Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Social Interaction With Students Class V And VI In Elementary School Kebonsawahan 01 Juwana Nurchayati, Nanda Fitri; Putranti, Ika Dwi; Rusnoto, R; Sukesih, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anak dilahirkan belum bersifat sosial. Untuk mencapai kematangan sosial, anak harus belajar tentang cara-cara menyesuaikan diri dengan orang lain. Kemampuan ini diperoleh anak melalui berbagai kesempatan atau pengalaman bergaul dengan orang-orang di lingkungannya, baik orangtua, saudara, teman sebay. Perkembangan sosial pada anak-anak sekolah dasar ditandai dengan adanya perluasan hubungan, disamping dengan keluarga dia mulai membentuk ikatan baru dengan teman sebaya (peer grup). Tujuan: Untuk mengetahui Interaksi Sosial pada siswa di SD Negeri Kebonsawahan 01 Juwana Tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan metode pendekatan waktu cross sectional. Adapun teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah metode total sampling jumlah populasi sebanyak 70 dan sampel sebanyak 70 responden. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rho dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil: Interaksi Sosial pada siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri Kebonsawahan 01 Juwana tahun 2021, dari 70 responden, 16 responden (22,9%) mempunyai interaksi sosial baik, 25 responden (35,7%) mempunyai interaksi sosial cukup, sedangkan 29 responden (41,4%) mempunyai interaksi sosial kurang. Kesimpulan: Interaksi Sosial pada siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri Kebonsawahan 01 Juwana tahun 2021, dari 70 responden didapatkan 29 responden (41,4%) mempunyai interaksi sosial kurang.
Gadget Level Dependence Of Children Age 3-6 Years Invillage Cranggang Dawe Kudus Sari, Vera Zulfi Nofita; Yulianingrum, Annisa; Rusnoto, R; Siswanti, Heny
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan gadget tidak hanya digunakan oleh orang dewasa atau anak remaja saja, namun sudah mulai digunakan pada kalangan umur anak-anak khususnya anak prasekolah yang pada umumnya baru berusia 3-6 tahun. Dalam hal ini, kecanggihan teknologi yang menarik pada gadget menyebabkan anak-anak usia prasekolah sudah mampu untuk menggunakan gadget sendiri. Hal ini perlahan dapat mengubah norma, dan tingkah laku anak sehingga tidak sadar penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan anak mengalami ketergantungan pada gadget Tujuan: Untuk mengetahui Tingkat Ketergantungan Gadget pada Anak Usia 3-6 Tahun di Desa Cranggang Dawe Kudus Tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik korelasi. Metode pendekatan cross sectional. Adapun teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah metode Stratified Random Sampling jumlah populasi orang tua anak usia 3-6 tahun sebanyak 80 dan sampel sebanyak 67 responden. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rho dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 67 responden yang mempunyai frekuensi tingkat ketergantungan gadget pada anak usia 3-6 tahun menunjukkan tidak ketergantungan gadget sebanyak 41 orang (61,2%), ketergantungan ringan sebanyak 21 orang (31,3%) dan ketergantungan sedang sebanyak 5 orang (7,5%). Kesimpulan: Tingkat ketergantungan gadget dari 67 responen terhadap anak usia 3-6 tahun sebagian besar tidak mengalami ketergantungan gadget dengan frekuensi 41 responden (61,2%).
The Of Breast Milk Inmothers In Currency Post Sectio Caesaria Getas Pejaten Village, Kudus District Lestari, Diana; Rusnoto, R; Karyati, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hasil study pendahuluan yang dilakukan di Posyandu Getas Pejaten Kabupaten Kudus pada bulan september 2020 ada sebanyak 17 orang ibu yang melahirkan secara sectio caesaria pada bulan januari – september 2020 dan ada sekitar 16 orang ibu post sectio ceasaria yang mengalami masalah ASI nya susah keluar setelah melahirkan. Ibu ibu tersebut sempat bingung dan mereka memberikan bayinya susu formula terlebih dahulu karena ASI mereka keluar sedikit. Mereka meminta solusi kepada petugas posyandu agar ASI nya dapat keluar dengan lancar. Tujuan : Untuk mengetahui pijat laktasi terhadap kelancaran ASI pada ibu post sectio caesaria di desa Getas Pejaten Kabupaten Kudus. Metode : Metode yang digunakan metode quasi eksperimen dengan memakai rancangan one group pre and post test design. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 16 responden yang dipilih secara purposive sampling. Untuk menganalisis data menggunakan mann whitney. Hasil Penelitian : Berdasarkan uji analisa data antara efektivitas pijat laktasi dan breastfeeding father Terdapat pengaruh pijat laktasi terhadap kelancaran ASI pada ibu post sectio caesaria di Desa Getas Pejaten Kabupaten Kudus, dengan ? value 0,008 dan Terdapat pengaruh pemberian breastfeeding father terhadap kelancaran ASI pada ibu post sectio caesaria di Desa Getas Pejaten Kabupaten Kudus, dengan ? value 0,015 Kesimpulan : Hasil uji mann whitney didapatkan nilai p value 0,001 kurang dari 0,05 maka hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara penerapan pijat laktasi dan penerapan breastfeeding father terhadap kelancaran ASI pada ibu post sectio caesaria di desa Getas Pejaten Kabupaten Kudus.
Fine Motor Development in Preschool Age Children at Al Ikhlas Kindergarten Jetak Pucakwangi Pati Regency Amalia, Rizka; Pradania, Fara; Rusnoto, R; Himawan, Rizka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Perkembangan motorik halus merupakan perkembangan kontrol pergerakan badan melalui koordinasi aktivitas saraf pusat, saraf tepi dan otot. Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting yang dilalui anak pada masa tumbuh kembangnya. Secara umum perkembangan motorik halus meliputi koordinasi mata dan tangan keterampilan ini membutuhkan kecermatan yang tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik halus anak adalah faktor status pekerjaan dan tingkat pendidikan Ibu. Tujuan : Untuk mengetahui perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Al Ikhlas Jetak Pucakwangi Kabupaten Pati. Metode : Metode penelitian Kuantitatif Jenis penelitian Deskriptif Korelatif dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan sampel acak stratifikasi dengan mengambil jumlah populasi sebanyak 54 responden. Analisa Bivariat menggunakan uji chi square dan instrument yang digunakan adalah tes DDST II. Hasil : Perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Al Ikhlas Jetak Pucakwangi kabupaten Pati, dari 54 responden sebagian responden memiliki perkembangan motorik halus normal sebanyak 41 (75,9%) dan perkembangan motorik halus suspeck (tidak normal) sebanyak 13 (24,1%). Kesimpulan : Perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Al Ikhlas Jetak Pucakwangi kabupaten Pati, dari 54 responden didapatkan perkembangan motorik halus normal sebanyak 41 (75,9%).
Hubungan Regulasi Emosi Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Program Studi Di S1 Keperawatan Tingkat 1 Di Universitas Muhmmadiyah Kudus Tahun 2020 Rusnoto, R; Mundriyastutik, Yayuk; Cholifah, Noor
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) tahun 2010, sebagian besar 68% perempuan di Indonesia berusia 10-59 tahun melaporkan haid teratur dan 13,7% mengalami masalah siklus haid yang tidak teratur dalam 1 tahun terakhir. Di Jawa Tengah, presentase perempuan berusia 10-59 tahun yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur sebesar 13,1%. Alasan haid tidak teratur pada perempuan usia 10-59 tahun di Jawa Tengah adalah 0,3% karena sakit, 5% karena masalah penggunaan alat kontrasepsi KB, Karena menopause 3,2%, karena penyebab lain 3,9%, dan tidak mengetahui alasannya sebanyak 7,7%. Tujuan Mengetahui hubungan regulasi emosi dengan siklus menstruasi pada mahasiswi program studi S1 keperawatan tingkat 1 di Universitas Muhammadiyah Kudus tahun 2020. Metode: Jenis penelitian korelasi analitik. Metode pendekatan Cross Sectional, sampel sebanyak 67 responden dari 204 mahasiswi program studi S1 keperawatan tingkat 1 di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan teknik nonprobability sampling, alat ukur kuesioner. Uji hubungan penelitian menggunakan Rank Spearman. Hasil Penelitian: Penelitian tentang hubungan hubungan regulasi emosi dengan siklus menstruasi pada mahasiswi program studi S1 keperawatan tingkat 1 di Universitas Muhammadiyah Kudus menunjukkan ada hubungan regulasi emosi dengan siklus menstruasi dengan p.value 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara hubungan regulasi emosi dengan siklus menstruasi pada mahasiswi program studi S1 keperawatan tingkat 1 di Universitas Muhammadiyah Kudus tahun 2020.
The Relationship Of Pediculus Capitis In Santri Putri MA Manahijul Huda Pati Nafi'a, Nabela Bintan; Chaterina, Chika Hika; Rusnoto, R; Supardi, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rambut yang sehat adalah ketika rambut tersebut bersih, berkilau, dan tidak kusut. Menyikat, menyisir, dan menyampo rambut merupakan cara yang higienis dalam perawatan rambut. Rambut yang tidak terawat akan ada beberapa penyakit yang sering muncul pada rambut dan kulit kepala diantaranya ketombe, kadas, kutu, rambut beruban, rambut bercabang, rontok, dan lain-lain. Tujuan: Untuk mengetahui Menganalisis hubungan frekuensi personal hygiene rambut dengan kejadian Pediculus Capitis pada santri putri MA Manahijul Huda Pati Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Metode pendekatan cross sectional. Adapun teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah metode Proportionate Stratified Random Sampling jumlah populasi di pondok sebanyak 83 dan sampel sebanyak 69 responden. Analisa bivariat menggunakan uji chi squer dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 83 responden yang menderita Pediculus Capitis kurang baik sebanyak 62 ( 95,4% ) dan responden yang menderita Pediculus Capitis dengan ststus baik hanya 3 ( 75,0% ). Kesimpulan: Pediculus Capitis dari 83 responen terhadap santri MA Manahijul Huda Pati sebagian besar melakukan kebersihan rambut yang cukup baik dengan frekuensi 3 responden (75,0%).
Hubungan Usia dan Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan Kejadian Hipertensi di Desa Sekuro Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara Faridah, Umi; Rusnoto, R; Mardiana, Sri Siska; Sulistiyanto, Teddy
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Menurut Riset Kesehatan Dasar (RiskesDas) Dari hasil penelitian tahun 2018 di Indonesia mendeskripsikan pada usia penduduk >18 tahun sebesar 34.11% menderita hipertensi. Disebutkan dalam Hasil penelitian Marlinda dkk (2016) menyatakan bahwa tekanan darah tinggi banyak terjadi pada usia dewasa. Dalam hal ini Usia dapat mempengarui hipertensi dan umumnya dapat terjadi pada usia 35-65 tahun. Hal ini karena akibat elastisitas pembuluh darah yang berkurang, Indeks massa tubuh (IMT) juga menunjukkan hubungan secara langsung dengan risiko hipertensi. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 di mana pada berat badan lebih (IMT ? 25,0 sampai < 27,0) pada tahun 2018 terjadi peningkatan menjadi 13,6%. Sedangkan pada kategori obesitas (IMT ? 27,0) terjadi sekitar 14,8% penderita hipertensi. Indeks massa tubuh (IMT) merupakan alat yang sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa khususnya yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan, Menurut data wawancara yang diperoleh pada bulan Oktober 2021 di Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) di Sekuro didapatkan bahwa kejadian hipertensi di desa sekuro mencapai 369 kasus 65,07% di setiap tahunnya. Kemudian, data rata-rata jumlah pasien yang berkunjung pada tiap bulannya adalah 203 pasien dan di antara nya didapatkan pasien yang menderita Hipertensi sebanyak 33 pasien. Kemudian,17 orang memiliki berat badan diatas batas maksimum yang dinyatakan sebagai kegemukan atau obesitas. Sedangkan, pengunjung di Poli Klinik Desa (PKD) setiap bulannya dengan tekanan darah tinggi menurut kelompok umur yang di diagnosis hipertensi yaitu di dapatkan rata-rata usia 35-59 tahun (6 orang), dan ?60 tahun terdapat (10 orang). Tujuan: Mengetahui hubungan usia dan Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan kejadian hipertensi di Desa Sekuro. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan tehnikpemilihan sampel menggunakan consecutive sampling yakni didapatkan 45 responden,responden tersebut dikaji mengenai Usia dan Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan menghubungkan kejadian Hipertensi dengan cara menggunakan alat ukur atau kuesioner, Kemudian data diolah dengan bantuan komputerisasi dan diuji statistika menggunan uji Spearman Rho. Hasil Penelitian: Sebagian besar usia responden adalah lansia awal sebanyak 20 responden (44.4%)., Sebagian besar indeks masa tubuh (IMT) adalah normal sebanyak 29 responden (64.4%) dan sebagian besar kejadian hipertensi adalah sedang sebanyak 19 responden (42.2%). Simpulan: Ada hubungan usia dengan kejadian hipertensi di Desa Sekuro Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara dengan nilai p = 0,000 < ? 0,05, dan ada hubungan indeks masa tubuh (IMT) dengan kejadian hipertensi di Desa Sekuro Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara dengan nilai p = 0,000 < ? 0,05