Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Hipertensi di Desa Dayeuhkolot Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang Nur'aeni, Siti; Purnama, Dody Wahyudi; Kartadarma, Supriyatni; Insania, Fathiya; Hidayat, Aprilia Nazlyna Putri; Karenina, Rani
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i1.415

Abstract

Program serentak bergerak dalam membangun desa yang berkolaborasi dalam pembangunan desa, KKNT PM2D LLDIKTI wilayah IV Jawa Barat dan Banten, yang diikuti oleh 7 Perguruan Tinggi dengan ragam bidang ilmu, merupakan program yang diselenggarakan oleh LLDIKTI. Salah satu kegiatan yang diselenggarakan dalam bidang kesehatan yakni upaya dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi. Upaya mencegah dan mengendalikan hipertensi dilakukan melalui kegiatan pemberdayaan kader, penyuluhan masyarakat, dan senam hipertensi. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 24 Agustus 2023. Kegiatan pemberdayaan kader membahas terkait penguatan posbindu PTM juga terkait pencegahan dan pengendalian hipertensi. Kegiatan pemberdayaan kader ini diikuti oleh kader Desa Dayeuhkolot di GOR Desa Dayeuhkolot. Kemudian kegiatan yang kedua yaitu penyuluhan masyarakat dan senam hipertensi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pencegahan dan pengendalian hipertensi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terkait aktivitas fisik sebagai salah satu cara dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi. Kegiatan ini diselenggarakan di lapangan MDTA At-Taufiq 1 Desa Dayeuhkolot.
Peer Group Health Education sebagai Upaya Pembentukan Kelompok Inklusif Kesehatan Reproduksi dan Manajemen Gizi Remaja Putri Lubis, Tika; Yusita, Intan; Rofiasari, Linda; Suryanah, Agustina; Kartadarma, Supriyatni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13471

Abstract

ABSTRAK Masa remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak menuju dewasa, dengan kelompok usia 10 sampai 18 tahun. Pada masa ini terjadi pertumbuhan yang sangat pesat tidak hanya fisik tapi juga mental dan sosial dengan melakukan berbagai upaya kesehatan pada remaja putri yang berhubungan kesehatan reproduksi yaitu perkembangan reproduksi primer dan sekunder, perilaku hidup sehat, gizi, dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) guna menyiapkan generasi remaja putri yang sehat. Pemenuhan gizi yang baik dan pencegahan anemia diharapkan dapat menciptakan remaja putri yang tumbuh dan berkembang menjadi calon ibu yang sehat serta melahirkan bayi sehat. Pengandian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada remaja putri tentang pentingnya mengetahui kesehatan reproduksi, gizi, konsumsi TTD dan pemberdayaan konselor teman sebaya untuk mencegah anemia sejak sejak dini. Kegiatannya dilaksanakan di SMA Plus Assalaam kepada siswi kelas X. Setelah kegiatan selesai didapatkan hasil bahwa terjadi peningkatan penetahuan remaja tentang pengetahuan dari nilai pretest sebesar 68,4% meningkat setelah posttest yaitu menjadi 81,6%. Edukasi tidak hanya didapatkan melalui kegiatan pengabdian masyakarat tetapi juga dapat memberdayakan pihak sekolah dan teman sebaya untuk saling memberikan atau mengingatkan penting pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia sejak dini, agar dapat menjadikan remaja putri sebagai calon ibu yang sehat dan nantinya juga akan melahirkan bayi yang sehat. Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Gizi, Tablet Tambah Darah, Pencegahan Anemia Remaja Putri  ABSTRACT Adolescence is a transition period from childhood to adulthood, with an age group of 10 to 18 years. During this period there was very rapid growth not only physically but also mentally and socially by carrying out various health efforts for young women related to reproductive health, namely primary and secondary reproductive development, healthy living behavior, nutrition, and giving blood supplement tablets to prepare a generation health of adolescent girls. It is hoped that providing good nutrition and preventing anemia can create who grow and develop into healthy mothers-to-be and give birth to healthy babies. This community service is carried out to provide knowledge to adolescent girls about the importance of knowing reproductive health, nutrition, consuming blood supplement tablets and empowering peer counselors to prevent anemia from anearly age. The activity was carried out at Plus Assalaam High School for class X female students. After the activity was completed, the results showed that there was an increase in adolescent girls knowledge regarding knowledge from the pretest score of 68.4%, increasing after the posttest, namely to 81.6%. Education is not only obtained through community service activities but can also empower schools and peers to provide or remind each other of important knowledge about reproductive health and preventing anemia from an early age, in order to make young women into healthy future mothers who will also give birth to healthy babies. Keywords: Reproduction Health, Nutrition, Blood Increasing Tablets, Prevention of Anemia in Adolescent Girls
KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-59: ANALISIS FAKTOR PENYEBAB Idris, Idris; Zahrah, Nisri Ina; Fitria, Lia; Kartadarma, Supriyatni
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 3 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3510

Abstract

Stunting in children is a condition that develops through a cumulative process and occurs over a long period of time, beginning during pregnancy, continuing into childhood, and continuing to have an impact throughout the life cycle. The purpose of this study was to analyze the factors causing stunting. The research design used in this study was cross-sectional. The research was conducted in Hutaraja Village in November 2024. The population consisted of all families with toddlers aged 24–59 months who were categorized as stunted. The sample consisted of 104 people. The sampling technique used purposive sampling. The research instrument used a research questionnaire. Data analysis was performed using univariate and bivariate methods. The results showed a relationship between a history of low birth weight (p value: 0.025) and exclusive breastfeeding (p value: 0.045) with stunting. It is recommended that community health centers increase the intensity of health education on stunting to the community, especially mothers of toddlers. Keywords: Infants, low birth weight, stunting