Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD DI GUDUS XV KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Kadek Adnyani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Self Regulated Learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 272 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 2 Anturan yang berjumlah 31 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Kalibubuk yang berjumlah 37 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Self Regulated Learning (SRL) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas IV di SD Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Lerarning (SRL) adalah 35,77 lebih besar dari rata-rata ( ) hitung, kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional adalah 27,68. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Self Regulated Learning berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas IV semester genap di Gugus XV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : model Self Regulated Learning (SRL), pemahaman konsep IPA This research aimed at finding the difference of science concept understanding between fourth grade of students who followed self regulated learning method adn those who followed the conventional method in even semester in Gugus XV buleleng subdistrict in the academic year of 2014/2015 the tipe of the present research is apparent experiment. The population of this research were all of the fourth grade in gugus XV buleleng subdistrict with total number 272 people in academic year of 2014/2015. The sampels og this research were 31 students fourth grade at SD no. 2 Anturan and 37 students of fourth grade at SD No. 2 Kalibubuk. Data of students science concept understanding was collected by using instrument test inform of essay. The data was analyzed by using statistics descriptive and statistics inferential (t- test). The result showed that there was a difference of science concept understanding which was significant between students who followed self regulated learning method in even semester in gugus XV buleleng subdistrict in the academic year of 2014/2015. According to the result of average accumulation ( ), it was known that expriment group ( ) who followed self regulated learning (SRL) model was 35,77 higher than average accumulation ( ) of control expriment who followed conventional learning model which was 27,68. It means that expriment ( ) > control ( ) si it can be concluded that the implementation of self regulated learning model influences fourth gade students science concept understanding in even semester in gugus XV buleleng subdistrict. keyword : self regulated learning (SRL) models, understanding of science concepts
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Ria Cipta; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No. 2 Tigawasa,Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 dengan penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD No.2 Tigawasa tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 orang. Objek dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data aktivitas dan hasil belajar dilakukan dengan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing dapat meningkatkan aktivitas belajar dan dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No.2 Tigawasa. Terjadi peningkatan persentase aktivitas belajar yaitu pada siklus I sebesar 65,86% yang berada pada kategori cukup aktif menjadi 85,17% pada siklus II yang berada pada kategori aktif. Sedangkan hasil belajar pada siklus I sebesar 68,22% yang berada pada kategori sedang menjadi 80,23% pada siklus II yang berada pada kategori tinggi. Ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 65,52% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 93,10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No. 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 Kata Kunci : model pembelajaran inquiri terbimbing, aktivitas belajar,hasil belajar. This present study is aimed at finding out the improvement of learning activity and result of studying sains in class V SD No 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng on the academic year 2014/2015 by applying inquiry learning model. This is a classroom action research that consists 2 cycles. Each cycle consists of 4 steps namely planning action, observing, evaluating and reflecting. Each cycle was conducted in 3 meetings. Subject of study was 29 students class 5 in SD No. 2 Tigawasa on academic year 2014/2015. Furthermore, the object was activity and result of studying science. Observation was conducted in order to gather the data and was analized descriptively. Result of the research showed that the application of inquiry learning model could improve learning activity and also result of studying science in class V SD No. 2 Tigawasa. The improvement could be seen from the first cycle that was 65,86% and was categorized active enough and improve to 85,17% in the second cycle and categorized as active. Furthermore, result of the study also improved from 68,22% to 80,23% and categorized high. Moreover, lerning activity in studying science improved by applying inquiry learning model from 65,52% to 93,10% in SD No. 2 Tigawasa, Kecaatan Banjar, Kabupaten Buleleng on academic year 2014/2015 keyword : Inquiry Lerning Model, Learning Activity, Result of studying
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA ., Dewa Made Sutarjana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6185

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode pembelajaran Role Playing pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kerobokan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Kerobokan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 27 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri 1 Kerobokan. Pada siklus I, keterampilan berbicara pertemuan I diperoleh persentase sebesar 50,22%, persentase pertemuan II adalah 54,81%, dan persentase pertemuan III adalah 68,31%. Persentase keterampilan berbicara yang diperoleh di siklus I berada pada kategori rendah. Pada siklus II, persentase keterampilan berbicara pertemuan I diperoleh sebesar 71,41%, persentase pertemuan II diperoleh 78,52%, dan persentase pertemuan III adalah 88,30%. Persentase keterampilan berbicara yang diperoleh di siklus II berada pada kategori baik. Selisih persentase dari siklus I pertemuan I dan siklus II pertemuan III adalah sebesar 38,08%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 1 Kerobokan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : role playing, keterampilan berbicara The purpose of this study is to improve the speaking skill of the students in Bahasa course by apply the Role Playing method of learning for the fifth grade students in SD Negeri 1 Kerobokan, Sawan sub district, Buleleng regency, academic year 2015/2016. The type of this study is a class action study that held in two times. In each time consists of some steps; planning, action implementation, observation and reflection. The subject of this study is the 27 amount of fifth grade students in SD Negeri 1 Kerobokan academic year 2015/2016. The object of this study is the speaking skill of the students. The collecting data in this study is by using observation method. The data is analyzed by analysis technique of descriptive statistic. The results of the study shown that, there is improvement of the presentation of the speaking skill of the fifth grade students in SD Negeri 1 Kerobokan. In the first cycle, the mean of the speaking skill acquired 55,56%. Percentage of the speaking skill acquired in the first cycle is at a low category. In the second cycle, the mean percentage of speaking skill acquired 80,07%. Percentage of speaking skill that acquired in the second cycle is at a good category. The difference percentage between the first cycle and second cycle is 24,51%. Based on this result, it can be conclude that the application of role playing method can improve the speaking skill in Bahasa course of the fifth grade students in SD Negeri 1 Kerobokan, District Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015/2016.keyword : role playing, speaking skill
ANALISIS REKONSTRUKSI SIKAP SOSIAL SISWA KELAS IV DAN V SD GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG ., Nym Agus Tri Adnyana; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6941

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran sikap sosial siswa kelas IV dan V SD Sebelum Direkonstruksi, (2) gambaran sikap sosial siswa kelas IV dan V Sesudah Direkonstruksi, (3) kendala-kendala yang ditemukan guru dalam merekonstruksi sikap sosial siswa kelas IV dan V. Sampel dalam penelitian rekonstruksi ini, yakni kelas IV dan V dengan jumlah 158 siswa. Metode yang digunakan adalah metode angket, dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sikap sosial siswa kelas IV dan V sebelum direkonstruksi pada kategori sangat tinggi sebesar 7%, pada kategori tinggi sebesar 65%, pada kategori sedang sebesar 27%, pada kategori rendah sebesar 1%, dan pada kategori sangat rendah sebesar 0%, (2) Sikap sosial siswa kelas IV dan V sesudah direkonstruksi pada kategori sangat tinggi sebesar 72%, pada kategori tinggi sebesar 22% ,pada kategori sedang sebesar 6%, pada kategori rendah dan sangat rendah sebesar 0%, (3) Kendala yang ditemukan dalam merekonstruksi sikap sosial di tiga SD yaitu karakter siswa yang berbeda-beda, jumlah di kelas sebesar 39 siswa, waktu untuk melakukan penilaian cukup terbatas, dan lingkungan belajar siswa kurang kondusif sangat berperan dalam merekonstruksi sikap sosial siswa. Kata Kunci : analisis, rekonstruksi, dan sikap sosial This study aimed to find out (1) picture of the social attitudes of students in grade IV and V SD Before Reconstructed, (2) description of the social attitudes of students of class IV and V After Reconstructed, (3) the constraints found teachers in reconstructing the social attitude graders IV and V. Samples of this reconstruction, the class IV and V with the number of 158 students. The method used is the questionnaire method and interview method. The results showed that (1) Social attitudes students of class IV and V prior reconstructed in very high category by 7%, at the high category by 65%, the medium category by 27%, in the low category of 1%, and the category of very low at 0%, (2) social attitudes students of class IV and V after reconstructed in very high category by 72%, in the high category by 22%, in the category of 6%, in the category of low and very low at 0%, (3 ) Constraints are found in reconstructing the social attitudes in three primary school students are characters different, the number in the class of 39 students, the time to make an assessment is limited and students are less conducive learning environment was instrumental in reconstructing the social attitudes of students.keyword : analysis, reconstruction, and social attitudes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD SEMESTER II DI GUGUS IV PUPUAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Yuni Astari; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6978

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKN kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran resolusi konflik berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Semester II di Gugus IV Pupuan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD semester II di Gugus IV Pupuan tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah seluruh siswa kelas V 104 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 5 Belimbing dengan jumlah siswa 21 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 Sanda dengan jumlah siswa 21 orang, sampel yang ditentukan dengan teknik simple random sampling sampel acak sederhana. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini yaitu tes hasil belajar PKN. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 8,349 dan ttabel sebesar 2,021. Artinya, thitung lebih besar dari ttabel. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media gambar terhadap hasil belajar siswa kelas V SD semester II di Gugus IV Pupuan Tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : resolusi konflik, media gambar, hasil belajar Abstract The purpose of this study was to determine differences in learning outcomes PKN group of students that learned with media-assisted learning conflict resolution pictures and groups of students that learned with conventional learning in fifth grade elementary school students in Cluster IV Semester II Academic Year 2015/2016 Pupuan. This study is a quasi-experimental research with post test only control group design. The study population was all students in fifth grade elementary school second semester in Cluster IV Pupuan school year 2015/2016 the total number of students in class V 104 students. Samples of this research that fifth grade students of SD Negeri 5 Belimbing by the number of students 21 and fifth grade students of SD Negeri 1 Sanda by the number of students 21 people, the samples are determined by simple random sampling technique is simple random sample. Data collected by the test method. The instrument of this research that PKN achievement test. Data were analyzed in two stages, namely statistical analysis descriptive and inferential statistical analysis by t-test. The results showed that there are significant differences between the groups of student learning outcomes that learned with assisted learning model of conflict resolution image media and student groups that learned with conventional learning, with the value of tcount = 8,349 and ttabel = 2,021. That’s mean tcount greater than ttable (tcount > ttable).Based on these results, it can be said that there is significant influence learning model of conflict resolution image media aided the learning outcomes of students of class V SD in the second half of Cluster IV Pupuan school year 2015/2016. keyword : conflict resolution, image media, learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Made Lianto; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 2 Penarukan dan kelas IV SDN 5 Penarukan. Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Buleleng. Hal ini ditunjukan oleh t (29,87) > t (2,019). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (19,86) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol (15,38). Dengan demikian, model pembelajaran course review horay berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD tahun pelajaran 2015/2016 di Gugus II Kecamatan Bueleleng.Kata Kunci : Course Review Horay, Hasil Belajar The research aims to determine the significant difference of science learning outcome between the group of students who studied following course review horay learning model and the group of students who studied following conventional learning model. The research design was quasi experiment, with post-test design only of control group design. The population of this study was entire students from grade IV Elementary school of Cluster II in sub-district of Buleleng. The research sample was grade IV students from SDN 2 Penarukan and grade IV students from SDN 5 Penarukan. Sample was classified using simple random sampling technique. Data of learning outcome was collected using multiple choice test. Data being obtained was analyzed using statistical descriptive analysis technique and t-test statistical inferential with polled variance formulation. The result of study shows that there is significant difference on the science learning outcome between the group of students who studied following course review horay learning model and the group of students who studied following conventional learning model on the students from grade IV Elementary school of Cluster II in sub-district of Buleleng. This is showed by t (29.87) > t (2.019). Next, the mean of experiment group (19.86) is greater than the mean of control group (15.38). Thus, course review horay learning model has an effect to the Science learning outcome of the grade IV Elementary school students school year 2015/2016 of Cluster II in sub-district of Buleleng.keyword : Course Review Horay, learning outcomes
Penerapan Metode Journalist Question (5W 1H) Berbantuan Media Foto Pribadi Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Kelas III ., Ni Made Desy Ratnayanti; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas III SD Negeri 2 Perancak Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana tahun ajaran 2015/2016 melalui penerapan metode journalist question (5W 1H) berbantuan media foto pribadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi/evaluasi, dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negei 2 Perancak yang berjumlah 31 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis narasi. Data keterampilan menulis narasi siswa dikumpulkan dengan metode unjuk kerja. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai rata-rata siswa sebelum tindakan sebesar 58,96 dengan ketuntasan klasikal sebesar 25,80%, pada tindakan siklus I mengalami peningkatan menjadi 67,74 dengan ketuntasan klasikal sebesar 67,74%, pada tindakan siklus II nilai rata-rata siklus II yaitu 75,70 dengan ketuntasan klasikal sebesar 87,09, dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode journalist question (5W 1H) berbantuan media foto pribadi dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas III SD Negeri 2 Perancak Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : Keterampilan menulis narasi, Metode journalist question (5W 1H), media foto pribadi This study aims to improve the skills of third grade students write narrative SD Negeri 2 Perancak District of Jembrana, Jembrana regency 2015/2016 school year through the application of methods journalist question (5W 1H) media-aided private photos. This research is a classroom action conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subjects were students of class III SD Negeri 2 Perancak totaling 31 people. Data narrative writing skills of students gathered by the method of performance. The collected data was then analyzed by quantitative descriptive analysis. The results of data analysis showed that the average value of students before action 58,96 with classical completeness amounted to 25,80%, in the first cycle of action occurs, improved to 67,74%, in the second cycle of the average value- rata second cycleis 75,70 with classical completeness of 87,09%, it can be concluded that with the adoption of journalist question (5W 1H) aided private photo media can improve writing skills narration third grade students of SD Negeri 2 Perancak District of Jembrana, Jembrana year doctrine 2015/2016.keyword : narrative writing skills, methods journalist question (5W 1H), Media private photos
PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Putu Sri Agustini; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Ambengan kecamatan sukasada setelah diterapkan model inkuiri terbimbing berbantuan media konkret. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Ambengan yang berjumlah 24 orang. Objek penelitian ini adalah sikap ilmiah dan hasil belajar IPA. Data sikap ilmiah dikumpulkan dengan menggunakan angket dan data hasil belajar di kumpulkan dengan tes. Data sikap ilmiah dan hasil belajar dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuatitatif. Hasil analisis menunjukkan rata-rata sikap ilmiah pada siklus I sebesar 76,36 dengan katagori “cukup” mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,47 dengan katagori “tinggi”. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 63,33 pada siklus II mengalami peningkatn menjadi 76,46. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berbantuan media konkret dapat meningkatkan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa kelas V semeseter genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : model inkuiri terbimbing, media konkret, sikap ilmiah, hasil belajar IPA. The purpose of this research was to know about the increasing scientific attitude and result of the natural science of fifth grade in SDN 3 Ambengan Sukasada subdistrict after applied by guided inquiri model with concrete model. This kind of research was classroom action research that did by two cyles and every cyle consisted of four steps, that are planning, implementation, observation/evaluation and reflection. The subject of this research was fifth grade of SDN 3 Ambengan that consisted of 24 students. the object of this research was scientific attitude and result of natural science’s study. the scientific attitude datas collected by questionnaire and results of studied data collected by tests. the scientific attitudes data and result of the study was analyzed by analysis method descriptive qualitative. the result of analysis showed that average scientific attitude on first cyle was 76.36 it’s mean “enough” category, it would be increasing on second cycles became 85,47 it’s mean “high” category. the students average score results on cyle first was 63.33 on second cyle it would be increasing became 76,46. According results of the study, it can concluding that implementation of guided inquiry model with concrete media can increasing scientific attitude and result of nature science’s study fifth grade two semester in academic year 2015/2016 in SDN 3 Ambengan Sukasada subdistrict.keyword : guided inquiry model, concrete media, scientific attitude, nature science’s study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS PRATYAKSA PRAMANA, ANUMANA PRAMANA, UPAMANA PRAMANA, DAN SABDA PRAMANA (PAUS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA ., Gusti Ayu Sri Handayani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran siklus PAUS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV semester II di Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Semester II di Gugus Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 227 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,26 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) =1,684. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran siklus PAUS dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional. Hal ini berarti, penerapan model belajar siklus PAUS berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus V Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : siklus belajar PAUS, hasil belajar IPA This research aims to knowing the difference of science learning results between two groups which learned with PAUS learning cycle model and conventional learning model towards fourth grade students in Sukasada District on academic year 2015/2016. The type of this research is quasi experiment with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is all of fourth grade students of 5th cluster in Sukasada District on academic year 2015/2016 which consists of 227 students in amount. To get samples, this research is applied random sampling technique. Data were collected by using test in optional test form. The collected data were analyzed using descriptive statistic analysis and inferential statistic (t-test for independent sample) method. Based on analyzed data, it was discovered that thitung was 5,26 and ttabel was 1,684 with 5% of signification degree. It describes that the value of thitung is higher than ttabel. So, it can be concluded that there is a significant difference of science learning result between two groups that learn using PAUS and conventional learning model. In other words, it concluded that PAUS learning model has a positive influence on science learning results. keyword : PAUS learning model, science learning result
PENGARUH PBI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Ketut Andita Opasana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumblah 119 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Kampung Baru yang berjumblah 21 orang dan siswa SD Negeri 7 Kampung Baru yang berjumblah 20 arang. Data kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pemebelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan rata-rata 15,65 sedangkan siswa yang dibelajarkan secara konvensional rata-ratanya 8,25, dengan demikian kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pemebelajaran Problem-Based Instruction (PBI) lebih baik daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Hasil perhitungan Uji-t, menunjukan thitung sebesar 11,49 dan ttabel sebesar 2,021. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : PBI, kemampuan pemecahan masalah matematika. The study aims to find a significant difference of the mathematical problem solving ability of students who taught by Problem-Based Instruction (PBI) method and the students who taught conventionally in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research. The population of the study was all students in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016 which amounted to 119 people. The Samples of this research were fifth grade students of Elementary School No.2 Kampung Baru which amounted 21 people and students of Elementary School No. 7 Kampung Baru which amounted 20 people. The data’s students of problem-solving skills in mathematics was gathered by the test in the form of a description. Data collected were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The average of the students’ ability in problem-solving of mathematics who taught by the Problem-Based Instruction (PBI) learning models were15.65 while students who taught conventionally were 8.25, therefore the students who taught by the Problem-Based instruction (PBI) learning models is better than a group of students who taught by conventional models. The results of t-test calculation, shows ttest 11.49 and ttable 2,021. So, it can be concluded that there are the significant differences of student’s ability in mathematical problem-solving who taught by Problem-Based Instruction (PBI) method and students who taught conventionally in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : PBI, problem-solving in mathematics.
Co-Authors ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gusti Ayu Sri Handayani ., I Gde Dita Wijaya ., I Gede Agus Raka Putrawan ., I Gede Parwata Setiawan ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata ., I Kadek Gede Suparma Ariadi ., I Kadek Sri Putra ., I Kd Rizal Rahmadi ., I Ketut Andita Opasana ., I Made Lianto ., Kadek Arida Purnama Dewi ., Kadek Erawati ., Kadek Evi Diantari ., Kadek Mawar ., Kadek Mita Irmayanti ., Kadek Ririn Sumarliani ., Ketut Wirani Dewi ., Komang Tri Wijayanti ., Made Partha Kesuma ., Md. Padmarani s ., Meida Dwi Sana Tiballa ., Ni Kadek Ayu Sintya Dewi ., Ni Kadek Widi Astuti ., Ni Komang Tri Virgawati ., Ni Luh Gede Kartika Kusuma Dewi ., Ni Luh Harumini ., Ni Luh Pebriani Suci Lestari ., Ni Luh Yuni Astari ., Ni Made Desy Ratnayanti ., Ni Made Srimaheni ., Ni Made Tuti Widyastini ., Ni Made Yosi Rosiana ., Ni Putu Eka Restiti Aniati ., Ni Putu Sri Agustini ., Ni Putu Yuli Artini ., Ni Wayan Santiani ., Nym Agus Tri Adnyana ., Nyoman Agus Tri Adnyana ., Putu Dian Wahyuni ., Rahmawati Utari ., Sang Gede Angga Wiguna Arimbawa, Pt. Redy Kresna Arista Dewi, Ni Putu Arista Dewi, Ni Putu Astari, Komang Juli Bagaskara, I Made Yuda Cahyana, Gd. Roni Desak Putu Parmiti Devi Octaviani Dewa Bagus Sanjaya Dewa Made Sutarjana ., Dewa Made Sutarjana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana Dharma, I Putu Wira Diana Sari, Ni Luh Sintya Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gd. Roni Cahyana Gita Cemara, Gusti Ayu Gusti Ayu Dwi Lisa Novita . Gusti Ayu Gita Cemara I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Utami Dewi . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Ketut Ardika . I Ketut Budiastra . I Ketut Gading I Ketut Sudita I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Edi Andana . I Made Ria Cipta ., I Made Ria Cipta I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Wahyu Mariastha . I Nengah Suandi I Nyoman Jampel I Putu Wira Dharma I Wayan Widiana Juliarta, Putu Gde Agus Kadek Andriani . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Arystya Noviana . Komang Desy Ari Kusumayani . Komang Sri Susandi Ulandari . Kusmariyanti, Nyoman Luh Suartini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Mei Yudiari ., Made Mei Yudiari Made Sumantri Ni Kadek Adnyani ., Ni Kadek Adnyani Ni Kadek Ayu Widyawati Ni Ketut Yantiningsih ., Ni Ketut Yantiningsih Ni Komang Sarini Ni Luh Putu Murtita Santiana . Ni Nyoman Eka Laksmini . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Sri Widyantari ., Ni Wayan Sri Widyantari Novita Cahyani ., Novita Cahyani Nyoman Dantes Nyoman Kusmariyanti Octaviani, Devi Panji Setiawan Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Pt. Redy Kresna Arimbawa Purwati, Gusti Ayu Made Putri, Ni Nyoman Yudastri Putu Agus Ariana Putu Elsa Yulian Vitriani Giri ., Putu Elsa Yulian Vitriani Giri Putu Indah Sintya Dewi Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Ngurah Dwija Palguna . Redy Kresna Arimbawa S.Pd. Kadek Suranata . Sarini, Ni Komang Sastrawan, Putu Agus Putra Sastrawan, Putu Agus Putra Setiawan, Panji Setiawan, Panji Suantara, I Kadek suwandi, wiriya Widani, Ni Kadek Tri Widani, Ni Kadek Tri Widyawati, Ni Kadek Ayu Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yundarini, Ni Komang Suci