Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peran Bank Sentral Dalam Mengelola Stabilitas Moneter Dan Stabilitas Keuangan Putri Stevi Anggraeni; Siti Nur Aini; Nita Kurnia Ningseh; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.257

Abstract

Sebagai bank sentral yang independent, Bank Indonesia bertujuan mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah demi kepentingan nasional. stabilitas moneter penting untuk menciptakan perekonomian yang sehat, mengendalikan inflasi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Kebijakan moneter memiliki peran krusial dalam menciptakan stabilitas keuangan. Hal ini secara langsung mendukung pertumbuhan ekonomi dan berfungsi sebagai pelindung terhadap potensi gangguan sektor riil dan sistem keuangan. Dalam perbankan, bank sentral menjalankan fungsi penting dengan menyalurkan likuiditas kepada bank-bank yang sedang mengalami kesulitan. Bank sentral tidak hanya berperan sebagai pengawas kebijkan moneter dalam menjaga stabilitas moneter, tetapi juga sebagai otoritas moneter yang menjalankan fungsi regulasi dan pengawasan untuk memastikan Kesehatan serta keamanan sektor perbankan. Di sisi lain, sektor perbankan memegang peranan krusial sebagai saluran utama penyampaian kebijakan moneter sekaligus penyedia layanan keuangan yang tak tergantikan bagi perekonoman. Interaksi yang terjalin antara bank sentral dan perbankan mencakup aturan operasional, pengelolaan sistem pembayaran, fasilitas likuiditas serta pertukaran data dan infromasi.
Pengaruh Kebijakan Moneter Bank Sentral Terhadap Stabilitas Sistem Keuangan Di Indonesia Siti Nur Aini; Lala Yunitasari; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.269

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh kebijakan moneter bank sentral terhadap stabilitas sistem keuangan di indonesia. Bank sentral memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan suatu negara. Sebagai otoritas moneter, bank sentral memiliki kewenangan menggunakan berbagai instrumen kebijakan untuk memengaruhi likuiditas dan suku bunga di pasar uang, yang berdampak pada perbankan dan sistem keuangan secara keseluruhan. Dalam konteks perekonomian modern, stabilitas sistem keuangan menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan moneter, melalui instrumen suku bunga, operasi pasar terbuka, cadangan wajib minimum, dan intervensi nilai tukar, memainkan peranan strategis dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas harga, kestabilan nilai tukar, dan kelancaran sistem pembayaran. Namun, efektivitas kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas keuangan sangat bergantung pada kondisi makroekonomi, integrasi pasar keuangan global, dan resiliensi sektor perbankan domestik.
Konflik dan Manajemen Konflik dalam Organisasi: Literature Review tentang Strategi Penyelesaian di Konteks Pendidikan Intan Purnamasari; Nadia Mahsa Kalila; Siti Nur Aini; Mu’alimin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i1.6040

Abstract

Konflik merupakan isu penting dalam organisasi, termasuk pendidikan, karena dapat memengaruhi efektivitas kerja, kualitas hubungan antarindividu, dan pencapaian tujuan kelembagaan. Namun, konflik tidak selalu bersifat negatif; ia juga dapat menjadi peluang untuk inovasi apabila dikelola dengan tepat. Tujuan dari review literatur ini adalah untuk menjawab pertanyaan: bagaimana konflik dipahami, diklasifikasi, dan dikelola secara efektif dalam konteks organisasi, khususnya pendidikan? Metode review dilakukan dengan penelusuran artikel melalui beberapa database akademik menggunakan kata kunci “konflik,” “manajemen konflik,” dan “pendidikan.” Dari 120 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 19 artikel dipilih sesuai kriteria inklusi-eksklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, konflik dapat diklasifikasikan dalam level intrapersonal, interpersonal, dan kelompok dengan sumber penyebab yang beragam. Kedua, strategi manajemen konflik efektif bila mengombinasikan pendekatan struktural (kebijakan, mediasi) dengan keterampilan interpersonal (komunikasi, negosiasi). Ketiga, konteks sosial-budaya, agama, dan ekonomi menjadi faktor penentu keberhasilan penyelesaian. Kesimpulan dari review ini menekankan pentingnya manajemen konflik berbasis konteks yang fleksibel dan partisipatif. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji model hibrid yang memadukan teori universal dengan praktik lokal agar menghasilkan strategi yang lebih aplikatif.
MANAJEMEN PSIKOLOGI DALAM ORGANISASI Dewi Wahyu Lestari; Faris Hilmi Aditiya; Siti Nur Aini; Mu’alimin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7476

Abstract

Manajemen psikologi dalam organisasi menjadi isu penting dalam menghadapi dinamika kerja modern yang menuntut kinerja tinggi, kolaborasi efektif, dan kesejahteraan karyawan. Berbagai tantangan seperti stres kerja, konflik tim, serta rendahnya motivasi menunjukkan bahwa aspek psikologis memiliki peran signifikan dalam keberhasilan organisasi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pengelolaan faktor psikologis dalam lingkungan kerja menjadi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas, kepuasan kerja, dan keberlanjutan organisasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran dan penerapan manajemen psikologi dalam organisasi serta menjawab pertanyaan penelitian mengenai bagaimana konsep dan praktik psikologi organisasi dapat meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelusuri artikel ilmiah dari database Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci “psychological management”, “organizational psychology”, “employee motivation”, dan “workplace well-being”. Dari proses pencarian diperoleh 35 artikel yang relevan dan dipublikasikan dalam rentang tahun 2015–2024, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan manajemen psikologi dalam organisasi berkontribusi terhadap peningkatan motivasi kerja, kepuasan kerja, komunikasi interpersonal, serta pengurangan stres kerja. Kesimpulannya, pengelolaan aspek psikologis merupakan elemen strategis dalam manajemen organisasi modern. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi model implementasi manajemen psikologi yang lebih kontekstual sesuai dengan budaya organisasi dan perkembangan lingkungan kerja digital.