.3136

Abstract

Musculoskeletal disorders and mobility limitations are prevalent health concerns in urban communities. Inadequate understanding of safe movement patterns and the absence of structured physical activity often increase the risk of injury and reduce quality of life. To address this issue, a Community Service Program (PKM) titled “Injury Prevention and Mobility Enhancement for the Community in Open Public Spaces in Jakarta” was conducted at the Car Free Day (CFD) area of Monas. The program involved 119 participants, with 50 completing both pre- and post-test evaluations. The primary goal was to enhance movement literacy and raise awareness of safe mobility practices. Activities were organized into preparation, implementation, and evaluation stages. Interactive education was delivered through counseling and demonstrations of dynamic warm-ups, balance exercises, core strengthening, and posture correction. Results showed marked improvement: participants scoring <50% decreased from 36% to 4%, while 80% achieved scores ≥70, confirming the effectiveness of practice-based community education in open space.
Hubungan Tindakan Elevasi Ekstremitas Bawah Oleh Perawat Terhadap Penyembuhan Luka Pasien Ulkus Diabetes Melitus Khotimah, Ayu; Wahdini, Rizqa; Rosliany, Nia
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JKA.636

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang terus meningkat di Indonesia dan dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti ulkus diabetes melitus. Ulkus ini menjadi penyebab utama amputasi ekstremitas bawah serta menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi sederhana yang dapat mempercepat penyembuhan luka adalah elevasi ekstremitas bawah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tindakan elevasi ekstremitas bawah oleh perawat terhadap penyembuhan luka pasien ulkus diabetes melitus di RSUD Pasar Rebo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional non-eksperimental dan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 50 perawat diambil melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa 90% perawat melakukan elevasi secara adekuat dan 84% pasien mengalami penyembuhan luka dengan cepat. Uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,024 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tindakan elevasi ekstremitas bawah dengan penyembuhan luka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa elevasi ekstremitas bawah merupakan intervensi keperawatan yang efektif, karena dapat meningkatkan aliran balik vena, mengurangi edema, serta memperbaiki perfusi jaringan pada area luka. Posisi elevasi yang tepat membantu meningkatkan distribusi oksigen dan nutrisi ke jaringan perifer, sehingga mempercepat proses granulasi, epitelisasi, dan regenerasi sel pada luka. Tindakan ini, jika dilakukan dengan sudut 30°–45° selama ≥15 menit sebanyak 2–3 kali per hari dan disertai pemantauan kondisi kulit dan kenyamanan pasien, terbukti mampu mempercepat proses regenerasi jaringan dan memperpendek waktu penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetes melitus
Hubungan Gaya Hidup Konsumsi Kafein Terhadap Kekambuhan Hipertensi di Puskesmas Rachmah, Alya Putri; Wahdini, Rizqa; Rosliany, Nia
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JKA.637

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang berkembang perlahan dan sering tanpa gejala, sehingga dikenal sebagai “silent killer”. Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali dapat menyebabkan kerusakan organ vital seperti otak, jantung dan ginjal. Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta tahun 2024 menunjukkan bahwa angka kejadian hipertensi di Jakarta Timur masih tinggi, sehingga diperlukan upaya pengendalian faktor risikonya. Salah satu faktor gaya hidup yang berpengaruh terhadap tekanan darah adalah konsumsi kopi. Kopi mengandung kafein, yaitu zat stimulan yang dapat meningkatkan tekanan darah melalui mekanisme vasokonstriksi dan stimulasi sistem saraf pusat.Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara konsumsi kopi terhadap kekambuhan hipertensi di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta Timur. Metode penelitian digunakan adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan konsumsi kopi sedang hingga tinggi mengalami kekambuhan hipertensi, dengan nilai P = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara konsumsi kopi terhadap kekambuhan hipertensi. Peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi kopi berlebihan berkaitan erat dengan kekambuhan hipertensi, sehingga pengendalian gaya hidup dan pembatasan asupan kafein penting untuk mencegah kekambuhan serta komplikasi hipertensi