Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

TINGKAT KECEMASAN ATLET TIM BOLATANGAN PAHLAWAN HANDBALL CLUB DALAM MENGHADAPI FANTASTIC HANDBALL CHAMPIONSHIP 2018 AJI PRANATA, ARDIAN; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kecemasan sering terjadi pada atlet ketika akan menghadapi sebuah pertandingan. Kecemasan juga sangatlah berpengaruh terhadap hasil dari sebuah pertandingan bolatangan. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kecemasan atlet pahlawan handball club dalam menghadapi fantastic handball club. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, menggunakan metode pengisian kuesioner(angket).sasaran pada penelitian ini adalah 12 atlet putra dan 12 atlet putri pahlawan handball club yang akan ikut bertanding pada fantastic handball championship.penelitian dilaksanakan di Nisrina Futsal Center. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pengisian kuesioner yang bersifat tertutup. Hasil penelitian dari serangkaian tes menunjukan bahwa pada atlet putra tim pahlawan handball club termasuk pada kecemasan kategori yang tinggi dengan skor rata-rata 46,17. Sedangkan atlet putri tim pahlawan handball club termasuk pada kecemasan kategori yang tinggi dengan nilai rata-rata 47. Kata kunci : pertandingan, bolatangan, kecemasan
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA IKHSA MAHENDRA GUMILAR, BAKUH; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validity
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA IKHSA MAHENDRA GUMILAR, BAKUH; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validity
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA IKHSA MAHENDRA GUMILAR, BAKUH; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validity
MOTIVASI ORANG TUA YANG MEMPARTISIPASIKAN PUTRA DAN PUTRI BERLATIH DI GLADIATOR ATLETIK KLUB GRESIK ALVIANINGRUM, AZIZI; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua pasti menginginkan anaknya memiliki prestasi baik itu akademik maupun non akademik. Para orang tua juga pasti menginginkan putra/putrinya ikut dan berprestasi menjadi seorang atlet nasional maupun internasional. Seperti halnya di Gladiator Atletik klub Gresik, masih banyak orang tua yang menemani putra/putinya berlatih hingga malam hari. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi orang tua yang mempartisipasikan putra dan putri berlatih di Gladiator Atletik Klub Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik lalu di ubah menjadi persentase. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket tertutup. Subjek penelitian yang diambil untuk penelitian ini berjumlah 30 orang tua yang mempartisipasikan putra putrinya berlatih di Gladiator Atletik Klub Gresik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi orang tua yang mempartisipasikan putra dan putri berlatih di Gladiator Atletik Klub Gresik tergolong sedang dengan total persentase sebesar 36.7%. Dimana faktor intrinsik lebih mendominan yakni sebesar 63.7%, sedangkan untuk faktor ekstrinsik mengahasilkan persentase sebesar 36.3%. Jadi dapat disimpulkan jika motivasi orang tua yang mempartisipasikan putra dan putri berlatih di Gladiator Atletik Klub Gresik tergolong sedang. Kata kunci: Motivasi, Orang Tua, Atletik.
HUBUNGAN KECEMASAN TERHADAP HASIL TES KETEPATAN TENDANGAN PENALTI PADA TIM SEKOLAH SEPAK BOLA BENTENG FC NGAWI WIBOWO, ANANTO; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tendangan penalti merupakan tendangan hukuman dalam permainan sepak bola, yang dilakukan dari titik penalti berjarak sebelas meter dari garis gawang. Kecemasan merupakan suatu keadaan yang tidak mengenakan yang ditandai dengan rasa khawatir, gugup, gelisah, ketakutan yang dialami seseorang pada tingkat yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan terhadap hasil tes ketepatan tendangan penalti, dan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan tingkat kecemasan terhadap hasil tes ketepatan tendangan penalti. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 pemain dari sekolah sepak bola Benteng FC Ngawi yang berusia 17-20 tahun. Pengambilan data berupa angket tingkat kecemasan dan tes ketepatan tendangan penalti kepada tim sekolah sepak bola Benteng FC Ngawi. Hasil penelitian ini diketahui nilai rata-rata dari tes tingkat kecemasan yaitu 31,32 dengan standar deviasi sebesar 10,866. Nilai maksimum variabel kepercayaan diri sebesar 65 dan minimumnya sebesar 22. Sedangkan nilai rata-rata untuk tes ketepatan tendangan penalti yaitu 9,40 dengan standar deviasi sebesar 3,416. Nilai maksimum skor ketepatan tendangan penalti sebesar 16 dan nilai minimumnya 5. Sedangkan korelasi product moment diketahui memperoleh nilai r-hitung -0,648. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut; Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan hasil tes ketepatan tendangan penalti pada tim sekolah sepak bola Benteng FC Ngawi Kategori Usia 17-20 tahun, Besarnya hubungan tingkat kecemasan dengan hasil tes ketepatan tendangan penalti pada tim sekolah sepak bola Benteng FC Ngawi Usia 17-20 tahun yaitu sebesar 42% Kata Kunci : Tingkat Kecemasan, Tendangan Penalti, Sepak Bola
Motivasi Dan Kepercayaan Diri Atlet Hockey Indoor Dalam Menghadapi Kejuaraan Nasional Sefia Niken Arnetta Niken; Pudjijuniarto; Indra Himawan Susanto; Anindya Mar’atus Sholikhah
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v3i2.829

Abstract

Atlet hockey memiliki empat aspek penting yang harus dipersiapkan dalam menghadapi sebuah kejuaraan diataranya teknik, taktik, fisik dan mental (psikologis). Psikologis seorang atlet yang harus diperhatikan yaitu motivasi dan kepercayaan diri. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui tingkat motivasi dan kepercayaan diri atlet hockey indoor (hoki ruangan) Jawa Timur dalam menghadapi kejuaraan nasional U-21 tahun 2022 serta mengetahui hasil perbandingan tingkat motivasi dan kepercayaan diri antara tim putra dan tim putri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah 12 atlet putra dan 12 atlet putri hockey indoor Jawa Timur yang akan menghadapi kejuaraan nasional dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi putra (58,3%) dan tingkat motivasi putri (41.7%). Sedangkan, tingkat kepercayaan diri putra (58,3%) dan tingkat kepercayaan diri putri (50%). Hasil perbandingan yang dihitung menggunakan independent samples test yaitu motivasi antara putra dan putri dalam menghadapi kejuaraan nasional U-21 Tahun 2022 adalah tidak terdapat perbandingan yang signifikan dikarenakan nilai p-value ≥ 0,05. Sedangkan, kepercayaan diri antara putra dan putri dalam menghadapi kejuaraan nasional U-21 Tahun adalah terdapat perbandingan yang signifikan dikarenakan hasil nilai p-value ≥ 0,05.
Upaya meningkatkan hasil belajar gerak dasar dengan permainan karapan evakuasi berbasis culturally responsive teaching Widad, Sofwul; Ayuningtyas, Sindy Tri; Hutomo, Wahyu Rinto; Suprapto; Putra, Sultan Maulana Ragil; Hidayat, Wahyu Nur; Phassha, Syakhdan Khemal; Pudjijuniarto; Aidin, Luthfi
Bima Loka: Journal of Physical Education Vol 5 No 1 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bimaloka.v5i1.39906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui permainan Karapan Evakuasi dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada siswa kelas 3C SDN Airlangga 1/198 Surabaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dengan presiklus untuk mengetahui data awal, kemudian dilakukan pembelajaran sebanyak 2 siklus dengan perlakuan berupa pendekatan Culturally Responsive Teaching  dengan permainan karapan evakuasi pada setiap siklusnya. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa yang hadir pada setiap pertemuan (pre-siklus, siklus 1, siklus 2) dan bukan siswa inklusi, dari 29 siswa kelas 3C dengan laki-laki 15 dan perempuan 9, berusia 8-10 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis untuk aspek pengetahuan dan tes permainan sirkuit dengan empat lintasan untuk aspek keterampilan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan repeated measurement anova. Post-hoc LSD menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus ke presiklus, 1, dan 2 baik pada hasil belajar aspek pengetahuan (siklus pre-1 p= 0,000, siklus 1-2 p= 0,001, dan siklus pre-2 p= 0,000) dengan nilai pada presiklus 84,17 kemudian meningkat di siklus 1 sebesar 92,08 dan meningkat lagi di siklus 2 sebesar 95,83,  maupun hasil belajar aspek keterampilan (siklus pre-1 p= 0,000, siklus 1-2 p= 0,083, dan siklus pre-2 p= 0,000) dengan rata rata nilai pada presiklus 84,17 kemudian meningkat di siklus 1 sebesar 92,08 dan meningkat lagi di siklus 2 sebesar 95,83. Dapat disimpulkan pendekatan Culturally Responsive Teaching melalui permainan Karapan Evakuasi dapat meningkatkan hasil belajar gerak dasar. Diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat menerapkan permainan Karapan Evakuasi pada materi PJOK lain yang berhubungan.
Hubungan Kecemasan dengan Motivasi Berprestasi Tim Putri Floorball Unesa dalam Menghadapi Kejuaraan Rektor Unesa Floorball Cup 2024 Azizah, Rossiana Diah Nur; Pudjijuniarto
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i1.715

Abstract

This study aims to determine the relationship and how big the relationship is between anxiety and achievement motivation of Unesa women’s floorball team athletes in facing the 2024 Rector Unesa Floorball Cup championship. This quantitative descriptive method uses correaltion, the population on this study consisted of 15 Unesa women’s floorball team athletes, the sampling method used purposive sampling. The research instrument used a questionnaire with a likert scale, statistical data analysis techniques with the help of the SPSS version 22 application. The results of study showed that (1) There was a strong relationship between anxiety and achievement motivation in the women’s floorball team athletes before the match. The form of a significant relationship between these two variables is positive, which means that an increase in anxiety tends to be followed by an increase in achievement motivation in athletes. This means that achievement motivation increases along with the level of anxiety of athletes. Conversely, the lower the anxiety of the athlete, the lower the athletes achievement motivation. (2) The magnitude of the relationship between anxiety and the achievement motivation of athletes from the Unesa women’s floorball team is 55.2% which indicates a moderate category, while the remaining 44.8% is influenced by other factors not inclued in this study. The term moderate refers to a category of relationship that are not extreme, but are in the middle of the range of variable relationships. These result show that anxiety has significant, but not dominant, relationship with the athletes achievement motivation.
INTEGRASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR SISWA SEKOLAH DASAR Nurlaila, Moh. Nur Shodiq; Nurlaila; Anung Priambodo; Pudjijuniarto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of integrating traditional games in improving the gross motor skills of elementary school students. The research method used is experimental with a pre-test and post-test one group design. The population consisted of fourth-grade students from an elementary school, with a sample of 30 students selected from one class. The instrument used to measure gross motor skills was the Test of Gross Motor Development-2, which has been adapted and validated for the Indonesian context. Data analysis showed a significant increase in gross motor skills after participating in traditional game interventions. The pre-test data were not normally distributed (Sig. Shapiro-Wilk = 0.007), while the post-test data were normally distributed (Sig. = 0.128). The paired t-test results indicated a t-value of 132.366 with a p-value of 0.000 < 0.05, confirming a significant improvement. The traditional games specifically used in this study were Boi-boian and kasti. Boi-boian involves actions such as throwing and dodging, which effectively develop coordination and reaction skills. Kasti, a bat-and-run game, trains students in hitting, catching, and sprinting, enhancing strength, agility, and motor accuracy. The integration of these two games provided diverse physical challenges and significantly boosted student engagement.These findings suggest that traditional game-based interventions can serve as an effective strategy for enhancing gross motor skills in elementary school students.