Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ISLAM DAN GENDER (Kajian Terhadap Hadits Penciptaan Dan Kepemimpinan Perempuan) Ahmad Muzakki; Umi Sumbulah
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 3 No 1 (2025): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender adalah seperangkat sikap, peran, tanggung jawab, fungsi, hak, dan perilaku yang melekat pada diri laki-laki dan perempuan akibat bentukan budaya atau lingkungan masyarakat tempat manusia itu tumbuh dan dibesarkan. Penelitian ini membahas hadits hadits berkaitan dengan kesetaraan gender, yaitu hadits berkaitan dengan penciptaan dan kepemimpinan perempuan. Hadits tentang pnciptaan perempuan secara tekstual menyatakan bahwa perempuan tercipta dari tulang rusuk laki-laki, sedangkan kelompok feminisme menilai hadits tersebut sebagai hadits yang dhoif dan melalui metode penafsiran lain menyatakan bahwa laki-laki dan perempuan tecipta dari satu hal yang sama. Hadis-hadis tentang kepemimpinan wanita memunculkan dua gagasan, yakni gagasan dari kelompok tekstualis dan kontekstualis. Kelompok tekstualis secara jelas melarang wanita menjadi sosok pemimpin sebagaimana teks hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Abi Bakrah. Sementara, kelompok kontekstualis secara sudut pandang memberikan kebebasan kepada seorang wanita untuk memimpin di wilayah publik sekalipun. Tentu berbeda dengan kelompok tekstualis yang hanya memandang wanita dalam bentuknya secara fisik bukan kapabilitasnya sebagai makhluk Allah yang sama derajatnya dengan laki-laki.
UTILIZING SURPLUS GEDONG GINCU MANGOES AS CHIPS TO IMPROVE FAMILY ECONOMIES IN JEMBARWANGI VILLAGE Sikki, Nurhaeni; Hersusetiyati; Pupi Indriati Zaelani; Ratna Deli Sari; Ajeng Nisa Kusuma; Wisnu Wijaya; Cantika Dea Nurlaela Putri; Najmi Ihwani; Ahmad Muzakki; Salas Iqbal Maulana
Jurnal Abdisci Vol 1 No 11 (2024): Vol 1 No 11 Tahun 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v1i11.446

Abstract

This community service activity (PKM) was conducted in Jembarwangi Village, Tomo Subdistrict, Sumedang Regency, West Java, known for its cultivation of the exotic Indonesian fruit, Gedong Gincu mango. The village faces significant challenges during the harvest season. When the harvest is abundant, mangoes that do not meet export market criteria (grade Ab1) or local market criteria (grade Ab2) accumulate and rot, potentially harming the environment. To address this issue and boost the local economy, the Community Service Program (KKN) introduced the idea of processing these mangoes into value-added products, namely Gedong Gincu mango chips. However, after the KKN program ended, the activities ceased as the community still required ongoing support. Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, supported by the PKM Program from Hibah Bima Dikti 2024, is aiding Jembarwangi Village to market the Gedong Gincu mango chips produced and generate significant profits. The methods used include direct demonstrations of mango chip-making techniques, interactive discussions, and practical training with the local community. The results showed high enthusiasm from the residents, but further support is needed to achieve the desired outcomes. The results of this training are detailed in the article titled "Utilizing Surplus Gedong Gincu Mangoes as Chips to Improve Family Economies in Jembarwangi Village."
Nilai-Nilai Moderasi Dalam Pemikiran Fiqh Dan Tasawwuf Syekh Muhammad Nawawi Banten Ahmad Muzakki
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 1 No 2 (2023): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meneliti nilai-nilai moderasi pemikiran fiqh dan taswuf Syekh Muhammad Nawawi Banten. Setelah dilakukan penelitian menggunakan metode kajian pustaka, maka diperoleh kesimpulan bahwa Dalam pandangan Syekh Nawawi Banten, fiqh dan tasawwuf tidak boleh dipisah-pisah. Keduanya bagaikan ruh dan jasad yang saling menyatu satu dengan lainnya. Dalam karya-karyanya yang banyak memadukan antara fiqh dan tasawwuf beliau mengajarkan agar ada keseimbangan antara tawakkal dan bekerja, ibadah sosial dan ibadah ritual, meletakkan semua ilmu secara sejajar, memposisikan tokoh-tokoh Islam dengan baik. Nilai-nilai moderasi dalam pemikiran fiqhnya diantaranya adalah selalu berusaha meminimalisir perbedaan pendapat, toleran di tengah perbedaan pendapat madzhab, berhati-hati(ihtiyath) dalam menetapkan hukum, serta tidak fanatik madzhab. Sedangkan diantara pemikiran moderatnya dalam tasawwuf adalah ajaran tentang perpaduan antara syariat, thariqot dan hakikat, antara tawakkal dan ikhtiyar dalam mencari rezeki.
PERAN CHANNEL YOUTUBE “KINDERFLIX” DALAM PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 12 – 24 BULAN KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Siti Aisyah; Ahmad Muzakki; Hemas Haryas Harja Susetya
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i2.505

Abstract

Perkembangan bahasa yaitu perkembangan bahasa anak sejak anak lahir. channel youtube kinderflix adalah salah satu channel yang berisi video edukasi untuk balita yang disajikan lebih fokus pada tahap perkembangan bahasa anak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran channel youtube kindeflix dalam mendukung perkembangan anak. Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi pada responden dengan memberikan tayangan konten Kinderflix selama 30 menit setiap hari selama 5 hari. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, seleksi dan penyuntingan, pengkodean dan penyajian data. Adapun hasilnya yaitu anak bisa bertepuk tangan, berekspresi sedih atau senang, menghentakkan kaki, menirukan burung terbang, menirukan kelinci melompat, menganggukkan kepala bermakna iya, menggelengkan kepala bermakna tidak. Adapun perbendaharaan kosakata yang didapatkan yaitu kata mama, papa, hoye (hore), menyebut huruf alfabet (A, I, O saja), kelinci, pala (kepala), menirukan suara kucing (miwu) dan sapi (moo), berhitung dari 1-3 saja (tu, dua, ga).
Basis Epistemologis KH Afifuddin Muhajir Dalam Mengkontruksi Moderasi Beragama Dalam Bidang Fiqh Tata Negara Ahmad Muzakki; Masdar Hilmy; Roibin
Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam Vol. 10 No. 1 (2024): Asy-Syari'ah: Jurnal Hukum Islam, Januari 2024
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/assyariah.v10i1.1478

Abstract

The Islamic constitutional system is important to study to describe the nature of the teachings about the state system that must be followed and applied. The purpose of this study is to provide readers with an understanding that Islamic law can respond to contemporary problems related to state administration through the study of fiqh and ushul fiqh developed by classical and contemporary scholars and to explain the epistemological basis of KH Afifuddin Muhajir in constructing religious moderation in the field of state administration fiqh. The results of this study indicate that KH Afifuddin Muhajir's thoughts on the constitutional system are based on sources of Islamic law that are muttafaq `alaih and mukhtalaf fiih. The important aspects of state administration in his view include no standardized system and form of state in Islam, freedom in making the mechanism of appointing leaders and the application of state law can be implemented substantively, comprehensively and conditionally. For researchers who want to develop research with the same theme, it can be developed by comparing KH Afifuddin Muhajir's thoughts with Western thoughts and Middle Eastern scholars related to the state system.