Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V ., I Ketut Ardika; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ARIAS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di SD Negeri Desa Kalibukbuk tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 134 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan Probability Sampling dengan tehnik simple random sampling. Dari hasil undian diperoleh pasangan SD yaitu SD No 4 Kalibukbuk sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 33 orang dan SD No 3 Kalibukbuk sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 34 orang. Untuk mengukur hasil belajar siswa digunakan metode tes. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan tes hasil belajar berupa tes obyektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistic deskriftif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa kelas V di SD No 4 Kalibukbuk yang menggunakan model pembelajaran ARIAS dan hasil belajar IPA siswa di SD No 3 Kalibukbuk yang menggunakan model pembelajaran konvensional Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 22,84 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 17,14. Selain itu analisis uji t diperoleh thit lebih besar dibandingkan dengan ttab (thit 27,14 > ttab 1,99) maka H0 ditolak dan H¬1 diterima. Penerapan ARIAS berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa.Kata Kunci : arias, konvensional, hasil belajar This study aimed at knowing the difference of science learning result between students who learned using ARIAS learning model and students who learned using conventional learning model. The type of study was quasi experiment using Post-Test Only Control Group Design. The population of the study was fifth grade students of SD Negeri at Desa Kalibukbuk in academic year 2013-2014 consisting of 134 students. The sample was taken by Probability Sampling using simple random sampling technique. The result of lottery was obtained the pair of SD namely SD Negeri No 4 Kalibukbuk was as experiment class consisting of 33 students and SD Negeri 3 Kalibukbuk was as control class consisting of 34 students. To measure the learning outcomes of students used methods of testing. The data of study were obtained by using multiple choices test of science. The data that collected were analyzed by descriptive statistic analysis and inferential statistic. The inferential statistic analysis used t-test. The result of study revealed that there was significant difference of learning result between fifth grade students at SD Negeri 4 Kalibukbuk that learned using ARIAS learning model and fifth grade students at SD Negeri 3 Kalibukbuk that learned using conventional learning model. The average score of experiment class was 22.84 and 17.14 for the control class. Besides, the t-test analysis obtained thit was bigger if compared with ttab (thit 27.14>ttab 1,99). Therefore, Ho was rejected and H1 was accepted. The implementation of ARIAS learning model has positive effect toward students’ learning result of science. keyword : arias, conventional, learning result
PENGARUH MODEL ACCELERATED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS VII KECAMATAN SAWAN ., I Gusti Ayu Utami Dewi; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif dengan siswa yang menggunakan model konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di Sekolah Dasar gugus VII Kecamatan Sawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang berjumlah 145 orang. Sampel penelitian diuji dengan menggunakan uji kesetaraan ANAVA A diperoleh yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Sinabun yang berjumlah 29 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Sinabun yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok kontrol Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes esai. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model accelerated learning dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (t hitung > t tabel, t hitung = 11,82 dan t tabel = 2,000).Kata Kunci : model accelerated learning, hasil belajar IPA This study aimed to determine differences in science learning outcomes between students who learned with accelerated model of interactive multimedia learning aided by students using the conventional model of fifth grade students in academic year 2013/2014 in cluster VII Elementary School District of Sawan . This research is a quasi-experimental study . The studyb population was all students in fifth grade elementary school, amounting to 145 people . Samples were tested by using ANOVA test of equality of A obtained by the fifth grade students of SD Negeri 2 Sinabun which totaled 29 people as the experimental group and fifth grade students of SD Negeri 3 Sinabun which amounted to 21 people as a control group learning outcomes data collected using essay tests . The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics , namely t-test . The results of this study indicate that there are differences in science learning outcomes significantly between groups of students who take accelerated learning model learning with a group of students who take lessons with the conventional model (t count>t table, of t count=11.82 and t table=2.000).keyword : model accelerated learning, the outcome science learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERMUATAN PETA PIKIRAN (MIND MAPPING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD SEMESTER GANJIL DI GUGUS VI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013-2014 ., Kadek Andriani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Kadek Suranata, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar mengetahui model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditori, Visual, Intellectual) berbantuan peta pikiran (Mind Mapping) dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk eksperimen semu (quasi eksperimen), desain post-test 0nly control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SD yang bergabung d gugus VI terdiri dari 6 sekolah dengan jumlah siswa kelas V sebanyak186. Sampel diambil dengan cara random sampling, tediri dari SD 4,8 sangsit yang berjumlah 83 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajarn SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) berbantuan peta pikiran(Mind Mapping) dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajarn konvensional ( > ). Disamping itu rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran SAVI bermuatan peta pikirin (21,4), lebih tinggi daripada rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar mengunakan model pembelajaran konvensional (17,7) Kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran SAVI bermuatan peta pikiran menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model SAVI, Hasil Belajar IPA The purpose of this research is to analyze the different between learning output in student group with SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) assited by Mind Mapping and Conventional Teaching and Learning Model. This research belong to quasi experiment with post-test only control group design. Population of this research were 6 elementary schools in VI cluster with 186 stundents in V grade. Sample were taken by simple random sampling, consist of 4 and 8 Sangsit Elementary School with 83 students. The data are about Natural Science teaching and learning output. The data were analyzed by inferential and descriptive statistic. As the follwoy up of inferential statistic, t-test used to examine the different of student learning output. The result showed that were significant different learning output between student group with SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) assisted by Mind Mapping and Conventional Teaching and Learning Model (t count = 4,15 > t table = 1,68). Besied that, the avarage score of Natural Science with SAVI assisted by Mind Mapping (21,4) were higher than Conventional teaching and learning model (17,7). Group of student that learn with SAVI assisted by mind mapping showed the learning output better than conventional teaching and learning model.keyword : SAVI model, outcome Science
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SD KELAS V SEMESTER GANJIL DI DESA BURUAN ., Komang Sri Susandi Ulandari; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SD kelas V semester ganjil di Desa Buruan Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa SD kelas V semester ganjil di Desa Buruan Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014, yang terdiri atas 3 sekolah yaitu SD Negeri 1 Buruan, SD Negeri 2 Buruan, dan SD Negeri 3 Buruan. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposional random sampling, jumlah sampelnya 103. Data diambil dengan menggunakan kuesioner dan pencatatan dokumen. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, sedangkan data prestasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskkriptif. Uji Hipotesis Penelitian dilakukan dengan teknik statistik yaitu regresi sederhana dan product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa diperoleh nilai rhitung lebih besar daripada rtabel, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Sedangkan kontribusi motivasi belajar terhadap prestasi belajar sebesar 29,92%. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa. Adapun hubungan dalam penelitian ini dapat dilihat berdasarkan aspek-aspek dari motivasi yaitu, perhatian, kemauan, ketekunan, kesadaran, dan dorongan-dorongan dari orang-orang sekitarnya atau lingkungannya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik simpulan yaitu terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SD kelas V semester ganjil di desa Buruan kecamatan Blahbatuh kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Motivasi Belajar, Prestasi Belajar This study aimed to determine the relationship between learning motivation and student achievement of the fifth grade of elementary school students in first semester at the Buruan Village of Blahbatuh sub-district Gianyar regency in academic year 2013/2014. The type of this research was ex post facto correlational research. The population of this study was the students first semester at the Buruan Village of Blahbatuh sub-district Gianyar regency in academic year 2013/2014, which consists of 3 schools namely SD Negeri 1 Buruan, SD Negeri 2 Buruan, and SD Negeri 3 Buruan. This research was used proportional random sampling technique, with the total sample 103. The data was taken using a questionnaires and recording documents. The data of learning motivation was taken by questionnaires, while the data of student achievement was taken by recording documents. The data were analyzed by deskkriptif statistical analysis. The Hypothesis testing was taken using a statistical technique by simple regression and product moment. The results of this research indicated thatmthe motivation of student achievement obtained rhitung value are bigger than rtable, which means it has a significant contribution. While the contribution of motivation toward achievement of 29.92%. This shows that there was a positive relationship between learning motivation and student achievement. As for the relationship in this study can be viewed based on the aspects of motivation, namely attention, willpower, persistence, awareness, and impulse of the people around the students or their environment. Be based to the result of this study and discussion can pull a conclusion that there was a relationship between learning motivation and student achievement of the fifth grade of elementary school students in first semester at the Buruan Village of Blahbatuh sub-district Gianyar regency in academic year 2013/2014.keyword : learning motivation, student achievement
PENGARUH MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER I ., Ni Nyoman Eka Laksmini; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Student Facilitator and Explaining dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I Tahun Pelajaran 2013/2014 di Desa Tukadsumaga Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri di Desa Tukadsumaga dengan jumlah 123 siswa. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 4 Tukadsumaga yang berjumlah 31 orang sebagai kelompok eksperimen dan seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Tukadsumaga yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPA siswa menggunakan metode tes. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji–t) untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dengan mean (M) = 23,55 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 18,7 termasuk dalam kategori tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Tukadsumaga kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 (t hitung = 5,323 > t tabel =2,000). Kata Kunci : SFAE, hasil belajar IPA This study aims to determine the differences in learning outcomes between students who take science lessons using Student Facilitator and Explaining models and students who take lessons using conventional learning models in the first semester of fifth grade students in the Academic Year 2013/2014 in the village of Tukadsumaga Gerokgak Buleleng regency. The study was quasi-experimental research, the design of post - test only control group design. The study population was all the fifth grade students of elementary school in the village of Tukadsumaga by the number of 123 students . The samples were all fifth grade students of SD Negeri 4 Tukadsumaga, amounting to 31 people as the experimental group and the entire fifth grade students of SD Negeri 1 Tukadsumaga, amounting to 30 people as a control group were selected by random sampling technique . Collecting data from students learn science using the test method. The instrument used was a multiple choice test. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis ( t-test ) to test for differences in student learning outcomes. The study found that (1) the learning outcomes of students who take learning using learning model Student Facilitator and Explaining with a mean (M) = 23.55 included in the very high category, (2) learning outcomes of students who take lessons using conventional learning models with mean (M) = 18.7 in the high category, (3) there is a significant difference in learning outcomes between students who take science learning using learning model student Facilitator and Explaining and students who take using conventional learning models learning at elementary School fifth grade students in Gerokgak Tukadsumaga village Buleleng district academic year 2013/2014 ( t count = 5,323 > t table = 2.000).keyword : SFAE, learning sience outcomes
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar ., I Made Edi Andana; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester ganjil di SD Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan design non equivalent post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 orang, yang berasal dari SDN 1 Pupuan Kecamatan Tegallalang sebagai kelompok eksperimen dan SDN 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (23,77) dengan kelompok kontrol (21,16). Bedasarkan analisis data thitung > ttabel dengan db 45 dan t.s 5%, ini berarti Ha dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian model pembelajaran Berbasis Proyek berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Proyek, hasil belajar IPA This research aimed to knowing the differences of Natural Science learning result between the students that following learning with project based learning model and the students that following learning with used conventional learning model of fourth grade students in the first semester in Elementary School of five Cluster Tegallalang District, Gianyar Regency. This research include in quasi experimental with design non equivalent post test only control group design. The sample in this research amounted 47 people, that came from Elementary School 1 Pupuan, Tegallalang District as the experimental group and Elementary School 2 Pupuan, Tegallalang District as the control group. The data of Natural Science learning result were collected using a multiple choice objective test, and then analyzed using the t test. The results of research showed there are differences of learning result between the experimental group and control group, it is seen from the average difference students scores between experimental group (23,77) with control group (21,16). Based on data analysis tvalue > ttable with db 45 and t.s. 5%, this means Ha in this research is received. So, the project based learning model have influence to the Natural Science learning result of fourth grade students Elementary School in five Cluster Tegallalang District, Gianyar Regency, in the first semester academic year 2013/2014. keyword : Project Based Learning, science learning result.
PENGARUH PENDEKATAN I2M3 TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SEMESTER GANJIL SD DI GUGUS I BANYUNING ., Komang Aprilliani Maha Supardhi; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan pendekatan I2M3 dan kelompok siswa yang belajar dengan pendekatan konvensional pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan Post test-Only Control Group Design dan sampel sebanyak 184 orang yang diambil secara random. Data tentang perbedaan hasil belajar siswa dikumpulkan melalui instrument tes hasil belajar dengan bentuk tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan I2M3 dengan X ̅ = 19,52 berada pada kategori tinggi, (2) prestasi belajar siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional dengan X ̅ = 14,5 berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan I2M3 dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Banyuning. Hal ini dilihat dari rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata kelompok kontrol (X ̅_E=19,52> X ̅_K=14,5). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan pendekatan I2M3 lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan pendekatan konvensional.Kata Kunci : pendekatan I2m3, pendekatan konvensional, hasil belajar This study aims to determine : the difference between the learning outcomes of students who learn to approach I2M3 and groups of students who studied with conventional approaches to teaching science . Is classified as a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with Post - test Only Control Group Design and sample of 184 people taken at random . Data on differences in student learning outcomes were collected through achievement test instrument to form an objective test . The data obtained were analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis ( t-test ) . Results showed that : ( 1 ) student achievement follows the experimental group learning approach I2M3 with X ̅ = 19.52 at the high category , ( 2 ) student achievement of learning control group that followed the conventional approach with X ̅ = 14.5 are in the medium category , and ( 3 ) there is a significant difference in learning outcomes between students who take science learning with I2M3 approach with students who take lessons with conventional approaches to the fourth grade students in Cluster I Banyuning . It is seen from the average of the experimental group is greater than the average of the control group ( X _E = 19.52 > X ̅_K = 14.5 ) . Significant difference indicates that the application of the approach I2M3 more positive effect on students' science learning outcomes compared with conventional approaches.keyword : I2m3 approach, the conventional approaches, learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V SD di Gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo ., Gusti Ayu Dwi Lisa Novita; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental Research) dan menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas V SD di Gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo pada tahun ajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 7 Yehembang dan kelas V SD Negeri 6 Yehembang. Data keterampilan proses sains diperoleh melalui tes keterampilan proses sains. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 7,005 dan ttabel = 2,021 (taraf signifikasi 5%). Hal ini berati thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hasil post-test keterampilan proses sains, diketahui bahwa kelompok eksperimen berada pada kategori sangat tinggi dengan M = 21,44 dan kelompok kontrol berada pada kategori sedang dengan M = 13,04. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V SD di gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Problem Based Learning (PBL), keterampilan proses sains The purposes of this study was to know the difference between Problem Based Learning (PBL) teaching model and conventional teaching model upon students’ science process skills in fifth grade elementary school students in Gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo academic year 2013/2014. This research is a Quasi- Experimental Research and using the design of post-test only control group design . The population of this study was the entire fifth grade elementary school in Gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo in the academic year 2013/2014. The sample was the fifth graders of SDN. 7 Yehembang and SDN. 6 Yehembang. The data of science process skills acquired through science process skills test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and t-test. The results showed that thitung = 7.005 and ttabel = 2.021 (5% significance level). This means thitung > ttabel, so that it can be interpreted that there is a significant difference in the science process skills among groups of students that learned using Problem Based Learning (PBL) teaching model and a group of students that learned using conventional teaching model. By the average post-test results of science process skills, it is known that the experimental group is at very high category with M = 21.44 and control groups in middle category with M = 13.04. So, it can be concluded that Problem Based Learning (PBL) teaching model influence on science process skills of fifth grade students in the elementary school in Gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo of the academic year 2013/2014.keyword : Problem Based Learning (PBL), Science Process Skills
PENGARUH MODEL ICI (INTERACTIVE CONCEPTUAL INSTRUCTION) TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI DI GUGUS 2 KECAMATAN KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Komang Desy Ari Kusumayani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model ICI (Interactive Conceptual Instruction ) dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV SD Negeri di Gugus 2 Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Gugus 2 Kecamatan Kubutambahan khususnya siswa kelas IV yang berjumlah 219 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SDN 5 Kubutambahan dan SDN 6 Kubutambahan sebanyak 60 orang yang diambil secara random sampling, yaitu dengan mencampur subjek-subjek dalam populasi sehingga semua subjek dianggap sama untuk memperoleh kesempatan dipilih menjadi anggota sampel. Data tentang prestasi belajar siswa dikumpulkan dengan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran model ICI (Interactive Conceptual Instruction ) yaitu 19,70 yang berada pada kategori tinggi, (2) siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 14,70 yang berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat perbedaan prestasi belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran ICI (Interactive Conceptual Instruction ) dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV pada SD Negeri di Gugus 2 Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2013/2014, hal ini ditunjukkan oleh thitung 5,74 > ttabel 2,000 yang berarti model pembelajaran model ICI (Interactive Conceptual Instruction ) menunjukan prestasi belajar yang lebih baik daripada model konvensionalKata Kunci : Model ICI, prestasi belajar This study aims to determine the differences between the social studies achievement of students who learned with using the model of ICI (Interactive Conceptual Instruction ) with students who learned with the conventional model of learning in fourth grade elementary students in Cluster 2 Elementary School District of Kubutambahan . Is classified as a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with posttest design - only control group design . The study population was all elementary schools in the District Cluster 2 Kubutambahan especially fourth graders totaling 219 people , while the sample is SDN and SDN Kubutambahan 5 6 Kubutambahan many as 60 people were taken by random sampling , ie by mixing the subjects in the population so that all subjects considered together to obtain a sample selected opportunity . Data collected on student achievement tests . The collected data was analyzed by descriptive and inferential statistical analysis ( t-test ) . The results showed that : ( 1 ) the average score obtained by the students who are learning using learning model model of ICI (Interactive Conceptual Instruction ) is 19.70 that are in the high category , ( 2 ) students who learn using conventional models , namely 14 , 70 who are in the medium category , and ( 3 ) there is a significant difference in learning achievement between groups of students who are learning using learning model ICI (Interactive Conceptual Instruction ) and a group of students who are taught using the conventional model in social studies fourth grade students in elementary country in Cluster 2 Kubutambahan District of Academic Year 2013/2014 , this is indicated by 5.74 t count > t table 2.000 which means learning model ICI models (Interactive Conceptual Instruction ) shows the learning performance is better than conventional models.keyword : Model of ICI, learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DI DESA ALASANGKER ., Ni Luh Putu Murtita Santiana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Alasangker. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. dan sampel diambil dengan teknik random sampling sebanyak 50 orang secara undian. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika. Data yang diperoleh dianalisi dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil belajar matematika siswa diperoleh hasil t hitung sebesar 3,88 sedangkan t tabel dengan db = n1 + n2 – 2 = 48 pada taraf signifikan 5% adalah 2,011 Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel (3,88 > 2,011). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : NHT, hasil belajar This study was aimed at finding out the significant difference in mathematics learning achievement between the fifth grade students who learned through Number Head Together type Cooperative Learning (NHT) and those through conventional learning model at the elementary school in Alasangker village. This study used posttest only control group quasi experiment design with a sample of 50 students selected by lottery. The data about learning achievement were collected by administering a mathematics learning achievement test. The data that had been collected were analyzed with descriptive statistical analysis and the inferential statistics of t-test. The results showed that there was a significant difference in mathematics learning achievement between the group of fifth grade students who learned through picture media-aided Number Head Together type Cooperative Learning (NHT) and that of those who learned through conventional learning model in the elementary school in Alasangker village, Buleleng District, Buleleng Regency. The difference was shown by the scores of the students’ mathematics learning achievement in which it was obtained that tobs. = 3.88 while ttab.with df = n1 + n2 – 2 = 48 at 5% level of significance is 2.011. The result shows that tobs. is greater than ttab. (3.88 > 2.011). The significant difference indicates that NHT type cooperative learning model has a positive effect upon the students’ mathematics learning achievement when compared with conventional learning model. keyword : NHT, learning achievement
Co-Authors ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gusti Ayu Sri Handayani ., I Gde Dita Wijaya ., I Gede Agus Raka Putrawan ., I Gede Parwata Setiawan ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata ., I Kadek Gede Suparma Ariadi ., I Kadek Sri Putra ., I Kd Rizal Rahmadi ., I Ketut Andita Opasana ., I Made Lianto ., Kadek Arida Purnama Dewi ., Kadek Erawati ., Kadek Evi Diantari ., Kadek Mawar ., Kadek Mita Irmayanti ., Kadek Ririn Sumarliani ., Ketut Wirani Dewi ., Komang Tri Wijayanti ., Made Partha Kesuma ., Md. Padmarani s ., Meida Dwi Sana Tiballa ., Ni Kadek Ayu Sintya Dewi ., Ni Kadek Widi Astuti ., Ni Komang Tri Virgawati ., Ni Luh Gede Kartika Kusuma Dewi ., Ni Luh Harumini ., Ni Luh Pebriani Suci Lestari ., Ni Luh Yuni Astari ., Ni Made Desy Ratnayanti ., Ni Made Srimaheni ., Ni Made Tuti Widyastini ., Ni Made Yosi Rosiana ., Ni Putu Eka Restiti Aniati ., Ni Putu Sri Agustini ., Ni Putu Yuli Artini ., Ni Wayan Santiani ., Nym Agus Tri Adnyana ., Nyoman Agus Tri Adnyana ., Putu Dian Wahyuni ., Rahmawati Utari ., Sang Gede Angga Wiguna Arimbawa, Pt. Redy Kresna Arista Dewi, Ni Putu Arista Dewi, Ni Putu Astari, Komang Juli Bagaskara, I Made Yuda Cahyana, Gd. Roni Desak Putu Parmiti Devi Octaviani Dewa Bagus Sanjaya Dewa Made Sutarjana ., Dewa Made Sutarjana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana Dharma, I Putu Wira Diana Sari, Ni Luh Sintya Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gd. Roni Cahyana Gita Cemara, Gusti Ayu Gusti Ayu Dwi Lisa Novita . Gusti Ayu Gita Cemara I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Utami Dewi . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Ketut Ardika . I Ketut Budiastra . I Ketut Gading I Ketut Sudita I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Edi Andana . I Made Ria Cipta ., I Made Ria Cipta I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Wahyu Mariastha . I Nengah Suandi I Nyoman Jampel I Putu Wira Dharma I Wayan Widiana Juliarta, Putu Gde Agus Kadek Andriani . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Arystya Noviana . Komang Desy Ari Kusumayani . Komang Sri Susandi Ulandari . Kusmariyanti, Nyoman Luh Suartini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Mei Yudiari ., Made Mei Yudiari Made Sumantri Ni Kadek Adnyani ., Ni Kadek Adnyani Ni Kadek Ayu Widyawati Ni Ketut Yantiningsih ., Ni Ketut Yantiningsih Ni Komang Sarini Ni Luh Putu Murtita Santiana . Ni Nyoman Eka Laksmini . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Sri Widyantari ., Ni Wayan Sri Widyantari Novita Cahyani ., Novita Cahyani Nyoman Dantes Nyoman Kusmariyanti Octaviani, Devi Panji Setiawan Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Pt. Redy Kresna Arimbawa Purwati, Gusti Ayu Made Putri, Ni Nyoman Yudastri Putu Agus Ariana Putu Elsa Yulian Vitriani Giri ., Putu Elsa Yulian Vitriani Giri Putu Indah Sintya Dewi Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Ngurah Dwija Palguna . Redy Kresna Arimbawa S.Pd. Kadek Suranata . Sarini, Ni Komang Sastrawan, Putu Agus Putra Sastrawan, Putu Agus Putra Setiawan, Panji Setiawan, Panji Suantara, I Kadek suwandi, wiriya Widani, Ni Kadek Tri Widani, Ni Kadek Tri Widyawati, Ni Kadek Ayu Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yundarini, Ni Komang Suci